tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPPJOK › Senam Lantai
SMP · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar PJOK Kelas VII
Senam Lantai

Modul ajar PJOK SMP kelas VII materi Senam Lantai lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar PJOK kelas VII materi Senam Lantai — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Senam lantai adalah olahraga yang melatih kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan melalui gerakan guling depan, guling belakang, sikap lilin, dan kayang. Setiap gerakan memiliki teknik dan prinsip keselamatan tersendiri yang harus dipahami. Dengan latihan teratur dan penerapan prinsip keselamatan, senam lantai dapat meningkatkan kebugaran fisik dan mental kita, serta membangun karakter disiplin dan percaya diri.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Senam Lantai
PJOK · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Senam Lantai
PJOK · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasD / VII
Materi PokokSenam Lantai
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor serta kelenturan tubuh.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Kesehatan, Kolaborasi, Kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMenganalisis dan mempraktikkan
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menganalisis dan mempraktikkan berbagai keterampilan gerak senam lantai secara mandiri dan berkolaborasi, serta menunjukkan sikap tanggung jawab dan disiplin dalam menjaga keselamatan diri dan orang lain.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSenam lantai melibatkan gerakan seperti guling depan, guling belakang, sikap lilin, dan kayang yang dapat diamati dalam berbagai pertunjukan akrobatik.
KonseptualPrinsip dasar senam lantai mencakup keseimbangan, kelenturan, kekuatan, kelincahan, dan koordinasi untuk melakukan gerakan secara efektif dan aman.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari urutan langkah-langkah yang benar untuk melakukan setiap gerakan senam lantai, mulai dari persiapan hingga pendaratan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari strategi belajar yang paling efektif untuk menguasai gerakan senam lantai, termasuk pentingnya pemanasan, latihan berulang, dan umpan balik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep gerak dasar guling depan dan guling belakang dengan benar.
  2. Menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar guling depan sesuai prosedur keselamatan.
  3. Menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar guling belakang sesuai prosedur keselamatan.
  4. Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep gerak dasar sikap lilin dan kayang dengan benar.
  5. Menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar sikap lilin sesuai prosedur keselamatan.
  6. Menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar kayang sesuai prosedur keselamatan.
Halaman 2 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai teknik dasar senam lantai bukan hanya tentang melakukan gerakan fisik, tetapi juga mengembangkan kesadaran tubuh, disiplin, dan kepercayaan diri yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana gerakan senam lantai dapat membantu kita mengembangkan kekuatan tubuh dan kelenturan yang bermanfaat dalam aktivitas sehari-hari?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami konsep gravitasi, titik berat, dan gaya gesek dalam gerakan senam lantai.
Matematika: Menghitung sudut kemiringan tubuh atau jarak pendaratan untuk mencapai keseimbangan optimal.
Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam merangkai gerakan senam lantai menjadi sebuah koreografi sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong anak untuk melakukan aktivitas fisik di rumah dan memastikan anak memiliki ruang yang aman untuk berlatih gerakan dasar.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan matras senam yang bersih dan ruangan yang cukup luas di aula sekolah atau lapangan indoor untuk praktik senam lantai secara aman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan video tutorial senam lantai dari sumber terpercaya (misalnya kanal YouTube resmi Kemenpora atau federasi senam) sebagai referensi tambahan di rumah.
Halaman 3 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep gerak dasar guling depan dan guling belakang dengan benar serta menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar guling depan sesuai prosedur keselamatan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan mempraktikkan guling depan, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa saja manfaat jika kita memiliki tubuh yang lentur dan kuat?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mengamati video demonstrasi guling depan dan guling belakang, kemudian berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi tahapan gerakan dan prinsip keselamatannya, dikaitkan dengan pengalaman mereka saat bermain atau berolahraga.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok mencoba mempraktikkan gerak dasar guling depan dengan bimbingan dan pengawasan guru, saling mengamati dan memberikan umpan balik sederhana tentang posisi tubuh dan pendaratan yang aman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil praktik guling depan dan tantangan yang dihadapi, guru memberikan penguatan tentang teknik yang benar dan pentingnya pemanasan, serta peserta didik mencatat poin-poin penting dari diskusi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi guling depan, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk berlatih di rumah (jika memungkinkan dengan pengawasan), dan menutup dengan doa serta salam penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar guling belakang sesuai prosedur keselamatan serta mengidentifikasi dan menjelaskan konsep gerak dasar sikap lilin dan kayang dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi guling depan, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mempraktikkan guling belakang dan memahami sikap lilin/kayang, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa menjaga keseimbangan sangat penting saat melakukan gerakan senam lantai?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik menganalisis video demonstrasi guling belakang, sikap lilin, dan kayang, kemudian mengidentifikasi perbedaan dan persamaan prinsip gerak serta potensi risiko cedera jika tidak dilakukan dengan benar, mengaitkannya dengan pentingnya pemanasan dan peregangan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, peserta didik mempraktikkan gerak dasar guling belakang dengan fokus pada koordinasi dan pendaratan yang aman, kemudian secara mandiri mencoba posisi awal untuk sikap lilin dan kayang dengan bantuan teman dan bimbingan guru.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPeserta didik mendemonstrasikan guling belakang secara bergantian, menerima umpan balik dari teman dan guru. Diskusi kelompok tentang tantangan dalam melakukan sikap lilin/kayang dan bagaimana cara mengatasinya, guru memberikan koreksi dan tips keselamatan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang guling belakang dan pengenalan sikap lilin/kayang, memberikan motivasi untuk terus berlatih, dan menutup dengan doa serta apresiasi.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar sikap lilin dan kayang sesuai prosedur keselamatan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan peregangan ringan bersama, mengulas materi sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menguasai sikap lilin dan kayang, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa memastikan gerakan senam lantai kita aman dan efektif?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara individu atau berpasangan mengidentifikasi kesulitan yang paling sering dialami saat mencoba sikap lilin dan kayang, kemudian mencari solusi atau modifikasi gerakan yang lebih mudah dan aman untuk pemula, berdiskusi dengan teman dan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik mempraktikkan sikap lilin dan kayang secara bergantian dengan fokus pada penguasaan teknik dan keselamatan, saling memberikan bantuan dan pengawasan. Mereka juga membuat 'proyek mini' berupa rangkaian 2-3 gerakan senam lantai yang telah dipelajari.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok atau individu mempresentasikan 'proyek mini' rangkaian gerakannya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik konstruktif, menguatkan pentingnya pengulangan dan kesabaran, serta membahas pengalaman belajar yang didapat selama proses.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi senam lantai, memberikan apresiasi atas semangat dan kerja keras, mengingatkan untuk terus menjaga kebugaran, dan menutup dengan doa serta pesan positif untuk mengaplikasikan nilai-nilai disiplin dan sportivitas dalam kehidupan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar guling depan dan guling belakang dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Alat & bahan: Matras senam, alat tulis, lembar observasi

Langkah kerja:

  1. Amati video demonstrasi guling depan dan guling belakang.
  2. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi tahapan gerakan dan poin keselamatan penting.
  3. Praktekkan gerakan guling depan dan guling belakang secara bergantian di atas matras.
  4. Saling observasi dan catat hasil pengamatan pada tabel yang disediakan.
  5. Diskusikan temuan dan berikan umpan balik konstruktif kepada teman.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu pernah melakukan gerakan senam lantai sebelumnya?
  2. Menurutmu, apa saja manfaat melakukan gerakan senam lantai?
  3. Bagaimana cara menjaga keseimbangan tubuh saat bergerak?
  4. Apa yang harus diperhatikan agar tidak cedera saat berolahraga?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat mempraktikkan gerakan guling depan, guling belakang, sikap lilin, dan kayang menggunakan rubrik.

Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja berupa presentasi rangkaian gerakan senam lantai sederhana dan tes tertulis singkat mengenai konsep dasar senam lantai.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep gerak dasar guling depan dan guling belakang.Konsep dan teknik dasar guling depan dan guling belakang.2 JPKesehatan, Penalaran Kritis
2Menganalisis dan mempraktikkan teknik dasar guling depan dan guling belakang sesuai prosedur keselamatan.Praktik guling depan dan guling belakang, prosedur keselamatan.2 JPKesehatan, Kemandirian
3Mengidentifikasi, menjelaskan, menganalisis, dan mempraktikkan sikap lilin dan kayang sesuai prosedur keselamatan.Konsep dan praktik sikap lilin dan kayang, prosedur keselamatan.2 JPKesehatan, Kolaborasi
Halaman 9 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Senam lantai adalah salah satu cabang olahraga senam yang dilakukan di atas matras atau lantai tanpa menggunakan alat bantu. Gerakan-gerakannya melibatkan kekuatan, kelenturan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Dengan mempelajari senam lantai, kita tidak hanya melatih fisik, tetapi juga mengembangkan disiplin dan kepercayaan diri yang tinggi.

1. Pengertian dan Manfaat Senam Lantai
Senam lantai adalah aktivitas fisik yang melibatkan serangkaian gerakan akrobatik yang dilakukan di atas matras. Manfaatnya sangat beragam, antara lain meningkatkan kekuatan otot, melatih kelenturan tubuh, memperbaiki keseimbangan, meningkatkan koordinasi gerak, serta membangun rasa percaya diri dan disiplin. Senam lantai juga membantu mengembangkan kesadaran tubuh dan kemampuan mengontrol gerakan.

2. Guling Depan (Forward Roll)
Guling depan adalah gerakan senam lantai di mana tubuh digulingkan ke depan mulai dari tengkuk, punggung, pinggul, dan berakhir dengan posisi berdiri. Teknik yang benar dimulai dengan jongkok, tangan menumpu, dagu dirapatkan ke dada, lalu tubuh digulingkan. Penting untuk memastikan kepala tidak menumpu langsung ke lantai untuk menghindari cedera, melainkan tengkuk yang menjadi tumpuan awal.

3. Guling Belakang (Backward Roll)
Guling belakang adalah gerakan menggulingkan tubuh ke belakang dengan posisi badan membulat. Gerakan ini dimulai dengan posisi jongkok, lalu jatuhkan badan ke belakang dengan punggung menyentuh matras, kaki diangkat ke atas, dan tangan menumpu di samping telinga untuk membantu mendorong. Pastikan dagu tetap menempel dada agar bagian leher aman saat berguling.

4. Sikap Lilin (Candle Stand)
Sikap lilin adalah gerakan mempertahankan posisi tubuh tegak lurus dengan kaki diangkat ke atas, dan tangan menopang pinggul. Gerakan ini membutuhkan kekuatan otot perut dan punggung, serta keseimbangan. Dimulai dengan berbaring telentang, angkat kedua kaki lurus ke atas, dan topang pinggul dengan kedua tangan. Jaga agar tubuh tetap lurus seperti lilin yang menyala.

5. Kayang (Bridge)
Kayang adalah gerakan senam lantai dengan posisi tubuh melengkung ke belakang seperti busur, dengan kedua tangan dan kaki sebagai tumpuan. Gerakan ini melatih kelenturan punggung dan kekuatan otot lengan serta kaki. Dimulai dari posisi telentang atau berdiri, dorong punggung ke atas hingga membentuk lengkungan. Latihan peregangan punggung sangat penting sebelum mencoba kayang.

6. Prinsip Keselamatan dalam Senam Lantai
Keselamatan adalah prioritas utama dalam senam lantai. Selalu lakukan pemanasan dan peregangan yang cukup sebelum berlatih. Gunakan matras yang sesuai dan pastikan area latihan aman dari benda tajam atau keras. Lakukan gerakan sesuai instruksi guru dan jangan memaksakan diri jika merasa sakit. Mintalah bantuan teman atau guru saat mencoba gerakan baru atau sulit. Disiplin dan fokus sangat penting untuk menghindari cedera.

Rangkuman: Senam lantai adalah olahraga yang melatih kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan melalui gerakan guling depan, guling belakang, sikap lilin, dan kayang. Setiap gerakan memiliki teknik dan prinsip keselamatan tersendiri yang harus dipahami. Dengan latihan teratur dan penerapan prinsip keselamatan, senam lantai dapat meningkatkan kebugaran fisik dan mental kita, serta membangun karakter disiplin dan percaya diri.

Halaman 10 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Guling DepanGerakan menggulingkan tubuh ke depan dengan tumpuan tengkuk.
Guling BelakangGerakan menggulingkan tubuh ke belakang dengan posisi badan membulat.
Sikap LilinPosisi tubuh tegak lurus dengan kaki diangkat ke atas dan tangan menopang pinggul.
KayangPosisi tubuh melengkung ke belakang seperti busur, dengan tangan dan kaki sebagai tumpuan.
MatrasAlas empuk yang digunakan untuk senam agar aman dari benturan.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Senam Lantai" mata pelajaran PJOK Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Senam Lantai — pratinjau tuntas.org

1 Materi PJOK Terkait

Aktivitas Gerak BeriramaPJOK Kelas VII SMPAtletik (Jalan Cepat, Lari, Lompat, Lempar)PJOK Kelas VII SMPAtletik nomor lari (lari jarak pendek, menengah dan jauh)PJOK Kelas VII SMPBela Diri (Pencak Silat)PJOK Kelas VII SMPKebugaran JasmaniPJOK Kelas VII SMPPermainan Bola BesarPJOK Kelas VII SMP

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar PJOK Senam Lantai ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi PJOK Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.