Modul Ajar & RPP Seni Musik Kelas IX
Modul Ajar
Modul ajar (RPP) Seni Musik SMP kelas IX materi Modul Ajar lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Modul Ajar yang Anda cari? Materi Seni Musik Kelas IX lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Musik |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Modul Ajar |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang elemen-elemen musik seperti melodi, ritme, harmoni, dan bentuk musik.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Mengeksplorasi dan Mengembangkan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengembangkan ide-ide musikal, menciptakan karya musik sederhana, serta menganalisis dan merefleksikan proses dan hasil karyanya dengan mempertimbangkan konteks budaya dan sosial. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Modul ajar merupakan perangkat pembelajaran yang disusun guru untuk memandu proses belajar mengajar. |
| Konseptual | Konsep inti modul ajar meliputi tujuan pembelajaran, kegiatan, asesmen, dan bahan ajar yang terstruktur dan sistematis. |
| Prosedural | Prosedur penyusunan modul ajar melibatkan analisis CP, perumusan tujuan, desain kegiatan, pengembangan asesmen, dan penyusunan bahan ajar. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan pembelajaran yang sistematis dan terarah dalam mencapai tujuan belajar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi komponen esensial dalam sebuah modul ajar.
- Menganalisis keterkaitan antara Capaian Pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan kegiatan dalam modul ajar.
- Merancang tujuan pembelajaran yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART).
- Menyusun kerangka kegiatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan bermakna.
- Mengembangkan instrumen asesmen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
- Membuat contoh modul ajar sederhana untuk materi Seni Musik.
Pemahaman bermakna: Memahami cara menyusun modul ajar yang efektif akan membantu peserta didik menjadi pembelajar yang lebih terencana dan mampu mengidentifikasi komponen esensial dalam setiap proses pembelajaran.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah lagu bisa diajarkan dengan baik agar semua teman di kelas bisa memahaminya dan bahkan ikut menyanyikannya?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis tujuan pembelajaran, deskripsi kegiatan, dan soal asesmen dengan kalimat yang jelas dan efektif. Informatika: Pemanfaatan perangkat lunak pengolah kata atau presentasi untuk menyusun dan menyajikan modul ajar. Pendidikan Pancasila: Diskusi tentang nilai-nilai kolaborasi dan tanggung jawab dalam kerja kelompok penyusunan modul ajar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai pengalaman belajar musik anak di rumah dan memberikan dukungan moral. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok yang nyaman, dilengkapi akses proyektor dan papan tulis untuk presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva, Google Slides) untuk presentasi hasil kerja kelompok dan platform kolaborasi daring (misalnya Google Docs) untuk menyusun modul ajar bersama. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi komponen esensial dalam sebuah modul ajar dan menganalisis keterkaitan antara Capaian Pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan kegiatan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan pertanyaan 'Apa yang kalian harapkan dari pembelajaran hari ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa guru perlu membuat rencana sebelum mengajar?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok menganalisis contoh modul ajar yang dibagikan guru, mengidentifikasi komponen-komponennya, dan mendiskusikan fungsi setiap komponen tersebut. Mereka menghubungkan komponen-komponen tersebut dengan Capaian Pembelajaran yang relevan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep atau diagram alir yang menunjukkan keterkaitan antara Capaian Pembelajaran, tujuan pembelajaran, kegiatan, dan asesmen dalam contoh modul ajar yang dianalisis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis dan peta konsep mereka. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman tentang komponen modul ajar, dan memfasilitasi diskusi tentang pentingnya perencanaan pembelajaran. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama esensi modul ajar. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan materi pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Merancang tujuan pembelajaran yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART) serta menyusun kerangka kegiatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan bermakna. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Jika kalian ingin mengajarkan teman kalian cara memainkan alat musik sederhana, apa langkah pertama yang akan kalian lakukan?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan menganalisis studi kasus tentang 'kesulitan belajar musik' dan mengidentifikasi bagaimana tujuan pembelajaran yang jelas dapat mengatasi masalah tersebut. Mereka mempelajari kriteria tujuan pembelajaran SMART. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dalam kelompok kecil merumuskan 3-4 tujuan pembelajaran SMART untuk materi Seni Musik (misalnya, memainkan ritme sederhana dengan perkusi). Kemudian, mereka menyusun kerangka kegiatan pembelajaran singkat (pendahuluan, inti, penutup) yang relevan untuk mencapai tujuan tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok menukarkan rumusan tujuan dan kerangka kegiatan mereka dengan kelompok lain untuk saling memberikan masukan konstruktif. Guru memfasilitasi diskusi tentang tantangan dalam merumuskan tujuan SMART dan mendesain kegiatan yang bermakna. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan penguatan tentang pentingnya tujuan yang jelas dan kegiatan yang terstruktur. Peserta didik diajak merefleksikan pembelajaran hari ini, diberi apresiasi, dan diingatkan untuk mempersiapkan diri pada pertemuan selanjutnya dengan membawa ide materi musik yang ingin diajarkan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mengembangkan instrumen asesmen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan membuat contoh modul ajar sederhana untuk materi Seni Musik. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru menghubungkan materi sebelumnya dengan kegiatan hari ini: 'Kita sudah belajar merancang tujuan dan kegiatan. Sekarang, bagaimana kita tahu kalau tujuan itu sudah tercapai?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi peserta didik untuk menghasilkan karya modul ajar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mempelajari berbagai jenis instrumen asesmen (observasi, unjuk kerja, tertulis) dan kaitannya dengan tujuan pembelajaran. Mereka menganalisis contoh instrumen asesmen yang diberikan guru. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengembangkan contoh modul ajar sederhana (minimal untuk 1 pertemuan) untuk materi Seni Musik pilihan mereka (misalnya, 'Memainkan Melodi Sederhana dengan Recorder' atau 'Menciptakan Syair Lagu Anak'). Modul ajar ini harus mencakup tujuan, kegiatan, dan instrumen asesmen yang relevan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan modul ajar buatan mereka. Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif. Guru menguatkan pemahaman tentang keselarasan antara tujuan, kegiatan, dan asesmen, serta memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik melakukan refleksi singkat tentang keseluruhan proses penyusunan modul ajar. Guru memberikan apresiasi tinggi atas semua usaha dan hasil karya, menutup dengan pesan inspiratif tentang pentingnya belajar sepanjang hayat, dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis komponen modul ajar dan merumuskan tujuan pembelajaran SMART.
Alat & bahan: Contoh modul ajar, alat tulis, kertas flipchart/spidol, lembar kerja.
Langkah kerja:
- Bacalah contoh modul ajar yang diberikan dengan seksama.
- Identifikasi komponen-komponen utama modul ajar dan tuliskan fungsinya.
- Analisis keterkaitan antara CP, TP, dan kegiatan dalam contoh modul ajar.
- Rumuskan 3 tujuan pembelajaran SMART untuk materi musik 'Pengenalan Ritme Dasar'.
- Presentasikan hasil analisis dan rumusan tujuan kelompok Anda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang rencana pembelajaran yang dibuat guru?
- Menurut kalian, mengapa guru perlu membuat rencana sebelum mengajar?
- Apa saja yang biasanya ada dalam sebuah rencana pembelajaran?
- Pernahkah kalian melihat contoh modul ajar atau RPP?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas peta konsep/kerangka modul ajar yang dibuat.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap modul ajar sederhana yang dibuat kelompok (unjuk kerja) dan tes tertulis tentang konsep modul ajar.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen esensial modul ajar | Komponen dan fungsi modul ajar | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Merumuskan tujuan pembelajaran SMART | Tujuan pembelajaran SMART dan kerangka kegiatan | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menyusun modul ajar sederhana | Pengembangan modul ajar lengkap dengan asesmen | 2 JP | Kolaborasi |
Modul ajar adalah salah satu perangkat penting dalam Kurikulum Merdeka yang menjadi panduan bagi guru untuk melaksanakan pembelajaran. Modul ajar disusun secara sistematis agar pembelajaran berjalan efektif, efisien, dan menyenangkan. Dengan modul ajar, guru dapat merencanakan kegiatan yang bermakna dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, serta memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai secara optimal.
1. Pengertian dan Fungsi Modul Ajar
Modul ajar adalah dokumen yang berisi tujuan, langkah-langkah, dan media pembelajaran, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit atau topik pembelajaran. Fungsi utamanya adalah sebagai panduan bagi guru untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran agar lebih terstruktur dan berpusat pada peserta didik. Modul ajar juga membantu guru dalam memastikan keselarasan antara capaian pembelajaran, tujuan, kegiatan, dan penilaian. Ini mendukung pembelajaran yang mendalam dan bermakna.
2. Komponen Esensial Modul Ajar
Sebuah modul ajar yang baik umumnya memuat beberapa komponen esensial. Ini meliputi informasi umum (identitas modul, kompetensi awal, profil pelajar Pancasila), komponen inti (tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemantik, kegiatan pembelajaran, asesmen, pengayaan dan remedial, refleksi guru dan peserta didik), serta lampiran (LKPD, bahan bacaan, glosarium, daftar pustaka). Setiap komponen memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran dan efektivitas proses belajar mengajar. Pemahaman terhadap komponen ini krusial.
3. Merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP) yang Efektif
Tujuan pembelajaran adalah pernyataan tentang apa yang diharapkan dapat dicapai peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Perumusan TP harus SMART: Specific (spesifik), Measurable (terukur), Achievable (dapat dicapai), Relevant (relevan), dan Time-bound (berbatas waktu). TP yang efektif membantu guru merancang kegiatan yang tepat dan asesmen yang akurat. Contoh TP: 'Peserta didik mampu memainkan melodi lagu daerah 'Yamko Rambe Yamko' dengan recorder secara berkelompok dengan tempo yang stabil.'.
4. Desain Kegiatan Pembelajaran dan Asesmen
Kegiatan pembelajaran dalam modul ajar dirancang untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kegiatan harus bervariasi, interaktif, dan berpusat pada peserta didik, seperti diskusi, praktik, atau proyek. Asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran. Asesmen dapat berupa diagnostik (awal), formatif (proses), dan sumatif (akhir). Instrumen asesmen harus selaras dengan TP dan kegiatan yang telah dirancang. Misalnya, jika TP adalah memainkan alat musik, asesmennya berupa unjuk kerja.
Rangkuman: Modul ajar adalah panduan pembelajaran yang sistematis dalam Kurikulum Merdeka, terdiri dari komponen esensial seperti tujuan, kegiatan, dan asesmen. Perumusan tujuan pembelajaran harus SMART, dan kegiatan harus berpusat pada peserta didik. Asesmen dirancang untuk mengukur pencapaian tujuan. Modul ajar membantu guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara efektif, memastikan proses belajar yang bermakna dan relevan bagi peserta didik.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Modul Ajar | Perangkat pembelajaran lengkap yang memandu guru dalam proses belajar mengajar. |
| Capaian Pembelajaran (CP) | Kompetensi yang diharapkan dicapai peserta didik pada akhir fase pembelajaran. |
| Tujuan Pembelajaran (TP) | Pernyataan spesifik tentang apa yang akan dipelajari dan dicapai peserta didik. |
| Asesmen | Proses evaluasi untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran. |
| SMART | Akronim untuk Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound, kriteria perumusan tujuan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Modul Ajar" mata pelajaran Seni Musik Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Materi Seni Musik Terkait
Seni MusikSeni Musik Kelas IX SMP2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Seni Musik Modul Ajar ini gratis?
Ya. Modul Modul Ajar untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Musik kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Seni Musik kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Modul Ajar ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Modul Ajar untuk Seni Musik kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Modul Ajar ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Modul Ajar dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Musik kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.