Modul ajar Guru Kelas TK kelas Kelompok A materi Lingkunganku sekitarku lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Pada akhir Fase Fondasi, peserta didik menunjukkan pemahaman dan kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tahapan perkembangannya, serta berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal benda-benda di sekitar rumah dan sekolah mereka.
Pemahaman bermakna: Mengenal lingkungan sekitar membantu kita memahami dunia di sekitar kita, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian.
Pertanyaan pemantik: Coba lihat di luar jendela kelas kita, benda apa saja yang bisa kamu lihat? Apa saja yang menarik perhatianmu?
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 5 benda di lingkungan sekitar rumah dan sekolah dengan menyebutkan namanya.
Kegiatan awal: Guru menyapa anak-anak dengan ceria, berdoa bersama, mengecek kehadiran, dan mengingatkan tentang pentingnya mengenal lingkungan sekitar. Guru menunjukkan gambar berbagai tempat (rumah, sekolah, taman) dan bertanya, 'Ini gambar apa ya? Di mana saja kita bisa menemukan gambar seperti ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal benda-benda di sekitar kita.
Memahami: Guru mengajak peserta didik mengamati gambar-gambar lingkungan sekitar yang berbeda-beda, lalu meminta mereka menyebutkan benda-benda yang mereka lihat. Guru memfasilitasi diskusi tentang perbedaan benda yang ada di rumah dan di sekolah.
Mengaplikasi: Peserta didik diajak berkeliling area sekolah (jika memungkinkan) atau mengamati lingkungan sekitar kelas melalui jendela. Mereka diminta menyebutkan benda-benda yang mereka lihat dan guru mencatatnya. Peserta didik kemudian menggambar salah satu benda yang paling mereka sukai.
Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta menunjukkan gambar mereka dan menceritakan benda apa yang mereka gambar serta di mana mereka melihatnya. Guru memberikan apresiasi dan penguatan.
Penutup: Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan sederhana tentang benda-benda yang ada di lingkungan sekitar. Guru bertanya apa yang paling mereka sukai dari kegiatan hari ini. Guru mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan berdoa bersama sebelum pulang.
Tujuan: Peserta didik mampu mengelompokkan benda di lingkungan sekitar berdasarkan jenisnya (misal: benda hidup dan benda mati).
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengingatkan kembali tentang benda-benda yang sudah dipelajari kemarin. Guru menunjukkan dua kelompok benda (misal: gambar bunga dan gambar batu) dan bertanya, 'Mana yang bisa tumbuh? Mana yang tidak?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membedakan benda hidup dan benda mati.
Memahami: Guru menjelaskan konsep benda hidup (membutuhkan makan, tumbuh, bergerak) dan benda mati (tidak membutuhkan makan, tidak tumbuh). Guru memberikan contoh-contoh benda hidup dan benda mati yang ada di lingkungan sekitar.
Mengaplikasi: Peserta didik diberikan kartu gambar berbagai benda (misal: kucing, pohon, meja, air, burung, mobil) dan diminta untuk mengelompokkannya ke dalam dua wadah berlabel 'Benda Hidup' dan 'Benda Mati'. Guru memfasilitasi diskusi dan membantu jika ada kesulitan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokannya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik.
Penutup: Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan perbedaan antara benda hidup dan benda mati. Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dan mengingatkan untuk selalu merawat benda hidup. Doa penutup.
Tujuan: Peserta didik mampu menceritakan satu pengalaman menarik di lingkungan sekitar rumah atau sekolah serta menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengingatkan kembali tentang benda hidup dan benda mati. Guru bertanya, 'Siapa yang punya pengalaman seru saat bermain di taman atau di halaman rumah?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu berbagi cerita pengalaman dan cara menjaga lingkungan.
Memahami: Guru mengajak peserta didik berdiskusi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan (misal: membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak tanaman). Guru memberikan contoh-contoh sederhana cara peduli lingkungan.
Mengaplikasi: Peserta didik diminta membuat karya sederhana (misal: menggambar taman yang bersih, membuat poster ajakan menjaga kebersihan) dan menceritakan pengalaman mereka di lingkungan sekitar yang paling berkesan. Guru memfasilitasi proses pembuatan karya dan mendengarkan cerita peserta didik.
Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta menampilkan karyanya dan menceritakan pengalamannya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan apresiasi.
Penutup: Guru bersama peserta didik membuat komitmen sederhana untuk menjaga lingkungan sekitar. Guru memberikan apresiasi atas semua karya dan partisipasi peserta didik. Doa penutup.
Proses (formatif): Observasi guru selama kegiatan pembelajaran, mencatat partisipasi, keaktifan, dan hasil kerja peserta didik dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan benda.
Akhir (sumatif): Penilaian terhadap karya gambar dan cerita peserta didik mengenai pengalaman di lingkungan sekitar serta kemampuan mereka menunjukkan sikap peduli lingkungan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi benda di lingkungan sekitar | Benda di rumah dan sekolah | 2 JP | Kreativitas |
| Mengelompokkan benda (hidup/mati) | Konsep benda hidup dan mati | 2 JP | Kemampuan Bernalar Kritis |
| Menceritakan pengalaman & peduli lingkungan | Pengalaman di lingkungan, menjaga kebersihan | 2 JP | Gotong Royong |
Mari kita belajar tentang dunia yang ada di sekeliling kita! Lingkungan sekitar kita sangat kaya dengan berbagai benda dan makhluk hidup yang menarik. Dengan mengenal lingkungan, kita bisa belajar banyak hal baru dan menjadi lebih peduli terhadap kebersihan serta keindahan tempat kita tinggal dan bermain.
Lingkungan sekitar kita, baik di rumah maupun di sekolah, dipenuhi oleh berbagai macam benda. Ada benda yang bisa kita lihat, sentuh, dan gunakan. Contohnya adalah meja, kursi, buku, pensil, bola, pohon, bunga, dan masih banyak lagi. Setiap benda memiliki bentuk, warna, dan kegunaan yang berbeda-beda. Mengenal nama-nama benda ini adalah langkah awal kita untuk memahami lingkungan.
Di antara benda-benda yang ada, kita bisa membedakan mana yang termasuk benda hidup dan mana yang benda mati. Benda hidup adalah makhluk yang membutuhkan makan, minum, bisa tumbuh besar, dan bergerak, seperti manusia, hewan (kucing, burung), dan tumbuhan (pohon, bunga). Sementara itu, benda mati tidak membutuhkan makan, tidak tumbuh, dan tidak bisa bergerak sendiri, contohnya batu, air, udara, meja, dan mobil.
Setiap tempat di lingkungan kita punya cerita. Mungkin kamu pernah melihat kupu-kupu hinggap di bunga saat bermain di taman, atau melihat cicak merayap di dinding rumah. Pengalaman-pengalaman kecil ini membuat belajar menjadi menyenangkan. Menceritakan pengalaman kita juga membantu teman-teman lain mengenal dunia dari sudut pandang yang berbeda.
Lingkungan yang bersih membuat kita merasa nyaman dan sehat. Kita bisa mulai menjaga kebersihan dengan hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak menginjak rumput atau merusak bunga, serta merawat mainan dan benda-benda di sekitar kita. Dengan menjaga lingkungan, kita menunjukkan rasa sayang pada tempat kita tinggal.
Rangkuman: Mengenal lingkungan sekitar berarti kita belajar tentang berbagai benda, membedakan benda hidup dan mati, serta berbagi cerita. Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama agar tempat tinggal kita tetap nyaman dan sehat untuk semua.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan benda di lingkungan sekitar.
Alat & bahan: Kertas gambar, krayon/pensil warna, kartu gambar benda, dua wadah/kotak, spidol, lembar kerja sederhana.
| Lingkungan | Segala sesuatu yang ada di sekitar kita. |
| Benda Hidup | Makhluk yang membutuhkan makan, minum, tumbuh, dan bergerak. |
| Benda Mati | Benda yang tidak membutuhkan makan, minum, tidak tumbuh, dan tidak bergerak sendiri. |
| Peduli | Memperhatikan dan menjaga sesuatu dengan baik. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok A langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.