Modul ajar Guru Kelas TK kelas Kelompok A materi Perkenalan diri lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mengenali dan memahami diri sendiri sebagai bagian dari komunitas, mampu menyampaikan identitas diri dengan sederhana, serta menunjukkan kemandirian dalam berinteraksi sosial.
Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik mampu menyebutkan nama panggilan mereka sendiri.
Pemahaman bermakna: Perkenalan diri membantu kita mengenal teman baru dan merasa nyaman di lingkungan sekolah, sehingga kita bisa belajar dan bermain bersama dengan gembira.
Pertanyaan pemantik: Siapa yang mau memperkenalkan diri dan menceritakan tentang dirinya?
Tujuan: Peserta didik mampu menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan mereka dengan jelas.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan hangat, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar tentang diri kita dan teman-teman. Pertanyaan pemantik: 'Siapa yang tahu namanya sendiri?'
Memahami: Peserta didik diajak melihat cermin sambil menyebutkan nama dan menunjuk dirinya. Guru mencontohkan cara memperkenalkan nama lengkap dan nama panggilan. Peserta didik secara bergantian menyebutkan nama panggilan mereka di depan kelas.
Mengaplikasi: Peserta didik bermain 'Lingkaran Nama', di mana setiap anak memperkenalkan namanya ketika bola dilemparkan kepadanya. Guru membimbing dan memberikan penguatan positif.
Merefleksi: Peserta didik diajak mengingat kembali nama-nama teman yang sudah memperkenalkan diri. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan pentingnya mengenal nama teman. Guru bertanya: 'Siapa yang ingat nama teman kita ini?'
Penutup: Peserta didik menyanyikan lagu 'Siapa Namamu?' bersama-sama. Guru memberikan pujian atas keberanian mereka. Guru mengingatkan untuk terus berlatih menyebutkan nama. Doa penutup.
Tujuan: Peserta didik mampu menyebutkan usia mereka dengan benar dan hal yang mereka sukai (misalnya warna, makanan, atau mainan) dengan percaya diri.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan presensi. Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya dengan bertanya 'Siapa yang masih ingat nama teman kita kemarin?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar lebih banyak tentang diri kita dan teman-teman. Pertanyaan pemantik: 'Selain nama, apa lagi ya yang bisa kita ceritakan tentang diri kita?'
Memahami: Guru menunjukkan gambar anak-anak dengan berbagai usia dan menanyakan 'Berapa usiamu?'. Guru kemudian mencontohkan cara menyebutkan usia dan hal yang disukai. Peserta didik diajak berdiskusi tentang hal-hal yang mereka sukai (misalnya warna favorit, makanan kesukaan, atau mainan favorit).
Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap anak mengambil kartu bergambar (misalnya gambar makanan, mainan, warna) yang mereka sukai dan menempelkannya di papan perkenalan, lalu menyebutkan usia dan hal yang disukai di depan kelompoknya. Guru berkeliling memberikan bimbingan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil perkenalan mereka di depan kelas. Guru memberikan apresiasi dan umpan balik. Guru bertanya: 'Apa saja yang temanmu sukai? Sama tidak dengan yang kamu sukai?'
Penutup: Guru mengajak peserta didik bermain tebak-tebakan 'Siapa aku?' berdasarkan ciri-ciri yang disebutkan. Guru mengapresiasi semangat belajar mereka. Doa penutup dan pesan untuk berlatih di rumah.
Tujuan: Peserta didik mampu memperkenalkan diri kepada teman dan guru secara bergantian, mendengarkan perkenalan teman dengan penuh perhatian, dan menunjukkan sikap mandiri saat memperkenalkan diri.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan presensi. Guru mengulas kembali pentingnya perkenalan diri untuk berteman. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan membuat 'Buku Diriku' dan memperkenalkannya. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana ya cara kita menceritakan semua tentang diri kita kepada teman-teman?'
Memahami: Guru menjelaskan proyek 'Buku Diriku' yang berisi nama, usia, dan gambar hal yang disukai. Guru menunjukkan contoh 'Buku Diriku' yang sudah jadi. Peserta didik diajak berdiskusi tentang informasi apa saja yang akan mereka masukkan dalam buku mereka.
Mengaplikasi: Peserta didik secara mandiri (dengan bantuan minimal) membuat 'Buku Diriku' menggunakan lembar kerja yang sudah disiapkan (mewarnai gambar diri, menulis nama/meminta bantuan guru, menempel gambar hal yang disukai). Setelah selesai, setiap peserta didik secara bergantian memperkenalkan 'Buku Diriku' mereka di depan kelas, menceritakan nama, usia, dan hal yang disukai, sementara teman-teman lain mendengarkan dengan seksama.
Merefleksi: Setelah semua selesai, guru mengajak peserta didik untuk saling bertanya jawab tentang 'Buku Diriku' teman. Guru memberikan umpan balik positif tentang keberanian dan kemandirian mereka. Guru bertanya: 'Apa yang kamu pelajari dari membuat Buku Diriku ini?'
Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua peserta didik atas karya dan keberanian mereka. Guru mengingatkan untuk selalu berani memperkenalkan diri dan menghargai teman. Doa penutup dan salam.
Proses (formatif): Observasi saat peserta didik berpartisipasi dalam permainan perkenalan dan saat membuat 'Buku Diriku'.
Akhir (sumatif): Penilaian performa saat peserta didik mempresentasikan 'Buku Diriku' di depan kelas.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Peserta didik mampu menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan mereka dengan jelas. | Perkenalan nama dan panggilan | 2 JP | Komunikasi |
| Peserta didik mampu menyebutkan usia mereka dengan benar dan hal yang mereka sukai dengan percaya diri. | Perkenalan usia dan hal yang disukai | 2 JP | Komunikasi, Kemandirian |
| Peserta didik mampu memperkenalkan diri kepada teman dan guru secara bergantian, mendengarkan perkenalan teman dengan penuh perhatian, dan menunjukkan sikap mandiri. | Praktik perkenalan diri dan mendengarkan | 2 JP | Komunikasi, Kolaborasi, Kemandirian |
Halo teman-teman! Hari ini kita akan belajar tentang hal yang sangat menyenangkan, yaitu mengenal diri kita sendiri dan teman-teman baru. Dengan mengenal diri dan orang lain, kita bisa menjadi teman baik dan bermain bersama dengan gembira. Yuk, kita mulai petualangan seru ini!
Setiap anak punya nama yang indah. Ada nama lengkap yang panjang, dan ada juga nama panggilan yang biasa kita pakai sehari-hari. Misalnya, nama lengkapmu mungkin 'Azka Ramadhan', tapi nama panggilanmu 'Azka'. Penting sekali kita tahu nama kita sendiri dan berani menyebutkannya. Nama adalah identitas pertama kita, loh! Dengan menyebutkan nama, teman-teman akan tahu siapa kita.
Selain nama, kita juga punya usia. Usia menunjukkan berapa tahun kita sudah hidup. Ada yang sudah berusia 4 tahun, 5 tahun, atau mungkin 6 tahun. Kita bisa menghitung jari atau menggunakan lilin ulang tahun untuk menunjukkan usia kita. Menyebutkan usia juga bagian dari perkenalan diri. Teman-teman akan tahu apakah kita seumuran atau tidak, sehingga bisa lebih mudah mencari teman bermain.
Setiap anak pasti punya hal-hal yang disukai. Ada yang suka warna merah, ada yang suka makan apel, ada juga yang suka bermain mobil-mobilan. Hal-hal yang kita sukai ini membuat kita unik dan berbeda dari yang lain. Saat memperkenalkan diri, kita juga bisa menceritakan apa yang kita sukai. Siapa tahu, ada teman yang punya kesukaan yang sama dengan kita, jadi kita bisa bermain bersama!
Setelah tahu nama, usia, dan kesukaan, sekarang saatnya kita berani memperkenalkan diri kepada teman-teman dan guru. Caranya mudah, cukup ucapkan salam, sebutkan namamu, usiamu, dan apa yang kamu sukai. Jangan lupa tersenyum, ya! Mendengarkan teman yang sedang memperkenalkan diri juga penting, agar kita bisa mengenal teman baru dan mengingat nama mereka. Mari kita saling berkenalan dan berteman baik!
Rangkuman: Perkenalan diri adalah cara kita memberi tahu orang lain tentang diri kita. Kita bisa menceritakan nama lengkap, nama panggilan, usia, dan hal-hal yang kita sukai. Dengan berani memperkenalkan diri dan mendengarkan teman, kita bisa mendapatkan banyak teman baru dan belajar serta bermain bersama dengan senang hati di sekolah.
Tujuan: Melatih peserta didik untuk melengkapi informasi diri dan mempresentasikannya.
Alat & bahan: lembar kerja 'Buku Diriku', pensil warna/krayon, lem, gunting, gambar-gambar makanan/mainan/warna.
| Perkenalan diri | Proses menyampaikan informasi tentang diri sendiri kepada orang lain. |
| Identitas | Ciri-ciri khusus yang membedakan seseorang dengan yang lain. |
| Mandiri | Mampu melakukan sesuatu sendiri tanpa banyak bantuan orang lain. |
| Komunikasi | Proses menyampaikan dan menerima pesan atau informasi. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok A langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.