Modul ajar Guru Kelas TK kelas Kelompok A materi Nilai Agama dan Moral lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal beberapa benda atau kegiatan yang berkaitan dengan agama yang dianutnya di rumah.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa setiap orang memiliki keyakinan agama, dan pentingnya menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan serta berbuat baik kepada sesama dan alam ciptaan-Nya.
Pertanyaan pemantik: Teman-teman, siapa yang tahu mengapa kita harus berterima kasih kepada Tuhan dan senang membantu teman?
Tujuan: Peserta didik mampu menyebutkan nama Tuhan sesuai agamanya dan bersyukur atas ciptaan-Nya, serta mengucapkan doa sederhana sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.
Kegiatan awal: Guru menyapa dengan salam, mengajak berdoa singkat sesuai agama masing-masing, memeriksa kehadiran, bertanya kabar. Guru menunjukkan gambar-gambar ciptaan Tuhan yang indah (pohon, bunga, hewan) dan bertanya 'Siapa yang menciptakan semua ini?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar tentang Tuhan dan cara bersyukur kepada-Nya, serta tujuan belajar hari ini adalah agar anak-anak bisa menyebut nama Tuhan dan berdoa. Guru memantik dengan 'Mengapa kita harus bersyukur ya?'
Memahami: Peserta didik diajak mengamati berbagai gambar ciptaan Tuhan (manusia, hewan, tumbuhan, alam) dan menyebutkan nama Tuhan sesuai agamanya. Guru menjelaskan secara sederhana bahwa semua yang indah ini adalah ciptaan Tuhan, dan kita harus bersyukur. Guru mengajak anak-anak menirukan doa-doa sederhana sebelum dan sesudah makan, serta kegiatan lain, sambil menjelaskan maknanya secara singkat.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok kecil mewarnai gambar pemandangan alam ciptaan Tuhan. Setelah selesai, setiap kelompok maju ke depan untuk menunjukkan hasil karyanya dan bersama-sama mengucapkan doa syukur sederhana atas keindahan alam yang telah Tuhan ciptakan.
Merefleksi: Setiap anak diminta menceritakan benda ciptaan Tuhan yang paling disukai dan mengapa. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman bahwa bersyukur bisa dilakukan dengan menjaga ciptaan Tuhan. Guru mengapresiasi semua hasil karya dan usaha anak.
Penutup: Guru mengajak anak-anak menyanyikan lagu 'Terima Kasih Tuhan', merangkum kegiatan hari ini tentang Tuhan dan bersyukur, mengingatkan untuk selalu berdoa, dan memberikan pujian atas partisipasi aktif. Diakhiri dengan doa penutup dan salam.
Tujuan: Peserta didik mampu menunjukkan perilaku sopan santun kepada orang tua, guru, dan teman, serta berbagi dan menolong teman dengan senang hati.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa bersama, dan bertanya 'Apa kabar hari ini?'. Guru menunjukkan dua boneka tangan yang sedang berinteraksi, satu boneka bersikap tidak sopan (mendorong, merebut mainan) dan satu lagi bersikap sopan (mengucapkan tolong, terima kasih). Guru bertanya 'Menurut kalian, mana boneka yang baik? Mengapa?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar menjadi anak yang sopan dan suka menolong, dengan tujuan agar anak-anak bisa bersikap baik kepada semua orang. Guru memantik dengan 'Bagaimana kalau ada teman yang sedih karena mainannya direbut?'
Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi tentang pentingnya bersikap sopan santun (mengucapkan tolong, terima kasih, maaf, permisi) dan berbagi/menolong teman. Guru menayangkan video pendek tentang anak-anak yang saling membantu dan bersikap sopan. Guru memberikan contoh konkret situasi di kelas di mana anak bisa menerapkan sikap sopan dan menolong.
Mengaplikasi: Peserta didik bermain peran singkat 'Aku Anak Baik'. Guru menyiapkan skenario sederhana seperti 'meminjam pensil', 'membantu teman yang terjatuh', atau 'berbagi bekal'. Anak-anak secara berpasangan atau kelompok kecil mempraktikkan skenario tersebut dengan menunjukkan sikap sopan dan saling menolong. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan penguatan.
Merefleksi: Setiap pasangan/kelompok menceritakan pengalaman bermain perannya. Guru memberikan umpan balik tentang perilaku sopan dan menolong yang sudah ditunjukkan. Guru menguatkan bahwa berbuat baik akan membuat teman senang dan kita sendiri merasa bahagia. Guru memberikan tepuk tangan untuk semua anak yang sudah berani mencoba.
Penutup: Guru mengajak anak-anak menyanyikan lagu 'Jika Kau Senang Hati', merangkum pentingnya sikap sopan dan menolong, mengingatkan untuk selalu mempraktikkannya di mana saja, dan memberikan pujian atas usaha anak-anak. Diakhiri dengan doa dan salam ceria.
Tujuan: Peserta didik mampu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bentuk syukur.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan bertanya 'Siapa yang tadi pagi sudah mandi dan gosok gigi?'. Guru menunjukkan gambar lingkungan yang bersih dan lingkungan yang kotor, lalu bertanya 'Kalian lebih suka yang mana? Mengapa?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan membuat proyek kebersihan dan belajar bagaimana menjaga diri dan lingkungan tetap bersih, dengan tujuan agar anak-anak bisa menerapkan kebiasaan bersih sebagai bentuk syukur kepada Tuhan. Guru memantik dengan 'Kalau lingkungan kotor, siapa yang rugi ya?'
Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri (mandi, gosok gigi, cuci tangan) dan kebersihan lingkungan (membuang sampah pada tempatnya, merapikan mainan). Guru menjelaskan bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari bersyukur atas tubuh dan lingkungan yang Tuhan berikan. Guru menunjukkan alat-alat kebersihan sederhana.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok membuat 'Pojok Kebersihan' mini di kelas. Setiap kelompok diberi tugas: Kelompok 1 membuat poster sederhana 'Ayo Buang Sampah Pada Tempatnya' dengan gambar, Kelompok 2 membuat 'Jadwal Cuci Tangan' dengan gambar, dan Kelompok 3 membuat 'Kotak Sampah Mini' dari kardus bekas yang dihias. Mereka bekerja sama menghias dan menempelkan hasil karyanya di pojok kelas yang sudah ditentukan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyeknya dan menjelaskan mengapa menjaga kebersihan itu penting. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya kebersihan sebagai bagian dari iman. Guru mengajak anak-anak berjanji untuk selalu menjaga kebersihan. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi dan kreativitas anak-anak.
Penutup: Guru mengajak anak-anak menyanyikan lagu 'Bangun Tidur', merangkum semua materi tentang nilai agama dan moral yang sudah dipelajari, mulai dari bersyukur, sopan santun, menolong, hingga menjaga kebersihan. Guru memberikan pujian atas seluruh partisipasi dan semangat anak-anak. Diakhiri dengan doa penutup dan salam penuh semangat.
Proses (formatif): Observasi saat bermain peran dan diskusi kelompok, melihat partisipasi aktif dan kemampuan menunjukkan perilaku sopan serta menolong.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil proyek 'Pojok Kebersihan' dan kemampuan anak menceritakan pentingnya menjaga kebersihan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Peserta didik mampu menyebutkan nama Tuhan sesuai agamanya dan bersyukur atas ciptaan-Nya. | Nama Tuhan dan bersyukur. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| Peserta didik mampu mengucapkan doa sederhana sebelum dan sesudah melakukan kegiatan. | Doa sederhana. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| Peserta didik mampu menunjukkan perilaku sopan santun kepada orang tua, guru, dan teman. | Sopan santun. | 2 JP | Kemandirian, Kolaborasi |
| Peserta didik mampu berbagi dan menolong teman dengan senang hati. | Berbagi dan menolong. | 2 JP | Kolaborasi, Kemandirian |
Modul ini akan mengajak anak-anak di Kelompok A untuk mengenal dan memahami nilai-nilai agama dan moral melalui kegiatan yang menyenangkan. Kita akan belajar tentang Tuhan sebagai pencipta, pentingnya bersyukur, serta bagaimana menjadi anak yang baik hati, sopan, dan peduli terhadap sesama dan lingkungan. Mari kita mulai petualangan belajar ini dengan hati gembira!
Tuhan adalah pencipta alam semesta dan segala isinya, termasuk kita semua. Setiap agama memiliki nama untuk Tuhan dan cara sendiri untuk menyembah-Nya. Anak-anak akan diajak memahami bahwa Tuhan menciptakan pemandangan yang indah, hewan-hewan lucu, dan tumbuhan yang bermanfaat. Kita harus bersyukur atas semua ciptaan-Nya. Bersyukur bisa dilakukan dengan menjaga dan merawat semua yang Tuhan berikan.
Berdoa adalah cara kita berbicara kepada Tuhan, mengucapkan terima kasih, atau memohon sesuatu. Anak-anak akan belajar doa-doa sederhana yang sering diucapkan sehari-hari, seperti doa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum dan sesudah belajar, atau doa sebelum tidur. Mengucapkan doa adalah salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan atas segala kebaikan-Nya.
Sopan santun adalah sikap baik yang membuat orang lain merasa dihargai. Ini termasuk mengucapkan 'tolong' saat meminta bantuan, 'terima kasih' saat diberi sesuatu, 'maaf' saat melakukan kesalahan, dan 'permisi' saat lewat di depan orang lain. Bersikap sopan membuat kita disukai teman dan orang dewasa. Kita akan belajar bagaimana berbicara dan bertindak dengan sopan kepada orang tua, guru, dan teman.
Berbagi adalah memberikan sebagian milik kita kepada orang lain, seperti makanan atau mainan. Menolong adalah membantu teman atau orang lain yang membutuhkan. Berbagi dan menolong membuat hati kita senang dan membuat hubungan pertemanan semakin erat. Misalnya, membantu teman yang kesulitan merapikan mainan atau berbagi bekal makanan saat istirahat. Kita akan merasakan kebahagiaan saat melihat teman tersenyum karena bantuan kita.
Menjaga kebersihan diri berarti merawat tubuh kita agar sehat, seperti mandi setiap hari, menggosok gigi, dan mencuci tangan sebelum makan. Menjaga kebersihan lingkungan berarti merawat tempat di sekitar kita agar rapi dan bersih, seperti membuang sampah pada tempatnya dan merapikan mainan setelah bermain. Kebersihan adalah sebagian dari iman dan bentuk syukur kita atas tubuh dan lingkungan yang sehat yang Tuhan berikan.
Lingkungan sekitar kita adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita jaga. Ini termasuk tidak merusak tanaman, tidak membuang sampah sembarangan, dan menyayangi hewan. Dengan menjaga lingkungan, kita menunjukkan rasa syukur dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari alam. Anak-anak akan diajak untuk mencintai lingkungan dengan tindakan nyata, seperti menyiram tanaman atau tidak menginjak rumput.
Rangkuman: Nilai agama dan moral mengajarkan kita untuk mengenal Tuhan sebagai pencipta dan selalu bersyukur kepada-Nya melalui doa serta menjaga ciptaan-Nya. Kita juga belajar menjadi anak yang baik hati dengan bersikap sopan santun, suka berbagi, menolong teman, dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan. Semua ini akan membuat kita menjadi pribadi yang disayangi Tuhan dan teman-teman.
Tujuan: Mengidentifikasi gambar perilaku baik dan buruk serta mewarnai gambar perilaku baik.
Alat & bahan: Lembar kerja bergambar, pensil warna
| Moral | Aturan tentang baik dan buruk yang membimbing perilaku manusia. |
| Syukur | Perasaan berterima kasih atas kebaikan yang diterima. |
| Sopan santun | Tingkah laku yang baik dan pantas. |
| Berbagi | Memberikan sebagian yang kita punya kepada orang lain. |
| Kebersihan | Keadaan bebas dari kotoran. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok A langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.