tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar TKGuru Kelas › Mandiri
TK · Kelas Kelompok B · Fase Fondasi

Modul Ajar Guru Kelas Kelas Kelompok B
Mandiri

Modul ajar Guru Kelas TK kelas Kelompok B materi Mandiri lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Guru Kelas kelas Kelompok B materi Mandiri
Ringkasan: Kemandirian adalah kemampuan untuk melakukan tugas dan mengambil keputusan sendiri, seperti makan, memakai baju, merapikan mainan, dan membantu menjaga kebersihan. Dengan menjadi mandiri, kita menjadi anak yang hebat, berani, dan bertanggung jawab. Melatih kemandirian sejak dini akan membuat kita bangga pada diri sendiri dan disayang semua orang. Mari terus berlatih menjadi anak mandiri yang luar biasa!
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: Kemandirian, Kreativitas, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISGuru Kelas · Mandiri · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu menunjukkan sikap mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari, berani mencoba hal baru, serta mulai bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungannya.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini

Kompetensi awal: Peserta didik mampu mengenali kebutuhan dasar dirinya dan melakukan beberapa kegiatan personal dengan bantuan.

Pemahaman bermakna: Menjadi anak mandiri itu menyenangkan karena kita bisa melakukan banyak hal sendiri, seperti makan, minum, dan merapikan mainan, sehingga kita menjadi anak hebat dan disayang semua orang.

Pertanyaan pemantik: Siapa yang sudah bisa makan sendiri? Wah, hebat sekali! Apa lagi ya yang bisa kita lakukan sendiri?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi contoh kegiatan mandiri dalam kehidupan sehari-hari dan menyampaikan perasaan bangga setelah melakukan kegiatan mandiri.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan hangat, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru menampilkan gambar anak-anak yang sedang melakukan berbagai kegiatan mandiri (makan sendiri, memakai baju sendiri, merapikan mainan) dan bertanya, 'Apa yang sedang mereka lakukan?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar tentang menjadi anak mandiri dan betapa serunya melakukan banyak hal sendiri.

Memahami: Peserta didik diajak mengamati kartu gambar kegiatan mandiri (makan, minum, pakai baju, merapikan tas, menyiram tanaman). Guru bertanya, 'Siapa yang sudah bisa melakukan ini? Bagaimana rasanya kalau sudah bisa sendiri?'. Peserta didik berbagi pengalaman dan guru memberikan apresiasi.

Mengaplikasi: Peserta didik bermain peran 'Aku Anak Mandiri' dengan memilih satu kartu gambar kegiatan mandiri dan memeragakannya di depan teman-teman. Guru membimbing dan memberikan penguatan positif pada setiap aksi mandiri yang ditunjukkan.

Merefleksi: Peserta didik menceritakan kembali kegiatan mandiri yang mereka perankan. Guru bertanya, 'Apa yang kalian rasakan saat bisa melakukan itu sendiri?'. Mereka berbagi perasaan bangga dan senang. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya kemandirian.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Aku Anak Mandiri' dengan gerakan. Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif mereka dan mengingatkan untuk terus mencoba melakukan hal-hal mandiri di rumah. Doa penutup dan salam.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Melakukan kegiatan merapikan mainan sendiri setelah bermain dan mengambil serta menyimpan alat makan sendiri.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali tentang kegiatan mandiri yang sudah dipelajari kemarin. Guru menunjukkan sebuah area bermain yang berantakan dan bertanya, 'Wah, kenapa mainannya berantakan sekali ya? Siapa yang bisa membantu merapikannya?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar bagaimana kita bisa membantu merapikan mainan dan alat makan sendiri.

Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi tentang pentingnya merapikan mainan dan alat makan. Guru membimbing mereka untuk menyadari bahwa merapikan barang adalah bagian dari kemandirian dan membantu orang lain. Guru menunjukkan cara merapikan mainan ke kotak yang sesuai dan meletakkan piring kotor di tempatnya.

Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberi tugas untuk merapikan area bermain atau membantu menata meja makan dengan alat makan mainan. Mereka berlatih mengambil dan menyimpan alat makan serta merapikan mainan bersama-sama dengan bimbingan guru.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka, menunjukkan mainan yang sudah rapi atau meja makan yang sudah tertata. Guru memberikan umpan balik positif dan mengajak peserta didik untuk berbagi pengalaman tentang kesulitan atau kesenangan saat merapikan. Guru menekankan bahwa kerja sama juga penting dalam kemandirian.

Penutup: Guru mengajak peserta didik untuk berjanji akan selalu merapikan mainan dan alat makan sendiri. Guru memberikan stiker bintang untuk setiap anak yang telah berpartisipasi aktif. Doa penutup dan salam dengan semangat.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Mengenakan pakaian sendiri dengan sedikit bantuan dan menunjukkan inisiatif untuk membantu membersihkan lingkungan kelas.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru bertanya, 'Siapa yang pagi ini sudah pakai baju sendiri? Hebat sekali!'. Guru menunjukkan sebuah boneka yang belum memakai baju dan sebuah area kelas yang sedikit kotor. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan menjadi 'pahlawan mandiri' yang bisa membantu boneka memakai baju dan menjaga kebersihan kelas.

Memahami: Guru menjelaskan langkah-langkah mudah memakai baju (memasukkan tangan, kepala, mengancingkan). Guru juga menjelaskan cara sederhana membersihkan kelas (membuang sampah pada tempatnya, menata kursi). Peserta didik diajak mengamati dan mendengarkan dengan seksama.

Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berlatih mengenakan pakaian pada boneka atau mencoba mengancingkan kemeja mereka sendiri. Kelompok kedua berlatih membersihkan area kelas dengan memungut sampah kecil atau menata kursi. Guru mendampingi dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan.

Merefleksi: Setiap kelompok menunjukkan hasil kerja mereka: boneka yang sudah rapi berpakaian atau area kelas yang lebih bersih. Peserta didik berbagi perasaan dan pengalaman saat melakukan tugas tersebut. Guru memberikan apresiasi tinggi dan menyoroti inisiatif serta usaha mereka.

Penutup: Guru memberikan penghargaan 'Pahlawan Mandiri' kepada semua peserta didik. Guru mengajak mereka berjanji untuk terus berlatih mandiri di sekolah maupun di rumah. Doa penutup dan salam dengan senyum bangga.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi guru terhadap partisipasi dan inisiatif peserta didik dalam kegiatan praktik mandiri serta kelengkapan LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian performa saat melakukan kegiatan mandiri (merapikan mainan, memakai baju, membersihkan) dan hasil proyek 'Aku Anak Mandiri'.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi contoh kegiatan mandiri.Pengenalan konsep mandiri dan contohnya.2 JPKemandirian
Melakukan kegiatan merapikan mainan dan alat makan.Praktik merapikan mainan dan alat makan.2 JPKemandirian, Kolaborasi
Mengenakan pakaian sendiri dan membantu kebersihan kelas.Praktik mengenakan pakaian dan menjaga kebersihan.2 JPKemandirian, Kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Menjadi anak mandiri itu seru dan menyenangkan! Artinya, kita bisa melakukan banyak hal sendiri tanpa selalu menunggu bantuan orang dewasa. Dengan menjadi mandiri, kita akan merasa bangga pada diri sendiri, lebih berani mencoba hal baru, dan teman-teman juga akan senang bermain bersama kita. Yuk, kita belajar menjadi anak mandiri yang hebat!

Apa Itu Mandiri?

Mandiri artinya melakukan sesuatu sendiri. Misalnya, makan sendiri tanpa disuapi, memakai baju sendiri, atau merapikan mainan setelah bermain. Ketika kita mandiri, kita sedang belajar untuk bisa mengurus diri sendiri dan membantu orang lain. Ini adalah langkah pertama menjadi anak yang hebat dan bertanggung jawab. Semua orang pasti senang melihat anak yang mandiri!

Makan dan Minum Sendiri

Salah satu contoh kegiatan mandiri yang paling sering kita lakukan adalah makan dan minum sendiri. Kita bisa belajar memegang sendok dan garpu dengan benar, mengambil nasi dan lauk secukupnya, dan menghabiskan makanan kita. Setelah makan, kita juga bisa belajar meletakkan piring kotor di tempat yang sudah disediakan. Ini membuat kita sehat dan membantu orang tua di rumah.

Memakai Baju dan Sepatu Sendiri

Memakai baju dan sepatu sendiri juga merupakan bagian dari kemandirian. Kita bisa mulai dengan memilih baju yang ingin dipakai, lalu belajar memasukkan tangan ke lengan baju, mengancingkan kemeja, atau menarik resleting. Begitu juga dengan sepatu, kita bisa belajar memakainya sendiri. Mungkin awalnya sulit, tapi dengan latihan, kita pasti bisa melakukannya dengan cepat dan rapi.

Merapi-rapikan Barang Sendiri

Setelah bermain, kita bisa merapikan mainan sendiri ke kotak atau raknya. Setelah belajar, kita bisa merapikan buku dan pensil ke dalam tas. Ini menunjukkan bahwa kita menghargai barang-barang kita dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan merapikan barang sendiri, kita juga membantu menjaga agar rumah atau kelas tetap bersih dan rapi.

Membantu dan Menjaga Kebersihan

Anak mandiri juga suka membantu dan menjaga kebersihan. Misalnya, membantu menyiram tanaman, membuang sampah pada tempatnya, atau menata kursi di kelas. Dengan melakukan ini, kita tidak hanya mandiri untuk diri sendiri, tetapi juga mandiri dalam berkontribusi untuk lingkungan sekitar. Ini membuat kita menjadi anak yang peduli dan dicintai banyak orang.

Rangkuman: Kemandirian adalah kemampuan untuk melakukan tugas dan mengambil keputusan sendiri, seperti makan, memakai baju, merapikan mainan, dan membantu menjaga kebersihan. Dengan menjadi mandiri, kita menjadi anak yang hebat, berani, dan bertanggung jawab. Melatih kemandirian sejak dini akan membuat kita bangga pada diri sendiri dan disayang semua orang. Mari terus berlatih menjadi anak mandiri yang luar biasa!

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik dapat mengelompokkan gambar kegiatan mandiri dan non-mandiri.

Alat & bahan: Gambar kegiatan mandiri dan non-mandiri, lem, kertas HVS

  1. Ambil gambar-gambar yang sudah disiapkan.
  2. Perhatikan setiap gambar dengan saksama.
  3. Tempelkan gambar kegiatan mandiri di kolom 'Aku Bisa Sendiri'.
  4. Tempelkan gambar kegiatan yang butuh bantuan di kolom 'Aku Butuh Bantuan'.
  5. Ceritakan hasilnya kepada guru.

8 Glosarium

MandiriMelakukan sesuatu sendiri tanpa bantuan.
InisiatifKemampuan untuk memulai sesuatu tanpa disuruh.
Bertanggung jawabMelaksanakan tugas dengan baik dan menanggung akibatnya.
KolaborasiBekerja sama dengan orang lain.

9 Materi Guru Kelas Terkait

BenderaGuru Kelas Kelas Kelompok B TK
Pelajari Bendera →
Cinta Tanah AirGuru Kelas Kelas Kelompok B TK
Pelajari Cinta Tanah Air →
Diri sendiriGuru Kelas Kelas Kelompok B TK
Pelajari Diri sendiri →
Hari kemerdekaanGuru Kelas Kelas Kelompok B TK
Pelajari Hari kemerdekaan →
KemerdekaanGuru Kelas Kelas Kelompok B TK
Pelajari Kemerdekaan →
Kemerdekaan indonesiaGuru Kelas Kelas Kelompok B TK
Pelajari Kemerdekaan indonesia →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Guru Kelas Mandiri ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok B langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.