Modul ajar Guru Kelas TK kelas Kelompok B materi Semua tema / topik pembelajaran di tk lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenali beberapa benda di sekitar dan dapat berinteraksi sosial sederhana.
Pemahaman bermakna: Anak-anak memahami bahwa dunia sekitar mereka kaya akan berbagai benda dan makhluk hidup yang saling terhubung, serta dapat berinteraksi dengan rasa ingin tahu dan kepedulian.
Pertanyaan pemantik: Wah, coba lihat di sekitar kita, ada benda apa saja ya yang paling kamu suka?
Tujuan: Mengenali berbagai jenis benda dan makhluk hidup di lingkungan sekitar serta mengidentifikasi ciri-ciri dan fungsi sederhananya.
Kegiatan awal: Guru menyambut kedatangan anak-anak dengan ceria, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru bertanya tentang perasaan anak hari ini dan menunjukkan gambar-gambar benda yang ada di sekitar (misal: bunga, kucing, bola). Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan menjelajahi benda-benda di sekitar kita dan mengajak anak-anak untuk bertanya 'Ada apa saja ya di sekitar kita?'.
Memahami: Anak-anak diajak berkeliling area sekolah (taman, kelas) untuk mengamati dan menyentuh berbagai benda dan makhluk hidup (tanaman, batu, serangga, mainan). Guru memfasilitasi diskusi tentang apa yang mereka lihat, rasakan, dan dengar dari benda-benda tersebut, serta menanyakan apa fungsi benda-benda itu.
Mengaplikasi: Anak-anak secara berkelompok kecil memilih 3-4 benda yang mereka temukan dan menggambarkannya di kertas, lalu menceritakan hasil pengamatannya kepada teman kelompoknya. Guru memberikan panduan pertanyaan seperti 'Benda ini warnanya apa? Bentuknya bagaimana? Rasanya kasar atau halus?'.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan gambar dan cerita mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman anak tentang keragaman benda di sekitar, serta mengajak mereka untuk saling mendengarkan cerita teman.
Penutup: Guru dan anak-anak menyimpulkan bersama tentang benda-benda yang sudah ditemukan. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi anak-anak, mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan, dan mengajak bernyanyi lagu tentang lingkungan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama.
Tujuan: Menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan dan makhluk hidup serta berani menyampaikan ide atau hasil pengamatan.
Kegiatan awal: Guru menyambut anak-anak dengan antusias, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengajak anak-anak mengingat kembali benda-benda yang ditemukan kemarin dan menunjukkan sebuah gambar sampah berserakan di taman. Guru bertanya 'Wah, kalau taman kita kotor begini, apa yang terjadi ya? Bagaimana kalau kita membuat taman kita bersih dan indah lagi?'.
Memahami: Anak-anak diajak berdiskusi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan merawat lingkungan serta makhluk hidup. Guru memperlihatkan video singkat tentang anak-anak yang menyiram tanaman atau membuang sampah pada tempatnya. Anak-anak diajak berdiskusi tentang ide-ide mereka untuk merawat taman sekolah.
Mengaplikasi: Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan tugas merawat satu area kecil di taman sekolah (misal: menyiram tanaman, mengumpulkan daun kering, membersihkan batu). Guru membimbing dan memberikan contoh cara merawat lingkungan dengan benar. Anak-anak juga diminta untuk menceritakan apa yang mereka lakukan dan mengapa penting untuk merawat lingkungan.
Merefleksi: Setiap kelompok berbagi pengalaman merawat taman. Guru memfasilitasi diskusi tentang perasaan mereka setelah melihat taman menjadi bersih dan indah. Guru menguatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dan makhluk hidup, serta mengajak anak-anak untuk terus berbagi ide dan pengalaman.
Penutup: Guru dan anak-anak membuat kesimpulan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan merawat lingkungan. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan kepedulian anak-anak. Guru mengajak anak-anak untuk berjanji menjaga lingkungan dan mengakhiri kegiatan dengan doa.
Tujuan: Mampu membuat karya sederhana dari bahan alam atau bekas dan berinteraksi positif saat bermain dan belajar bersama teman.
Kegiatan awal: Guru menyapa anak-anak dengan gembira, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru menampilkan beberapa contoh karya dari bahan alam atau barang bekas (misal: kolase daun, mobil-mobilan dari kardus). Guru bertanya 'Kira-kira, kita bisa membuat apa ya dari bahan-bahan di sekitar kita yang sudah tidak terpakai?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan membuat sebuah proyek karya dari bahan bekas.
Memahami: Anak-anak diajak berdiskusi tentang berbagai bahan alam atau barang bekas yang bisa digunakan untuk membuat karya (daun kering, ranting, kardus bekas, botol plastik). Guru memberikan inspirasi ide-ide karya sederhana yang bisa dibuat, seperti kolase, boneka jari, atau maket rumah-rumahan.
Mengaplikasi: Anak-anak secara berkelompok merencanakan dan membuat sebuah karya sederhana dari bahan alam atau barang bekas yang sudah disediakan. Setiap kelompok berkolaborasi untuk mengumpulkan bahan, mendesain, dan membangun karya mereka. Guru bertindak sebagai fasilitator, memberikan bantuan jika diperlukan, dan mendorong interaksi positif antar anggota kelompok.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas, menceritakan proses pembuatannya dan bahan apa saja yang digunakan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan mengapresiasi kreativitas serta kerja sama setiap kelompok. Guru juga mengajak anak-anak untuk saling memberikan masukan yang membangun.
Penutup: Guru dan anak-anak bersama-sama membuat pameran kecil dari hasil karya mereka. Guru memberikan penghargaan kepada setiap kelompok atas usaha dan kreativitasnya. Guru mengingatkan pentingnya berkreasi dan memanfaatkan barang bekas. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pesan untuk terus berkarya.
Proses (formatif): Observasi guru terhadap partisipasi anak dalam diskusi, eksplorasi, dan kerja kelompok selama kegiatan pembelajaran.
Akhir (sumatif): Penilaian proyek karya dari bahan bekas dan kemampuan anak menceritakan hasil karyanya, serta observasi sikap peduli lingkungan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengenali berbagai jenis benda dan makhluk hidup di lingkungan sekitar. | Pengamatan benda dan makhluk hidup di sekitar. | 2 JP | kreativitas |
| Menunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan dan makhluk hidup. | Diskusi dan praktik merawat lingkungan. | 2 JP | kolaborasi |
| Mampu membuat karya sederhana dari bahan alam atau bekas. | Proyek membuat karya dari bahan bekas. | 2 JP | komunikasi |
Dunia di sekitar kita penuh dengan keajaiban! Ada banyak benda dan makhluk hidup yang bisa kita temui setiap hari. Dari mainan kesukaanmu sampai pohon di taman, semuanya punya cerita dan fungsinya sendiri. Mari kita jelajahi bersama dunia yang indah ini dengan mata, telinga, dan tangan kita!
Di sekitar kita ada banyak sekali benda. Ada benda hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Ada juga benda tak hidup seperti batu, air, mainan, dan kendaraan. Setiap benda punya nama dan ciri-ciri yang berbeda. Misalnya, bola itu bentuknya bulat, bisa memantul, dan sering dipakai untuk bermain. Meja itu keras, punya kaki, dan dipakai untuk meletakkan barang.
Benda-benda punya bentuk dan warna yang bermacam-macam. Ada benda yang bentuknya lingkaran seperti roda, ada yang kotak seperti buku, ada yang segitiga seperti atap rumah. Warnanya juga berbeda-beda, ada merah, kuning, hijau, biru, dan banyak lagi. Kita bisa mengelompokkan benda berdasarkan bentuk atau warnanya. Misalnya, semua benda yang berwarna merah kita kumpulkan.
Setiap benda punya kegunaan atau fungsi. Kursi fungsinya untuk duduk, pensil fungsinya untuk menulis, piring fungsinya untuk tempat makan. Kita perlu tahu fungsi benda agar bisa menggunakannya dengan benar. Jika kita menggunakan benda sesuai fungsinya, benda itu akan awet dan bermanfaat.
Selain benda tak hidup, ada juga makhluk hidup. Manusia, hewan, dan tumbuhan adalah makhluk hidup. Mereka bisa tumbuh, bergerak, dan membutuhkan makan atau minum. Kita harus menyayangi hewan dan tumbuhan. Misalnya, memberi makan kucing, menyiram tanaman, dan tidak merusak bunga.
Lingkungan yang bersih membuat kita sehat dan nyaman. Kita harus membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret-coret tembok, dan menjaga kebersihan toilet. Kalau lingkungan bersih, kita bisa bermain dan belajar dengan gembira. Kita juga bisa membantu membersihkan taman atau kelas bersama teman-teman.
Kita bisa memanfaatkan barang-barang bekas atau bahan alam untuk membuat karya yang indah. Misalnya, membuat kolase dari daun kering, membuat robot dari kardus bekas, atau membuat boneka dari kain perca. Dengan berkreasi, kita melatih imajinasi dan membuat barang lama jadi punya nilai baru. Jangan takut mencoba hal baru!
Belajar dan bermain bersama teman itu menyenangkan. Kita bisa berbagi ide, saling membantu, dan mendengarkan pendapat teman. Saat bekerja kelompok, kita harus bekerja sama agar tugas cepat selesai. Kalau ada perbedaan pendapat, kita bisa berdiskusi dengan baik. Saling menghargai membuat pertemanan jadi lebih erat.
Kepedulian terhadap lingkungan adalah sikap penting. Ini berarti kita tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga merawat tanaman, tidak menyakiti hewan, dan menggunakan air serta listrik secukupnya. Dengan peduli, kita ikut menjaga agar bumi kita tetap indah dan sehat untuk semua makhluk hidup. Sikap peduli bisa dimulai dari hal kecil di sekitar kita.
Rangkuman: Dunia kita penuh dengan benda dan makhluk hidup yang beragam. Mengenali bentuk, warna, dan fungsi benda membantu kita memahami lingkungan. Penting untuk menjaga kebersihan dan merawat makhluk hidup. Kita juga bisa berkreasi dari barang bekas dan berinteraksi positif dengan teman. Semua ini melatih kepedulian dan kreativitas kita.
Tujuan: Mengamati dan menggambarkan benda-benda di sekitar serta menceritakan ciri-cirinya.
Alat & bahan: kertas gambar, pensil warna, krayon, daun kering, ranting kecil, lem
| Eksplorasi | Kegiatan menjelajahi atau mencari tahu sesuatu. |
| Fungsi | Kegunaan atau manfaat suatu benda. |
| Kolase | Karya seni menempel berbagai bahan pada satu permukaan. |
| Kreativitas | Kemampuan menciptakan ide atau hal baru. |
| Lingkungan | Segala sesuatu yang ada di sekitar kita. |
| Observasi | Kegiatan mengamati dengan teliti. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok B langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.