Modul ajar Guru Kelas TK kelas Kelompok B materi Tema diri sendiri lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal nama dirinya sendiri dan beberapa anggota tubuhnya.
Pemahaman bermakna: Mengenal diri sendiri membantu anak memahami siapa dirinya, apa yang disukai, dan bagaimana berinteraksi dengan dunia sekitar. Ini juga menumbuhkan rasa percaya diri dan menghargai keunikan setiap individu.
Pertanyaan pemantik: Siapa namamu yang paling indah? Apa saja ya yang ada di tubuhmu?
Tujuan: Peserta didik mampu menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan dirinya serta mengidentifikasi bagian-bagian tubuh dan fungsinya.
Kegiatan awal: Salam ceria, berdoa bersama, mengecek kehadiran teman-teman. Guru bertanya, 'Anak-anak hebat, hari ini kita akan belajar tentang siapa ya?' Guru menunjukkan cermin dan mengajak anak-anak melihat diri sendiri, lalu menyampaikan tujuan belajar hari ini: mengenal diri kita yang unik dan indah. Guru bertanya, 'Siapa yang mau bercerita tentang dirinya?'
Memahami: Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Dua Mata Saya' sambil menunjuk bagian tubuh. Lalu, guru menampilkan gambar-gambar bagian tubuh dan menanyakan fungsinya. Guru juga meminta setiap anak bergantian memperkenalkan nama panggilan dan nama lengkapnya.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan saling menyebutkan nama dan bagian tubuh yang ditunjuk. Guru membagikan LKPD mewarnai gambar 'Tubuhku' dan menuliskan nama di bawahnya, dibimbing guru.
Merefleksi: Beberapa peserta didik maju ke depan untuk menunjukkan hasil mewarnai dan menyebutkan namanya. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang keunikan setiap anak.
Penutup: Bersama-sama menyimpulkan bagian tubuh dan nama diri. Guru memberikan pujian atas semangat belajar anak-anak. Guru menyampaikan kegiatan seru selanjutnya dan mengajak berdoa pulang dengan gembira.
Tujuan: Peserta didik mampu menceritakan kesukaan dan hal-hal yang tidak disukai tentang dirinya serta mengekspresikan perasaannya dengan kata-kata sederhana.
Kegiatan awal: Salam semangat, berdoa, presensi. Guru mengajak anak-anak mengingat kembali pelajaran kemarin tentang diri sendiri. Guru bertanya, 'Setelah tahu nama dan bagian tubuh, apa lagi ya yang ada di dalam diri kita?' Guru menyampaikan tujuan hari ini: mengenal kesukaan dan perasaan kita. Guru memantik dengan pertanyaan, 'Siapa yang suka es krim? Bagaimana perasaanmu kalau dapat es krim?'
Memahami: Guru menunjukkan beberapa gambar ekspresi wajah (senang, sedih, marah, takut) dan mengajak anak-anak menirukan. Guru bercerita tentang kesukaan dan hal yang tidak disukai guru, lalu meminta anak-anak menceritakan kesukaan mereka (makanan, mainan, warna) dan apa yang membuat mereka senang atau sedih.
Mengaplikasi: Peserta didik membuat 'Papan Perasaanku' dengan menempelkan gambar ekspresi yang sesuai dengan perasaan mereka saat ini. Kemudian, mereka menggambar atau menempel gambar kesukaan mereka di LKPD 'Aku Suka Ini!'.
Merefleksi: Beberapa peserta didik menceritakan 'Papan Perasaanku' dan 'Aku Suka Ini!' kepada teman-teman. Guru memberikan apresiasi dan membantu anak-anak menggunakan kata-kata sederhana untuk mengekspresikan perasaannya.
Penutup: Bersama-sama menyimpulkan bahwa setiap orang punya perasaan dan kesukaan yang berbeda. Guru memuji keberanian anak-anak berbagi cerita. Guru memberitahu kegiatan seru esok hari dan menutup dengan lagu ceria.
Tujuan: Peserta didik mampu menyebutkan cara merawat kebersihan diri dan membuat karya sederhana yang menggambarkan dirinya.
Kegiatan awal: Salam sehat, berdoa, presensi. Guru mengajak anak-anak mengingat kembali pelajaran kemarin tentang kesukaan dan perasaan. Guru bertanya, 'Kalau kita sudah kenal diri sendiri, bagaimana ya cara menjaganya agar tetap sehat dan bersih?' Guru menyampaikan tujuan hari ini: menjaga kebersihan diri dan membuat 'Buku Diriku'. Guru memantik dengan pertanyaan, 'Siapa yang tadi pagi sudah mandi dan gosok gigi?'
Memahami: Guru menunjukkan gambar-gambar kegiatan menjaga kebersihan diri (mandi, sikat gigi, cuci tangan, potong kuku) dan mendiskusikan manfaatnya. Guru bertanya, 'Apa yang terjadi kalau kita tidak mandi?'
Mengaplikasi: Peserta didik membuat 'Buku Diriku' yang berisi gambar dirinya, namanya, bagian tubuh, kesukaan, dan cara merawat diri. Mereka bisa menggambar, menempel foto, atau mewarnai gambar yang sudah disediakan. Guru membimbing proses pembuatan buku ini.
Merefleksi: Setiap peserta didik menunjukkan 'Buku Diriku' yang sudah jadi kepada teman-teman. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan mengapresiasi kreativitas anak-anak. Guru menguatkan pentingnya menjaga kebersihan diri.
Penutup: Bersama-sama menyimpulkan pentingnya mengenal dan merawat diri sendiri. Guru memberikan apresiasi tinggi atas semua hasil karya dan partisipasi aktif anak-anak. Guru mengajak anak-anak menyanyikan lagu 'Bangun Tidur' dan berdoa pulang dengan hati senang.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif, kemampuan memperkenalkan diri, identifikasi bagian tubuh, ekspresi perasaan, dan proses pembuatan 'Buku Diriku'.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya 'Buku Diriku' dan kemampuan menceritakan isinya secara lisan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Peserta didik mampu menyebutkan nama lengkap dan nama panggilan dirinya. | Nama diri, identitas. | 2 JP | Komunikasi |
| Peserta didik mampu mengidentifikasi bagian-bagian tubuh dan fungsinya. | Bagian tubuh, fungsi tubuh. | 2 JP | Kesehatan |
| Peserta didik mampu menceritakan kesukaan dan hal-hal yang tidak disukai tentang dirinya serta mengekspresikan perasaannya dengan kata-kata sederhana. | Perasaan, kesukaan. | 2 JP | Komunikasi, Kreativitas |
Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan memulai petualangan seru untuk mengenal diri kita sendiri. Setiap dari kita itu istimewa, punya nama yang indah, tubuh yang unik, dan hal-hal yang disukai. Yuk, kita cari tahu lebih banyak tentang siapa dirimu dan bagaimana cara merawat diri agar selalu sehat dan bahagia!
Setiap anak punya nama yang diberikan oleh orang tua. Nama adalah panggilan spesialmu. Ada nama lengkap dan ada nama panggilan. Contohnya, nama lengkapnya 'Ahmad Fakhri', tapi panggilannya 'Fakhri'. Penting sekali untuk tahu nama lengkap dan nama panggilanmu, juga nama teman-temanmu agar bisa saling menyapa dan bermain bersama.
Tubuh kita terdiri dari banyak bagian. Ada kepala, mata, hidung, mulut, telinga, tangan, dan kaki. Setiap bagian tubuh punya tugasnya sendiri. Mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung untuk mencium, mulut untuk berbicara dan makan, tangan untuk memegang, dan kaki untuk berjalan atau berlari. Semua bagian tubuh ini sangat penting dan harus kita jaga baik-baik.
Setiap anak punya kesukaan yang berbeda-beda. Ada yang suka warna merah, ada yang suka biru. Ada yang suka makan apel, ada yang suka pisang. Ada yang suka main bola, ada yang suka boneka. Tidak apa-apa kalau kesukaan kita berbeda dengan teman. Justru itu yang membuat kita semua unik dan istimewa! Kita bisa saling berbagi cerita tentang kesukaan kita.
Kita punya banyak perasaan di dalam hati. Kadang kita merasa senang, kalau dapat hadiah atau bermain. Kadang kita sedih, kalau terjatuh atau ditinggal teman. Kadang kita marah, kalau mainannya direbut. Kadang kita takut, kalau ada petir. Semua perasaan itu normal. Penting untuk belajar mengungkapkan perasaan kita dengan kata-kata, agar orang lain tahu apa yang kita rasakan.
Agar tubuh kita sehat dan kuat, kita harus merawat diri. Itu artinya kita harus rajin mandi pakai sabun, sikat gigi dua kali sehari, cuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet, potong kuku yang panjang, dan pakai baju yang bersih. Kalau kita rajin merawat diri, kita tidak mudah sakit dan selalu semangat bermain!
Setelah mengenal nama, tubuh, kesukaan, dan perasaan, kita jadi lebih tahu siapa diri kita. Kita harus bangga dengan diri kita sendiri, karena kita semua diciptakan istimewa. Hargai dirimu dan hargai juga teman-temanmu yang berbeda. Dengan begitu, kita bisa hidup rukun dan bahagia bersama.
Rangkuman: Diri sendiri adalah individu yang unik dengan nama, bagian tubuh, kesukaan, dan perasaan yang berbeda-beda. Mengenal diri sendiri membantu kita memahami identitas dan keunikan kita. Merawat kebersihan diri adalah cara penting untuk menjaga tubuh tetap sehat. Dengan mengenal dan menerima diri, kita akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri dan bisa menghargai perbedaan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengenal dan mengekspresikan identitas diri serta kesukaannya.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil warna, krayon, lem, gunting, majalah bekas (untuk menempel gambar kesukaan), cermin kecil.
| Identitas | Ciri-ciri khusus yang melekat pada diri seseorang. |
| Fungsi | Kegunaan atau tugas dari suatu bagian. |
| Ekspresi | Ungkapan perasaan melalui wajah atau kata-kata. |
| Unik | Berbeda dari yang lain, istimewa. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas Kelompok B langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.