Modul Ajar MI

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas II MI

4 modul ajar Bahasa Indonesia kelas II MI (Fase A) siap unduh — Membaca Lancar, Membaca Nyaring dan Menyimak Cerita, dan Mengenal Perasaan. Word + PDF ber-kop.

4 modul siap pakaiFase AWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas II & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Mengenal Perasaan, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Mengenal Perasaan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas II ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia Kelas II MI
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengenal Perasaan
Bahasa Indonesia · Kelas II · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengenal Perasaan
Bahasa Indonesia · Fase A · Kelas II · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasA / II
Materi PokokMengenal Perasaan
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik sudah dapat mengenali beberapa ekspresi wajah dan menamai perasaan dasar seperti senang atau sedih.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak dan Berbicara
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan merespons informasi lisan sederhana tentang berbagai topik, serta menyampaikan gagasan dan perasaan dengan kosakata yang sesuai dalam interaksi sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPerasaan adalah kondisi emosional yang dialami setiap orang, seperti gembira, sedih, marah, atau takut.
KonseptualMengenali dan mengungkapkan perasaan dengan kata-kata yang tepat membantu kita memahami diri sendiri dan orang lain, serta berkomunikasi secara efektif.
ProseduralLangkah-langkah untuk mengidentifikasi perasaan meliputi mengamati ekspresi wajah, mendengarkan nada suara, dan menggunakan kosakata perasaan yang sesuai.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa belajar mengenali perasaan dapat membantu mereka mengelola emosi dan berinteraksi lebih baik dengan teman.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengenali bahwa perasaan adalah anugerah dari Allah SWT dan belajar mengelola perasaan dengan sabar dan bersyukur.
2. Cinta IlmuMeningkatkan pemahaman tentang berbagai perasaan dan cara mengungkapkannya sebagai bagian dari ilmu komunikasi dan sosial.
3. Cinta LingkunganMenjaga lingkungan belajar yang nyaman dan saling menghargai perasaan teman agar tercipta suasana positif.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dengan memahami perasaan diri sendiri dan orang lain, serta berkomunikasi secara santun dan peduli.
5. Cinta Tanah AirMenggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar saat mengungkapkan perasaan sebagai wujud cinta terhadap bahasa nasional.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar ekspresi wajah, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut) dengan tepat.
  2. Dengan mendengarkan cerita pendek, peserta didik dapat menghubungkan peristiwa dengan perasaan tokoh secara benar.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menggunakan kosakata perasaan untuk mengungkapkan emosi diri sendiri dan orang lain secara santun.
  4. Setelah berlatih menulis, peserta didik dapat menuliskan kalimat sederhana tentang perasaan menggunakan huruf kapital dan tanda baca yang benar.
Halaman 2 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengenali dan mengungkapkan perasaan dengan benar adalah keterampilan penting untuk memahami diri sendiri dan orang lain, sehingga dapat membangun komunikasi yang baik dan saling menghargai.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana perasaanmu hari ini, teman-teman? Apakah ada yang merasa senang, sedih, atau mungkin bingung?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Memahami bahwa Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai perasaan dan mengajarkan untuk mengelola perasaan dengan baik (misal: sabar saat marah).
Seni Budaya: Menggambar ekspresi wajah atau membuat karya seni yang merepresentasikan perasaan tertentu.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk bertanya dan mendengarkan cerita anak tentang perasaan mereka setiap hari, serta memberikan contoh cara mengungkapkan perasaan secara positif.
Lingkungan PembelajaranKelas dihias dengan poster ekspresi wajah dan kata-kata perasaan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung peserta didik mengenali dan mengekspresikan emosi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi sederhana di tablet atau komputer yang menampilkan gambar ekspresi wajah dan audio nama perasaan untuk memperkaya kosakata peserta didik.
Halaman 3 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar ekspresi wajah, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Kalau Kau Suka Hati' sambil memperagakan ekspresi sesuai lirik, untuk mengaitkan dengan pengalaman emosi sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang mengenali berbagai perasaan dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa penting bagi kita untuk tahu bagaimana perasaan teman kita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa gambar wajah dengan ekspresi berbeda (senang, sedih, marah, takut) dan meminta peserta didik mengamati dengan saksama.
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya kepada peserta didik, 'Ekspresi apa saja yang kalian lihat pada gambar? Apakah kalian pernah merasakan hal yang sama?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan apa yang mereka lihat dari gambar dan mencoba menamai perasaan yang ditunjukkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Guru membagikan 'Kartu Perasaan' (gambar ekspresi wajah dengan nama perasaan di baliknya) dan meminta peserta didik mencocokkan gambar dengan nama perasaan yang tepat.
  2. Pembuktian: Setiap pasangan secara bergantian menunjukkan satu kartu dan meminta teman menebak perasaannya, lalu membalik kartu untuk memeriksa jawaban.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Beberapa peserta didik maju ke depan untuk mempresentasikan hasil identifikasi perasaan mereka dan memberikan contoh situasi yang memicu perasaan tersebut.
  2. Umpan balik: Guru memberikan apresiasi dan masukan positif atas partisipasi peserta didik, serta mengoreksi jika ada pemahaman yang kurang tepat.
  3. Penguatan: Guru menyimpulkan kembali tentang pentingnya mengenali ekspresi wajah sebagai tanda perasaan dan mengajak peserta didik untuk lebih peka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis perasaan yang telah dipelajari hari ini.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas semangat belajar dan kerja samanya, menciptakan suasana gembira.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah berlatih menulis, peserta didik dapat menuliskan kalimat sederhana tentang perasaan menggunakan huruf kapital dan tanda baca yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang jenis-jenis perasaan yang sudah dipelajari dan bertanya, 'Bagaimana cara kita menyampaikan perasaan kepada orang lain?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menuliskan perasaan dengan kalimat yang benar dan bertanya, 'Mengapa penting menulis dengan rapi dan benar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan sebuah teks pendek tentang seorang anak yang merasa senang karena berhasil membantu temannya, lalu meminta peserta didik membacanya.
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya, 'Bagaimana perasaan tokoh dalam cerita itu? Bagaimana penulis menyampaikan perasaannya? Perhatikan huruf kapital dan tanda bacanya!'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara individu mengidentifikasi kata-kata perasaan dan penggunaan huruf kapital serta tanda baca pada teks yang ditampilkan guru.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Guru menjelaskan aturan penggunaan huruf kapital pada awal kalimat dan nama diri, serta penggunaan titik di akhir kalimat.
  2. Pembuktian: Peserta didik mengerjakan LKPD 'Ekspresikan Perasaanku' di mana mereka harus menuliskan kalimat tentang perasaan mereka dalam berbagai situasi, dengan memperhatikan penggunaan huruf kapital dan tanda baca.
  3. Pembuktian: Peserta didik saling menukarkan hasil LKPD dengan teman sebangku untuk diperiksa bersama penggunaan huruf kapital dan tanda bacanya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Beberapa peserta didik membaca kalimat yang telah mereka tulis di LKPD dan menjelaskan mengapa mereka menggunakan huruf kapital dan tanda baca tertentu.
  2. Umpan balik: Guru memberikan pujian atas usaha peserta didik dan memberikan koreksi secara konstruktif jika ada kesalahan penulisan, menekankan pada perbaikan.
  3. Penguatan: Guru menyimpulkan pentingnya menuliskan perasaan dengan jelas dan benar agar pesan dapat tersampaikan dengan baik dan mudah dipahami.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum kembali pentingnya mengenali dan menuliskan perasaan dengan benar.
  2. Guru memberikan apresiasi atas keberanian peserta didik mengungkapkan perasaan dan usaha mereka dalam menulis, menciptakan suasana ceria dan saling mendukung.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mengamati perasaan anggota keluarga di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat menuliskan kalimat tentang perasaan dengan huruf kapital dan tanda baca yang benar.

Alat & bahan: Gambar ilustrasi situasi, pensil, penghapus, LKPD cetak

Langkah kerja:

  1. Amati gambar situasi yang diberikan dengan saksama.
  2. Pikirkan, bagaimana perasaan anak pada gambar tersebut? Apa yang mungkin ia rasakan?
  3. Tuliskan satu kalimat tentang perasaan anak tersebut pada kolom yang tersedia.
  4. Pastikan kamu menggunakan huruf kapital di awal kalimat dan tanda titik di akhir kalimat dengan benar.
  5. Setelah selesai, tukarkan LKPD-mu dengan teman sebangku untuk diperiksa bersama.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu rasakan saat ini?
  2. Bagaimana wajah seseorang jika sedang sedih?
  3. Sebutkan satu kata yang menggambarkan perasaan senang!
  4. Kapan kamu merasa takut?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa evaluasi hasil tulisan kalimat tentang perasaan dengan rubrik penilaian.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi berbagai jenis perasaan (senang, sedih, marah, takut) melalui pengamatan gambar.Jenis-jenis perasaan dan ekspresi wajah.2 JPKomunikasi
2Menghubungkan peristiwa dengan perasaan tokoh dalam cerita pendek.Hubungan antara peristiwa dan perasaan.2 JPPenalaran kritis
3Menuliskan kalimat sederhana tentang perasaan menggunakan huruf kapital dan tanda baca yang benar.Penggunaan huruf kapital dan tanda baca dalam kalimat perasaan.2 JPKomunikasi
Halaman 8 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Mari kita belajar mengenal berbagai perasaan yang kita alami setiap hari! Perasaan adalah apa yang kita rasakan di dalam hati, seperti senang, sedih, marah, atau takut. Mengenal perasaan diri sendiri dan orang lain itu penting agar kita bisa berteman baik dan saling memahami. Yuk, kita mulai petualangan mengenal perasaan!

1. Apa Itu Perasaan?
Perasaan adalah keadaan batin atau emosi yang kita rasakan. Setiap orang memiliki perasaan yang berbeda-beda dan bisa berubah-ubah setiap saat. Ada perasaan senang saat bermain, perasaan sedih saat kehilangan sesuatu, perasaan marah jika diganggu, atau perasaan takut saat mendengar suara aneh. Mengenali perasaan adalah langkah pertama untuk memahami diri kita dan juga orang-orang di sekitar kita. Ini membantu kita tahu apa yang membuat kita nyaman atau tidak nyaman.

2. Mengenali Berbagai Jenis Perasaan
Ada banyak jenis perasaan. Yang paling sering kita rasakan antara lain senang, sedih, marah, dan takut. Perasaan senang biasanya ditunjukkan dengan senyum lebar dan tawa. Sedih bisa terlihat dari wajah murung atau air mata. Marah ditunjukkan dengan kening berkerut dan suara keras. Takut bisa membuat kita gemetar atau ingin bersembunyi. Dengan memperhatikan ekspresi wajah dan nada suara, kita bisa menebak perasaan seseorang. Ini penting agar kita bisa bersikap yang sesuai.

3. Mengungkapkan Perasaan dengan Kata-Kata
Setelah mengenal perasaan, penting juga untuk bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. Misalnya, daripada menangis saat sedih, kita bisa bilang, 'Aku sedih karena mainanku rusak.' Atau saat senang, 'Aku gembira sekali bisa bermain bersama kalian.' Mengungkapkan perasaan dengan kata-kata membantu orang lain mengerti apa yang kita rasakan. Ini juga melatih kita untuk berkomunikasi dengan baik dan mencari solusi bersama jika ada masalah.

4. Menulis Perasaan dengan Benar
Saat menuliskan perasaan, kita harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ingatlah untuk selalu menggunakan huruf kapital di awal kalimat dan pada nama orang. Misalnya, 'Aku senang bermain dengan Budi.' Huruf 'A' pada 'Aku' dan 'B' pada 'Budi' harus kapital. Jangan lupa juga menggunakan tanda titik (.) di akhir setiap kalimat. Penulisan yang benar membuat tulisan kita mudah dibaca dan dimengerti orang lain, sehingga pesan perasaan kita tersampaikan dengan jelas.

Rangkuman: Perasaan adalah emosi yang kita alami, seperti senang, sedih, marah, atau takut. Kita bisa mengenali perasaan dari ekspresi wajah dan nada suara. Penting untuk mengungkapkan perasaan dengan kata-kata agar orang lain mengerti. Saat menulis perasaan, gunakan huruf kapital di awal kalimat dan nama diri, serta tanda titik di akhir kalimat agar tulisan jelas dan mudah dipahami.

Halaman 9 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EmosiPerasaan yang kuat seperti senang, sedih, marah.
EkspresiCerminan perasaan di wajah atau melalui gerak tubuh.
KosakataKumpulan kata-kata yang diketahui dan digunakan.
KomunikasiProses menyampaikan dan menerima pesan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengenal Perasaan" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Mengenal Perasaan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh

4 materi Bahasa Indonesia MI, urut mengajar dari Mengenal Perasaan hingga Keluargaku Unik.

Mengenal PerasaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjaga KesehatanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBerhati-hati di Mana SajaKeluargaku Unik

Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan

4 materi Bahasa Indonesia MI, urut mengajar dari Berteman dalam Keragaman hingga Hobi yang Jadi Prestasi.

Berteman dalam KeragamanBijak Memakai UangSayang LingkunganHobi yang Jadi Prestasi

Bahasa Indonesia Kelas II MI — Fase A

Kelas II — ditulis juga kelas 2 — di MI berada di Fase A, dan 8 materi Bahasa Indonesia setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia kelas II (kelas 2) MI — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II (kelas 2) MI mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia kelas II (kelas 2) MI yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Indonesia bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIPeta Konsep
Mengenal PerasaanApa Itu Perasaan?Mengenali Berbagai Jenis PerasaanMengungkapkan Perasaan dengan Kata-KataMenulis Perasaan dengan Benar
Dari sub-bab Mengenal PerasaanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKomunikasiKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Mengenal Perasaan1Menjaga Kesehatan1Berhati-hati di Mana Saja1Keluargaku Unik2Berteman dalam Keragaman…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMengenal PerasaanMenjaga KesehatanBerhati-hati di Mana SajaKeluargaku Unik
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas II MI

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas II (kelas 2) MI masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase A. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase A beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Bahasa Indonesia kelas II MI?

8 materi, urut mengajar dari Mengenal Perasaan hingga Hobi yang Jadi Prestasi. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.