Modul Ajar MI

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IV MI

4 modul ajar Bahasa Indonesia kelas IV MI (Fase B) siap unduh — Meliuk dan Menerjang, Sudah Besar, dan Teks Deskripsi. RPM deep learning, Word + PDF ber-kop.

4 modul siap pakaiFase BWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas IV & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Sudah Besar, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Sudah Besar selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IV ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia Kelas IV MI
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sudah Besar
Bahasa Indonesia · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sudah Besar
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / IV
Materi PokokSudah Besar
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik sudah mengenal berbagai jenis teks sederhana dan mampu membaca kalimat dengan lancar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif dan fiksi, serta menganalisis unsur-unsur pembangun cerita dengan bantuan visual.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualCerita 'Sudah Besar' menceritakan pengalaman seorang anak yang ingin mandiri dan melakukan hal-hal besar.
KonseptualTeks narasi memiliki unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, dan pesan moral, serta dapat mengandung kalimat transitif dan intransitif.
ProseduralPeserta didik akan berlatih mengidentifikasi unsur-unsur cerita, membedakan kalimat transitif dan intransitif, serta menulis cerita narasi pendek.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami struktur teks untuk menangkap makna cerita dan pesan yang disampaikan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengagumi ciptaan Allah SWT dengan membaca cerita-cerita yang mengandung nilai kebaikan dan mengambil pelajaran dari setiap peristiwa yang dialami tokoh.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan semangat mencari tahu jenis-jenis kalimat dan unsur-unsur cerita untuk memperkaya pemahaman berbahasa Indonesia.
3. Cinta LingkunganMenggunakan kertas secara hemat saat menulis dan mendiskusikan cerita, serta menjaga kebersihan lingkungan belajar bersama.
4. Cinta Diri dan SesamaBerani berbagi ide dan mendengarkan pendapat teman saat diskusi kelompok, serta menghargai setiap usaha teman dalam belajar mandiri.
5. Cinta Tanah AirMencintai bahasa Indonesia dengan menggunakannya secara baik dan benar dalam menulis cerita, serta melestarikan tulisan tegak bersambung sebagai warisan budaya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pembacaan teks narasi, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pesan moral dari cerita narasi yang dibaca secara runtut.
  3. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat membedakan kalimat transitif dan intransitif dengan minimal tiga contoh yang benar.
  4. Melalui latihan menulis, peserta didik dapat menyusun dua kalimat transitif dan dua kalimat intransitif yang sesuai kaidah bahasa Indonesia.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menulis cerita narasi pendek tentang pengalaman mandiri dengan tulisan tegak bersambung yang rapi.
Halaman 2 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami cerita narasi membantu peserta didik mengenali nilai-nilai kehidupan dan mengembangkan kemampuan berbahasa melalui penggunaan kalimat transitif dan intransitif yang tepat.

Pertanyaan pemantik: "Apa saja hal-hal yang menunjukkan bahwa kalian sudah besar dan mandiri?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi pesan moral atau nilai-nilai kebaikan dalam cerita yang dibaca, seperti kejujuran dan tolong-menolong.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Memahami latar cerita yang mungkin melibatkan budaya atau kebiasaan masyarakat tertentu.
Seni Budaya dan Keterampilan: Menggambar atau membuat ilustrasi tokoh dan latar cerita untuk melatih kreativitas.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang cerita-cerita yang dibaca anak di rumah dan membantu anak mengidentifikasi unsur-unsur cerita.
Lingkungan PembelajaranSudut baca di kelas atau perpustakaan sekolah dengan koleksi buku cerita anak yang beragam dapat mendukung minat baca peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video animasi edukatif dari platform seperti YouTube untuk menjelaskan konsep kalimat transitif dan intransitif dengan visualisasi yang menarik.
Halaman 3 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pembacaan teks narasi, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru bertanya kepada peserta didik tentang pengalaman mereka melakukan sesuatu sendiri, 'Apakah kalian pernah mencoba melakukan sesuatu yang baru tanpa bantuan orang tua? Bagaimana rasanya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur-unsur cerita dan bertanya, 'Mengapa penting bagi kita untuk memahami sebuah cerita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar seorang anak yang sedang melakukan kegiatan mandiri (misalnya memakai sepatu sendiri) dan meminta peserta didik menebak cerita apa yang akan dibahas.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan teks narasi pendek berjudul 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat'.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara mandiri membaca teks 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat' dalam hati, kemudian berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita menggunakan panduan pertanyaan di LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi unsur cerita pada lembar kerja yang disediakan, kemudian menyiapkan perwakilan untuk presentasi.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, sementara kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menyoroti identifikasi yang sudah tepat dan bagian yang perlu diperbaiki.
  2. Peserta didik bersama guru merangkum kembali ciri-ciri tokoh, latar, dan alur dalam sebuah cerita narasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan memberikan contoh lain dari cerita yang berbeda untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang sama.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang unsur-unsur cerita narasi.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca cerita pendek di rumah untuk persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat membedakan kalimat transitif dan intransitif dengan minimal tiga contoh yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru bertanya, 'Apakah kalian ingat cerita 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat' kemarin? Kalimat-kalimat seperti apa yang Adi gunakan saat berbicara?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membedakan kalimat transitif dan intransitif, dan bertanya, 'Mengapa penting untuk mengetahui jenis-jenis kalimat dalam cerita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa contoh kalimat dari cerita 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat' dan kalimat lain yang relevan, seperti 'Ibu membeli sayur.' dan 'Adik tidur pulas.'.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik mengamati contoh kalimat tersebut dan bertanya, 'Apa perbedaan antara kedua jenis kalimat ini? Apa yang membuatnya berbeda?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara mandiri mencoba menemukan pola atau ciri-ciri yang membedakan kalimat-kalimat tersebut dengan bantuan panduan di LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan temuan mereka dan mencoba mengelompokkan kalimat-kalimat yang diberikan ke dalam dua kategori berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok diminta untuk membuat minimal dua contoh kalimat untuk setiap kategori (transitif dan intransitif) berdasarkan pemahaman mereka.
  3. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan dan contoh kalimat mereka, serta menjelaskan alasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru memberikan umpan balik dan mengoreksi pemahaman peserta didik tentang kalimat transitif (membutuhkan objek) dan intransitif (tidak membutuhkan objek).
  2. Peserta didik bersama guru menyimpulkan definisi dan ciri-ciri kalimat transitif dan intransitif serta memberikan contoh-contoh tambahan.
  3. Guru memberikan penguatan dengan menayangkan video animasi singkat tentang penggunaan kalimat transitif dan intransitif dalam percakapan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang perbedaan kalimat transitif dan intransitif serta pentingnya menggunakannya dengan tepat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas semangat belajar dan keberanian mereka dalam mencoba hal baru, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.
  3. Guru memberikan tugas membuat cerita pendek dengan menggunakan minimal dua kalimat transitif dan dua kalimat intransitif, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Detektif Cerita 'Sudah Besar'Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur cerita dan jenis kalimat dengan tepat.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, LKPD

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    11234Mendatar1. Pelaku dalam sebuah cerita.2. Cerita atau kisahan suatukejadian.4. Tempat dan waktu terjadinyaperistiwa dalam cerita.Menurun1. Jenis kalimat yang predikatnyamembutuhkan objek.3. Jalan cerita atau rangkaianperistiwa.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati cerita yang diberikan guru.
  3. Bacalah teks cerita 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat' dengan saksama.
  4. Identifikasi tokoh, latar, dan alur cerita, lalu tuliskan pada kolom yang tersedia.
  5. Temukan 5 kalimat dari cerita tersebut, lalu tentukan apakah kalimat itu transitif atau intransitif.
  6. Diskusikan hasil temuanmu dengan kelompok dan siapkan untuk presentasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang cerita?
  2. Sebutkan satu cerita yang pernah kamu baca atau dengar!
  3. Bisakah kamu membuat satu kalimat lengkap?
  4. Menurutmu, apa itu 'mandiri'?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil identifikasi unsur cerita pada LKPD.

Sumatif (akhir): Peserta didik membuat cerita pendek tentang pengalaman mandiri dengan menerapkan kalimat transitif dan intransitif, serta tulisan tegak bersambung yang rapi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita.Unsur-unsur teks narasi.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan pesan moral dari cerita narasi.Pesan moral dalam cerita.2 JPkomunikasi
3Membedakan kalimat transitif dan intransitif.Jenis-jenis kalimat.2 JPpenalaran kritis
4Menulis cerita narasi pendek dengan tulisan tegak bersambung.Menulis teks narasi dan tulisan tegak bersambung.2 JPkreativitas
Halaman 8 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Cerita 'Sudah Besar' mengajak kita merenungkan tentang pertumbuhan dan kemandirian. Setiap anak pasti ingin melakukan banyak hal sendiri. Dalam modul ini, kita akan belajar bagaimana sebuah cerita dibangun, siapa saja tokoh di dalamnya, di mana dan kapan kejadiannya, serta pesan apa yang ingin disampaikan. Kita juga akan mengenal jenis kalimat yang membuat cerita semakin hidup.

1. Mengenal Teks Narasi
Teks narasi adalah jenis teks yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian secara kronologis, dari awal hingga akhir. Tujuannya adalah untuk menghibur pembaca atau menyampaikan pesan moral. Cerita 'Sudah Besar' adalah salah satu contoh teks narasi yang mengangkat tema kemandirian anak. Dalam teks narasi, kita akan menemukan berbagai unsur yang membentuk cerita menjadi utuh dan menarik untuk dibaca. Memahami teks narasi membantu kita menangkap inti dan makna dari sebuah cerita.

2. Unsur-unsur Cerita
Setiap cerita memiliki unsur-unsur pembangun. Pertama, tokoh adalah pelaku dalam cerita, bisa manusia, hewan, atau benda yang dihidupkan. Kedua, latar adalah tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita. Ketiga, alur atau jalan cerita adalah rangkaian peristiwa yang membentuk cerita, dari awal konflik hingga penyelesaian. Keempat, pesan moral adalah pelajaran atau nasihat yang bisa kita ambil dari cerita. Dengan memahami unsur-unsur ini, kita bisa lebih mendalami makna cerita.

3. Kalimat Transitif
Kalimat transitif adalah kalimat yang predikatnya (kata kerja) membutuhkan objek. Artinya, aksi yang dilakukan subjek 'mengenai' atau 'berdampak' pada objek. Contohnya: 'Adik membaca buku.' Kata 'membaca' adalah predikat dan 'buku' adalah objeknya. Tanpa objek, kalimat ini terasa tidak lengkap atau maknanya kurang jelas. Kalimat transitif sering digunakan untuk menjelaskan tindakan yang memiliki sasaran atau tujuan tertentu dalam sebuah cerita.

4. Kalimat Intransitif
Berbeda dengan kalimat transitif, kalimat intransitif adalah kalimat yang predikatnya (kata kerja) tidak membutuhkan objek. Aksi yang dilakukan subjek sudah lengkap tanpa adanya objek. Contohnya: 'Kakak tidur.' Kata 'tidur' adalah predikat dan kalimatnya sudah utuh. Tidak ada objek yang dikenai tindakan. Kalimat intransitif sering digunakan untuk menggambarkan keadaan atau tindakan yang tidak melibatkan objek secara langsung. Keduanya penting untuk variasi dan kejelasan dalam menulis cerita.

5. Tulisan Tegak Bersambung
Tulisan tegak bersambung adalah gaya menulis yang huruf-hurufnya saling berkaitan atau menyambung. Gaya tulisan ini melatih ketelitian dan kerapian tangan dalam menulis. Menulis cerita 'Sudah Besar' dengan tulisan tegak bersambung akan membuat hasilnya terlihat lebih indah dan artistik. Latihan menulis tegak bersambung juga membantu mengembangkan keterampilan motorik halus dan koordinasi mata-tangan, yang bermanfaat untuk menulis secara umum di masa depan.

Rangkuman: Materi 'Sudah Besar' mengajarkan kita tentang cerita narasi, unsur-unsurnya seperti tokoh, latar, dan alur, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Kita juga belajar membedakan kalimat transitif yang membutuhkan objek dan kalimat intransitif yang tidak. Kemampuan ini penting untuk memahami dan menulis cerita dengan baik dan jelas, termasuk menggunakan tulisan tegak bersambung untuk kerapian.

Halaman 9 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
NarasiCerita atau kisahan suatu kejadian.
TokohPelaku dalam sebuah cerita.
LatarTempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita.
AlurJalan cerita atau rangkaian peristiwa.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sudah Besar" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh

4 materi Bahasa Indonesia MI, urut mengajar dari Sudah Besar hingga Meliuk dan Menerjang.

Sudah BesarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDi Bawah AtapLihat SekitarMeliuk dan MenerjangModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Semester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan

4 materi Bahasa Indonesia MI, urut mengajar dari Bertukar dan Membayar hingga Sehatlah Ragaku.

Bertukar dan MembayarSatu TitikAsal-UsulSehatlah Ragaku

Bahasa Indonesia Kelas IV MI — Fase B

Kelas IV — ditulis juga kelas 4 — di MI berada di Fase B, dan 8 materi Bahasa Indonesia setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia kelas IV (kelas 4) MI — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV (kelas 4) MI mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia kelas IV (kelas 4) MI yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Indonesia bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVPeta Konsep
Sudah BesarMengenal Teks NarasiUnsur-unsur CeritaKalimat TransitifKalimat IntransitifTulisan Tegak Bersambung
Dari sub-bab Sudah BesarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Sudah Besar1Di Bawah Atap1Lihat Sekitar1Meliuk dan Menerjang2Bertukar dan Membayar…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDSudah BesarDi Bawah AtapLihat SekitarMeliuk dan Menerjang
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IV MI

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas IV (kelas 4) MI masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase B. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Bahasa Indonesia kelas IV MI?

8 materi, urut mengajar dari Sudah Besar hingga Sehatlah Ragaku. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.