MIKelas IVFase BSemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IV
Sudah Besar

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Materi 'Sudah Besar' mengajarkan kita tentang cerita narasi, unsur-unsurnya seperti tokoh, latar, dan alur, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Kita juga belajar membedakan kalimat transitif yang membutuhkan objek dan kalimat intransitif yang tidak. Kemampuan ini penting untuk memahami dan menulis cerita dengan baik dan jelas, termasuk menggunakan tulisan tegak bersambung untuk kerapian.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sudah Besar
Bahasa Indonesia · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sudah Besar
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / IV
Materi PokokSudah Besar
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik sudah mengenal berbagai jenis teks sederhana dan mampu membaca kalimat dengan lancar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif dan fiksi, serta menganalisis unsur-unsur pembangun cerita dengan bantuan visual.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualCerita 'Sudah Besar' menceritakan pengalaman seorang anak yang ingin mandiri dan melakukan hal-hal besar.
KonseptualTeks narasi memiliki unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, dan pesan moral, serta dapat mengandung kalimat transitif dan intransitif.
ProseduralPeserta didik akan berlatih mengidentifikasi unsur-unsur cerita, membedakan kalimat transitif dan intransitif, serta menulis cerita narasi pendek.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami struktur teks untuk menangkap makna cerita dan pesan yang disampaikan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengagumi ciptaan Allah SWT dengan membaca cerita-cerita yang mengandung nilai kebaikan dan mengambil pelajaran dari setiap peristiwa yang dialami tokoh.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan semangat mencari tahu jenis-jenis kalimat dan unsur-unsur cerita untuk memperkaya pemahaman berbahasa Indonesia.
3. Cinta LingkunganMenggunakan kertas secara hemat saat menulis dan mendiskusikan cerita, serta menjaga kebersihan lingkungan belajar bersama.
4. Cinta Diri dan SesamaBerani berbagi ide dan mendengarkan pendapat teman saat diskusi kelompok, serta menghargai setiap usaha teman dalam belajar mandiri.
5. Cinta Tanah AirMencintai bahasa Indonesia dengan menggunakannya secara baik dan benar dalam menulis cerita, serta melestarikan tulisan tegak bersambung sebagai warisan budaya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pembacaan teks narasi, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pesan moral dari cerita narasi yang dibaca secara runtut.
  3. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat membedakan kalimat transitif dan intransitif dengan minimal tiga contoh yang benar.
  4. Melalui latihan menulis, peserta didik dapat menyusun dua kalimat transitif dan dua kalimat intransitif yang sesuai kaidah bahasa Indonesia.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menulis cerita narasi pendek tentang pengalaman mandiri dengan tulisan tegak bersambung yang rapi.
Halaman 2 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami cerita narasi membantu peserta didik mengenali nilai-nilai kehidupan dan mengembangkan kemampuan berbahasa melalui penggunaan kalimat transitif dan intransitif yang tepat.

Pertanyaan pemantik: "Apa saja hal-hal yang menunjukkan bahwa kalian sudah besar dan mandiri?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi pesan moral atau nilai-nilai kebaikan dalam cerita yang dibaca, seperti kejujuran dan tolong-menolong.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Memahami latar cerita yang mungkin melibatkan budaya atau kebiasaan masyarakat tertentu.
Seni Budaya dan Keterampilan: Menggambar atau membuat ilustrasi tokoh dan latar cerita untuk melatih kreativitas.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang cerita-cerita yang dibaca anak di rumah dan membantu anak mengidentifikasi unsur-unsur cerita.
Lingkungan PembelajaranSudut baca di kelas atau perpustakaan sekolah dengan koleksi buku cerita anak yang beragam dapat mendukung minat baca peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video animasi edukatif dari platform seperti YouTube untuk menjelaskan konsep kalimat transitif dan intransitif dengan visualisasi yang menarik.
Halaman 3 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pembacaan teks narasi, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru bertanya kepada peserta didik tentang pengalaman mereka melakukan sesuatu sendiri, 'Apakah kalian pernah mencoba melakukan sesuatu yang baru tanpa bantuan orang tua? Bagaimana rasanya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur-unsur cerita dan bertanya, 'Mengapa penting bagi kita untuk memahami sebuah cerita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar seorang anak yang sedang melakukan kegiatan mandiri (misalnya memakai sepatu sendiri) dan meminta peserta didik menebak cerita apa yang akan dibahas.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan teks narasi pendek berjudul 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat'.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara mandiri membaca teks 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat' dalam hati, kemudian berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita menggunakan panduan pertanyaan di LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi unsur cerita pada lembar kerja yang disediakan, kemudian menyiapkan perwakilan untuk presentasi.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, sementara kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menyoroti identifikasi yang sudah tepat dan bagian yang perlu diperbaiki.
  2. Peserta didik bersama guru merangkum kembali ciri-ciri tokoh, latar, dan alur dalam sebuah cerita narasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan memberikan contoh lain dari cerita yang berbeda untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang sama.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang unsur-unsur cerita narasi.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca cerita pendek di rumah untuk persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat membedakan kalimat transitif dan intransitif dengan minimal tiga contoh yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru bertanya, 'Apakah kalian ingat cerita 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat' kemarin? Kalimat-kalimat seperti apa yang Adi gunakan saat berbicara?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membedakan kalimat transitif dan intransitif, dan bertanya, 'Mengapa penting untuk mengetahui jenis-jenis kalimat dalam cerita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa contoh kalimat dari cerita 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat' dan kalimat lain yang relevan, seperti 'Ibu membeli sayur.' dan 'Adik tidur pulas.'.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik mengamati contoh kalimat tersebut dan bertanya, 'Apa perbedaan antara kedua jenis kalimat ini? Apa yang membuatnya berbeda?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara mandiri mencoba menemukan pola atau ciri-ciri yang membedakan kalimat-kalimat tersebut dengan bantuan panduan di LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan temuan mereka dan mencoba mengelompokkan kalimat-kalimat yang diberikan ke dalam dua kategori berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok diminta untuk membuat minimal dua contoh kalimat untuk setiap kategori (transitif dan intransitif) berdasarkan pemahaman mereka.
  3. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan dan contoh kalimat mereka, serta menjelaskan alasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru memberikan umpan balik dan mengoreksi pemahaman peserta didik tentang kalimat transitif (membutuhkan objek) dan intransitif (tidak membutuhkan objek).
  2. Peserta didik bersama guru menyimpulkan definisi dan ciri-ciri kalimat transitif dan intransitif serta memberikan contoh-contoh tambahan.
  3. Guru memberikan penguatan dengan menayangkan video animasi singkat tentang penggunaan kalimat transitif dan intransitif dalam percakapan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang perbedaan kalimat transitif dan intransitif serta pentingnya menggunakannya dengan tepat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas semangat belajar dan keberanian mereka dalam mencoba hal baru, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.
  3. Guru memberikan tugas membuat cerita pendek dengan menggunakan minimal dua kalimat transitif dan dua kalimat intransitif, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Detektif Cerita 'Sudah Besar'Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur cerita dan jenis kalimat dengan tepat.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, LKPD

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    11234Mendatar1. Pelaku dalam sebuah cerita.2. Cerita atau kisahan suatukejadian.4. Tempat dan waktu terjadinyaperistiwa dalam cerita.Menurun1. Jenis kalimat yang predikatnyamembutuhkan objek.3. Jalan cerita atau rangkaianperistiwa.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati cerita yang diberikan guru.
  3. Bacalah teks cerita 'Petualangan Adi Menjadi Kakak Hebat' dengan saksama.
  4. Identifikasi tokoh, latar, dan alur cerita, lalu tuliskan pada kolom yang tersedia.
  5. Temukan 5 kalimat dari cerita tersebut, lalu tentukan apakah kalimat itu transitif atau intransitif.
  6. Diskusikan hasil temuanmu dengan kelompok dan siapkan untuk presentasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang cerita?
  2. Sebutkan satu cerita yang pernah kamu baca atau dengar!
  3. Bisakah kamu membuat satu kalimat lengkap?
  4. Menurutmu, apa itu 'mandiri'?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil identifikasi unsur cerita pada LKPD.

Sumatif (akhir): Peserta didik membuat cerita pendek tentang pengalaman mandiri dengan menerapkan kalimat transitif dan intransitif, serta tulisan tegak bersambung yang rapi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tokoh, latar, dan alur cerita.Unsur-unsur teks narasi.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan pesan moral dari cerita narasi.Pesan moral dalam cerita.2 JPkomunikasi
3Membedakan kalimat transitif dan intransitif.Jenis-jenis kalimat.2 JPpenalaran kritis
4Menulis cerita narasi pendek dengan tulisan tegak bersambung.Menulis teks narasi dan tulisan tegak bersambung.2 JPkreativitas
Halaman 8 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Cerita 'Sudah Besar' mengajak kita merenungkan tentang pertumbuhan dan kemandirian. Setiap anak pasti ingin melakukan banyak hal sendiri. Dalam modul ini, kita akan belajar bagaimana sebuah cerita dibangun, siapa saja tokoh di dalamnya, di mana dan kapan kejadiannya, serta pesan apa yang ingin disampaikan. Kita juga akan mengenal jenis kalimat yang membuat cerita semakin hidup.

1. Mengenal Teks Narasi
Teks narasi adalah jenis teks yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian secara kronologis, dari awal hingga akhir. Tujuannya adalah untuk menghibur pembaca atau menyampaikan pesan moral. Cerita 'Sudah Besar' adalah salah satu contoh teks narasi yang mengangkat tema kemandirian anak. Dalam teks narasi, kita akan menemukan berbagai unsur yang membentuk cerita menjadi utuh dan menarik untuk dibaca. Memahami teks narasi membantu kita menangkap inti dan makna dari sebuah cerita.

2. Unsur-unsur Cerita
Setiap cerita memiliki unsur-unsur pembangun. Pertama, tokoh adalah pelaku dalam cerita, bisa manusia, hewan, atau benda yang dihidupkan. Kedua, latar adalah tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita. Ketiga, alur atau jalan cerita adalah rangkaian peristiwa yang membentuk cerita, dari awal konflik hingga penyelesaian. Keempat, pesan moral adalah pelajaran atau nasihat yang bisa kita ambil dari cerita. Dengan memahami unsur-unsur ini, kita bisa lebih mendalami makna cerita.

3. Kalimat Transitif
Kalimat transitif adalah kalimat yang predikatnya (kata kerja) membutuhkan objek. Artinya, aksi yang dilakukan subjek 'mengenai' atau 'berdampak' pada objek. Contohnya: 'Adik membaca buku.' Kata 'membaca' adalah predikat dan 'buku' adalah objeknya. Tanpa objek, kalimat ini terasa tidak lengkap atau maknanya kurang jelas. Kalimat transitif sering digunakan untuk menjelaskan tindakan yang memiliki sasaran atau tujuan tertentu dalam sebuah cerita.

4. Kalimat Intransitif
Berbeda dengan kalimat transitif, kalimat intransitif adalah kalimat yang predikatnya (kata kerja) tidak membutuhkan objek. Aksi yang dilakukan subjek sudah lengkap tanpa adanya objek. Contohnya: 'Kakak tidur.' Kata 'tidur' adalah predikat dan kalimatnya sudah utuh. Tidak ada objek yang dikenai tindakan. Kalimat intransitif sering digunakan untuk menggambarkan keadaan atau tindakan yang tidak melibatkan objek secara langsung. Keduanya penting untuk variasi dan kejelasan dalam menulis cerita.

5. Tulisan Tegak Bersambung
Tulisan tegak bersambung adalah gaya menulis yang huruf-hurufnya saling berkaitan atau menyambung. Gaya tulisan ini melatih ketelitian dan kerapian tangan dalam menulis. Menulis cerita 'Sudah Besar' dengan tulisan tegak bersambung akan membuat hasilnya terlihat lebih indah dan artistik. Latihan menulis tegak bersambung juga membantu mengembangkan keterampilan motorik halus dan koordinasi mata-tangan, yang bermanfaat untuk menulis secara umum di masa depan.

Rangkuman: Materi 'Sudah Besar' mengajarkan kita tentang cerita narasi, unsur-unsurnya seperti tokoh, latar, dan alur, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Kita juga belajar membedakan kalimat transitif yang membutuhkan objek dan kalimat intransitif yang tidak. Kemampuan ini penting untuk memahami dan menulis cerita dengan baik dan jelas, termasuk menggunakan tulisan tegak bersambung untuk kerapian.

Halaman 9 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
NarasiCerita atau kisahan suatu kejadian.
TokohPelaku dalam sebuah cerita.
LatarTempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita.
AlurJalan cerita atau rangkaian peristiwa.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sudah Besar" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Sudah Besar — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Sudah Besar ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVPeta Konsep
Sudah BesarMengenal Teks NarasiUnsur-unsur CeritaKalimat TransitifKalimat IntransitifTulisan Tegak Bersambung
Dari sub-bab Sudah BesarHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Sudah Besar yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 4 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sudah Besar pada Bahasa Indonesia MI, Fase B, elemen Membaca dan Memirsa.

Modul Sudah Besar ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas IV MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Sudah Besar ini gratis?

Ya. Modul Sudah Besar untuk kelas IV MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sudah Besar ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sudah Besar ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sudah Besar dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sudah Besar ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sudah Besar tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sudah Besar untuk Bahasa Indonesia kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sudah Besar ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IV MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sudah Besar beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Sudah Besar yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.