BerandaModul AjarMISeni Budaya › Kelas V
Modul Ajar MI

Modul Ajar Seni Budaya Kelas V MI

1 modul ajar Seni Budaya kelas V MI (Fase C) siap unduh — Unsur Tari Tradisional. Lengkap ATP, LKPD, dan asesmen; Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISMI · Word + PDF ber-kop atas nama Anda

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Unsur Tari Tradisional, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas V ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Seni Budaya Kelas V MI
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Unsur Tari Tradisional
Seni Budaya · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Unsur Tari Tradisional
Seni Budaya · Fase C · Kelas V · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasC / V
Materi PokokUnsur Tari Tradisional
Alokasi Waktu3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning dan Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal berbagai jenis tarian tradisional dari daerah di Indonesia dan dapat menirukan beberapa gerakan sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSeni Tari
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menunjukkan elemen dasar tari tradisional Indonesia, serta mengidentifikasi fungsi dan maknanya dalam konteks budaya lokal.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualTari Saman memiliki gerakan tangan yang dinamis, tari Pendet menggunakan properti bokor, dan tari Jaipong dikenal dengan irama kendangnya.
KonseptualUnsur tari tradisional terdiri dari unsur utama (gerak, irama, tata rias, busana) dan unsur pendukung (properti, setting panggung, lighting).
ProseduralPeserta didik akan mengidentifikasi unsur-unsur tari melalui pengamatan video, diskusi kelompok, dan presentasi hasil analisis.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa memahami unsur tari membantu mereka mengapresiasi keindahan dan makna mendalam dari setiap tarian tradisional.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian unsur utama tari tradisional dengan benar.
  2. Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur utama tari tradisional pada contoh tarian yang berbeda.
  3. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian unsur pendukung tari tradisional dengan tepat.
  4. Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pendukung tari tradisional dari berbagai contoh.
  5. Peserta didik dapat menyajikan hasil identifikasi unsur tari tradisional secara lisan atau tertulis.
  6. Peserta didik dapat menunjukkan sikap apresiatif terhadap kekayaan tari tradisional Indonesia.
Halaman 2 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami unsur tari tradisional membantu kita mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia dan mengenali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap gerakannya.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa tari tradisional dari berbagai daerah punya ciri khas yang berbeda-beda, padahal sama-sama tarian?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning dan Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menjelaskan dan mempresentasikan hasil analisis unsur tari secara lisan dan tertulis.
Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangga terhadap kebudayaan Indonesia melalui pengenalan tari tradisional.
Sejarah Kebudayaan Islam: Mengenali perkembangan tari tradisional di Indonesia yang mungkin dipengaruhi oleh akulturasi budaya lokal dan Islam.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendampingi peserta didik mencari informasi tentang tari tradisional di lingkungan sekitar atau menonton pertunjukan tari daerah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi proyektor untuk menampilkan video tari, serta sudut baca dengan buku-buku tentang seni tari tradisional.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform berbagi video seperti YouTube untuk menonton dan menganalisis berbagai video tari tradisional Indonesia.
Halaman 3 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik dapat menjelaskan pengertian unsur utama tari tradisional dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali tarian tradisional yang pernah mereka lihat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami unsur-unsur utama tari dan memutarkan video singkat tari tradisional untuk memantik rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik mengamati beberapa video tari tradisional yang berbeda dan mencatat hal-hal yang mereka lihat terkait gerakan, musik, riasan, dan busana. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menemukan pola atau kesamaan dari pengamatan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menitSetiap kelompok membuat daftar sementara unsur-unsur utama yang mereka temukan dan mencoba menjelaskan mengapa unsur tersebut penting dalam sebuah tarian. Guru memberikan panduan dan konfirmasi konsep unsur utama tari (gerak, irama, tata rias, busana).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang unsur utama tari. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman, dan menambahkan informasi penting yang relevan, memastikan semua peserta didik memahami pengertian unsur utama tari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitPeserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan pembelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menugaskan peserta didik untuk mencari contoh tarian lain di rumah yang menunjukkan unsur utama yang telah dipelajari. Pembelajaran ditutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik dapat menjelaskan pengertian unsur pendukung tari tradisional dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi unsur utama tari dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pertanyaan 'Apakah hanya unsur-unsur itu saja yang membuat tarian terlihat indah dan menarik?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini untuk memahami unsur pendukung tari.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik kembali mengamati video tari tradisional, kali ini dengan fokus pada benda-benda yang digunakan penari, latar panggung, dan pencahayaan. Mereka mencatat hal-hal baru yang mereka temukan dan belum termasuk dalam unsur utama.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menitDalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan unsur-unsur pendukung tari (properti, setting panggung, lighting) berdasarkan pengamatan mereka. Mereka juga mencari tahu fungsi masing-masing unsur pendukung tersebut dalam sebuah tarian.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur pendukung tari dan fungsinya. Guru memberikan penguatan konsep, meluruskan pemahaman yang keliru, dan mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang bagaimana unsur pendukung mempengaruhi pesan tarian.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitGuru mengajak peserta didik menyimpulkan perbedaan antara unsur utama dan unsur pendukung tari. Guru mengapresiasi kerja keras siswa dan memberikan tantangan untuk mencari tahu lebih banyak tentang properti tari yang unik dari berbagai daerah. Pembelajaran diakhiri dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProblem-Based Learning dan Praktik
Tujuan Pertemuan 3Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur utama dan pendukung tari tradisional dari berbagai contoh.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitGuru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali semua unsur tari yang telah dipelajari. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan menganalisis sebuah tarian secara lengkap dan mempresentasikan hasilnya untuk menguji pemahaman mereka.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik dibagi dalam kelompok dan diberikan satu video tari tradisional yang berbeda untuk setiap kelompok. Mereka ditugaskan untuk menganalisis tarian tersebut secara mendalam, mengidentifikasi semua unsur utama dan pendukung yang ada di dalamnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menitSetiap kelompok membuat poster atau mind map yang berisi hasil analisis mereka tentang unsur-unsur utama dan pendukung dari tarian yang diamati, beserta penjelasan singkatnya. Mereka juga menyiapkan presentasi singkat untuk menjelaskan temuan mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya di depan kelas. Guru dan kelompok lain memberikan pertanyaan dan umpan balik. Guru memberikan penguatan akhir, mengklarifikasi jika ada miskonsepsi, dan mengapresiasi upaya setiap kelompok dalam menganalisis tarian.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menitGuru memimpin refleksi bersama tentang pentingnya memahami unsur tari dan bagaimana hal itu meningkatkan apresiasi terhadap seni budaya. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi dan karya mereka. Pembelajaran ditutup dengan doa dan pesan untuk terus mencintai budaya sendiri.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi unsur-unsur utama dan pendukung tari tradisional dari sebuah video.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, video tari tradisional, perangkat pemutar video

Langkah kerja:

  1. Amati video tari tradisional yang ditayangkan guru dengan seksama.
  2. Identifikasi unsur-unsur utama tari (gerak, irama, tata rias, busana) yang terlihat dalam tarian tersebut.
  3. Identifikasi unsur-unsur pendukung tari (properti, setting panggung, lighting) yang digunakan.
  4. Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang disediakan.
  5. Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman kelompok.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu pernah melihat pertunjukan tari tradisional?
  2. Apa saja yang kamu ingat dari tarian tersebut?
  3. Menurutmu, apa yang membuat sebuah tarian terlihat indah?
  4. Benda apa saja yang biasa dipakai penari saat menari?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis dan presentasi kelompok tentang unsur-unsur tari tradisional.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian unsur utama tari tradisionalGerak, irama, tata rias, busana3 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Menjelaskan pengertian unsur pendukung tari tradisionalProperti, setting panggung, lighting3 JPkreativitas, kolaborasi
3Mengidentifikasi unsur-unsur utama dan pendukung tari tradisional dari berbagai contohAnalisis tari secara komprehensif3 JPpenalaran kritis, kreativitas, kolaborasi

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari keindahan dan keagungan ciptaan Allah melalui seni tari, serta bersyukur atas beragam budaya Indonesia sebagai anugerah-Nya.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali pengetahuan tentang unsur-unsur tari tradisional, membaca, dan menganalisis video untuk memahami lebih dalam kekayaan seni budaya.
3. Cinta LingkunganMenjaga kebersihan dan kerapian lingkungan belajar saat berdiskusi kelompok serta peduli terhadap pelestarian tari tradisional sebagai warisan lingkungan budaya.
4. Cinta Diri dan SesamaBekerja sama dengan teman dalam kelompok, menghargai pendapat orang lain, dan saling membantu untuk mencapai pemahaman bersama tentang unsur tari.
5. Cinta Tanah AirBangga mempelajari dan melestarikan tari tradisional sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas dan kekayaan budaya bangsa Indonesia.
Halaman 9 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Tari tradisional adalah warisan budaya yang tak ternilai harganya. Setiap gerakan, irama, hingga busana yang dikenakan penari memiliki makna dan cerita tersendiri. Untuk bisa menghargai dan memahami tarian-tarian ini lebih dalam, kita perlu mengenal unsur-unsur pembentuknya. Mari kita selami keindahan tari tradisional Indonesia melalui unsur-unsurnya!

1. Unsur Utama Tari Tradisional: Gerak
Gerak adalah inti dari sebuah tarian. Gerak tari tradisional biasanya memiliki makna dan filosofi tertentu, tidak hanya sekadar indah. Gerak bisa berupa gerak murni yang hanya mementingkan keindahan, atau gerak maknawi yang memiliki arti dan pesan. Contohnya, gerak sembah dalam tari Jawa menunjukkan penghormatan, atau gerak tangan gemulai dalam tari Bali yang menggambarkan keanggunan. Setiap daerah memiliki kekhasan gerak yang berbeda, mencerminkan karakter dan nilai budaya masyarakatnya.

2. Unsur Utama Tari Tradisional: Irama
Irama dalam tari tradisional adalah pengaturan waktu dan tempo gerakan, seringkali diiringi musik atau bunyi-bunyian. Irama menciptakan suasana dan energi tarian, bisa cepat, lambat, lembut, atau bersemangat. Musik pengiring tari tradisional sangat beragam, seperti gamelan untuk tari Jawa dan Bali, gendang untuk tari Sunda, atau alat musik rebana untuk tari Melayu. Keselarasan antara gerak dan irama menjadi kunci keindahan dan pesan yang disampaikan dalam sebuah tarian, membuat penonton ikut merasakan emosinya.

3. Unsur Utama Tari Tradisional: Tata Rias dan Busana
Tata rias dan busana bukan hanya pelengkap, melainkan bagian penting yang mendukung karakter dan cerita tari. Tata rias dapat mengubah wajah penari sesuai peran, misalnya riasan tegas untuk tari perang atau riasan lembut untuk tari putri. Busana tari tradisional juga sangat khas, seringkali menggunakan kain tradisional seperti batik, songket, atau ulos, lengkap dengan aksesoris seperti mahkota, selendang, atau gelang. Keduanya membantu memperkuat identitas tarian, menunjukkan asal daerah, status, atau bahkan sifat tokoh yang diperankan.

4. Unsur Pendukung Tari Tradisional: Properti
Properti tari adalah benda-benda yang digunakan penari saat melakukan tarian. Properti ini berfungsi untuk memperjelas makna gerakan, menambah keindahan, atau menjadi bagian penting dari cerita. Contoh properti tari sangat beragam: kipas dalam tari Kipas, piring dalam tari Piring, selendang dalam tari Jaipong, atau tombak dalam tari perang. Penggunaan properti harus selaras dengan tema tarian dan tidak boleh mengganggu gerakan penari. Pemilihan properti yang tepat sangat mendukung pesan yang ingin disampaikan.

5. Unsur Pendukung Tari Tradisional: Setting Panggung dan Lighting
Setting panggung atau tata panggung adalah penataan latar belakang dan dekorasi di atas panggung yang mendukung suasana tarian. Misalnya, dekorasi hutan untuk tarian yang bercerita tentang alam, atau istana untuk tarian kerajaan. Lighting atau tata cahaya adalah pengaturan pencahayaan untuk menyorot penari, menciptakan efek dramatis, atau mengubah suasana panggung. Cahaya yang redup bisa menciptakan kesan misterius, sementara cahaya terang dan berwarna-warni bisa menunjukkan kegembiraan. Kombinasi setting dan lighting yang tepat sangat penting untuk menghidupkan pertunjukan tari.

Rangkuman: Tari tradisional adalah seni gerak yang kaya akan makna. Unsur-unsur utamanya meliputi gerak yang bermakna, irama yang selaras dengan musik, serta tata rias dan busana yang mendukung karakter. Selain itu, ada unsur pendukung seperti properti yang memperjelas cerita, setting panggung yang membangun suasana, dan lighting yang memperindah pertunjukan. Memahami semua unsur ini akan membuat kita semakin menghargai keindahan dan kekayaan budaya tari tradisional Indonesia.

Halaman 10 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Gerak MurniGerak tari yang mengutamakan keindahan visual tanpa makna khusus.
Gerak MaknawiGerak tari yang memiliki arti atau pesan tertentu.
IramaPengaturan waktu dan tempo dalam gerakan tari, sering diiringi musik.
Tata RiasRiasan wajah penari untuk mendukung karakter atau peran.
Busana TariPakaian yang dikenakan penari, dirancang khusus sesuai tema dan daerah tari.
Properti TariBenda-benda yang digunakan penari sebagai pelengkap atau penjelas cerita.
Setting PanggungPenataan latar belakang dan dekorasi di atas panggung.
LightingPengaturan pencahayaan untuk menciptakan suasana dan efek visual.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Unsur Tari Tradisional" mata pelajaran Seni Budaya Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Unsur Tari Tradisional — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan

4 materi Seni Budaya MI, urut mengajar dari Gambar Cerita (Komik Sederhana) hingga Properti Tari Daerah.

Gambar Cerita (Komik Sederhana)Batik dan Ragam HiasLagu Daerah dan Alat Musik RitmisProperti Tari Daerah

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Seni Budaya MI, urut mengajar dari Naskah Drama Sederhana hingga Apresiasi Seni Nusantara.

Naskah Drama SederhanaKerajinan Anyaman dan MakrameApresiasi Seni Nusantara

Seni Budaya (SBK) Kelas V MI — Fase C

Kelas V — ditulis juga kelas 5 — di MI berada di Fase C, dan 7 materi Seni Budaya setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Seni Budaya juga dipanggil SBK dan SBdP — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Seni Budaya kelas V (kelas 5) MI — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Seni Budaya kelas V (kelas 5) MI mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Seni Budaya kelas V (kelas 5) MI yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Seni Budaya Kelas V MI

Apakah modul ajar Seni Budaya ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Kelas V (kelas 5) MI masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase C. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Seni Budaya kelas V MI?

7 materi, urut mengajar dari Gambar Cerita (Komik Sederhana) hingga Apresiasi Seni Nusantara. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Seni Budaya?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Seni Budaya sering disebut apa lagi?

Nama resminya Seni Budaya, tetapi di sekolah ia juga dipanggil SBK, SBdP. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.