MI · Kelas V · Fase C

Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas V
BERMAIN ITU MENYENANGKAN

Modul ajar (RPP) Seni Budaya MI kelas V materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar Seni Budaya kelas V materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Seni peran adalah cara menyenangkan untuk mengekspresikan diri melalui gerak, vokal, dan ekspresi. Eksplorasi gerak membantu kita menemukan gerakan yang pas, terinspirasi dari lingkungan sekitar. Dengan melatih ketiga unsur ini dan bekerja sama dalam kelompok, kita bisa membuat pertunjukan yang menarik dan menghidupkan cerita. Bermain peran juga melatih kreativitas dan keberanian kita.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
BERMAIN ITU MENYENANGKAN
Seni Budaya · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
BERMAIN ITU MENYENANGKAN
Seni Budaya · Fase C · Kelas V · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasC / V
Materi PokokBERMAIN ITU MENYENANGKAN
Alokasi Waktu3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik mampu menirukan berbagai gerakan sederhana dari lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSeni Teater
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menampilkan elemen dasar seni peran dalam konteks sederhana, serta menunjukkan apresiasi terhadap karya seni teater.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBermain peran adalah menirukan gerak dan ekspresi tokoh dalam sebuah cerita.
KonseptualSeni peran melibatkan eksplorasi gerak dan ekspresi untuk menyampaikan karakter dan cerita.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan eksplorasi gerak, vokal, dan ekspresi dalam seni peran.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya latihan dan kerja sama dalam menciptakan pertunjukan seni peran yang baik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep eksplorasi gerak dalam seni peran dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan praktik langsung, peserta didik dapat melakukan eksplorasi gerak menggunakan berbagai jenis rangsangan dari sekitar dengan kreatif.
  3. Melalui simulasi dan kerja kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur seni peran seperti gerak, vokal, dan ekspresi dengan benar.
  4. Melalui proyek bermain peran sederhana, peserta didik dapat menyajikan sebuah adegan pendek dengan menunjukkan kolaborasi dan ekspresi yang sesuai.
Halaman 2 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Bermain peran bukan hanya hiburan, tetapi juga cara untuk memahami dan mengekspresikan diri serta berinteraksi dengan lingkungan secara kreatif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa membuat cerita menjadi hidup hanya dengan gerakan dan suara?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan bercerita dan dialog sederhana dalam bermain peran.
Pendidikan Pancasila: Mempraktikkan nilai gotong royong dan toleransi saat bekerja kelompok dalam seni peran.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Melatih kelenturan tubuh dan koordinasi gerak dalam eksplorasi fisik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak menyaksikan pertunjukan bermain peran sederhana anak di sekolah atau di rumah, memberikan dukungan dan apresiasi.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang cukup luas atau aula sekolah dapat digunakan untuk latihan dan pertunjukan, dilengkapi dengan properti sederhana dari barang bekas.
Pemanfaatan Teknologi DigitalVideo contoh eksplorasi gerak atau pertunjukan seni peran anak-anak dapat ditayangkan sebagai inspirasi dan referensi.
Halaman 3 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep eksplorasi gerak dalam seni peran dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru bertanya kepada peserta didik tentang pengalaman mereka menirukan gerakan hewan atau benda di sekitar, mengaitkan dengan permainan sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami eksplorasi gerak dalam seni peran dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa membuat cerita menjadi hidup hanya dengan gerakan dan suara?' agar peserta didik sadar proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video pendek tentang orang yang sedang menirukan gerakan hewan atau benda, lalu bertanya 'Apa yang kalian lihat dari gerakan mereka? Bagaimana perasaan mereka saat bergerak?'
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang apa itu 'eksplorasi gerak' dan 'seni peran' berdasarkan tayangan video dan pengalaman peserta didik.
  3. Peserta didik secara berpasangan mencoba menirukan beberapa gerakan sederhana seperti melambaikan tangan, berjalan pelan, atau melompat kecil.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan meminta setiap kelompok mendiskusikan ide cerita sederhana yang bisa diperankan.
  2. Setiap kelompok menuliskan ide cerita mereka di lembar kerja yang diberikan, termasuk karakter dan beberapa gerakan utama yang akan dilakukan.
  3. Guru membimbing kelompok dalam merancang eksplorasi gerak awal untuk karakter mereka, seperti menirukan cara berjalan hewan atau ekspresi wajah tertentu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok secara bergantian menampilkan gerakan-gerakan awal mereka di depan kelas, tanpa suara atau dialog.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif terhadap gerakan yang ditampilkan, menyoroti kreativitas dan kesesuaian dengan ide karakter.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya eksplorasi gerak sebagai dasar seni peran dan memberikan apresiasi atas keberanian peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa eksplorasi gerak adalah kunci untuk menghidupkan karakter dalam seni peran.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksi perasaan mereka saat mencoba berbagai gerakan dan mengapresiasi semangat belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk memikirkan suara atau ekspresi yang sesuai dengan gerakan yang sudah dieksplorasi dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan praktik langsung, peserta didik dapat melakukan eksplorasi gerak menggunakan berbagai jenis rangsangan dari sekitar dengan kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang eksplorasi gerak dan meminta beberapa peserta didik menunjukkan kembali gerakan yang paling mereka ingat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melanjutkan eksplorasi gerak dengan rangsangan baru dan mulai memikirkan unsur vokal dan ekspresi, membangun kesadaran akan kelanjutan proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru meminta setiap kelompok untuk meninjau kembali ide cerita mereka dari pertemuan sebelumnya dan menambahkan detail tentang gerakan, vokal, dan ekspresi.
  2. Guru menjelaskan berbagai jenis rangsangan yang bisa digunakan untuk eksplorasi gerak (misalnya, menirukan angin bertiup, bunga mekar, atau hewan berlari) dan unsur-unsur seni peran seperti gerak, vokal, dan ekspresi.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi tentang rangsangan yang paling cocok untuk cerita mereka dan bagaimana mengintegrasikan vokal sederhana (misalnya, suara binatang, gumaman) dan ekspresi wajah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Setiap kelompok mulai berlatih eksplorasi gerak dengan rangsangan yang dipilih, mencoba berbagai variasi gerakan, vokal, dan ekspresi.
  2. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan saran dan masukan untuk pengembangan gerak, vokal, dan ekspresi agar lebih kreatif dan sesuai karakter.
  3. Peserta didik mencoba menggabungkan gerak, vokal, dan ekspresi dalam adegan pendek yang mereka rancang, saling memberikan umpan balik dalam kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Beberapa kelompok secara sukarela menampilkan bagian dari adegan mereka di depan kelas, dengan fokus pada kombinasi gerak, vokal, dan ekspresi.
  2. Peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik tentang bagaimana mereka melihat dan merasakan penampilan tersebut, mengidentifikasi kekuatan dan area yang bisa ditingkatkan.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa setiap elemen (gerak, vokal, ekspresi) saling mendukung untuk menciptakan seni peran yang bermakna dan mengapresiasi usaha setiap kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum pentingnya memadukan gerak, vokal, dan ekspresi dalam seni peran.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksi tantangan yang dihadapi dan bagaimana mereka mengatasinya, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan dan memotivasi.
  3. Guru memberikan tugas untuk menyempurnakan adegan pendek mereka untuk persiapan pertunjukan di pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Melalui simulasi dan kerja kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur seni peran seperti gerak, vokal, dan ekspresi dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan kesiapan kelompok untuk menampilkan adegan pendek mereka hari ini, membangun semangat dan antusiasme.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyajikan proyek bermain peran dan mengidentifikasi unsur-unsur seni peran, memastikan peserta didik memahami fokus akhir proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menguji hasil: Guru memberikan waktu 10-15 menit untuk setiap kelompok melakukan persiapan akhir dan pemanasan sebelum tampil.
  2. Guru mengingatkan kembali kriteria penilaian untuk pertunjukan, termasuk kejelasan gerak, vokal, ekspresi, dan kekompakan kelompok.
  3. Setiap kelompok secara bergantian menampilkan adegan pendek bermain peran mereka di depan kelas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Saat setiap kelompok tampil, peserta didik lain mengamati dan mencatat unsur gerak, vokal, dan ekspresi yang mereka lihat dalam lembar observasi.
  2. Setelah semua kelompok tampil, peserta didik secara individu mengisi lembar identifikasi unsur seni peran berdasarkan penampilan yang telah mereka saksikan.
  3. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang unsur-unsur seni peran yang paling menonjol dari setiap pertunjukan dan bagaimana kelompok bekerja sama.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengevaluasi pengalaman: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka terhadap pertunjukan kelompok lain dan memberikan umpan balik konstruktif.
  2. Guru memberikan umpan balik menyeluruh untuk setiap kelompok, menyoroti kekuatan, area yang perlu diperbaiki, dan memberikan apresiasi atas kreativitas dan kolaborasi.
  3. Peserta didik melakukan refleksi diri tentang pengalaman mereka dalam menyelesaikan proyek bermain peran, termasuk tantangan dan pembelajaran yang didapat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa seni peran membutuhkan kombinasi gerak, vokal, dan ekspresi yang harmonis serta kerja sama tim.
  2. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas usaha, keberanian, dan kreativitas mereka dalam bermain peran, menciptakan suasana yang menggembirakan dan penuh makna.
  3. Guru memberikan penguatan tentang nilai-nilai kolaborasi dan ekspresi diri, lalu menutup pelajaran dengan doa dan harapan untuk terus berkarya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mempraktikkan berbagai gerak dan ekspresi.

Alat & bahan: Kertas, pensil warna, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang berbagai ekspresi wajah dan gerakan tubuh.
  2. Bersama teman kelompokmu, diskusikan makna dari setiap ekspresi dan gerakan yang kamu lihat.
  3. Pilih satu ekspresi dan satu gerakan, lalu coba tirukan di depan kelompokmu.
  4. Catatlah hasil pengamatanmu tentang ekspresi dan gerakan yang paling menarik.
  5. Buatlah sebuah cerita pendek (2-3 kalimat) yang melibatkan ekspresi dan gerakan tersebut.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Gerakan apa yang paling kamu suka tirukan?
  2. Pernahkah kamu melihat orang bermain peran? Ceritakan sedikit!
  3. Menurutmu, apa yang membuat sebuah pertunjukan jadi menarik?
  4. Apa saja yang bisa kita lakukan dengan tubuh kita?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap keaktifan, kolaborasi, dan kreativitas peserta didik selama kegiatan eksplorasi gerak dan diskusi kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian performa bermain peran kelompok berdasarkan rubrik dan lembar identifikasi unsur seni peran yang diisi peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep eksplorasi gerak dalam seni peran.Konsep eksplorasi gerak dan seni peran.3 JPkreativitas
2Melakukan eksplorasi gerak menggunakan rangsangan sekitar.Eksplorasi gerak dengan rangsangan visual dan imajinasi.3 JPkreativitas, kolaborasi
3Mengidentifikasi unsur-unsur seni peran (gerak, vokal, ekspresi).Unsur-unsur seni peran dan penerapannya.3 JPkolaborasi, keimanan dan ketakwaan

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenggunakan bakat seni peran sebagai wujud syukur atas karunia Allah SWT untuk berekspresi secara positif dan menghibur sesama.
2. Cinta IlmuMencari tahu berbagai teknik eksplorasi gerak dan vokal dari berbagai sumber, serta terus berlatih untuk meningkatkan kualitas seni peran.
3. Cinta LingkunganMenggunakan properti sederhana dari barang bekas atau bahan alam untuk pertunjukan seni peran, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaBekerja sama dengan teman dalam kelompok untuk menyusun adegan dan berlatih, serta menghargai setiap perbedaan ide dan kemampuan.
5. Cinta Tanah AirMengekspresikan cerita-cerita yang mengandung nilai-nilai luhur dan budaya Indonesia melalui seni peran, menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa.
Halaman 9 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bermain itu menyenangkan, apalagi jika kita bisa bermain peran! Dalam modul ini, kita akan belajar bagaimana mengubah diri menjadi karakter lain hanya dengan gerakan, suara, dan ekspresi. Kita akan menjelajahi berbagai cara untuk bergerak dan berekspresi, menemukan ide-ide kreatif dari sekitar kita, dan bahkan membuat pertunjukan kecil yang seru bersama teman-teman. Siapkah kamu untuk berpetualang dalam dunia seni peran?

1. Apa Itu Seni Peran?
Seni peran adalah kegiatan menirukan atau memerankan suatu tokoh, karakter, atau benda dalam sebuah cerita. Ini bukan hanya meniru, tetapi juga menghayati dan menyampaikan perasaan atau pesan dari tokoh tersebut kepada penonton. Seni peran bisa kita temukan dalam drama, film, atau bahkan saat kita bermain pura-pura di rumah. Kuncinya adalah bagaimana kita menggunakan tubuh dan suara untuk membuat penonton percaya pada karakter yang kita perankan. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas kita.

2. Eksplorasi Gerak dalam Seni Peran
Eksplorasi gerak adalah proses mencoba-coba berbagai macam gerakan untuk menemukan yang paling sesuai dengan karakter atau situasi yang ingin kita perankan. Kita bisa terinspirasi dari gerakan hewan (misalnya, kelinci melompat, ular melata), benda-benda di sekitar (misalnya, daun bergoyang, roda berputar), atau bahkan perasaan (misalnya, gerakan gembira, gerakan sedih). Tujuannya adalah untuk membuat gerakan kita terlihat alami, ekspresif, dan mudah dimengerti oleh penonton. Jangan takut mencoba gerakan baru dan unik!

3. Unsur-unsur Penting Seni Peran
Ada beberapa unsur penting yang membuat seni peran menjadi hidup. Pertama adalah Gerak: bagaimana tubuh kita bergerak, berjalan, duduk, atau berdiri untuk menunjukkan karakter. Kedua adalah Vokal: bagaimana suara kita digunakan, apakah itu berbicara, berteriak, berbisik, atau menirukan suara tertentu. Ketiga adalah Ekspresi: bagaimana wajah kita menunjukkan perasaan seperti senang, sedih, marah, atau takut. Keteraampilan ini harus dilatih agar bisa menyatu dan membuat penampilan kita semakin bagus dan meyakinkan. Latihan rutin adalah kuncinya.

4. Mencari Rangsangan untuk Gerak Kreatif
Untuk membuat gerakanmu semakin kreatif, carilah rangsangan dari lingkungan sekitarmu. Perhatikan bagaimana seekor kucing berjalan, bagaimana pohon bergoyang saat tertiup angin, atau bagaimana air mengalir. Kamu juga bisa terinspirasi dari suara-suara di sekitarmu, seperti suara kendaraan atau alat musik. Cobalah menirukan gerakan atau suara tersebut, lalu kembangkan menjadi gerakan yang lebih unik dan sesuai dengan cerita yang akan kamu perankan. Semakin banyak kamu mengamati, semakin banyak ide yang akan kamu dapatkan.

Rangkuman: Seni peran adalah cara menyenangkan untuk mengekspresikan diri melalui gerak, vokal, dan ekspresi. Eksplorasi gerak membantu kita menemukan gerakan yang pas, terinspirasi dari lingkungan sekitar. Dengan melatih ketiga unsur ini dan bekerja sama dalam kelompok, kita bisa membuat pertunjukan yang menarik dan menghidupkan cerita. Bermain peran juga melatih kreativitas dan keberanian kita.

Halaman 10 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Seni PeranKegiatan menirukan atau memerankan suatu tokoh atau karakter.
Eksplorasi GerakProses mencoba-coba berbagai gerakan untuk menemukan yang sesuai.
VokalPenggunaan suara dalam seni peran, meliputi nada, intonasi, dan volume.
EkspresiMimik wajah atau gerak tubuh yang menunjukkan perasaan atau karakter.
RangsanganSesuatu yang memicu ide atau inspirasi untuk bergerak atau berekspresi.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "BERMAIN ITU MENYENANGKAN" mata pelajaran Seni Budaya Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · BERMAIN ITU MENYENANGKAN — pratinjau tuntas.org

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 5 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN pada Seni Budaya MI, Fase C, elemen Seni Teater.

Modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN untuk Seni Budaya kelas V.

Apakah modul ajar Seni Budaya materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini gratis?

Ya. Modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN untuk kelas V MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Bagaimana cara download modul ajar BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan BERMAIN ITU MENYENANGKAN dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Seni Budaya kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas BERMAIN ITU MENYENANGKAN untuk Seni Budaya kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas V MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar BERMAIN ITU MENYENANGKAN beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Seni Budaya ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Seni Budaya MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.