Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas V
BERMAIN ITU MENYENANGKAN
Modul ajar (RPP) Seni Budaya MI kelas V materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan BERMAIN ITU MENYENANGKAN yang Anda cari? Materi Seni Budaya Kelas V lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | BERMAIN ITU MENYENANGKAN |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mampu menirukan berbagai gerakan sederhana dari lingkungan sekitar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Seni Teater |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menampilkan elemen dasar seni peran dalam konteks sederhana, serta menunjukkan apresiasi terhadap karya seni teater. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bermain peran adalah menirukan gerak dan ekspresi tokoh dalam sebuah cerita. |
| Konseptual | Seni peran melibatkan eksplorasi gerak dan ekspresi untuk menyampaikan karakter dan cerita. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan eksplorasi gerak, vokal, dan ekspresi dalam seni peran. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya latihan dan kerja sama dalam menciptakan pertunjukan seni peran yang baik. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep eksplorasi gerak dalam seni peran dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan praktik langsung, peserta didik dapat melakukan eksplorasi gerak menggunakan berbagai jenis rangsangan dari sekitar dengan kreatif.
- Melalui simulasi dan kerja kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur seni peran seperti gerak, vokal, dan ekspresi dengan benar.
- Melalui proyek bermain peran sederhana, peserta didik dapat menyajikan sebuah adegan pendek dengan menunjukkan kolaborasi dan ekspresi yang sesuai.
Pemahaman bermakna: Bermain peran bukan hanya hiburan, tetapi juga cara untuk memahami dan mengekspresikan diri serta berinteraksi dengan lingkungan secara kreatif.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa membuat cerita menjadi hidup hanya dengan gerakan dan suara?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan bercerita dan dialog sederhana dalam bermain peran. Pendidikan Pancasila: Mempraktikkan nilai gotong royong dan toleransi saat bekerja kelompok dalam seni peran. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Melatih kelenturan tubuh dan koordinasi gerak dalam eksplorasi fisik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak menyaksikan pertunjukan bermain peran sederhana anak di sekolah atau di rumah, memberikan dukungan dan apresiasi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang cukup luas atau aula sekolah dapat digunakan untuk latihan dan pertunjukan, dilengkapi dengan properti sederhana dari barang bekas. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Video contoh eksplorasi gerak atau pertunjukan seni peran anak-anak dapat ditayangkan sebagai inspirasi dan referensi. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep eksplorasi gerak dalam seni peran dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan praktik langsung, peserta didik dapat melakukan eksplorasi gerak menggunakan berbagai jenis rangsangan dari sekitar dengan kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui simulasi dan kerja kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur seni peran seperti gerak, vokal, dan ekspresi dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mempraktikkan berbagai gerak dan ekspresi.
Alat & bahan: Kertas, pensil warna, lembar kerja
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 tentang berbagai ekspresi wajah dan gerakan tubuh.
- Bersama teman kelompokmu, diskusikan makna dari setiap ekspresi dan gerakan yang kamu lihat.
- Pilih satu ekspresi dan satu gerakan, lalu coba tirukan di depan kelompokmu.
- Catatlah hasil pengamatanmu tentang ekspresi dan gerakan yang paling menarik.
- Buatlah sebuah cerita pendek (2-3 kalimat) yang melibatkan ekspresi dan gerakan tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Gerakan apa yang paling kamu suka tirukan?
- Pernahkah kamu melihat orang bermain peran? Ceritakan sedikit!
- Menurutmu, apa yang membuat sebuah pertunjukan jadi menarik?
- Apa saja yang bisa kita lakukan dengan tubuh kita?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap keaktifan, kolaborasi, dan kreativitas peserta didik selama kegiatan eksplorasi gerak dan diskusi kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian performa bermain peran kelompok berdasarkan rubrik dan lembar identifikasi unsur seni peran yang diisi peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep eksplorasi gerak dalam seni peran. | Konsep eksplorasi gerak dan seni peran. | 3 JP | kreativitas |
| 2 | Melakukan eksplorasi gerak menggunakan rangsangan sekitar. | Eksplorasi gerak dengan rangsangan visual dan imajinasi. | 3 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 3 | Mengidentifikasi unsur-unsur seni peran (gerak, vokal, ekspresi). | Unsur-unsur seni peran dan penerapannya. | 3 JP | kolaborasi, keimanan dan ketakwaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menggunakan bakat seni peran sebagai wujud syukur atas karunia Allah SWT untuk berekspresi secara positif dan menghibur sesama. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari tahu berbagai teknik eksplorasi gerak dan vokal dari berbagai sumber, serta terus berlatih untuk meningkatkan kualitas seni peran. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menggunakan properti sederhana dari barang bekas atau bahan alam untuk pertunjukan seni peran, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama dengan teman dalam kelompok untuk menyusun adegan dan berlatih, serta menghargai setiap perbedaan ide dan kemampuan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengekspresikan cerita-cerita yang mengandung nilai-nilai luhur dan budaya Indonesia melalui seni peran, menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa. |
Bermain itu menyenangkan, apalagi jika kita bisa bermain peran! Dalam modul ini, kita akan belajar bagaimana mengubah diri menjadi karakter lain hanya dengan gerakan, suara, dan ekspresi. Kita akan menjelajahi berbagai cara untuk bergerak dan berekspresi, menemukan ide-ide kreatif dari sekitar kita, dan bahkan membuat pertunjukan kecil yang seru bersama teman-teman. Siapkah kamu untuk berpetualang dalam dunia seni peran?
1. Apa Itu Seni Peran?
Seni peran adalah kegiatan menirukan atau memerankan suatu tokoh, karakter, atau benda dalam sebuah cerita. Ini bukan hanya meniru, tetapi juga menghayati dan menyampaikan perasaan atau pesan dari tokoh tersebut kepada penonton. Seni peran bisa kita temukan dalam drama, film, atau bahkan saat kita bermain pura-pura di rumah. Kuncinya adalah bagaimana kita menggunakan tubuh dan suara untuk membuat penonton percaya pada karakter yang kita perankan. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas kita.
2. Eksplorasi Gerak dalam Seni Peran
Eksplorasi gerak adalah proses mencoba-coba berbagai macam gerakan untuk menemukan yang paling sesuai dengan karakter atau situasi yang ingin kita perankan. Kita bisa terinspirasi dari gerakan hewan (misalnya, kelinci melompat, ular melata), benda-benda di sekitar (misalnya, daun bergoyang, roda berputar), atau bahkan perasaan (misalnya, gerakan gembira, gerakan sedih). Tujuannya adalah untuk membuat gerakan kita terlihat alami, ekspresif, dan mudah dimengerti oleh penonton. Jangan takut mencoba gerakan baru dan unik!
3. Unsur-unsur Penting Seni Peran
Ada beberapa unsur penting yang membuat seni peran menjadi hidup. Pertama adalah Gerak: bagaimana tubuh kita bergerak, berjalan, duduk, atau berdiri untuk menunjukkan karakter. Kedua adalah Vokal: bagaimana suara kita digunakan, apakah itu berbicara, berteriak, berbisik, atau menirukan suara tertentu. Ketiga adalah Ekspresi: bagaimana wajah kita menunjukkan perasaan seperti senang, sedih, marah, atau takut. Keteraampilan ini harus dilatih agar bisa menyatu dan membuat penampilan kita semakin bagus dan meyakinkan. Latihan rutin adalah kuncinya.
4. Mencari Rangsangan untuk Gerak Kreatif
Untuk membuat gerakanmu semakin kreatif, carilah rangsangan dari lingkungan sekitarmu. Perhatikan bagaimana seekor kucing berjalan, bagaimana pohon bergoyang saat tertiup angin, atau bagaimana air mengalir. Kamu juga bisa terinspirasi dari suara-suara di sekitarmu, seperti suara kendaraan atau alat musik. Cobalah menirukan gerakan atau suara tersebut, lalu kembangkan menjadi gerakan yang lebih unik dan sesuai dengan cerita yang akan kamu perankan. Semakin banyak kamu mengamati, semakin banyak ide yang akan kamu dapatkan.
Rangkuman: Seni peran adalah cara menyenangkan untuk mengekspresikan diri melalui gerak, vokal, dan ekspresi. Eksplorasi gerak membantu kita menemukan gerakan yang pas, terinspirasi dari lingkungan sekitar. Dengan melatih ketiga unsur ini dan bekerja sama dalam kelompok, kita bisa membuat pertunjukan yang menarik dan menghidupkan cerita. Bermain peran juga melatih kreativitas dan keberanian kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Seni Peran | Kegiatan menirukan atau memerankan suatu tokoh atau karakter. |
| Eksplorasi Gerak | Proses mencoba-coba berbagai gerakan untuk menemukan yang sesuai. |
| Vokal | Penggunaan suara dalam seni peran, meliputi nada, intonasi, dan volume. |
| Ekspresi | Mimik wajah atau gerak tubuh yang menunjukkan perasaan atau karakter. |
| Rangsangan | Sesuatu yang memicu ide atau inspirasi untuk bergerak atau berekspresi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "BERMAIN ITU MENYENANGKAN" mata pelajaran Seni Budaya Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Peta Materi Seni Budaya Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Gambar Cerita (Komik Sederhana)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBatik dan Ragam HiasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLagu Daerah dan Alat Musik RitmisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProperti Tari DaerahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Naskah Drama SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKerajinan Anyaman dan MakrameBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisApresiasi Seni NusantaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Seni Budaya lain yang sudah tersedia
Unsur Tari TradisionalSeni Budaya Kelas V MIMenggambarSeni Budaya Kelas VI MISeni Musik " Mendengar dan mainkan alat musik perkusiSeni Budaya Kelas III MILihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN pada Seni Budaya MI, Fase C, elemen Seni Teater.
Modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN untuk Seni Budaya kelas V.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini gratis?
Ya. Modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN untuk kelas V MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Bagaimana cara download modul ajar BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan BERMAIN ITU MENYENANGKAN dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas BERMAIN ITU MENYENANGKAN untuk Seni Budaya kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul BERMAIN ITU MENYENANGKAN ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas V MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar BERMAIN ITU MENYENANGKAN beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi BERMAIN ITU MENYENANGKAN yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.