Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas V
Unsur Tari Tradisional
Modul ajar (RPP) Seni Budaya MI kelas V materi Unsur Tari Tradisional lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Unsur Tari Tradisional yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Unsur Tari Tradisional |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal berbagai jenis tarian tradisional dari daerah di Indonesia dan dapat menirukan beberapa gerakan sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Seni Tari |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menunjukkan elemen dasar tari tradisional Indonesia, serta mengidentifikasi fungsi dan maknanya dalam konteks budaya lokal. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Tari Saman memiliki gerakan tangan yang dinamis, tari Pendet menggunakan properti bokor, dan tari Jaipong dikenal dengan irama kendangnya. |
| Konseptual | Unsur tari tradisional terdiri dari unsur utama (gerak, irama, tata rias, busana) dan unsur pendukung (properti, setting panggung, lighting). |
| Prosedural | Peserta didik akan mengidentifikasi unsur-unsur tari melalui pengamatan video, diskusi kelompok, dan presentasi hasil analisis. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami unsur tari membantu mereka mengapresiasi keindahan dan makna mendalam dari setiap tarian tradisional. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat menjelaskan pengertian unsur utama tari tradisional dengan benar.
- Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur utama tari tradisional pada contoh tarian yang berbeda.
- Peserta didik dapat menjelaskan pengertian unsur pendukung tari tradisional dengan tepat.
- Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur pendukung tari tradisional dari berbagai contoh.
- Peserta didik dapat menyajikan hasil identifikasi unsur tari tradisional secara lisan atau tertulis.
- Peserta didik dapat menunjukkan sikap apresiatif terhadap kekayaan tari tradisional Indonesia.
Pemahaman bermakna: Memahami unsur tari tradisional membantu kita mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia dan mengenali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap gerakannya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa tari tradisional dari berbagai daerah punya ciri khas yang berbeda-beda, padahal sama-sama tarian?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menjelaskan dan mempresentasikan hasil analisis unsur tari secara lisan dan tertulis. Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangga terhadap kebudayaan Indonesia melalui pengenalan tari tradisional. Sejarah Kebudayaan Islam: Mengenali perkembangan tari tradisional di Indonesia yang mungkin dipengaruhi oleh akulturasi budaya lokal dan Islam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendampingi peserta didik mencari informasi tentang tari tradisional di lingkungan sekitar atau menonton pertunjukan tari daerah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi proyektor untuk menampilkan video tari, serta sudut baca dengan buku-buku tentang seni tari tradisional. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform berbagi video seperti YouTube untuk menonton dan menganalisis berbagai video tari tradisional Indonesia. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat menjelaskan pengertian unsur utama tari tradisional dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali tarian tradisional yang pernah mereka lihat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami unsur-unsur utama tari dan memutarkan video singkat tari tradisional untuk memantik rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mengamati beberapa video tari tradisional yang berbeda dan mencatat hal-hal yang mereka lihat terkait gerakan, musik, riasan, dan busana. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menemukan pola atau kesamaan dari pengamatan tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok membuat daftar sementara unsur-unsur utama yang mereka temukan dan mencoba menjelaskan mengapa unsur tersebut penting dalam sebuah tarian. Guru memberikan panduan dan konfirmasi konsep unsur utama tari (gerak, irama, tata rias, busana). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang unsur utama tari. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman, dan menambahkan informasi penting yang relevan, memastikan semua peserta didik memahami pengertian unsur utama tari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan pembelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menugaskan peserta didik untuk mencari contoh tarian lain di rumah yang menunjukkan unsur utama yang telah dipelajari. Pembelajaran ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat menjelaskan pengertian unsur pendukung tari tradisional dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi unsur utama tari dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pertanyaan 'Apakah hanya unsur-unsur itu saja yang membuat tarian terlihat indah dan menarik?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini untuk memahami unsur pendukung tari. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik kembali mengamati video tari tradisional, kali ini dengan fokus pada benda-benda yang digunakan penari, latar panggung, dan pencahayaan. Mereka mencatat hal-hal baru yang mereka temukan dan belum termasuk dalam unsur utama. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan unsur-unsur pendukung tari (properti, setting panggung, lighting) berdasarkan pengamatan mereka. Mereka juga mencari tahu fungsi masing-masing unsur pendukung tersebut dalam sebuah tarian. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur pendukung tari dan fungsinya. Guru memberikan penguatan konsep, meluruskan pemahaman yang keliru, dan mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang bagaimana unsur pendukung mempengaruhi pesan tarian. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan perbedaan antara unsur utama dan unsur pendukung tari. Guru mengapresiasi kerja keras siswa dan memberikan tantangan untuk mencari tahu lebih banyak tentang properti tari yang unik dari berbagai daerah. Pembelajaran diakhiri dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning dan Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur utama dan pendukung tari tradisional dari berbagai contoh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali semua unsur tari yang telah dipelajari. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan menganalisis sebuah tarian secara lengkap dan mempresentasikan hasilnya untuk menguji pemahaman mereka. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok dan diberikan satu video tari tradisional yang berbeda untuk setiap kelompok. Mereka ditugaskan untuk menganalisis tarian tersebut secara mendalam, mengidentifikasi semua unsur utama dan pendukung yang ada di dalamnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok membuat poster atau mind map yang berisi hasil analisis mereka tentang unsur-unsur utama dan pendukung dari tarian yang diamati, beserta penjelasan singkatnya. Mereka juga menyiapkan presentasi singkat untuk menjelaskan temuan mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya di depan kelas. Guru dan kelompok lain memberikan pertanyaan dan umpan balik. Guru memberikan penguatan akhir, mengklarifikasi jika ada miskonsepsi, dan mengapresiasi upaya setiap kelompok dalam menganalisis tarian. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru memimpin refleksi bersama tentang pentingnya memahami unsur tari dan bagaimana hal itu meningkatkan apresiasi terhadap seni budaya. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi dan karya mereka. Pembelajaran ditutup dengan doa dan pesan untuk terus mencintai budaya sendiri. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi unsur-unsur utama dan pendukung tari tradisional dari sebuah video.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, video tari tradisional, perangkat pemutar video
Langkah kerja:
- Amati video tari tradisional yang ditayangkan guru dengan seksama.
- Identifikasi unsur-unsur utama tari (gerak, irama, tata rias, busana) yang terlihat dalam tarian tersebut.
- Identifikasi unsur-unsur pendukung tari (properti, setting panggung, lighting) yang digunakan.
- Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang disediakan.
- Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kamu pernah melihat pertunjukan tari tradisional?
- Apa saja yang kamu ingat dari tarian tersebut?
- Menurutmu, apa yang membuat sebuah tarian terlihat indah?
- Benda apa saja yang biasa dipakai penari saat menari?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis dan presentasi kelompok tentang unsur-unsur tari tradisional.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian unsur utama tari tradisional | Gerak, irama, tata rias, busana | 3 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian unsur pendukung tari tradisional | Properti, setting panggung, lighting | 3 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 3 | Mengidentifikasi unsur-unsur utama dan pendukung tari tradisional dari berbagai contoh | Analisis tari secara komprehensif | 3 JP | penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari keindahan dan keagungan ciptaan Allah melalui seni tari, serta bersyukur atas beragam budaya Indonesia sebagai anugerah-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat menggali pengetahuan tentang unsur-unsur tari tradisional, membaca, dan menganalisis video untuk memahami lebih dalam kekayaan seni budaya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan belajar saat berdiskusi kelompok serta peduli terhadap pelestarian tari tradisional sebagai warisan lingkungan budaya. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama dengan teman dalam kelompok, menghargai pendapat orang lain, dan saling membantu untuk mencapai pemahaman bersama tentang unsur tari. |
| 5. Cinta Tanah Air | Bangga mempelajari dan melestarikan tari tradisional sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas dan kekayaan budaya bangsa Indonesia. |
Tari tradisional adalah warisan budaya yang tak ternilai harganya. Setiap gerakan, irama, hingga busana yang dikenakan penari memiliki makna dan cerita tersendiri. Untuk bisa menghargai dan memahami tarian-tarian ini lebih dalam, kita perlu mengenal unsur-unsur pembentuknya. Mari kita selami keindahan tari tradisional Indonesia melalui unsur-unsurnya!
1. Unsur Utama Tari Tradisional: Gerak
Gerak adalah inti dari sebuah tarian. Gerak tari tradisional biasanya memiliki makna dan filosofi tertentu, tidak hanya sekadar indah. Gerak bisa berupa gerak murni yang hanya mementingkan keindahan, atau gerak maknawi yang memiliki arti dan pesan. Contohnya, gerak sembah dalam tari Jawa menunjukkan penghormatan, atau gerak tangan gemulai dalam tari Bali yang menggambarkan keanggunan. Setiap daerah memiliki kekhasan gerak yang berbeda, mencerminkan karakter dan nilai budaya masyarakatnya.
2. Unsur Utama Tari Tradisional: Irama
Irama dalam tari tradisional adalah pengaturan waktu dan tempo gerakan, seringkali diiringi musik atau bunyi-bunyian. Irama menciptakan suasana dan energi tarian, bisa cepat, lambat, lembut, atau bersemangat. Musik pengiring tari tradisional sangat beragam, seperti gamelan untuk tari Jawa dan Bali, gendang untuk tari Sunda, atau alat musik rebana untuk tari Melayu. Keselarasan antara gerak dan irama menjadi kunci keindahan dan pesan yang disampaikan dalam sebuah tarian, membuat penonton ikut merasakan emosinya.
3. Unsur Utama Tari Tradisional: Tata Rias dan Busana
Tata rias dan busana bukan hanya pelengkap, melainkan bagian penting yang mendukung karakter dan cerita tari. Tata rias dapat mengubah wajah penari sesuai peran, misalnya riasan tegas untuk tari perang atau riasan lembut untuk tari putri. Busana tari tradisional juga sangat khas, seringkali menggunakan kain tradisional seperti batik, songket, atau ulos, lengkap dengan aksesoris seperti mahkota, selendang, atau gelang. Keduanya membantu memperkuat identitas tarian, menunjukkan asal daerah, status, atau bahkan sifat tokoh yang diperankan.
4. Unsur Pendukung Tari Tradisional: Properti
Properti tari adalah benda-benda yang digunakan penari saat melakukan tarian. Properti ini berfungsi untuk memperjelas makna gerakan, menambah keindahan, atau menjadi bagian penting dari cerita. Contoh properti tari sangat beragam: kipas dalam tari Kipas, piring dalam tari Piring, selendang dalam tari Jaipong, atau tombak dalam tari perang. Penggunaan properti harus selaras dengan tema tarian dan tidak boleh mengganggu gerakan penari. Pemilihan properti yang tepat sangat mendukung pesan yang ingin disampaikan.
5. Unsur Pendukung Tari Tradisional: Setting Panggung dan Lighting
Setting panggung atau tata panggung adalah penataan latar belakang dan dekorasi di atas panggung yang mendukung suasana tarian. Misalnya, dekorasi hutan untuk tarian yang bercerita tentang alam, atau istana untuk tarian kerajaan. Lighting atau tata cahaya adalah pengaturan pencahayaan untuk menyorot penari, menciptakan efek dramatis, atau mengubah suasana panggung. Cahaya yang redup bisa menciptakan kesan misterius, sementara cahaya terang dan berwarna-warni bisa menunjukkan kegembiraan. Kombinasi setting dan lighting yang tepat sangat penting untuk menghidupkan pertunjukan tari.
Rangkuman: Tari tradisional adalah seni gerak yang kaya akan makna. Unsur-unsur utamanya meliputi gerak yang bermakna, irama yang selaras dengan musik, serta tata rias dan busana yang mendukung karakter. Selain itu, ada unsur pendukung seperti properti yang memperjelas cerita, setting panggung yang membangun suasana, dan lighting yang memperindah pertunjukan. Memahami semua unsur ini akan membuat kita semakin menghargai keindahan dan kekayaan budaya tari tradisional Indonesia.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Gerak Murni | Gerak tari yang mengutamakan keindahan visual tanpa makna khusus. |
| Gerak Maknawi | Gerak tari yang memiliki arti atau pesan tertentu. |
| Irama | Pengaturan waktu dan tempo dalam gerakan tari, sering diiringi musik. |
| Tata Rias | Riasan wajah penari untuk mendukung karakter atau peran. |
| Busana Tari | Pakaian yang dikenakan penari, dirancang khusus sesuai tema dan daerah tari. |
| Properti Tari | Benda-benda yang digunakan penari sebagai pelengkap atau penjelas cerita. |
| Setting Panggung | Penataan latar belakang dan dekorasi di atas panggung. |
| Lighting | Pengaturan pencahayaan untuk menciptakan suasana dan efek visual. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Unsur Tari Tradisional" mata pelajaran Seni Budaya Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi Seni Budaya Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Gambar Cerita (Komik Sederhana)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBatik dan Ragam HiasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLagu Daerah dan Alat Musik RitmisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProperti Tari DaerahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Naskah Drama SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKerajinan Anyaman dan MakrameBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisApresiasi Seni NusantaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Seni Budaya di kelas lain
MenggambarSeni Budaya Kelas VI MISeni Musik " Mendengar dan mainkan alat musik perkusiSeni Budaya Kelas III MILihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas V →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Seni Budaya Unsur Tari Tradisional ini gratis?
Ya. Modul Unsur Tari Tradisional untuk kelas V MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Unsur Tari Tradisional ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V MI.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Unsur Tari Tradisional untuk Seni Budaya kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Unsur Tari Tradisional ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas V MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Unsur Tari Tradisional pada Seni Budaya MI, Fase C, elemen Seni Tari.
Bisakah modul Unsur Tari Tradisional ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Unsur Tari Tradisional dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.