Modul Ajar MI

Modul Ajar Seni Budaya Kelas VI MI

3 modul ajar Seni Budaya kelas VI MI (Fase C) siap unduh — A. Anyaman B. Anyaman Nusantara, Menggambar, dan Reklame (Poster dan Brosur). Word + PDF ber-kop.

3 modul siap pakaiFase CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas VI & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Reklame (Poster dan Brosur), salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Reklame (Poster dan Brosur) selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Seni Budaya Kelas VI MI
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Reklame (Poster dan Brosur)
Seni Budaya · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Reklame (Poster dan Brosur)
Seni Budaya · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasC / VI
Materi PokokReklame (Poster dan Brosur)
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal berbagai bentuk komunikasi visual sederhana di lingkungan sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMengeksplorasi dan mengekspresikan gagasan
Rumusan CP FasePada akhir fase C, peserta didik mampu memahami dan mengekspresikan gagasan, perasaan, dan pengalaman melalui berbagai media seni, serta mampu mengapresiasi karya seni dengan mempertimbangkan konteks budaya lokal.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPoster dan brosur adalah dua jenis reklame yang sering kita jumpai di jalan, toko, atau tempat umum lainnya.
KonseptualReklame adalah media visual yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, promosi, atau ajakan kepada khalayak ramai dengan desain menarik.
ProseduralPeserta didik akan belajar merancang dan membuat poster serta brosur dengan memperhatikan elemen desain dan pesan yang ingin disampaikan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan dan kreativitas dalam menghasilkan karya reklame yang efektif dan menarik perhatian.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa membuat reklame yang mengajak pada kebaikan adalah bentuk syukur atas nikmat akal dan kreativitas dari Allah SWT.
2. Cinta IlmuMempelajari cara membuat reklame yang efektif untuk berbagi informasi dan pengetahuan bermanfaat kepada orang lain dengan desain menarik.
3. Cinta LingkunganMembuat poster atau brosur dengan pesan ajakan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bentuk kepedulian bersama.
4. Cinta Diri dan SesamaBerlatih berkolaborasi dalam kelompok untuk menghasilkan karya reklame yang baik, menghargai ide teman, dan menyampaikan pesan positif kepada sesama.
5. Cinta Tanah AirMembuat reklame dengan tema-tema kebangsaan atau ajakan cinta tanah air, seperti menjaga budaya lokal atau persatuan, untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh reklame, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri poster dan brosur dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang konsep poster yang informatif dan persuasif sesuai tema yang diberikan dengan kreatif.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat poster sederhana menggunakan alat dan bahan yang tersedia dengan rapi dan menarik.
  4. Setelah membandingkan contoh, peserta didik dapat menjelaskan perbedaan antara poster dan brosur berdasarkan fungsi dan bentuknya dengan benar.
  5. Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat mendesain brosur sederhana yang berisi informasi penting dengan jelas.
  6. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan karya reklame (poster atau brosur) mereka kepada teman sekelas dengan percaya diri.
Halaman 2 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Reklame yang efektif tidak hanya indah secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan persuasif, mempengaruhi pandangan atau tindakan orang lain.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah gambar dan tulisan bisa membuat orang tertarik untuk membeli sesuatu atau melakukan kebaikan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengidentifikasi kalimat persuasif dan efektif dalam reklame, serta kaidah penulisan yang baik.
Pendidikan Pancasila: Memahami pesan-pesan moral atau ajakan untuk berbuat baik dalam reklame yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila.
Matematika: Memperkirakan ukuran dan proporsi elemen desain pada poster atau brosur agar terlihat seimbang.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mengamati reklame di lingkungan sekitar rumah bersama anak dan mendiskusikan pesan yang disampaikan.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi dengan sudut baca berisi contoh-contoh reklame dan dinding untuk memajang karya siswa akan mendukung pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan proyektor untuk menampilkan contoh-contoh reklame digital dan video tutorial desain sederhana akan memperkaya pengalaman belajar peserta didik.
Halaman 3 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh reklame, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri poster dan brosur dengan tepat dan melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang konsep poster yang informatif dan persuasif sesuai tema yang diberikan dengan kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menampilkan beberapa gambar reklame (poster, brosur, baliho, spanduk) dan bertanya: 'Apa saja yang kalian lihat pada gambar ini? Pernahkah kalian melihatnya di kehidupan sehari-hari?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi reklame dan merancang poster, serta menjelaskan bahwa mereka akan membuat proyek poster yang menarik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana cara membuat poster yang bisa mengajak orang untuk menjaga kebersihan lingkungan?'
  2. Guru menayangkan presentasi singkat tentang pengertian, fungsi, dan ciri-ciri reklame, khususnya poster dan brosur, dengan contoh-contoh visual yang relevan.
  3. Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai contoh poster yang ditampilkan guru pada layar, lalu mencatat ciri-ciri umum yang mereka temukan.
  4. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk membedakan poster dan brosur berdasarkan ciri-ciri yang telah mereka identifikasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk memilih tema poster (misalnya: 'Ayo Hemat Air', 'Buang Sampah pada Tempatnya', 'Rajin Membaca') dan mulai merancang konsep poster.
  2. Setiap kelompok menggambar sketsa awal poster mereka di kertas HVS, menentukan pesan utama, gambar pendukung, dan tata letak tulisan.
  3. Guru berkeliling membimbing kelompok dalam merencanakan desain, memberikan masukan tentang pemilihan warna dan huruf agar poster mudah dibaca dan menarik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan sketsa awal poster mereka di depan kelas, menjelaskan ide dan pesan yang ingin disampaikan.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif mengenai kejelasan pesan, kreativitas desain, dan potensi daya tarik poster.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep reklame yang telah dipelajari dan mengapresiasi setiap ide yang muncul dari peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri poster yang efektif dan pentingnya perencanaan dalam membuat reklame.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan kreativitas peserta didik, memotivasi mereka untuk terus belajar dan berkarya dengan gembira.
  3. Guru memberikan tugas untuk mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat poster di pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat poster sederhana menggunakan alat dan bahan yang tersedia dengan rapi dan menarik dan setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan karya reklame (poster atau brosur) mereka kepada teman sekelas dengan percaya diri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang ciri-ciri poster dan konsep desain yang telah dirancang kelompok.
  3. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan mewujudkan desain poster menjadi karya nyata dan mempresentasikannya, serta menekankan pentingnya kerjasama dan kerapian.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru membantu kelompok menyusun jadwal pengerjaan poster, termasuk pembagian tugas dan estimasi waktu untuk setiap tahapan (menggambar, mewarnai, menulis).
  2. Guru mendemonstrasikan teknik dasar pewarnaan dan penulisan huruf yang menarik untuk poster, serta tips agar poster terlihat rapi.
  3. Peserta didik menyiapkan alat dan bahan yang telah dibawa (kertas karton, pensil warna, spidol, penggaris, gunting, lem) sesuai kebutuhan proyek poster mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Setiap kelompok mulai mengerjakan poster sesuai dengan sketsa yang telah dibuat, dengan bimbingan guru yang berkeliling memantau proses pengerjaan.
  2. Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menggambar, mewarnai, dan menuliskan pesan pada poster, memastikan kerapian dan kesesuaian dengan konsep awal.
  3. Guru memberikan arahan dan bantuan teknis jika ada kesulitan yang dihadapi kelompok dalam proses pembuatan poster.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setelah selesai, setiap kelompok memajang poster mereka di dinding kelas dan mempersiapkan diri untuk presentasi.
  2. Setiap kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil poster mereka, menjelaskan pesan, desain, dan proses pembuatannya.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik positif serta saran perbaikan untuk karya poster yang telah dibuat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang pembuatan reklame yang menarik dan efektif, serta pentingnya kerjasama.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas kerja keras, kreativitas, dan hasil karya yang telah dibuat dengan penuh semangat.
  3. Guru memberikan penguatan bahwa karya seni dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan kebaikan, lalu menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BERKARYA!Ayo Buat Poster Keren!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat merancang dan membuat poster sederhana yang informatif dan menarik.

Alat & bahan: Kertas karton/HVS, pensil, penghapus, penggaris, pensil warna/spidol, gunting, lem

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang contoh poster dan diskusikan dengan kelompokmu apa saja ciri-ciri poster yang baik.
    Ayo Jaga Kebersihan Lingkungan!Buang Sampah Pada TempatnyaLingkungan Bersih, Hidup SehatBersama Kita Bisa!
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Pilih satu tema kebaikan (misal: 'Jaga Kebersihan', 'Ayo Menabung', 'Sayangi Sesama') yang ingin kamu sampaikan melalui poster.
  3. Buatlah sketsa desain poster di kertas HVS, tentukan gambar utama, judul, dan kalimat ajakan yang singkat dan jelas.
  4. Setelah sketsa disetujui guru, pindahkan desainmu ke kertas karton dan warnai dengan rapi dan menarik.
  5. Tuliskan pesan ajakanmu dengan huruf yang jelas dan mudah dibaca di poster yang sudah jadi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang reklame?
  2. Pernahkah kamu melihat poster? Di mana?
  3. Apa tujuan orang membuat poster atau brosur?
  4. Apa bedanya poster dengan pengumuman biasa?

Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok dan pengerjaan proyek poster, serta penilaian keaktifan dan kerjasama.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya poster/brosur dan presentasi kelompok menggunakan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri poster dan brosurPengertian, fungsi, dan ciri-ciri reklame (poster dan brosur)2 JPPenalaran kritis
2Merancang konsep poster yang informatif dan persuasifElemen desain poster, pemilihan tema dan pesan2 JPKreativitas
3Membuat poster sederhana dengan rapi dan menarikTeknik menggambar, mewarnai, dan menulis huruf pada poster2 JPKreativitas, Kolaborasi
4Mempresentasikan karya reklameKeterampilan presentasi, menyampaikan ide2 JPKomunikasi
Halaman 8 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Reklame adalah salah satu cara untuk menyampaikan pesan kepada banyak orang. Ada banyak jenis reklame di sekitar kita, seperti poster dan brosur. Dengan belajar tentang reklame, kita bisa lebih peka terhadap informasi di sekitar dan bahkan bisa membuat reklame sendiri untuk mengajak pada kebaikan atau mengiklankan sesuatu yang bermanfaat.

1. Apa itu Reklame?
Reklame adalah media atau alat yang digunakan untuk menyampaikan informasi, promosi, atau ajakan kepada khalayak ramai agar tertarik pada suatu produk, jasa, atau ide. Tujuannya beragam, mulai dari mengiklankan barang, memberitahukan acara, hingga mengajak untuk melakukan perbuatan baik seperti menjaga kebersihan. Reklame bisa berbentuk tulisan, gambar, atau bahkan gabungan keduanya yang dibuat semenarik mungkin agar mudah diingat.

2. Mengenal Poster
Poster adalah jenis reklame yang berbentuk lembaran kertas besar, biasanya ditempel di dinding atau tempat-tempat umum. Ciri-ciri poster adalah ukurannya yang relatif besar, gambar dan tulisan yang mencolok agar mudah terlihat dari jauh, serta pesannya yang singkat, padat, dan jelas. Poster biasanya berisi ajakan, pengumuman, atau informasi penting yang harus segera diketahui banyak orang, contohnya poster tentang bahaya merokok atau ajakan menjaga lingkungan.

3. Mengenal Brosur
Brosur adalah reklame berbentuk lembaran kertas yang dilipat dan berisi informasi lebih rinci daripada poster. Brosur biasanya dibagikan langsung kepada orang-orang atau diletakkan di tempat-tempat strategis. Karena ukurannya lebih kecil dan bisa dibawa pulang, brosur memungkinkan pembaca untuk mempelajari informasi lebih detail, seperti daftar harga produk, jadwal acara, atau langkah-langkah pendaftaran. Gambar dan tulisan di brosur juga harus menarik, tapi tidak perlu terlalu besar.

4. Perbedaan Poster dan Brosur
Meskipun sama-sama reklame, poster dan brosur memiliki perbedaan utama. Poster bertujuan untuk menarik perhatian cepat dari kejauhan dan pesannya singkat, biasanya ditempel. Brosur, di sisi lain, bertujuan memberikan informasi lebih detail, ukurannya lebih kecil, dan biasanya dibagikan atau diletakkan agar bisa dibaca lebih dekat. Poster lebih mengandalkan visual yang kuat, sedangkan brosur menggabungkan visual dan teks yang informatif.

5. Cara Membuat Reklame yang Menarik
Untuk membuat reklame yang menarik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, tentukan tujuan dan pesan utama yang ingin disampaikan. Kedua, gunakan gambar yang relevan dan menarik perhatian. Ketiga, pilih jenis huruf dan ukuran yang mudah dibaca. Keempat, gunakan warna-warna yang serasi dan kontras agar pesan terlihat jelas. Kelima, pastikan tata letak (layout) rapi dan tidak terlalu ramai, sehingga pembaca fokus pada pesan inti.

Rangkuman: Reklame adalah media untuk menyampaikan pesan kepada khalayak. Poster adalah reklame besar dengan pesan singkat yang ditempel, sedangkan brosur adalah lembaran lipat dengan informasi lebih detail yang dibagikan. Keduanya harus menarik secara visual dan memiliki pesan yang jelas agar efektif. Dengan memahami elemen desain, kita bisa membuat reklame yang persuasif dan bermanfaat untuk berbagai tujuan, termasuk mengajak pada kebaikan.

Halaman 9 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ReklameMedia untuk menyampaikan informasi, promosi, atau ajakan.
PosterReklame lembaran besar yang ditempel, pesan singkat dan mencolok.
BrosurReklame lembaran lipat berisi informasi lebih rinci, biasanya dibagikan.
PersuasifBersifat membujuk atau mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Reklame (Poster dan Brosur)" mata pelajaran Seni Budaya Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Reklame (Poster dan Brosur) — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh

4 materi Seni Budaya MI, urut mengajar dari Reklame (Poster dan Brosur) hingga Tari Kreasi Berkelompok.

Reklame (Poster dan Brosur)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopPatung dan KonstruksiInterval Nada dan AnsambelTari Kreasi Berkelompok

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Seni Budaya MI, urut mengajar dari Pementasan Drama Pendek hingga Pameran Akhir Tahun.

Pementasan Drama PendekWirausaha Kerajinan SederhanaPameran Akhir Tahun

Seni Budaya (SBK) Kelas VI MI — Fase C

Kelas VI — ditulis juga kelas 6 — di MI berada di Fase C, dan 7 materi Seni Budaya setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Seni Budaya juga dipanggil SBK dan SBdP — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Seni Budaya kelas VI (kelas 6) MI — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Seni Budaya kelas VI (kelas 6) MI mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Seni Budaya kelas VI (kelas 6) MI yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Seni Budaya bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VIPeta Konsep
Reklame (Poster dan Brosur)Apa itu Reklame?Mengenal PosterMengenal BrosurPerbedaan Poster dan BrosurCara Membuat Reklame yang Menarik
Dari sub-bab Reklame (Poster dan Brosur)Lembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Reklame (Poster dan Brosur)1Patung dan Konstruksi1Interval Nada dan Ansambel1Tari Kreasi Berkelompok2Pementasan Drama Pendek…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDReklame (Poster dan Brosur)Patung dan KonstruksiInterval Nada dan AnsambelTari Kreasi Berkelompok
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Seni Budaya Kelas VI MI

Apakah modul ajar Seni Budaya ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas VI (kelas 6) MI masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase C. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Seni Budaya kelas VI MI?

7 materi, urut mengajar dari Reklame (Poster dan Brosur) hingga Pameran Akhir Tahun. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Seni Budaya?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Seni Budaya sering disebut apa lagi?

Nama resminya Seni Budaya, tetapi di sekolah ia juga dipanggil SBK, SBdP. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.