Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas V
Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal beberapa lagu daerah dan mungkin pernah melihat atau mendengar alat musik ritmis sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, penalaran kritis.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Musik |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase C, peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan unsur-unsur musik, serta mengekspresikan diri melalui eksplorasi suara, ritme, dan melodi dari berbagai sumber bunyi termasuk lagu daerah dan alat musik. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ada banyak lagu daerah di Indonesia, seperti 'Cublak-Cublak Suweng' dan 'Apuse', serta alat musik ritmis seperti kendang, rebana, dan marakas. |
| Konseptual | Lagu daerah memiliki lirik, melodi, dan ritme khas yang mencerminkan budaya setempat, sedangkan alat musik ritmis berperan dalam menciptakan pola irama. |
| Prosedural | Peserta didik akan berlatih menyanyikan lagu daerah sesuai tempo dan dinamika, serta memainkan pola ritme menggunakan alat musik ritmis. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari lagu daerah dan alat musik ritmis membantu mereka menghargai warisan budaya dan mengembangkan kepekaan musikal. |
Tujuan Pembelajaran:
- Dengan menyimak penjelasan guru dan contoh audio, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri khas lagu daerah Indonesia dengan tepat.
- Melalui eksplorasi berbagai benda di sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi dan jenis alat musik ritmis sederhana dengan benar.
- Setelah berlatih, peserta didik dapat menyanyikan lagu daerah pilihan sesuai tempo dan dinamika dengan percaya diri.
- Dengan bimbingan guru dan kerja kelompok, peserta didik dapat memainkan pola ritme sederhana menggunakan alat musik ritmis dengan kompak.
- Setelah berkolaborasi, peserta didik dapat menyajikan penampilan lagu daerah dengan iringan alat musik ritmis secara harmonis.
Pemahaman bermakna: Memahami dan memainkan lagu daerah serta alat musik ritmis tidak hanya melatih musikalitas, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membuat musik yang menyenangkan hanya dengan tepuk tangan atau benda-benda di sekitar kita?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengidentifikasi makna lirik lagu daerah dan menyampaikan pesan moralnya. Ilmu Pengetahuan Sosial: Mengenal keberagaman budaya dan geografis Indonesia melalui asal daerah lagu. Seni Rupa: Membuat hiasan sederhana untuk alat musik ritmis yang dibuat dari benda bekas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk bercerita tentang lagu daerah di kampung halaman mereka atau membantu peserta didik mencari video penampilan lagu daerah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar ada ruang terbuka untuk bergerak dan berlatih memainkan alat musik ritmis, serta tersedia pojok literasi musik dengan buku-buku lagu daerah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video lagu daerah dari berbagai provinsi di Indonesia dan aplikasi perekam suara sederhana untuk merekam dan mengevaluasi latihan kelompok. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Dengan menyimak penjelasan guru dan contoh audio, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri khas lagu daerah Indonesia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui eksplorasi berbagai benda di sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi dan jenis alat musik ritmis sederhana dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Setelah berkolaborasi, peserta didik dapat menyajikan penampilan lagu daerah dengan iringan alat musik ritmis secara harmonis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi benda-benda di sekitar sebagai alat musik ritmis sederhana dan membuat pola ritme.
Alat & bahan: Lembar LKPD, pensil, benda-benda di sekitar (botol plastik, pulpen, meja, tepuk tangan)
Langkah kerja:
- Lengkapi asal daerah setiap lagu pada tabel berikut, lalu nyanyikan salah satunya bersama kelompok.
Gambar 1. Tabel - Amati 1 yang berisi berbagai benda di sekitar kita, lalu pilih 3 benda yang menurutmu bisa menghasilkan bunyi.
- Coba pukul atau goyangkan benda-benda yang kamu pilih dan dengarkan bunyinya, lalu tuliskan jenis bunyi yang dihasilkan (misal: 'tek-tek', 'srak-srak').
- Buatlah pola ritme sederhana (minimal 4 ketukan) menggunakan 3 benda tersebut, contoh: 'Tek-tek-tek-srak'.
- Tuliskan pola ritme yang kamu ciptakan pada kolom 'Pola Ritme' di tabel, dan deskripsikan bagaimana kamu memainkannya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan satu lagu daerah yang kamu ketahui!
- Pernahkah kamu mendengar alat musik seperti kendang atau marakas?
- Bagaimana perasaanmu saat mendengar lagu daerah?
- Bisakah kamu menepuk tangan mengikuti irama lagu 'Naik Delman'?
Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok dan praktik memainkan alat musik ritmis, serta penilaian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian performa kelompok dalam menyajikan lagu daerah dengan iringan alat musik ritmis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri khas lagu daerah Indonesia dengan tepat. | Ciri khas lagu daerah (bahasa, tema, melodi). | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi fungsi dan jenis alat musik ritmis sederhana dengan benar. | Fungsi dan jenis alat musik ritmis, eksplorasi bunyi. | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menyajikan penampilan lagu daerah dengan iringan alat musik ritmis secara harmonis. | Praktik menyanyi lagu daerah dan memainkan alat musik ritmis. | 2 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Indonesia kaya akan keberagaman budaya, salah satunya tercermin dalam lagu-lagu daerah dan alat musik tradisionalnya. Lagu daerah adalah warisan tak ternilai yang menceritakan kehidupan, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur suatu suku. Dengan mempelajari lagu daerah dan alat musik ritmis, kita tidak hanya belajar musik, tetapi juga mengenal lebih dekat kekayaan budaya bangsa kita. Mari kita jelajahi melodi dan irama dari seluruh penjuru Nusantara!
1. Mengenal Lagu Daerah Indonesia
Lagu daerah adalah lagu yang berasal dari suatu daerah dan menjadi populer di kalangan masyarakat setempat, biasanya menggunakan bahasa daerah. Lagu-lagu ini seringkali menceritakan tentang kehidupan sehari-hari, alam, adat istiadat, atau nasihat. Contoh lagu daerah yang terkenal antara lain 'Apuse' dari Papua, 'Gundul-Gundul Pacul' dari Jawa Tengah, 'Ampar-Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan, dan 'Soleram' dari Riau. Setiap lagu memiliki ciri khas melodi dan irama yang unik, mencerminkan identitas budayanya. Mengenal lagu daerah berarti mengenal Indonesia.
2. Ciri Khas Lagu Daerah
Lagu daerah memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari lagu populer modern. Pertama, liriknya sering menggunakan bahasa daerah setempat, sehingga mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Kedua, melodi dan aransemennya sederhana dan mudah diingat, seringkali diwariskan secara turun-temurun. Ketiga, tema lagunya dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti pertanian, perburuan, atau upacara adat. Keempat, iramanya seringkali diiringi oleh alat musik tradisional daerah tersebut. Ciri-ciri ini menjadikan lagu daerah sebagai cerminan identitas budaya yang kuat.
3. Apa Itu Alat Musik Ritmis?
Alat musik ritmis adalah jenis alat musik yang berfungsi untuk mengatur tempo atau irama dalam sebuah lagu. Alat musik ini tidak memiliki nada yang spesifik seperti piano atau gitar, melainkan menghasilkan bunyi perkusi atau ketukan. Peran utamanya adalah memberikan ketukan dan pola irama yang stabil, sehingga lagu menjadi lebih hidup dan teratur. Contoh alat musik ritmis yang sering kita temui adalah kendang, rebana, marakas, tamborin, dan triangel. Bahkan, tepuk tangan, hentakan kaki, atau ketukan pada meja juga bisa menjadi alat musik ritmis sederhana.
4. Jenis-Jenis Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya
Alat musik ritmis dapat dikelompokkan berdasarkan cara memainkannya. Ada yang dipukul, seperti kendang dan tamborin, ada yang digoyang seperti marakas, dan ada yang digesek atau digaruk seperti guiro. Kendang, misalnya, dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan untuk menghasilkan bunyi 'dung' dan 'tak'. Marakas dimainkan dengan cara digoyangkan untuk menghasilkan suara 'srak-srak'. Rebana dimainkan dengan cara dipukul menggunakan telapak tangan dan jari. Setiap alat musik ritmis memiliki karakteristik suara unik yang memperkaya irama musik.
Rangkuman: Lagu daerah adalah lagu dari suatu wilayah dengan lirik bahasa daerah, melodi sederhana, dan tema kehidupan lokal. Alat musik ritmis berfungsi sebagai pengatur irama dan tempo lagu, tanpa menghasilkan nada spesifik. Contohnya kendang, marakas, dan rebana. Mempelajari dan memainkan lagu daerah serta alat musik ritmis membantu kita menghargai dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Lagu Daerah | Lagu yang berasal dari suatu daerah dan menggunakan bahasa daerah setempat. |
| Alat Musik Ritmis | Alat musik yang berfungsi sebagai pengatur irama atau tempo, tidak bernada. |
| Tempo | Kecepatan ketukan dalam musik. |
| Dinamika | Perubahan keras lembutnya suara dalam musik. |
| Irama | Pengulangan bunyi yang teratur dan bervariasi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis" mata pelajaran Seni Budaya Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Seni Budaya Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Gambar Cerita (Komik Sederhana)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBatik dan Ragam HiasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Naskah Drama SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKerajinan Anyaman dan MakrameBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisApresiasi Seni NusantaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Seni Budaya lain yang sudah tersedia
Gambar ilustrasiSeni Budaya Kelas V SDmengeksplorasi simpul dan berkarya makrameSeni Budaya Kelas V SDMengenal lagu daerahSeni Budaya Kelas VI SDAlat-alat musikSeni Budaya Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis pada Seni Budaya SD, Fase C, elemen Musik.
Modul Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Seni Budaya kelas V SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis ini gratis?
Ya. Modul Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis untuk Seni Budaya kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.