Modul Ajar SMK

Modul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis Kelas XI SMK

2 modul ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis kelas XI SMK (Fase F) siap unduh — Pengelolaan Keuangan Sederhana, dan Pkwu.

2 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Pkwu, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Pkwu selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis Kelas XI SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pkwu
Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pkwu
Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKonsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPkwu
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep bisnis dan ekonomi serta mampu mengidentifikasi peluang usaha sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menghasilkan ide-ide inovatif untuk pengembangan produk atau jasa dalam konteks kewirausahaan.
  2. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam tim untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek kewirausahaan.
  3. kemandirian — elemen: Pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik menunjukkan inisiatif dan tanggung jawab pribadi dalam mengelola proyek serta mengatasi tantangan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainKonsentrasi Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu mengelola dan mengembangkan usaha mandiri di bidang manajemen perkantoran dan layanan bisnis, serta menciptakan inovasi produk atau jasa yang berdaya saing global.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas contoh nyata startup sukses yang dimulai dari ide sederhana hingga menjadi besar.
KonseptualKonsep intinya adalah siklus kewirausahaan meliputi ideasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi usaha.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah sistematis dalam menyusun proposal bisnis dan merancang prototipe produk.
MetakognitifKesadaran yang ditumbuhkan adalah pentingnya berpikir kritis dan adaptif dalam menghadapi dinamika pasar serta keberanian mengambil risiko terukur.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengidentifikasi peluang, peserta didik dapat merumuskan ide bisnis yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar secara tepat.
  2. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis kelayakan ide bisnis berdasarkan aspek pasar, teknis, dan finansial dengan cermat.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun rencana bisnis yang komprehensif dan sistematis sesuai format standar.
  4. Setelah melakukan riset, peserta didik dapat merancang prototipe produk atau jasa yang memiliki nilai tambah dan daya saing.
  5. Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat mengkomunikasikan ide dan rencana bisnis mereka secara persuasif dan profesional.
  6. Dengan memanfaatkan umpan balik, peserta didik dapat merevisi dan menyempurnakan rencana bisnis serta prototipe produk mereka secara mandiri.
Halaman 2 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kewirausahaan bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang menciptakan nilai, memecahkan masalah, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui inovasi dan kerja keras.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ide sederhana yang kamu miliki bisa diubah menjadi sebuah bisnis yang sukses dan bermanfaat bagi banyak orang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi dan penulisan proposal bisnis yang efektif dan persuasif.
Ekonomi Bisnis: Pemahaman mendalam tentang analisis pasar, perhitungan biaya, dan strategi harga dalam konteks kewirausahaan.
Informatika: Pemanfaatan perangkat lunak untuk analisis data, desain prototipe digital, dan promosi produk/jasa.
Kemitraan PembelajaranPeserta didik dapat berinteraksi dengan pelaku UMKM lokal atau mentor bisnis untuk mendapatkan wawasan dan umpan balik terhadap ide bisnis mereka.
Lingkungan PembelajaranLingkungan pembelajaran yang mendukung adalah ruang kelas yang fleksibel untuk kerja kelompok, akses ke internet, dan perpustakaan digital untuk riset.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan teknologi digital meliputi penggunaan aplikasi desain grafis sederhana untuk prototipe, platform survei online untuk riset pasar, dan presentasi digital.
Halaman 3 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengidentifikasi peluang, peserta didik dapat merumuskan ide bisnis yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar secara tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Kata Bisnis: Guru menyebutkan definisi singkat, peserta didik menebak istilah bisnisnya. Contoh: 'Proses menciptakan sesuatu yang baru.' (Inovasi)
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik melalui pertanyaan: 'Apa produk atau jasa yang kalian impikan untuk diciptakan?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa mengubah ide sederhana menjadi sebuah bisnis yang sukses?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video inspiratif tentang startup sukses, lalu bertanya, 'Apa yang membuat startup ini berhasil?'
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang pentingnya identifikasi masalah dan kebutuhan pasar sebagai dasar ide bisnis.
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi minimal tiga masalah atau kebutuhan yang belum terpenuhi di lingkungan sekitar mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik membentuk kelompok beranggotakan 4-5 orang.
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk memilih satu masalah atau kebutuhan dari daftar identifikasi individu yang paling menarik untuk dipecahkan.
  3. Kelompok merumuskan minimal tiga ide solusi inovatif dalam bentuk produk atau jasa untuk masalah yang dipilih, lalu memilih satu ide terbaik.
  4. Kelompok membuat mind map sederhana (peta pikiran) berisi ide bisnis terpilih, target pasar awal, dan keunikan produk/jasa (gambar 1).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan mind map ide bisnis mereka di depan kelas secara singkat.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap ide bisnis yang dipresentasikan, fokus pada kebaruan dan relevansi.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya validasi ide awal dan kesesuaian dengan kebutuhan pasar untuk langkah selanjutnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya identifikasi masalah dan perumusan ide inovatif dalam kewirausahaan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan ide-ide kreatifnya, menciptakan suasana belajar yang positif.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari informasi lebih lanjut tentang riset pasar dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis kelayakan ide bisnis berdasarkan aspek pasar, teknis, dan finansial dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Logo Bisnis: Guru menampilkan logo-logo bisnis terkenal, peserta didik menebak nama perusahaannya. Contoh: logo 'centang' (Nike).
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali ide-ide bisnis dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan tantangan dalam mewujudkannya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan bahwa fokusnya adalah menganalisis kelayakan ide bisnis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru menjelaskan konsep analisis kelayakan bisnis (pasar, teknis, finansial) menggunakan contoh nyata.
  2. Guru membagikan materi bacaan atau tautan video tentang metode riset pasar sederhana dan cara menghitung biaya produksi awal.
  3. Peserta didik dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya mendiskusikan pembagian tugas untuk riset kelayakan ide bisnis mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Setiap kelompok mulai melakukan riset pasar sederhana dengan mewawancarai beberapa calon konsumen potensial atau mengamati tren di media sosial.
  2. Kelompok mengumpulkan data tentang potensi permintaan, pesaing, dan harga jual yang wajar untuk produk/jasa mereka.
  3. Kelompok memperkirakan kebutuhan bahan baku/sumber daya, proses produksi/layanan, serta perkiraan biaya awal yang diperlukan.
  4. Kelompok mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 'Analisis Kelayakan Ide Bisnis' yang memuat aspek pasar, teknis, dan finansial (gambar 2).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil analisis kelayakan ide bisnis mereka.
  2. Kelompok lain dan guru memberikan pertanyaan serta masukan untuk memperdalam analisis dan mengidentifikasi potensi kelemahan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya analisis kelayakan yang realistis sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa analisis kelayakan adalah langkah krusial sebelum memulai bisnis.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok dalam melakukan riset dan analisis, menciptakan suasana yang mendukung.
  3. Guru memberikan tugas untuk memperbaiki analisis berdasarkan masukan dan mengarahkan ke penyusunan rencana bisnis pada pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun rencana bisnis yang komprehensif dan sistematis sesuai format standar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Rantai Kata Bisnis: Satu peserta didik menyebutkan kata bisnis, berikutnya menyebutkan kata bisnis lain yang diawali huruf terakhir kata sebelumnya. Contoh: 'Pemasaran' -> 'Negosiasi'.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali hasil analisis kelayakan dan urgensi menuangkannya dalam rencana bisnis yang terstruktur.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menekankan pentingnya rencana bisnis sebagai peta jalan usaha.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru menjelaskan komponen-komponen utama dalam sebuah rencana bisnis (executive summary, deskripsi perusahaan, analisis pasar, strategi pemasaran, manajemen, finansial).
  2. Guru membagikan contoh template rencana bisnis sederhana dan menjelaskan setiap bagiannya secara rinci.
  3. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan bagaimana data dari analisis kelayakan sebelumnya akan dimasukkan ke dalam setiap bagian rencana bisnis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Setiap kelompok mulai menyusun draf rencana bisnis mereka menggunakan template yang diberikan.
  2. Kelompok berkolaborasi mengisi setiap bagian rencana bisnis, memastikan konsistensi dan kelengkapan informasi.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan arahan, dan menjawab pertanyaan terkait penyusunan rencana bisnis.
  4. Kelompok fokus pada bagian executive summary, deskripsi perusahaan, dan analisis pasar pada pertemuan ini.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan bagian rencana bisnis yang telah mereka kerjakan (executive summary, deskripsi, analisis pasar).
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik, khususnya pada kejelasan, kelengkapan, dan daya tarik bagian-bagian awal rencana bisnis.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya bagian awal rencana bisnis untuk menarik perhatian investor atau pihak terkait.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru merefleksikan kemajuan dalam menyusun rencana bisnis dan tantangan yang dihadapi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas upaya dan kolaborasi kelompok, memotivasi mereka untuk terus berkreasi.
  3. Guru memberikan tugas untuk melanjutkan penyusunan bagian strategi pemasaran, manajemen, dan finansial di luar jam pelajaran.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAnalisis Ide Bisnis Inovatifku!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis kelayakan ide bisnis berdasarkan aspek pasar, teknis, dan finansial.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, komputer/laptop, akses internet

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar 1 tentang contoh mind map ide bisnis. Buatlah mind map ide bisnis kelompokmu, sertakan nama produk/jasa, target pasar, dan keunikan.
    Ide BisnisProduk/JasaTarget PasarKeunikan
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Lakukan riset pasar sederhana dengan mengidentifikasi calon konsumen dan pesaing untuk ide bisnismu. Catat hasilnya pada kolom 'Aspek Pasar' di tabel.
  3. Identifikasi sumber daya (bahan baku, alat, tenaga kerja) dan proses utama yang dibutuhkan untuk merealisasikan ide bisnismu. Catat pada kolom 'Aspek Teknis'.
  4. Perkirakan biaya awal yang dibutuhkan (modal, produksi) dan potensi pendapatan. Catat pada kolom 'Aspek Finansial'.
  5. Diskusikan hasil analisis kelayakan ide bisnismu dalam kelompok dan siapkan untuk dipresentasikan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang kewirausahaan?
  2. Berikan satu contoh produk atau jasa yang menurutmu sangat inovatif!
  3. Menurutmu, apa saja faktor yang membuat sebuah bisnis bisa sukses?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi, melakukan riset, dan menyusun rencana bisnis serta prototipe.

Sumatif (akhir): Penilaian proposal rencana bisnis dan presentasi prototipe produk/jasa.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Merumuskan ide bisnis yang inovatif dan relevan.Identifikasi peluang dan perumusan ide.4 JPkreativitas
2Menganalisis kelayakan ide bisnis.Analisis aspek pasar, teknis, finansial.4 JPpenalaran kritis
3Menyusun rencana bisnis yang komprehensif.Struktur dan komponen rencana bisnis.4 JPkolaborasi
4Merancang prototipe produk atau jasa.Konsep dan pembuatan prototipe.4 JPkreativitas
Halaman 9 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kewirausahaan adalah jantung inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Materi ini akan membimbing Anda untuk tidak hanya memahami konsepnya, tetapi juga untuk secara aktif merancang dan mengembangkan ide bisnis Anda sendiri. Dari identifikasi peluang hingga perancangan prototipe, setiap langkah akan membawa Anda lebih dekat menjadi seorang wirausahawan yang visioner dan berdampak.

1. Mengenali Peluang Usaha
Peluang usaha muncul dari masalah, kebutuhan yang belum terpenuhi, atau tren pasar. Kemampuan mengidentifikasi peluang adalah kunci awal. Ini melibatkan observasi lingkungan, mendengarkan keluhan konsumen, dan menganalisis tren sosial atau teknologi. Contohnya, munculnya aplikasi transportasi online karena masalah kemacetan dan kebutuhan transportasi yang efisien. Peluang juga bisa datang dari hobi atau keahlian pribadi yang bisa dikomersialkan.

2. Merumuskan Ide Bisnis Inovatif
Setelah menemukan peluang, langkah selanjutnya adalah merumuskan ide bisnis yang inovatif. Inovasi tidak selalu harus menciptakan sesuatu yang benar-benar baru, bisa juga dengan memodifikasi, menggabungkan, atau memberikan nilai tambah pada produk/jasa yang sudah ada. Brainstorming, mind mapping, dan SCAMPER (Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse) adalah beberapa teknik yang dapat digunakan untuk menghasilkan ide-ide segar. Fokus pada solusi yang efektif dan efisien.

3. Analisis Kelayakan Bisnis
Sebelum melangkah lebih jauh, ide bisnis perlu dianalisis kelayakannya. Analisis pasar meliputi potensi permintaan, target konsumen, dan persaingan. Aspek teknis mencakup ketersediaan sumber daya, proses produksi, dan teknologi yang digunakan. Aspek finansial melibatkan perkiraan biaya investasi, operasional, dan potensi keuntungan. Analisis ini membantu meminimalkan risiko dan memastikan ide bisnis memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang dan berkelanjutan.

4. Menyusun Rencana Bisnis Komprehensif
Rencana bisnis adalah dokumen tertulis yang menjelaskan tujuan bisnis, strategi untuk mencapai tujuan tersebut, dan bagaimana bisnis akan beroperasi. Komponen utamanya meliputi ringkasan eksekutif, deskripsi perusahaan, analisis pasar, strategi pemasaran, rencana operasional, struktur manajemen, dan proyeksi keuangan. Rencana bisnis berfungsi sebagai panduan, alat komunikasi dengan investor, dan peta jalan untuk pertumbuhan usaha, sehingga harus disusun secara sistematis dan realistis.

5. Perancangan Prototipe Produk/Jasa
Prototipe adalah model awal atau contoh produk/jasa yang dibuat untuk tujuan pengujian dan evaluasi. Ini bisa berupa sketsa, maket fisik, atau simulasi digital. Tujuan prototipe adalah memvisualisasikan ide, mengidentifikasi kelemahan desain, dan mengumpulkan umpan balik dari calon pengguna sebelum produksi massal. Dengan prototipe, wirausahawan dapat menghemat biaya dan waktu, serta memastikan produk/jasa yang dihasilkan sesuai dengan ekspektasi pasar dan memiliki nilai jual.

Rangkuman: Kewirausahaan melibatkan identifikasi peluang, perumusan ide inovatif, analisis kelayakan, penyusunan rencana bisnis, dan perancangan prototipe. Setiap tahapan ini krusial untuk membangun usaha yang sukses dan berkelanjutan. Dengan pemahaman yang kuat dan aplikasi praktis, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan dan menciptakan solusi bisnis yang berdampak positif bagi masyarakat dan ekonomi.

Halaman 10 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KewirausahaanProses menciptakan, mengembangkan, dan menjalankan bisnis baru dengan mengambil risiko yang terukur.
InovasiPenciptaan atau pengembangan ide, metode, atau produk baru yang memberikan nilai tambah.
PrototipeModel awal atau contoh produk/jasa yang dibuat untuk pengujian dan evaluasi.
Rencana BisnisDokumen tertulis yang menjelaskan tujuan bisnis, strategi, dan operasional perusahaan.
Riset PasarPengumpulan dan analisis informasi tentang pasar, konsumen, dan pesaing.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pkwu" mata pelajaran Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pkwu — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis Kelas XI SMK — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di SMK berada di Fase F.

Yang disusun di sini perangkat ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis kelas XI (kelas 11) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis kelas XI (kelas 11) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis kelas XI (kelas 11) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKonsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Kelas XIPeta Konsep
PkwuMengenali Peluang UsahaMerumuskan Ide Bisnis InovatifAnalisis Kelayakan BisnisMenyusun Rencana Bisnis KomprehensifPerancangan Prototipe Produk/Jasa
Dari sub-bab PkwuLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKonsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis · Kelas XIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis Kelas XI SMK

Apakah modul ajar Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas XI (kelas 11) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Konsentrasi keahlian manajemen perkntoran dan lauanan bisnis?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.