Modul Ajar & RPP Mulok Bahasa Jawa Kelas III
Mulok Bahasa Jawa
Modul ajar (RPP) Mulok Bahasa Jawa MI kelas III materi Mulok Bahasa Jawa lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Mapel Umum). Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Mulok Bahasa Jawa yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Mulok Bahasa Jawa |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Mulok Bahasa Jawa |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa kosakata Bahasa Jawa sederhana dan mampu menyapa dalam Bahasa Jawa.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, komunikasi, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Mapel Umum) |
| Elemen / Domain | Berbicara dan Mempresentasikan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menanggapi informasi lisan sederhana dalam konteks kehidupan sehari-hari, serta menyampaikan gagasan secara lisan dengan santun menggunakan kosakata Bahasa Jawa yang sesuai. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas tentang nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa (sedulur), serta penggunaannya dalam kalimat sederhana. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah memahami hubungan kekerabatan dan cara menyebutkannya dalam Bahasa Jawa Ngoko dan Krama Alus. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengucapkan nama-nama anggota keluarga, menyusun kalimat perkenalan, dan bercerita pendek tentang keluarga. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan Bahasa Jawa sebagai bagian dari budaya dan alat komunikasi dengan sesama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa (Ngoko dan Krama Alus) dengan tepat.
- Mengucapkan nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa dengan lafal yang benar dan santun.
- Menyusun kalimat sederhana untuk memperkenalkan anggota keluarga dalam Bahasa Jawa.
- Menceritakan silsilah keluarga secara lisan menggunakan Bahasa Jawa sederhana.
- Membuat poster silsilah keluarga dalam Bahasa Jawa dengan kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa membantu peserta didik berkomunikasi lebih baik dengan keluarga dan masyarakat sekitar, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.
Pertanyaan pemantik: "Coba sebutkan nama-nama anggota keluargamu dalam Bahasa Jawa yang kamu tahu!"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya dan Keterampilan: Membuat poster silsilah keluarga dengan elemen desain dan kreativitas. Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman keluarga dan pentingnya menjaga kerukunan dalam keluarga. Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur kalimat perkenalan dalam Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali berperan aktif membantu peserta didik mencari tahu nama anggota keluarga dan silsilahnya, serta berlatih mengucapkan kosakata Bahasa Jawa di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas dihias dengan poster dan kartu kosakata Bahasa Jawa tentang keluarga untuk menciptakan suasana belajar yang imersif dan nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek berbahasa Jawa tentang keluarga dan rekaman audio percakapan sederhana untuk melatih pendengaran dan pengucapan peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa (Ngoko dan Krama Alus) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik mengucapkan salam dan berdoa bersama. Guru mengecek kehadiran dan menanyakan kabar. Dilanjutkan dengan apersepsi melalui pertanyaan 'Siapa saja yang ada di rumahmu?' dan 'Bagaimana kalian memanggil mereka?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa dan menunjukkan gambar-gambar keluarga sebagai pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati kartu bergambar anggota keluarga yang disajikan guru. Guru memperkenalkan kosakata Bahasa Jawa untuk setiap anggota keluarga (contoh: bapak, ibu, kakang, adhi, simbah, pakdhe, budhe) baik dalam Ngoko maupun Krama Alus, lalu peserta didik menirukan pengucapan guru secara klasikal dan individual. Guru menunjukkan video pendek tentang keluarga berbahasa Jawa. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mencocokkan kartu nama anggota keluarga berbahasa Jawa dengan gambar yang sesuai. Mereka juga berlatih mengucapkan kosakata tersebut secara bergantian dalam kelompok, saling mengoreksi lafal dan intonasi. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan penguatan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pencocokan kartu di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi jika ada kesalahan. Bersama-sama, peserta didik merangkum kosakata anggota keluarga yang telah dipelajari. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya mengenal kosakata ini. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Peserta didik diajak menyanyikan lagu anak-anak berbahasa Jawa tentang keluarga. Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya dan menutup dengan doa bersama dalam suasana gembira. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengucapkan nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa dengan lafal yang benar dan santun dan Menyusun kalimat sederhana untuk memperkenalkan anggota keluarga dalam Bahasa Jawa. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik mengucapkan salam dan berdoa. Guru mengecek kehadiran dan melakukan review singkat materi sebelumnya melalui kuis tebak kata anggota keluarga dalam Bahasa Jawa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu berlatih mengucapkan dan menyusun kalimat perkenalan keluarga dalam Bahasa Jawa. Guru memutarkan rekaman audio percakapan perkenalan keluarga sederhana berbahasa Jawa sebagai pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menganalisis struktur kalimat perkenalan sederhana dalam Bahasa Jawa dari contoh yang diberikan guru (misal: 'Iki bapakku, asmane Pak Budi.'). Guru menjelaskan perbedaan penggunaan Ngoko dan Krama Alus dalam perkenalan. Peserta didik mengidentifikasi pola kalimat dan kosakata yang digunakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Secara berpasangan, peserta didik membuat dialog perkenalan anggota keluarga mereka sendiri menggunakan kosakata yang telah dipelajari. Mereka berlatih mengucapkan dialog tersebut dengan lafal dan intonasi yang benar, serta memperhatikan kesantunan berbahasa. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan masukan konstruktif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan maju ke depan kelas untuk mempraktikkan dialog perkenalan mereka. Peserta didik lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru mengulas kembali kesalahan umum dan memberikan contoh perbaikan. Diskusi tentang pentingnya kesantunan dalam berbahasa Jawa diperdalam. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan cara memperkenalkan anggota keluarga dalam Bahasa Jawa yang baik. Guru memberikan pujian atas usaha dan kemajuan peserta didik. Peserta didik diberi tugas untuk bertanya kepada orang tua tentang silsilah keluarga mereka. Pembelajaran ditutup dengan yel-yel penyemangat berbahasa Jawa dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menceritakan silsilah keluarga secara lisan menggunakan Bahasa Jawa sederhana dan Membuat poster silsilah keluarga dalam Bahasa Jawa dengan kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik mengucapkan salam dan berdoa. Guru mengecek kehadiran dan menanyakan pengalaman peserta didik saat bertanya tentang silsilah keluarga di rumah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat poster silsilah keluarga dan menceritakannya dalam Bahasa Jawa. Guru menunjukkan contoh poster silsilah keluarga yang menarik sebagai inspirasi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok merencanakan pembuatan poster silsilah keluarga. Mereka mendiskusikan anggota keluarga yang akan dimasukkan, foto atau gambar yang akan digunakan, serta kalimat perkenalan singkat berbahasa Jawa untuk setiap anggota keluarga. Guru memberikan panduan dan contoh kalimat yang bisa digunakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mulai membuat poster silsilah keluarga mereka. Peserta didik menggambar, menempel foto, dan menuliskan nama serta kalimat perkenalan dalam Bahasa Jawa pada poster. Guru memantau proses kerja kelompok, memberikan bantuan jika diperlukan, dan memastikan setiap anggota kelompok berkontribusi aktif. Peserta didik juga berlatih menceritakan silsilah keluarga mereka secara lisan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan poster silsilah keluarga mereka di depan kelas, menceritakan anggota keluarga menggunakan Bahasa Jawa sederhana. Peserta didik lain memberikan apresiasi dan masukan. Guru memberikan umpan balik komprehensif terhadap poster dan penampilan lisan, menyoroti kreativitas dan ketepatan berbahasa. Poster dipajang di kelas. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mengenal dan melestarikan silsilah keluarga serta Bahasa Jawa. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas karya dan presentasi mereka. Guru memberikan motivasi untuk terus belajar Bahasa Jawa. Pembelajaran diakhiri dengan tepuk tangan meriah dan doa bersama yang menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa serta menyusun kalimat perkenalan sederhana.
Alat & bahan: Kertas, pensil, spidol, gambar anggota keluarga, kamus Bahasa Jawa sederhana
Langkah kerja:
- Amati gambar anggota keluarga yang disediakan.
- Tuliskan nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa (Ngoko dan Krama Alus) di kolom yang sesuai.
- Buatlah 3 kalimat perkenalan sederhana tentang anggota keluargamu menggunakan Bahasa Jawa.
- Baca dan lafalkan kalimat perkenalan yang sudah kamu buat di depan teman sebangku.
- Periksa kembali ejaan dan kesantunan bahasamu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa saja yang tinggal di rumahmu?
- Bagaimana kamu memanggil ibumu dalam Bahasa Jawa?
- Pernahkah kamu mendengar orang berbicara Bahasa Jawa?
- Coba sebutkan satu kata dalam Bahasa Jawa yang kamu tahu!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, praktik dialog, dan pembuatan poster silsilah keluarga.
Sumatif (akhir): Penilaian poster silsilah keluarga dan presentasi lisan tentang silsilah keluarga dalam Bahasa Jawa.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi nama-nama anggota keluarga dalam Bahasa Jawa (Ngoko dan Krama Alus) dengan tepat. | Kosakata anggota keluarga (Ngoko & Krama Alus) | 2 JP | komunikasi |
| 2 | Mengucapkan nama-nama anggota keluarga dan menyusun kalimat perkenalan sederhana dalam Bahasa Jawa. | Lafal dan intonasi, struktur kalimat perkenalan | 2 JP | komunikasi, kreativitas |
| 3 | Menceritakan silsilah keluarga secara lisan dan membuat poster silsilah keluarga dalam Bahasa Jawa dengan kreatif. | Silsilah keluarga, poster, presentasi lisan | 2 JP | komunikasi, kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa keluarga adalah anugerah dari Allah SWT yang harus disayangi, serta berterima kasih kepada-Nya atas nikmat memiliki keluarga dengan menggunakan Bahasa Jawa yang santun. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat untuk mempelajari kosakata dan tata bahasa Jawa tentang keluarga, menyadari bahwa menguasai bahasa daerah adalah bentuk kecintaan pada ilmu pengetahuan dan budaya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mencintai lingkungan sosial dengan berkomunikasi secara santun menggunakan Bahasa Jawa kepada anggota keluarga dan masyarakat, serta menghargai kebersamaan dalam keluarga besar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menyayangi diri dan sesama manusia dengan memperkenalkan anggota keluarga secara bangga dan menghormati perbedaan panggilan dalam Bahasa Jawa sesuai dengan usia dan status sosial. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mencintai Tanah Air Indonesia dengan melestarikan Bahasa Jawa sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa, dan bangga menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. |
Bahasa Jawa adalah bahasa ibu bagi sebagian besar masyarakat di Pulau Jawa, termasuk kita. Mengenal dan menggunakan Bahasa Jawa berarti kita turut melestarikan warisan budaya leluhur. Di kelas tiga ini, kita akan belajar tentang anggota keluarga dalam Bahasa Jawa. Ayo kita kenali siapa saja yang termasuk anggota keluarga dalam Bahasa Jawa!
1. Kenalan karo Anggota Keluarga Inti
Keluarga inti kita terdiri dari bapak (ayah), ibu (ibu), kakang (kakak laki-laki), adhi (adik), lan mbakyu (kakak perempuan). Dalam Bahasa Jawa, kita punya dua tingkatan bahasa yang umum digunakan, yaitu Ngoko untuk teman sebaya atau yang lebih muda, dan Krama Alus untuk orang yang lebih tua atau dihormati. Misalnya, untuk bapak bisa disebut 'Rama' dalam Krama Alus. Penting sekali untuk tahu kapan menggunakan Ngoko dan kapan menggunakan Krama Alus agar kita santun dalam berbicara.
2. Anggota Keluarga Luas
Selain keluarga inti, kita juga punya keluarga luas seperti simbah kakung (kakek), simbah putri (nenek), pakdhe (kakak ayah/ibu laki-laki), budhe (kakak ayah/ibu perempuan), paklik (adik ayah/ibu laki-laki), lan bulik (adik ayah/ibu perempuan). Setiap anggota keluarga ini memiliki sebutan khusus dalam Bahasa Jawa. Mengenal sebutan ini akan memudahkan kita saat berinteraksi dengan keluarga besar, terutama saat berkumpul di hari raya atau acara keluarga lainnya. Ini juga menunjukkan rasa hormat kita kepada mereka.
3. Carane Ngenalke Keluarga (Cara Memperkenalkan Keluarga)
Saat ingin memperkenalkan anggota keluarga, kita bisa menggunakan kalimat sederhana. Contohnya, 'Iki bapakku, asmane Pak Budi.' (Ini ayahku, namanya Pak Budi). Atau, 'Niki ibu kula, asmanipun Bu Ana.' (Ini ibuku, namanya Bu Ana). Penggunaan 'iki' untuk Ngoko dan 'niki' untuk Krama Alus. Latihan memperkenalkan keluarga akan membuat kita semakin terbiasa menggunakan Bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari. Ingat, gunakan bahasa yang sopan dan sesuai konteks.
4. Silsilah Keluarga (Keturunan)
Silsilah keluarga adalah daftar nama-nama anggota keluarga dari generasi ke generasi. Ini seperti pohon keluarga yang menunjukkan hubungan kekerabatan. Dengan membuat silsilah, kita bisa tahu siapa saja kakek-nenek kita, paman, bibi, dan sepupu. Mengenal silsilah keluarga juga membantu kita memahami asal-usul keluarga dan menghargai peran setiap anggota keluarga dalam sejarah keluarga kita. Ini adalah cara yang baik untuk mengingat dan menghormati leluhur kita.
Rangkuman: Mempelajari Bahasa Jawa tentang anggota keluarga membantu kita berkomunikasi dengan santun dan memahami budaya Jawa. Kita telah mengenal nama-nama anggota keluarga inti dan luas dalam Bahasa Jawa Ngoko dan Krama Alus, cara memperkenalkan mereka, serta pentingnya silsilah keluarga. Mari terus lestarikan Bahasa Jawa agar tidak punah dan menjadi kebanggaan kita semua.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ngoko | Tingkatan bahasa Jawa yang digunakan untuk teman sebaya atau orang yang lebih muda. |
| Krama Alus | Tingkatan bahasa Jawa yang digunakan untuk orang yang lebih tua atau dihormati. |
| Silsilah | Daftar atau bagan yang menunjukkan hubungan kekerabatan dalam sebuah keluarga. |
| Asmane | Namanya (bentuk krama alus). |
| Iki | Ini (bentuk ngoko). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mulok Bahasa Jawa" mata pelajaran Mulok Bahasa Jawa Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Mulok Bahasa Jawa Mulok Bahasa Jawa ini gratis?
Ya. Modul Mulok Bahasa Jawa untuk kelas III MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Mulok Bahasa Jawa kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Mulok Bahasa Jawa kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Mulok Bahasa Jawa ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Mapel Umum), pada Fase B untuk kelas III MI.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mulok Bahasa Jawa untuk Mulok Bahasa Jawa kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Mulok Bahasa Jawa ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Mulok Bahasa Jawa kelas III MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Mulok Bahasa Jawa kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mulok Bahasa Jawa pada Mulok Bahasa Jawa MI, Fase B, elemen Berbicara dan Mempresentasikan.
Bisakah modul Mulok Bahasa Jawa ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mulok Bahasa Jawa dapat Anda sesuaikan dengan murid Mulok Bahasa Jawa kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.