Modul Ajar & RPP Matematika Kelas IX
Peluang dan Statistika Lanjutan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Peluang dan Statistika Lanjutan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar peluang kejadian sederhana dan penyajian data tunggal. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Data dan Ketidakpastian |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menganalisis data, menjelaskan peluang kejadian majemuk, dan menerapkan konsep statistika dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas data survei kepuasan pelanggan dan hasil undian berhadiah yang sering kita temui. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah memahami peluang kejadian majemuk, distribusi data, dan pengambilan keputusan berdasarkan analisis statistika. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengumpulkan, mengolah, menyajikan data, serta menghitung peluang kejadian majemuk secara sistematis. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya kemampuan berpikir logis dan analitis dalam menginterpretasi informasi berbasis data untuk membuat keputusan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa segala kemungkinan dan ketidakpastian dalam hidup adalah bagian dari takdir Allah, mendorong untuk selalu berdoa dan tawakal setelah berusaha memahami data dan peluang. |
| 2. Cinta Ilmu | Mengembangkan rasa ingin tahu yang tinggi untuk memahami pola data dan kemungkinan kejadian, serta gigih mencari solusi matematis untuk masalah-masalah kontekstual. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan konsep statistika untuk menganalisis isu-isu lingkungan di sekitar madrasah, seperti penggunaan energi atau pengelolaan sampah, guna menemukan solusi berbasis data. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek survei, mendengarkan pendapat teman, dan saling membantu dalam memahami konsep yang sulit, menumbuhkan empati dan kolaborasi. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menggunakan kemampuan analisis data dan peluang untuk memahami berbagai fenomena sosial dan ekonomi di Indonesia, serta berkontribusi dalam pengambilan keputusan yang lebih baik untuk masyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan konsep peluang kejadian majemuk (saling lepas, saling bebas) dengan tepat.
- Menghitung peluang kejadian majemuk dalam berbagai konteks kehidupan nyata.
- Menganalisis data statistika (mean, median, modus, kuartil) dari data berkelompok.
- Menyajikan data berkelompok dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan histogram.
- Merencanakan dan melaksanakan survei sederhana untuk mengumpulkan data, lalu mengolah dan menyajikannya.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep peluang dan statistika lanjutan membantu kita membuat keputusan yang lebih baik dalam menghadapi ketidakpastian serta menginterpretasi informasi di sekitar kita secara kritis.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa memprediksi kemungkinan suatu kejadian di masa depan dengan data yang ada?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Menganalisis data demografi atau ekonomi suatu daerah menggunakan konsep statistika. Bahasa Indonesia: Menyusun laporan hasil survei dengan struktur dan bahasa yang baik dan benar. Pendidikan Agama Islam: Memahami konsep qada dan qadar dalam konteks peluang kejadian, serta pentingnya tawakal setelah berusaha. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang penerapan peluang dan statistika dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan lingkungan madrasah untuk pelaksanaan survei sederhana. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan aplikasi spreadsheet (misalnya Google Sheets atau Microsoft Excel) untuk mengolah data dan membuat grafik statistika. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan konsep peluang kejadian majemuk (saling lepas, saling bebas) dengan tepat dan menghitung peluang kejadian majemuk dalam berbagai konteks kehidupan nyata. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyambut peserta didik dengan salam dan doa. Melakukan presensi dan menanyakan kabar. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi peluang sederhana. Guru memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan 'Apakah peluang dua kejadian bisa terjadi bersamaan atau saling mempengaruhi?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan menghitung peluang kejadian majemuk. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi contoh-contoh kejadian majemuk dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, peluang terambilnya kartu As atau kartu merah dari setumpuk kartu, peluang munculnya angka pada dadu pertama dan ganjil pada dadu kedua). Mereka diajak menemukan perbedaan antara kejadian saling lepas dan saling bebas. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi studi kasus tentang peluang kejadian majemuk. Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi jenis kejadian dan menerapkan rumus peluang yang sesuai. Peserta didik menggunakan alat peraga sederhana seperti dadu atau kartu untuk simulasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan perhitungan mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengklarifikasi konsep yang masih membingungkan, dan menguatkan pemahaman tentang peluang kejadian majemuk. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi peluang kejadian majemuk. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan semangat belajar peserta didik. Informasi mengenai materi pertemuan berikutnya dan doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis data statistika (mean, median, modus, kuartil) dari data berkelompok dan menyajikan data berkelompok dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan histogram. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan berdoa bersama. Melakukan presensi. Guru mengingatkan kembali pentingnya data dalam kehidupan sehari-hari dan menghubungkannya dengan data tunggal yang pernah dipelajari. Guru memotivasi dengan pertanyaan 'Bagaimana cara kita memahami data yang sangat banyak secara cepat?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis dan menyajikan data berkelompok. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan data mentah yang cukup banyak (misalnya, tinggi badan siswa satu angkatan atau nilai ulangan matematika). Mereka diminta mengidentifikasi kesulitan dalam menganalisis data tersebut secara langsung. Guru membimbing untuk memahami konsep data berkelompok, tabel distribusi frekuensi, serta pentingnya pengelompokan data. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi langkah-langkah membuat tabel distribusi frekuensi dari data mentah. Mereka kemudian menghitung mean, median, modus, dan kuartil data berkelompok. Selanjutnya, mereka membuat histogram berdasarkan tabel distribusi frekuensi yang telah dibuat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan penyajian data mereka. Kelompok lain saling mengoreksi dan memberikan masukan. Guru memfasilitasi diskusi, menyoroti perbedaan interpretasi, dan memastikan pemahaman yang benar tentang langkah-langkah dan konsep statistika data berkelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik merefleksikan proses pembelajaran hari ini, mengidentifikasi tantangan dan solusi. Guru memberikan penguatan tentang manfaat statistika dalam kehidupan. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik dan menyampaikan persiapan untuk proyek survei sederhana di pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan konsep peluang dan statistika lanjutan untuk menyelesaikan masalah kontekstual.
Alat & bahan: Kertas, alat tulis, kalkulator, dadu, kartu remi, lembar data survei.
Langkah kerja:
- Sebuah dadu dilempar dan muncul mata dadu seperti gambar. Tuliskan ruang sampel pelemparan satu dadu dan peluang munculnya mata dadu itu.
Gambar 1. Dadu - Baca dan pahami studi kasus yang diberikan.
- Identifikasi data yang relevan dan konsep peluang/statistika yang akan digunakan.
- Lakukan perhitungan atau analisis data secara sistematis.
- Sajikan hasil dalam bentuk tabel, grafik, atau penjelasan tertulis.
- Diskusikan temuan dengan kelompok dan siapkan presentasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang peluang suatu kejadian?
- Bagaimana cara menyajikan data agar mudah dipahami?
- Berikan contoh kejadian yang melibatkan dua kemungkinan sekaligus!
- Apa perbedaan antara rata-rata dan nilai tengah dalam data?
Formatif (proses): Observasi aktivitas diskusi kelompok, presentasi proyek survei, dan partisipasi dalam pemecahan masalah.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep peluang kejadian majemuk, analisis data berkelompok, dan kemampuan interpretasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep peluang kejadian majemuk (saling lepas, saling bebas) | Peluang kejadian majemuk | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menghitung peluang kejadian majemuk dalam berbagai konteks | Peluang kejadian majemuk | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis dan menyajikan data statistika berkelompok (mean, median, modus, kuartil, tabel, histogram) | Statistika data berkelompok | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 4 | Merencanakan, melaksanakan, mengolah, dan menyajikan proyek survei sederhana | Proyek survei data | 2 JP | kolaborasi, penalaran kritis |
Peluang dan statistika adalah dua cabang matematika yang sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Peluang membantu kita memahami kemungkinan terjadinya suatu peristiwa, sementara statistika membantu kita mengumpulkan, mengolah, dan menafsirkan data untuk membuat keputusan yang lebih baik. Dalam modul ini, kita akan mendalami konsep peluang kejadian majemuk dan statistika lanjutan, khususnya untuk data berkelompok.
1. Peluang Kejadian Majemuk
Peluang kejadian majemuk adalah peluang terjadinya dua atau lebih kejadian. Ada dua jenis utama: kejadian saling lepas dan kejadian saling bebas. Kejadian saling lepas adalah dua kejadian yang tidak dapat terjadi secara bersamaan (irisan keduanya kosong), contohnya mengambil kartu hati atau kartu sekop dari setumpuk kartu. Rumusnya P(A U B) = P(A) + P(B). Kejadian saling bebas adalah dua kejadian yang tidak saling mempengaruhi, contohnya melempar dua dadu dan hasil dadu pertama tidak mempengaruhi hasil dadu kedua. Rumusnya P(A ∩ B) = P(A) × P(B).
2. Menghitung Peluang Kejadian Majemuk
Untuk menghitung peluang kejadian majemuk, langkah pertama adalah mengidentifikasi apakah kejadian tersebut saling lepas atau saling bebas. Jika saling lepas, kita menjumlahkan peluang masing-masing kejadian. Jika saling bebas, kita mengalikan peluang masing-masing kejadian. Penting juga untuk memahami konsep komplemen suatu kejadian (peluang tidak terjadinya suatu kejadian) dan peluang bersyarat (peluang suatu kejadian terjadi dengan syarat kejadian lain sudah terjadi). Penerapan dalam kehidupan nyata sangat luas, dari permainan hingga analisis risiko.
3. Statistika Data Berkelompok: Tabel Distribusi Frekuensi dan Histogram
Ketika data yang kita miliki sangat banyak, akan lebih mudah untuk mengelompokkannya menjadi interval-interval kelas. Ini disebut data berkelompok. Langkah pertama adalah membuat tabel distribusi frekuensi, yang menunjukkan berapa banyak data yang masuk ke setiap interval. Dari tabel ini, kita bisa membuat histogram, yaitu grafik batang yang menunjukkan distribusi frekuensi data berkelompok. Histogram sangat berguna untuk melihat pola atau kecenderungan data secara visual, seperti bentuk distribusi data.
4. Ukuran Pemusatan dan Penyebaran Data Berkelompok
Untuk data berkelompok, kita juga bisa menghitung ukuran pemusatan seperti mean (rata-rata), median (nilai tengah), dan modus (nilai yang paling sering muncul). Perhitungannya sedikit berbeda dari data tunggal karena kita menggunakan titik tengah kelas dan frekuensi. Selain itu, ada juga ukuran penyebaran seperti kuartil (membagi data menjadi empat bagian yang sama banyak) yang memberikan gambaran tentang seberapa menyebar data tersebut. Memahami ukuran-ukuran ini penting untuk interpretasi data yang akurat.
Rangkuman: Peluang kejadian majemuk mencakup kejadian saling lepas dan saling bebas, yang dihitung dengan penjumlahan atau perkalian peluang masing-masing. Statistika lanjutan fokus pada pengolahan data berkelompok, dimulai dengan tabel distribusi frekuensi dan histogram. Kemudian, kita menghitung ukuran pemusatan (mean, median, modus) dan ukuran penyebaran (kuartil) untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang karakteristik data, yang sangat berguna untuk pengambilan keputusan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kejadian Saling Lepas | Dua kejadian yang tidak dapat terjadi secara bersamaan. |
| Kejadian Saling Bebas | Dua kejadian yang tidak saling mempengaruhi. |
| Data Berkelompok | Data yang dikelompokkan ke dalam interval-interval kelas. |
| Tabel Distribusi Frekuensi | Tabel yang menunjukkan frekuensi data dalam setiap interval kelas. |
| Histogram | Grafik batang yang menyajikan distribusi frekuensi data berkelompok. |
| Kuartil | Nilai yang membagi data menjadi empat bagian yang sama banyak. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Peluang dan Statistika Lanjutan" mata pelajaran Matematika Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Peluang dan Statistika Lanjutan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Sistem Persamaan Linear Dua VariabelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBangun RuangModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Transformasi GeometriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluang dan Pemilihan SampelBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Statistika: Penyajian dan Pengolahan DataMatematika Kelas IX MTsBangun Ruang Sisi LengkungMatematika Kelas IX MTsPerpangkatan dan Bentuk AkarMatematika Kelas IX MTsPERSAMAAN LINEAR DUA VARIABELMatematika Kelas IX MTsLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Peluang dan Statistika Lanjutan pada Matematika MTs, Fase D, elemen Data dan Ketidakpastian.
Modul Peluang dan Statistika Lanjutan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Matematika kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Peluang dan Statistika Lanjutan ini gratis?
Ya. Modul Peluang dan Statistika Lanjutan untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Peluang dan Statistika Lanjutan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Peluang dan Statistika Lanjutan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Peluang dan Statistika Lanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Peluang dan Statistika Lanjutan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Peluang dan Statistika Lanjutan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Peluang dan Statistika Lanjutan untuk Matematika kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Peluang dan Statistika Lanjutan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Peluang dan Statistika Lanjutan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Peluang dan Statistika Lanjutan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.