tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar MTsMatematika › SISTEM PERSAMAAN LINERA DUA VARIABEL
MTs · Kelas IX · Fase D

Modul Ajar Matematika Kelas IX
SISTEM PERSAMAAN LINERA DUA VARIABEL

Modul ajar Matematika MTs kelas IX materi SISTEM PERSAMAAN LINERA DUA VARIABEL lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas IX materi SISTEM PERSAMAAN LINERA DUA VARIABEL
Ringkasan: SPLDV terdiri dari dua persamaan linear dengan dua variabel. Kita dapat menyelesaikannya menggunakan metode substitusi, eliminasi, atau grafik. Pemahaman SPLDV sangat penting untuk memecahkan berbagai masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari.
Model: Problem-Based Learning (PBL) + praktikDimensi: penalaran kritis, kolaborasi, kemandirianWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISMatematika · SISTEM PERSAMAAN LINERA DUA VARIABEL · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu memodelkan situasi dunia nyata yang berkaitan dengan bilangan, aljabar, pengukuran, geometri, dan analisis data menggunakan berbagai representasi, serta menyelesaikan masalah yang relevan.

Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep persamaan linear satu variabel dan mampu menyelesaikannya.

Pemahaman bermakna: Sistem persamaan linear dua variabel membantu kita memecahkan masalah nyata yang melibatkan dua kondisi atau dua hubungan yang saling terkait, seperti dalam menentukan harga barang atau menganalisis pergerakan.

Pertanyaan pemantik: Jika Ani membeli 2 buku dan 3 pensil seharga Rp17.000, sementara Budi membeli 1 buku dan 4 pensil seharga Rp15.000, bagaimana cara kita mengetahui harga satuan buku dan pensil tersebut?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi sistem persamaan linear dua variabel dari masalah kontekstual.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, mengingatkan kembali materi persamaan linear satu variabel, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan mengajukan pertanyaan pemantik tentang skenario pembelian buku dan pensil.

Memahami: Peserta didik mengamati contoh-contoh masalah dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dinyatakan dalam bentuk dua persamaan dengan dua variabel, lalu mengidentifikasi variabel dan konstanta yang ada.

Mengaplikasi: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menganalisis beberapa studi kasus sederhana dan merumuskan persamaan linear dari informasi yang diberikan, kemudian mempresentasikannya.

Merefleksi: Kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, guru memberikan umpan balik konstruktif, dan menguatkan pemahaman tentang bagaimana merumuskan persamaan dari konteks masalah.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri-ciri sistem persamaan linear dua variabel, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan materi pertemuan selanjutnya, diakhiri doa.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning (PBL)

Tujuan: Peserta didik mampu menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel menggunakan metode substitusi dan eliminasi.

Kegiatan awal: Guru mengingatkan kembali materi identifikasi SPLDV, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan memberikan sebuah studi kasus yang membutuhkan penyelesaian SPLDV.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan studi kasus yang diberikan, mencoba mencari informasi tentang metode penyelesaian SPLDV (substitusi dan eliminasi) melalui bahan ajar atau sumber lain, dan mulai menerapkan langkah-langkahnya.

Mengaplikasi: Peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi soal-soal cerita untuk diselesaikan menggunakan metode substitusi dan eliminasi, saling berdiskusi dan membantu dalam kelompok.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan satu soal yang telah diselesaikan, menjelaskan langkah-langkah metode substitusi atau eliminasi yang digunakan, serta mendapatkan masukan dari kelompok lain dan guru.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan kelebihan dan kekurangan metode substitusi dan eliminasi, memberikan apresiasi, dan memberikan tugas untuk mencoba metode grafik di rumah, diakhiri doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL) + praktik

Tujuan: Peserta didik mampu memodelkan masalah kontekstual ke dalam bentuk sistem persamaan linear dua variabel dan menyelesaikannya menggunakan berbagai metode, serta mempresentasikan hasilnya.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, mengingatkan kembali metode penyelesaian SPLDV, dan menjelaskan proyek mini yang akan dikerjakan hari ini.

Memahami: Peserta didik memilih salah satu masalah kontekstual nyata (misalnya, menghitung anggaran belanja rumah tangga sederhana, menentukan komposisi campuran bahan) dan memodelkannya ke dalam bentuk SPLDV.

Mengaplikasi: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan SPLDV yang telah dibuat menggunakan metode yang paling sesuai (substitusi, eliminasi, atau grafik), lalu membuat laporan singkat atau presentasi visual mengenai solusi dan interpretasinya.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek mereka, menjelaskan proses pemodelan dan penyelesaian, serta menjawab pertanyaan dari kelompok lain dan guru, yang diikuti dengan umpan balik.

Penutup: Guru memberikan apresiasi terhadap hasil karya dan partisipasi seluruh peserta didik, memberikan penguatan materi secara keseluruhan, serta memberikan tugas evaluasi akhir (soal sumatif), diakhiri doa.

4 Asesmen

Proses (formatif): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi saat diskusi kelompok, tanya jawab selama pembelajaran, dan penilaian hasil kerja LKPD.

Akhir (sumatif): Asesmen sumatif berupa tes tertulis yang mencakup soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman dan kemampuan penyelesaian masalah sistem persamaan linear dua variabel.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi SPLDV dari masalah kontekstualPengertian dan ciri SPLDV, contoh masalah kontekstual2 JPPenalaran kritis
Menyelesaikan SPLDV dengan metode substitusiMetode substitusi3 JPKemampuan analisis
Menyelesaikan SPLDV dengan metode eliminasiMetode eliminasi3 JPKolaborasi
Menyelesaikan SPLDV dengan metode grafik & memecahkan masalah kontekstualMetode grafik, aplikasi SPLDV4 JPKreativitas, Kemandirian

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) adalah materi penting yang membantu kita memecahkan masalah nyata yang melibatkan dua hal yang saling berkaitan. Di kelas IX ini, kita akan belajar bagaimana mengidentifikasi, memodelkan, dan menyelesaikan masalah-masalah tersebut menggunakan berbagai metode yang efektif.

Pengertian dan Ciri SPLDV

SPLDV adalah sistem yang terdiri dari dua persamaan linear yang masing-masing memiliki dua variabel. Bentuk umumnya adalah ax + by = c dan dx + ey = f, di mana a, b, c, d, e, f adalah konstanta dan x, y adalah variabel. Ciri utamanya adalah adanya dua persamaan dan dua variabel yang saling berhubungan.

Metode Substitusi

Metode substitusi dilakukan dengan cara menyatakan salah satu variabel dari satu persamaan ke dalam bentuk variabel lainnya, kemudian menggantikan (mensubstitusikan) variabel tersebut ke persamaan yang lain. Langkah ini dilakukan berulang hingga ditemukan nilai salah satu variabel, lalu substitusikan kembali untuk mencari nilai variabel yang lain.

Metode Eliminasi

Metode eliminasi bertujuan untuk menghilangkan salah satu variabel sehingga hanya tersisa satu variabel yang dapat dicari nilainya. Caranya adalah dengan menyamakan koefisien salah satu variabel pada kedua persamaan melalui operasi perkalian atau pembagian, kemudian menjumlahkan atau mengurangkan kedua persamaan tersebut.

Metode Grafik

Metode grafik menyelesaikan SPLDV dengan cara menggambar kedua persamaan linear pada sistem koordinat Kartesius. Solusi dari sistem persamaan ini adalah titik potong dari kedua garis lurus yang terbentuk. Titik potong ini merepresentasikan pasangan nilai x dan y yang memenuhi kedua persamaan secara bersamaan.

Aplikasi SPLDV dalam Kehidupan Nyata

SPLDV sangat berguna untuk memecahkan masalah sehari-hari. Contohnya, menentukan harga satuan dua jenis barang jika diketahui total pembelian dua kali, menghitung komposisi campuran, atau menganalisis keuntungan dari dua jenis produk yang berbeda.

Rangkuman: SPLDV terdiri dari dua persamaan linear dengan dua variabel. Kita dapat menyelesaikannya menggunakan metode substitusi, eliminasi, atau grafik. Pemahaman SPLDV sangat penting untuk memecahkan berbagai masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik mampu menerapkan metode substitusi dan eliminasi untuk menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel.

Alat & bahan: Buku catatan, alat tulis, kertas grafik, kalkulator (opsional)

  1. Bacalah setiap soal cerita dengan cermat.
  2. Identifikasi dua besaran yang belum diketahui dan tetapkan sebagai variabel (misal: x dan y).
  3. Terjemahkan informasi dalam soal cerita menjadi dua persamaan linear.
  4. Selesaikan sistem persamaan linear tersebut menggunakan metode substitusi atau eliminasi.
  5. Periksa kembali kebenaran jawabanmu dengan mensubstitusikannya ke kedua persamaan awal.

8 Glosarium

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)Sekumpulan dua persamaan linear yang memiliki dua variabel yang sama.
VariabelSimbol atau huruf yang mewakili nilai yang tidak diketahui.
KonstantaNilai tetap dalam suatu persamaan.
Metode SubstitusiMetode penyelesaian SPLDV dengan mengganti satu variabel dengan ekspresi dari variabel lain.
Metode EliminasiMetode penyelesaian SPLDV dengan menghilangkan salah satu variabel.
Metode GrafikMetode penyelesaian SPLDV dengan mencari titik potong kedua garis persamaan pada grafik.

9 Materi Matematika Terkait

PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABELMatematika Kelas IX MTs
Pelajari PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL →
Peluang dan Statistika LanjutanMatematika Kelas IX MTs
Pelajari Peluang dan Statistika Lanjutan →
Statistika: Penyajian dan Pengolahan DataMatematika Kelas IX MTs
Pelajari Statistika: Penyajian dan Pengolahan Data →
Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu VariabelMatematika Kelas VII MTs
Pelajari Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel →
Bangun Datar: Segitiga dan SegiempatMatematika Kelas VIII MTs
Pelajari Bangun Datar: Segitiga dan Segiempat →
Bilangan BulatMatematika Kelas VII MTs
Pelajari Bilangan Bulat →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika SISTEM PERSAMAAN LINERA DUA VARIABEL ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.