Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas III
Paragraf Sederhana
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Paragraf Sederhana |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning, Project-Based Learning, dan Praktik Mandiri |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik sudah mampu membaca kalimat-kalimat sederhana dan memahami makna kata-kata dasar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Paragraf sederhana dapat ditemukan di mana saja, seperti buku cerita, majalah anak, atau pesan singkat. |
| Konseptual | Paragraf adalah kumpulan kalimat yang saling berhubungan dan membahas satu ide pokok. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi kalimat utama, kalimat penjelas, dan menyusun paragraf sederhana secara mandiri. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan menyusun paragraf untuk menyampaikan ide dengan jelas dan mudah dipahami orang lain. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ide pokok pada paragraf sederhana dengan tepat.
- Mengidentifikasi kalimat utama dan kalimat penjelas dalam paragraf sederhana.
- Menyusun kalimat-kalimat acak menjadi paragraf sederhana yang padu.
- Menulis paragraf sederhana tentang pengalaman pribadi dengan struktur yang benar.
- Mempresentasikan hasil tulisan paragraf sederhana di depan kelas dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami paragraf sederhana membantu kita membaca dan menulis cerita atau informasi dengan lebih baik. Kita jadi bisa menyampaikan ide dengan runtut dan mudah dimengerti.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian membaca cerita yang kalimatnya berantakan? Bagaimana rasanya? Bisakah kita membuat cerita menjadi lebih rapi dan mudah dibaca?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning, Project-Based Learning, dan Praktik Mandiri |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Menulis paragraf tentang lingkungan sekitar atau kegiatan gotong royong di masyarakat. Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Menulis paragraf deskripsi tentang hasil karya seni atau kerajinan tangan yang dibuat. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Menulis paragraf tentang manfaat berolahraga atau pentingnya menjaga kebersihan diri. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membacakan cerita atau buku kepada anak di rumah dan menanyakan kembali 'apa inti cerita dari paragraf ini?' untuk melatih pemahaman paragraf. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan contoh-contoh paragraf sederhana dari berbagai sumber, serta sudut baca yang nyaman untuk mendorong minat membaca dan menulis. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan aplikasi pengolah kata sederhana di tablet/komputer untuk mengetik dan mengedit paragraf mereka, atau menonton video edukasi tentang struktur paragraf. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ide pokok pada paragraf sederhana dengan tepat dan mengidentifikasi kalimat utama dan kalimat penjelas dalam paragraf sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan membacakan sebuah cerita pendek. Guru bertanya, 'Apa yang kalian rasakan saat membaca cerita ini? Apakah kalian bisa menemukan bagian penting dari setiap kelompok kalimat?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu belajar menemukan ide pokok serta kalimat utama dan penjelas dalam paragraf sederhana, agar mereka bisa memahami bacaan dengan lebih baik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan beberapa kartu berisi paragraf-paragraf sederhana dari berbagai sumber (buku cerita anak, artikel pendek). Mereka diminta untuk membaca dan berdiskusi mencari 'apa sih yang paling penting dibahas' di setiap paragraf dan 'kalimat mana yang paling menjelaskan' ide penting itu. Guru membimbing dengan pertanyaan-pertanyaan pancingan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok memilih satu paragraf, kemudian menempelkannya di papan tulis. Mereka menuliskan ide pokok, kalimat utama, dan kalimat penjelas yang mereka temukan di bawah paragraf tersebut. Kelompok lain diminta memberikan masukan dan tanggapan. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan jika ada kekeliruan, menekankan bahwa paragraf yang baik hanya memiliki satu ide pokok. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi pemahaman yang kurang tepat. Guru menekankan pentingnya menemukan ide pokok dan kalimat utama agar bisa memahami isi bacaan dengan cepat. Peserta didik diajak merefleksi, 'Apa yang paling mudah dan paling sulit saat mencari ide pokok dan kalimat utama?' |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali tentang ide pokok, kalimat utama, dan kalimat penjelas. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka dan memberikan tugas membaca satu paragraf pendek di rumah untuk menemukan ide pokoknya. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam ceria. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (Tahap Perencanaan dan Pelaksanaan) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyusun kalimat-kalimat acak menjadi paragraf sederhana yang padu dan menulis paragraf sederhana tentang pengalaman pribadi dengan struktur yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa. Peserta didik diajak mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya tentang ide pokok dan kalimat utama. Guru bertanya, 'Jika kalian punya banyak kalimat, bagaimana cara membuatnya jadi paragraf yang bagus?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini adalah menyusun paragraf dari kalimat acak dan menulis paragraf tentang pengalaman sendiri, yang akan menjadi proyek menulis mereka. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok. Setiap kelompok menerima amplop berisi potongan-potongan kalimat yang jika disusun akan membentuk paragraf sederhana. Mereka berdiskusi untuk menyusun kalimat-kalimat tersebut menjadi paragraf yang logis dan padu. Setelah berhasil, mereka diminta mengidentifikasi kembali ide pokok, kalimat utama, dan kalimat penjelas dari paragraf yang mereka susun. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap peserta didik mulai merencanakan proyek menulis paragraf pribadi. Mereka memilih satu pengalaman menarik (misalnya, liburan, kegiatan di rumah, atau hobi). Guru membimbing mereka membuat kerangka sederhana: menentukan ide pokok pengalaman, lalu menuliskan beberapa kalimat penjelas yang mendukung ide pokok tersebut. Peserta didik mulai menulis draf paragraf pertama mereka, dengan bimbingan individu dari guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik secara sukarela membacakan draf paragraf yang sudah mereka tulis. Teman-teman dan guru memberikan masukan konstruktif tentang kejelasan ide, keterkaitan kalimat, dan penggunaan kata. Guru memberikan penguatan bahwa menulis itu proses berulang, tidak langsung sempurna. Peserta didik diajak merefleksi, 'Apa yang paling menantang saat menyusun kalimat menjadi paragraf?' |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dalam menyusun dan menulis paragraf. Guru mengingatkan untuk melanjutkan penyempurnaan draf paragraf mereka di rumah sebagai persiapan presentasi di pertemuan berikutnya. Pembelajaran ditutup dengan pesan semangat dan doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok, kalimat utama, dan kalimat penjelas dalam paragraf serta menyusun paragraf sederhana.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, penghapus, gunting, lem, kartu kalimat acak
Langkah kerja:
- Bacalah paragraf di bawah ini dengan saksama.
- Lingkarilah kalimat utama dan garis bawahi kalimat penjelas.
- Tuliskan ide pokok dari paragraf tersebut di tempat yang disediakan.
- Susunlah potongan-potongan kalimat acak yang diberikan menjadi sebuah paragraf yang utuh dan padu.
- Tuliskan paragraf hasil susunanmu di kolom yang tersedia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kalimat?
- Bisa tidak kamu menceritakan kembali apa yang baru saja kamu baca?
- Menurutmu, apa bedanya cerita yang rapi dan yang berantakan?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan bimbingan individu dalam menyusun paragraf, serta penilaian terhadap LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian performa presentasi paragraf pribadi dan hasil tulisan paragraf sederhana.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ide pokok pada paragraf sederhana dengan tepat. | Ide pokok, kalimat utama, kalimat penjelas. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menyusun kalimat-kalimat acak menjadi paragraf sederhana yang padu. | Keterkaitan antar kalimat dalam paragraf. | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menulis paragraf sederhana tentang pengalaman pribadi dengan struktur yang benar. | Struktur paragraf, menulis deskripsi pengalaman. | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Selamat datang di dunia paragraf! Pernahkah kamu membaca cerita atau buku? Pasti kamu melihat ada banyak kelompok kalimat, kan? Nah, kelompok kalimat itu namanya paragraf. Paragraf membantu kita menyampaikan ide dengan jelas dan mudah dipahami. Mari kita belajar mengenal dan membuat paragraf sederhana!
1. Apa Itu Paragraf?
Paragraf adalah kumpulan kalimat yang saling berhubungan dan membahas satu ide pokok atau gagasan utama. Ibaratnya, paragraf itu seperti satu 'bab' kecil dalam sebuah buku. Setiap paragraf punya tugasnya sendiri untuk menjelaskan satu hal penting. Jadi, ketika kita membaca, kita bisa tahu apa yang sedang dibahas di setiap bagian tulisan.
2. Ide Pokok dalam Paragraf
Setiap paragraf memiliki satu ide pokok. Ide pokok adalah inti atau hal utama yang dibahas dalam paragraf tersebut. Ide pokok seringkali bisa ditemukan dalam satu kalimat yang disebut kalimat utama. Kalimat utama inilah yang menjadi 'payung' bagi kalimat-kalimat lain dalam paragraf. Untuk menemukan ide pokok, coba tanyakan pada dirimu, 'Paragraf ini sedang membicarakan tentang apa, ya?'
3. Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas
Dalam satu paragraf, ada satu kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas. Kalimat utama berisi ide pokok paragraf. Sedangkan kalimat penjelas adalah kalimat-kalimat yang bertugas menjelaskan, merinci, atau memberikan contoh dari ide pokok yang ada di kalimat utama. Kalimat penjelas membuat ide pokok jadi lebih terang dan mudah dipahami. Tanpa kalimat penjelas, ide pokok akan terasa 'kosong'.
4. Ciri-ciri Paragraf Sederhana
Paragraf sederhana biasanya terdiri dari 3 sampai 5 kalimat saja. Kalimat-kalimatnya pendek dan mudah dipahami. Semua kalimat dalam paragraf sederhana harus membicarakan hal yang sama, yaitu ide pokoknya. Tidak boleh ada kalimat yang 'melenceng' atau membahas hal lain. Paragraf sederhana juga biasanya diawali dengan sedikit menjorok ke dalam atau diberi jarak satu baris dari paragraf sebelumnya.
5. Cara Menyusun Paragraf Sederhana
Untuk menyusun paragraf sederhana, mulailah dengan menentukan satu ide pokok yang ingin kamu sampaikan. Lalu, buatlah satu kalimat utama yang berisi ide pokok tersebut. Setelah itu, tambahkan 2-3 kalimat penjelas yang mendukung dan merinci kalimat utama. Pastikan semua kalimat saling berkaitan dan runtut. Baca kembali paragrafmu untuk memastikan semuanya sudah jelas dan mudah dimengerti.
6. Contoh Paragraf Sederhana
Bacalah contoh ini: 'Kelinci adalah hewan yang lucu. Ia memiliki bulu putih yang lembut. Telinganya panjang dan sering bergerak-gerak. Kelinci suka makan wortel dan melompat-lompat.' Dalam contoh ini, ide pokoknya adalah 'Kelinci adalah hewan yang lucu'. Kalimat-kalimat lainnya menjelaskan mengapa kelinci lucu. Mudah, kan?
Rangkuman: Paragraf adalah kumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok. Ide pokok biasanya ada di kalimat utama. Kalimat penjelas bertugas menjelaskan kalimat utama. Paragraf sederhana terdiri dari beberapa kalimat yang saling berhubungan dan membahas hal yang sama. Kemampuan menyusun paragraf membantu kita menyampaikan informasi dan cerita dengan jelas.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Paragraf | Kumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok. |
| Ide pokok | Gagasan utama atau inti pembahasan dalam paragraf. |
| Kalimat utama | Kalimat yang berisi ide pokok paragraf. |
| Kalimat penjelas | Kalimat yang menjelaskan atau merinci kalimat utama. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Paragraf Sederhana" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Paragraf Sederhana yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas III Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Ayo, Main!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopKawan SeiringModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengobar SemangatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSenyum di SekitarkuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Bola-Bola CokelatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTersesatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAku dan si MerahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSahabat dari SeberangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Aku Patuh AturanBahasa Indonesia Kelas III SDAyo Mengenal PancasilaBahasa Indonesia Kelas III SDbab 1-BAB2Bahasa Indonesia Kelas III SDBAB 3 PENGOBAR SEMANGATBahasa Indonesia Kelas III SDLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas III →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Paragraf Sederhana pada Bahasa Indonesia SD, Fase B.
Modul Paragraf Sederhana ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas III SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Paragraf Sederhana ini gratis?
Ya. Modul Paragraf Sederhana untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Paragraf Sederhana ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Paragraf Sederhana ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Paragraf Sederhana dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Paragraf Sederhana ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase B untuk kelas III SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Paragraf Sederhana tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Paragraf Sederhana untuk Bahasa Indonesia kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Paragraf Sederhana ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Paragraf Sederhana beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Paragraf Sederhana yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.