Modul ajar Bahasa Indonesia SD kelas III materi Teks eksposisi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik mampu mengidentifikasi informasi penting dari teks sederhana yang dibacakan atau didengar.
Pemahaman bermakna: Memahami teks eksposisi membantu kita mendapatkan informasi yang akurat tentang banyak hal di sekitar kita, dari cara tumbuhan tumbuh hingga mengapa hujan turun, dan melatih kita menyampaikan informasi tersebut dengan jelas.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita menjelaskan sesuatu agar teman-teman paham tentang apa yang kita ceritakan?
Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri teks eksposisi sederhana berdasarkan contoh teks yang dibaca atau didengar dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik menyanyikan lagu tentang pengetahuan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal teks yang berisi penjelasan. Guru memancing dengan pertanyaan: 'Pernahkah kalian membaca atau mendengar cerita yang isinya menjelaskan sesuatu, seperti mengapa daun berwarna hijau?'
Memahami: Peserta didik mendengarkan guru membacakan dua jenis teks: satu cerita fiksi dan satu teks eksposisi sederhana (misalnya, tentang 'Manfaat Air bagi Tubuh'). Peserta didik diajak membandingkan kedua teks tersebut dan berdiskusi tentang perbedaan tujuan dan isinya.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok diminta mengidentifikasi ciri-ciri teks eksposisi yang baru didengar, seperti: 'Apakah ada tokohnya?', 'Apakah isinya fakta?', 'Apakah ada penjelasan tentang sesuatu?'. Mereka mencatat temuan ciri-ciri tersebut di LKPD.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan ciri-ciri teks eksposisi yang mereka temukan. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman tentang ciri-ciri utama teks eksposisi (berisi fakta, menjelaskan sesuatu, tidak ada tokoh/alur cerita), dan memberikan pujian atas partisipasi aktif peserta didik.
Penutup: Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan singkat tentang apa itu teks eksposisi. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar hari ini dan mengingatkan untuk terus mencari tahu informasi dari berbagai sumber. Pertemuan diakhiri dengan salam.
Tujuan: Menemukan informasi penting (apa, siapa, mengapa, bagaimana) dalam teks eksposisi sederhana yang dibaca atau didengar dengan cermat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali tentang ciri-ciri teks eksposisi dan menanyakan: 'Jika kita membaca teks eksposisi, informasi apa saja yang penting untuk kita dapatkan?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menemukan informasi penting dari teks eksposisi.
Memahami: Peserta didik dibagi dalam kelompok. Setiap kelompok menerima teks eksposisi sederhana yang berbeda (misalnya, tentang 'Daur Hidup Kupu-Kupu' atau 'Manfaat Hujan'). Guru meminta mereka membaca teks tersebut dan mencari 'masalah': 'Informasi penting apa yang ingin kalian ketahui dari teks ini?'
Mengaplikasi: Menggunakan pertanyaan 5W+1H (Apa, Siapa, Mengapa, Bagaimana), peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan dan mencatat informasi penting dari teks yang mereka baca di lembar kerja yang disediakan. Mereka juga diminta untuk menggarisbawahi kalimat-kalimat yang mengandung fakta.
Merefleksi: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan informasi penting yang mereka temukan. Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok, memberikan koreksi jika ada miskonsepsi, dan menegaskan kembali pentingnya mencari informasi yang akurat dari teks eksposisi. Guru memotivasi peserta didik untuk terus berlatih membaca dengan teliti.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum cara menemukan informasi penting dalam teks eksposisi. Guru memberikan tugas rumah singkat: mencari satu contoh teks eksposisi di majalah anak atau internet dan mengidentifikasi informasi pentingnya. Guru menutup pelajaran dengan semangat dan salam.
Tujuan: Menyusun kalimat fakta sederhana tentang suatu topik berdasarkan pengamatan atau informasi yang ditemukan dengan benar dan menulis teks eksposisi sederhana (minimal 3 kalimat) tentang topik yang diminati dengan struktur yang jelas.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengulas kembali cara menemukan informasi penting dan bertanya: 'Setelah kita tahu banyak informasi, bagaimana cara kita menuliskannya agar orang lain juga paham?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun kalimat fakta dan mulai menulis teks eksposisi sederhana.
Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi tentang topik-topik menarik di sekitar mereka (misalnya, 'Kucing Peliharaanku', 'Cara Membuat Teh', 'Manfaat Pohon'). Guru menjelaskan bahwa mereka akan memilih satu topik dan mengumpulkan fakta tentang topik tersebut.
Mengaplikasi: Setiap peserta didik memilih satu topik yang diminati. Mereka kemudian mengumpulkan informasi atau fakta tentang topik tersebut melalui pengamatan langsung (jika memungkinkan), bertanya, atau mencari dari buku/internet (dengan bimbingan). Mereka menyusun kalimat-kalimat fakta sederhana dari informasi yang terkumpul.
Merefleksi: Peserta didik berbagi kalimat-kalimat fakta yang sudah mereka susun. Guru memberikan umpan balik tentang kejelasan dan kebenaran fakta. Guru kemudian menjelaskan struktur teks eksposisi sederhana (judul, pembukaan, isi) dan membimbing peserta didik untuk mulai menulis draf teks eksposisi mereka berdasarkan fakta yang sudah terkumpul.
Penutup: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menulis dengan jelas dan menggunakan fakta. Guru memberikan apresiasi atas usaha mereka hari ini. Peserta didik diingatkan untuk melanjutkan penulisan draf teks eksposisi di rumah sebagai persiapan untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa dan senyuman.
Tujuan: Mempresentasikan teks eksposisi sederhana yang telah dibuat dengan percaya diri.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru bertanya: 'Apakah kalian sudah siap menunjukkan hasil karya kalian?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mempresentasikan teks eksposisi yang sudah dibuat dan saling memberikan masukan.
Memahami: Peserta didik diberikan waktu singkat untuk meninjau kembali teks eksposisi yang telah mereka tulis. Guru memberikan tips presentasi sederhana: berbicara jelas, menatap teman, dan tersenyum.
Mengaplikasi: Secara bergiliran, peserta didik mempresentasikan teks eksposisi sederhana yang telah mereka buat di depan kelas. Setelah setiap presentasi, teman-teman diberikan kesempatan untuk bertanya atau memberikan komentar positif. Guru mencatat poin-poin penting dari presentasi.
Merefleksi: Guru memberikan umpan balik konstruktif secara umum dan individual kepada peserta didik tentang presentasi dan isi teks eksposisi mereka. Guru mengapresiasi keberanian dan usaha setiap peserta didik. Diskusi kelas tentang pengalaman mereka dalam membuat dan mempresentasikan teks eksposisi dilakukan.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali tentang pentingnya teks eksposisi dalam menyampaikan informasi dan manfaat belajar menuliskannya. Guru memberikan penghargaan kepada semua peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka. Guru menutup pelajaran dengan penuh semangat dan harapan agar peserta didik terus belajar dan berbagi pengetahuan.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka mengidentifikasi ciri-ciri serta menemukan informasi penting dari teks.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya teks eksposisi sederhana yang dibuat peserta didik dan presentasi lisan mereka.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi ciri-ciri teks eksposisi sederhana. | Ciri-ciri teks eksposisi. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Menemukan informasi penting dalam teks eksposisi sederhana. | Informasi penting (5W+1H). | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Menyusun kalimat fakta dan menulis teks eksposisi sederhana. | Kalimat fakta, struktur teks eksposisi. | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
| Mempresentasikan teks eksposisi yang telah dibuat. | Presentasi lisan. | 2 JP | Komunikasi, Kreativitas |
Teks eksposisi adalah teman baru kita dalam belajar. Bayangkan kamu ingin menjelaskan tentang hewan peliharaanmu kepada teman-teman, atau ingin bercerita bagaimana bunga tumbuh di taman. Nah, teks eksposisi adalah cara yang tepat untuk menyampaikan informasi itu dengan jelas dan benar. Mari kita pelajari bersama agar kita bisa menjadi penjelas yang hebat!
Teks eksposisi adalah jenis tulisan yang tujuannya untuk memberikan informasi atau menjelaskan sesuatu kepada pembaca. Isinya berupa fakta-fakta, bukan cerita khayalan. Teks ini membuat kita tahu lebih banyak tentang suatu topik. Contohnya, teks yang menjelaskan kenapa matahari bersinar atau bagaimana pohon bisa tumbuh tinggi. Teks eksposisi membantu kita memahami dunia di sekitar kita dengan lebih baik dan akurat. Kita bisa menemukan teks ini di buku pengetahuan, ensiklopedia, atau artikel majalah anak-anak.
Ada beberapa ciri khusus yang membuat teks eksposisi berbeda dari cerita. Pertama, isinya berupa informasi atau fakta yang benar, bukan rekaan. Jadi, kita bisa percaya pada apa yang dibaca. Kedua, teks ini menjelaskan sesuatu secara objektif, artinya penulis tidak memihak dan hanya menyampaikan apa adanya. Ketiga, teks eksposisi biasanya menjawab pertanyaan 'apa', 'mengapa', dan 'bagaimana' tentang suatu topik. Keempat, tidak ada tokoh atau alur cerita seperti dongeng, melainkan fokus pada penjelasan tentang satu topik tertentu.
Saat membaca teks eksposisi, penting untuk bisa menemukan informasi utamanya. Kita bisa menggunakan pertanyaan 'Apa?', 'Siapa?', 'Mengapa?', 'Bagaimana?', 'Kapan?', dan 'Di mana?'. Misalnya, jika membaca teks tentang 'Hujan', kita bisa bertanya: 'Apa itu hujan?', 'Mengapa hujan bisa turun?', 'Bagaimana proses terjadinya hujan?'. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita akan mendapatkan inti informasi dari teks tersebut. Menggarisbawahi kalimat-kalimat penting juga bisa membantu.
Kalimat fakta adalah kalimat yang isinya benar dan bisa dibuktikan. Contohnya, 'Air mendidih pada suhu 100 derajat Celcius' atau 'Kucing adalah hewan mamalia'. Kalimat fakta berbeda dengan kalimat opini atau pendapat, yang isinya bisa berbeda untuk setiap orang. Dalam teks eksposisi, semua kalimat yang ditulis harus berupa fakta agar informasi yang disampaikan akurat dan bisa dipercaya. Kita bisa mendapatkan fakta dari pengamatan, percobaan, atau membaca buku-buku pengetahuan yang terpercaya.
Teks eksposisi sederhana biasanya punya tiga bagian utama. Pertama, judul, yang memberitahu kita tentang apa isi teks itu. Judul harus menarik perhatian dan jelas. Kedua, pembukaan atau pernyataan umum, yang mengenalkan topik yang akan dijelaskan. Bagian ini biasanya satu atau dua kalimat saja. Ketiga, isi, yang menjelaskan topik secara lebih rinci dengan kalimat-kalimat fakta. Bagian isi ini bisa beberapa kalimat yang saling berhubungan. Dengan struktur ini, pembaca akan lebih mudah memahami informasi yang diberikan.
Untuk menulis teks eksposisi, pertama, pilih topik yang kamu suka dan ingin kamu jelaskan. Misalnya, 'Manfaat Sarapan Pagi' atau 'Cara Merawat Tanaman'. Kedua, kumpulkan fakta-fakta tentang topik itu. Kamu bisa mengamati, bertanya, atau membaca buku. Ketiga, susun fakta-fakta itu menjadi kalimat-kalimat fakta. Keempat, tulis judul yang sesuai. Kelima, buat kalimat pembuka yang mengenalkan topik. Terakhir, gabungkan semua kalimat fakta menjadi bagian isi teks. Pastikan kalimatmu jelas dan mudah dipahami.
Setelah selesai menulis, kamu bisa mempresentasikan teks eksposisimu kepada teman-teman. Presentasi artinya kamu menceritakan atau membacakan tulisanmu di depan orang lain. Saat presentasi, bicaralah dengan suara yang jelas, tatap mata teman-temanmu, dan usahakan tersenyum. Jika ada yang bertanya, jawablah dengan baik. Dengan presentasi, kamu tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga melatih keberanian dan kemampuanmu berbicara di depan umum. Ini adalah cara yang bagus untuk berbagi informasi yang sudah kamu kumpulkan.
Rangkuman: Teks eksposisi adalah tulisan berisi fakta yang menjelaskan suatu topik. Ciri-cirinya adalah berisi informasi benar, objektif, dan menjawab pertanyaan penting. Kita bisa menemukan informasi dengan pertanyaan 5W+1H. Menulis teks eksposisi berarti menyusun kalimat fakta menjadi penjelasan yang jelas dengan judul, pembukaan, dan isi. Mempresentasikannya membantu kita berbagi pengetahuan dengan percaya diri.
Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri dan menemukan informasi penting dari teks eksposisi sederhana.
Alat & bahan: Teks eksposisi cetak, pensil, penghapus, lembar LKPD
| Eksposisi | Teks yang bertujuan menjelaskan atau memaparkan informasi. |
| Fakta | Sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi dan dapat dibuktikan. |
| Objektif | Menyampaikan sesuatu apa adanya, tanpa dipengaruhi perasaan atau pendapat pribadi. |
| Topik | Pokok pembicaraan atau masalah yang dibahas dalam suatu teks. |
| Presentasi | Kegiatan menyampaikan atau menyajikan sesuatu di depan umum. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.