Modul ajar Bahasa Inggris SD kelas III materi It's nice to see you lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik menunjukkan pemahaman dan penggunaan kosakata dasar Bahasa Inggris dalam berbagai konteks sosial yang sederhana, serta mampu berinteraksi secara lisan dengan ungkapan salam, perkenalan diri, dan merespons pertanyaan dasar dengan bantuan visual.
Acuan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa kata sapaan sederhana dalam Bahasa Inggris seperti 'Hello' atau 'Hi'.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menggunakan ungkapan sapaan dan perkenalan dalam Bahasa Inggris akan membantu kita membangun pertemanan baru dan berinteraksi dengan orang lain secara santun.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita menyapa teman baru yang belum pernah kita temui sebelumnya?
Tujuan: Mengidentifikasi ungkapan sapaan dan perkenalan diri dalam Bahasa Inggris dengan benar.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan antusias, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan menanyakan kabar. Guru memutarkan lagu 'Hello Song' dan bertanya, 'Apa yang kalian dengar dari lagu ini? Kira-kira kita akan belajar apa hari ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang ungkapan sapaan dan perkenalan.
Memahami: Peserta didik menonton video pendek tentang dua anak yang saling menyapa dan memperkenalkan diri. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan ungkapan yang mereka dengar, lalu menuliskan di papan tulis. Guru membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi ungkapan 'Hello', 'Hi', 'My name is...', 'What's your name?', dan 'It's nice to see you'.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan mempraktikkan ungkapan yang telah diidentifikasi dengan menggunakan boneka tangan atau gambar. Mereka mencoba menyapa dan memperkenalkan diri satu sama lain, dibimbing oleh guru. Guru berkeliling memberikan bantuan dan koreksi pelafalan.
Merefleksi: Beberapa pasangan diminta untuk maju ke depan kelas dan memperagakan percakapan singkat mereka. Guru memberikan umpan balik positif dan mengulang pelafalan yang benar. Peserta didik secara bersama-sama menyimpulkan ungkapan sapaan dan perkenalan yang telah dipelajari.
Penutup: Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif peserta didik. Guru mengajak peserta didik menyanyikan kembali 'Hello Song' dengan lebih percaya diri. Guru mengingatkan untuk berlatih di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.
Tujuan: Melafalkan ungkapan sapaan dan perkenalan diri dalam Bahasa Inggris dengan intonasi yang tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak peserta didik mengulang ungkapan sapaan dan perkenalan dari pertemuan sebelumnya. Guru menunjukkan gambar situasi di mana ada anak baru di kelas dan bertanya, 'Bagaimana cara kita menyapa teman baru ini? Apa yang akan kita katakan?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melafalkan ungkapan dengan intonasi yang benar.
Memahami: Guru memutarkan rekaman audio ungkapan sapaan dan perkenalan dengan intonasi yang jelas. Peserta didik mendengarkan dan menirukan secara berulang-ulang, fokus pada nada dan tekanan kata. Guru menjelaskan pentingnya intonasi dalam berbicara agar pesan tersampaikan dengan baik.
Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan kartu berisi nama-nama teman dan diminta untuk membuat dialog perkenalan sederhana. Mereka berlatih melafalkan dialog tersebut dengan intonasi yang tepat. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan contoh pelafalan yang benar secara individu maupun kelompok.
Merefleksi: Setiap kelompok maju ke depan untuk memperagakan dialog perkenalan mereka. Guru dan teman-teman lain memberikan apresiasi dan masukan terhadap pelafalan dan intonasi. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya berlatih berbicara dengan intonasi yang baik.
Penutup: Guru mengajak peserta didik bermain 'Simon Says' dengan instruksi sapaan dan perkenalan. Guru memberikan pekerjaan rumah untuk berlatih memperkenalkan diri kepada anggota keluarga di rumah. Guru mengakhiri pelajaran dengan semangat dan senyum.
Tujuan: Menggunakan ungkapan sapaan dan perkenalan diri dalam percakapan sederhana secara mandiri dan menanggapi perkenalan teman dengan ungkapan yang sesuai.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka mengingat kembali ungkapan sapaan dan perkenalan. Guru memotivasi peserta didik dengan mengatakan, 'Hari ini kita akan menjadi detektif perkenalan! Kita akan mencari teman baru dan memperkenalkan diri.' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menggunakan ungkapan secara mandiri dan menanggapi dengan tepat.
Memahami: Guru mempresentasikan 'Mystery Friend Card' yang berisi informasi singkat tentang 'teman baru' (misalnya, nama, hobi favorit). Peserta didik memahami bahwa mereka akan mencari 'Mystery Friend' mereka dengan bertanya dan memperkenalkan diri. Guru mengingatkan kembali ungkapan yang relevan.
Mengaplikasi: Peserta didik bergerak bebas di dalam kelas, mencari 'Mystery Friend' mereka. Ketika bertemu teman, mereka harus menyapa, memperkenalkan diri, dan bertanya nama teman tersebut. Jika nama teman cocok dengan kartu 'Mystery Friend' mereka, mereka bertukar kartu. Kegiatan ini diulang sampai semua menemukan 'Mystery Friend' mereka.
Merefleksi: Setelah semua menemukan 'Mystery Friend' masing-masing, beberapa pasangan diminta untuk menceritakan pengalaman mereka menemukan teman baru dan memperkenalkan diri. Guru memberikan umpan balik tentang kelancaran komunikasi dan penggunaan ungkapan yang tepat. Guru juga memberikan penguatan tentang pentingnya mendengarkan saat orang lain berbicara.
Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas keberanian dan partisipasi aktif mereka. Guru menekankan bahwa kemampuan ini sangat berguna untuk menjalin pertemanan baru. Guru menutup pelajaran dengan semangat dan mengajak peserta didik untuk selalu berlatih berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.
Proses (formatif): Observasi guru terhadap partisipasi aktif, pelafalan, dan intonasi peserta didik saat praktik dialog perkenalan.
Akhir (sumatif): Penilaian performa saat peserta didik melakukan role-play perkenalan diri dengan teman secara mandiri.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi ungkapan sapaan dan perkenalan diri dalam Bahasa Inggris dengan benar. | Mengidentifikasi ungkapan sapaan dan perkenalan. | 2 JP | Komunikasi, Penalaran Kritis |
| Melafalkan ungkapan sapaan dan perkenalan diri dalam Bahasa Inggris dengan intonasi yang tepat. | Melafalkan ungkapan dengan intonasi yang benar. | 2 JP | Komunikasi, Kreativitas |
| Menggunakan ungkapan sapaan dan perkenalan diri dalam percakapan sederhana secara mandiri dan menanggapi perkenalan teman dengan ungkapan yang sesuai. | Praktik percakapan perkenalan dan menanggapi. | 2 JP | Komunikasi, Kolaborasi, Kemandirian |
Selamat datang di modul 'It's nice to see you'! Di sini, kita akan belajar bagaimana menyapa teman baru dan memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris. Ini adalah keterampilan yang sangat penting agar kita bisa berteman dengan banyak orang dari berbagai tempat. Yuk, kita mulai petualangan belajar kita!
Ada banyak cara untuk menyapa orang dalam Bahasa Inggris. Yang paling umum adalah 'Hello' atau 'Hi'. Kita bisa menggunakannya kapan saja, baik pagi, siang, sore, atau malam. Contohnya, saat bertemu teman di sekolah, kita bisa bilang 'Hello, teman!' atau 'Hi, Sarah!'. Ungkapan ini menunjukkan bahwa kita senang bertemu dengan mereka dan ingin memulai percakapan.
Setelah menyapa, kita biasanya ingin memperkenalkan diri. Caranya sangat mudah! Kita bisa bilang, 'My name is...' diikuti dengan nama kita. Misalnya, 'My name is Budi.' atau 'My name is Siti.' Ini memberi tahu orang lain siapa nama kita sehingga mereka bisa memanggil kita. Jangan lupa untuk tersenyum saat memperkenalkan diri, ya!
Setelah kita memperkenalkan diri, kita juga ingin tahu nama teman kita, kan? Kita bisa bertanya, 'What's your name?' artinya 'Siapa namamu?'. Teman kita akan menjawab dengan 'My name is...' dan menyebutkan namanya. Ini adalah bagian penting dari perkenalan agar kita bisa saling mengenal dengan baik.
Saat teman memperkenalkan diri kepada kita, kita bisa menanggapi dengan sopan. Ungkapan yang sangat bagus untuk digunakan adalah 'It's nice to see you!' atau 'Nice to meet you!'. Artinya, 'Senang bertemu denganmu!' atau 'Senang melihatmu!'. Ini menunjukkan bahwa kita senang berkenalan dan menghargai perkenalan dari teman kita. Jadi, jangan lupa bilang 'It's nice to see you!' ya!
Rangkuman: Kita telah belajar cara menyapa ('Hello', 'Hi'), memperkenalkan diri ('My name is...'), bertanya nama ('What's your name?'), dan menanggapi perkenalan ('It's nice to see you!'). Ungkapan-ungkapan ini membantu kita memulai pertemanan dan berkomunikasi dengan sopan dalam Bahasa Inggris. Teruslah berlatih agar semakin lancar!
Tujuan: Peserta didik dapat melengkapi dialog perkenalan sederhana dan mempraktikkannya.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna, kartu nama kosong
| Hello | Sapaan umum, Halo |
| Hi | Sapaan informal, Hai |
| My name is... | Nama saya adalah... |
| What's your name? | Siapa namamu? |
| It's nice to see you! | Senang bertemu denganmu! |
| Nice to meet you! | Senang berkenalan denganmu! |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.