Modul ajar IPAS SD kelas VI materi sistem pernapasan manusia lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, Elemen Pemahaman IPAS. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | sistem pernapasan manusia |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengetahui bahwa manusia bernapas untuk hidup dan pernah mengamati proses bernapas secara sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kesehatan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, Elemen Pemahaman IPAS |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPAS |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai sistem organ tubuh manusia, termasuk sistem pernapasan, serta fungsinya dalam menjaga keberlangsungan hidup. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Manusia bernapas menggunakan hidung, tenggorokan, paru-paru, dan organ lainnya. |
| Konseptual | Sistem pernapasan adalah serangkaian organ yang bekerja sama untuk mengambil oksigen dari udara dan mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh. |
| Prosedural | Peserta didik dapat mengamati dan menjelaskan alur udara masuk dan keluar dari tubuh serta mengukur frekuensi pernapasan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan dan bagaimana kebiasaan sehat memengaruhi fungsi paru-paru. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami sistem pernapasan manusia membantu kita menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan organ-organ vital ini agar tubuh dapat berfungsi optimal setiap saat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita bisa merasakan udara masuk dan keluar dari tubuh, dan apa yang terjadi di dalam tubuh saat kita bernapas?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: memahami hubungan antara aktivitas fisik dan frekuensi pernapasan serta pentingnya olahraga untuk paru-paru sehat. Matematika: menghitung dan membandingkan frekuensi pernapasan dalam berbagai kondisi serta menyajikan data dalam bentuk grafik sederhana. Bahasa Indonesia: menjelaskan dan mempresentasikan hasil pengamatan serta membuat laporan sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang cara menjaga kesehatan pernapasan di rumah, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari asap rokok. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi poster sistem pernapasan, dan tersedia area untuk praktik pengukuran frekuensi pernapasan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang mekanisme pernapasan dan simulasi interaktif organ pernapasan melalui tablet atau komputer di kelas. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem pernapasan manusia dan fungsinya dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan bertanya 'Apa yang kalian rasakan saat menghirup udara dingin?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati gambar sistem pernapasan manusia dan membaca teks singkat tentang organ-organ pernapasan. Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi nama dan fungsi setiap organ. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi diagram kosong sistem pernapasan dengan nama organ dan fungsinya. Mereka juga diminta untuk membuat daftar pertanyaan yang ingin mereka ketahui lebih lanjut tentang sistem pernapasan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi organ pernapasan. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi miskonsepsi, dan memberikan penguatan tentang pentingnya setiap organ. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan organ-organ pernapasan. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tantangan untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan proses pernapasan manusia (inspirasi dan ekspirasi) secara urut dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi frekuensi pernapasan manusia. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas kembali materi organ pernapasan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkan dengan kegiatan pengamatan yang akan dilakukan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik melakukan pengamatan mandiri terhadap proses inspirasi dan ekspirasi dengan merasakan gerakan dada dan perut. Mereka juga menonton video singkat tentang mekanisme pernapasan dan mencatat poin-poin penting. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan melakukan percobaan sederhana mengukur frekuensi pernapasan dalam kondisi istirahat dan setelah beraktivitas ringan (misalnya, melompat 10 kali). Mereka mencatat hasilnya di LKPD. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap pasangan mempresentasikan hasil pengamatan dan percobaan mereka, menjelaskan perbedaan frekuensi pernapasan dalam kondisi berbeda. Guru memfasilitasi diskusi tentang faktor-faktor yang memengaruhi frekuensi pernapasan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum proses pernapasan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Guru memberikan apresiasi dan motivasi untuk terus menjaga kesehatan. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Membuat model sederhana sistem pernapasan manusia dan menjelaskan cara kerjanya serta menyajikan hasil pengamatan tentang pengaruh aktivitas fisik terhadap frekuensi pernapasan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas materi sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan proyek pembuatan model sistem pernapasan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok merencanakan pembuatan model sederhana sistem pernapasan menggunakan bahan-bahan yang telah disiapkan. Mereka berdiskusi tentang cara kerja model untuk menggambarkan inspirasi dan ekspirasi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat model sistem pernapasan dan menguji coba cara kerjanya. Mereka juga menyiapkan presentasi yang menjelaskan organ-organ, proses pernapasan, dan demonstrasi model mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan model sistem pernapasan mereka, menjelaskan cara kerjanya, dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan penilaian proyek. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat simpulan akhir tentang sistem pernapasan dan pentingnya menjaga kesehatan. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja sama. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi organ pernapasan, menjelaskan mekanismenya, dan menganalisis frekuensi pernapasan.
Alat & bahan: lembar kerja, pensil, stopwatch/aplikasi pengukur waktu, gambar sistem pernapasan, cermin kecil
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan identifikasi organ, dan kinerja saat membuat model pernapasan.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek model sistem pernapasan dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat mengenai konsep sistem pernapasan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem pernapasan manusia dan fungsinya. | Organ dan Fungsi Sistem Pernapasan | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan proses pernapasan manusia (inspirasi dan ekspirasi) serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi frekuensi pernapasan. | Mekanisme Pernapasan dan Frekuensi Pernapasan | 2 JP | penalaran kritis, kesehatan |
| 3 | Membuat model sederhana sistem pernapasan dan menyajikan hasil pengamatan. | Proyek Model Pernapasan | 2 JP | kolaborasi, kreativitas |
Sistem pernapasan adalah salah satu sistem vital dalam tubuh manusia yang memungkinkan kita untuk hidup. Setiap tarikan napas membawa oksigen ke dalam tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida. Proses ini berlangsung tanpa henti, bahkan saat kita tidur. Mari kita selami lebih dalam bagaimana sistem yang luar biasa ini bekerja dan organ apa saja yang terlibat di dalamnya.
1. Organ-Organ Sistem Pernapasan
Sistem pernapasan manusia terdiri dari beberapa organ utama yang bekerja sama. Dimulai dari hidung sebagai pintu masuk udara, lalu faring dan laring yang merupakan saluran penghubung. Trakea atau batang tenggorokan adalah saluran utama yang bercabang menjadi bronkus, yang kemudian masuk ke paru-paru. Di dalam paru-paru, bronkus bercabang lagi menjadi bronkiolus, dan di ujungnya terdapat alveolus tempat pertukaran gas terjadi. Setiap organ memiliki peran penting dalam memastikan udara dapat masuk dan keluar dengan lancar.
2. Fungsi Organ Pernapasan
Hidung berfungsi menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara. Faring dan laring sebagai saluran udara dan juga berperan dalam menghasilkan suara. Trakea dan bronkus bertugas mengalirkan udara ke paru-paru. Paru-paru adalah organ utama tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi. Di dalam alveolus, oksigen dari udara diserap oleh darah, dan karbon dioksida dari darah dilepaskan ke udara untuk dikeluarkan. Diafragma, otot pernapasan utama, membantu dalam proses ini.
3. Mekanisme Pernapasan (Inspirasi dan Ekspirasi)
Proses pernapasan dibagi menjadi dua tahap utama: inspirasi (menghirup udara) dan ekspirasi (mengembuskan udara). Saat inspirasi, otot diafragma berkontraksi dan bergerak ke bawah, otot-otot di antara tulang rusuk juga berkontraksi mengangkat tulang rusuk, sehingga rongga dada membesar. Akibatnya, tekanan udara di paru-paru menjadi lebih rendah dari udara luar, dan udara masuk. Saat ekspirasi, otot diafragma dan otot rusuk relaksasi, rongga dada mengecil, tekanan udara di paru-paru meningkat, dan udara keluar.
4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Pernapasan
Frekuensi pernapasan adalah jumlah napas yang dilakukan per menit. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhinya. Aktivitas fisik yang intens akan meningkatkan kebutuhan oksigen, sehingga frekuensi pernapasan juga meningkat. Usia juga berperan; bayi dan anak-anak biasanya memiliki frekuensi pernapasan yang lebih tinggi daripada orang dewasa. Kondisi kesehatan, suhu lingkungan, dan emosi seperti cemas atau takut juga dapat memengaruhi seberapa cepat atau lambat kita bernapas.
Rangkuman: Sistem pernapasan manusia adalah kompleks organ yang bekerja sama untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Organ utamanya meliputi hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Proses pernapasan melibatkan inspirasi (udara masuk) dan ekspirasi (udara keluar) yang diatur oleh diafragma dan otot rusuk. Frekuensi pernapasan dipengaruhi oleh aktivitas fisik, usia, kondisi kesehatan, dan emosi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Inspirasi | Proses menghirup udara masuk ke paru-paru. |
| Ekspirasi | Proses mengembuskan udara keluar dari paru-paru. |
| Diafragma | Otot besar di bawah paru-paru yang berperan penting dalam pernapasan. |
| Alveolus | Kantong udara kecil di paru-paru tempat pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida. |
| Bronkus | Cabang tenggorokan yang menuju ke paru-paru. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "sistem pernapasan manusia" mata pelajaran IPAS Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, Elemen Pemahaman IPAS.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.