Modul Ajar & RPP Matematika Kelas V
UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal berbagai bentuk dan warna dasar serta memiliki pengalaman menggambar atau mewarnai. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Seni Rupa |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menggunakan unsur-unsur serta prinsip-prinsip seni rupa dalam menciptakan karya sederhana, serta mengapresiasi keindahan karya seni di lingkungan sekitar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Seni rupa di sekitar kita seperti lukisan, patung, kain batik, atau desain kemasan memiliki unsur dan prinsip tertentu. |
| Konseptual | Unsur seni rupa adalah komponen dasar pembentuk karya seni (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang), sedangkan prinsip seni rupa adalah kaidah penataan unsur-unsur tersebut (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, keselarasan). |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi unsur dan prinsip seni rupa pada karya yang ada, serta menerapkan unsur dan prinsip tersebut dalam membuat karya seni rupa sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang unsur dan prinsip seni rupa membantu mereka lebih menghargai keindahan dan kompleksitas karya seni, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam berekspresi visual. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang) pada karya seni rupa sederhana.
- Menjelaskan prinsip-prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, keselarasan) dengan contoh.
- Menganalisis penerapan unsur dan prinsip seni rupa pada contoh karya seni rupa dua dimensi.
- Merancang sketsa karya seni rupa dua dimensi sederhana dengan menerapkan unsur dan prinsip seni rupa.
- Membuat karya seni rupa dua dimensi sederhana (misalnya kolase atau mozaik) dengan memanfaatkan unsur dan prinsip seni rupa secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami unsur dan prinsip seni rupa membantu kita tidak hanya menikmati keindahan karya seni, tetapi juga mampu menciptakan karya seni yang lebih baik dan terstruktur, serta mengapresiasi seni sebagai bagian penting dari budaya dan kehidupan.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian bertanya, mengapa sebuah gambar terlihat indah dan menarik, sementara gambar lain terasa biasa saja?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mendeskripsikan karya seni secara lisan dan tulisan, serta memahami instruksi pembuatan karya. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Mengamati bentuk, warna, dan tekstur benda-benda alam yang dapat dijadikan inspirasi atau bahan karya seni. Pendidikan Pancasila: Mengembangkan sikap gotong royong dan toleransi dalam kerja kelompok pembuatan karya seni. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak membantu anak mencari bahan-bahan bekas (kertas, kain perca, daun kering) yang dapat digunakan untuk membuat karya kolase atau mozaik di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur menjadi area kerja kelompok yang fleksibel, dengan sudut pajang karya seni yang menarik dan nyaman, serta akses ke taman sekolah untuk mencari bahan alam. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan tablet atau komputer untuk mencari referensi gambar, contoh karya seni rupa, dan ide-ide kreatif untuk proyek mereka. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang) pada karya seni rupa sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru memantik diskusi tentang benda-benda di sekitar yang memiliki warna dan bentuk menarik, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran untuk mengidentifikasi unsur-unsur pembentuknya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mengamati berbagai gambar atau benda nyata yang memiliki unsur seni rupa berbeda (misalnya kain batik, foto pemandangan, lukisan sederhana). Mereka diminta untuk menemukan dan menyebutkan 'apa saja yang ada di gambar ini?' seperti titik, garis, atau warna. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja untuk mencatat unsur-unsur seni rupa yang mereka temukan pada setiap contoh karya. Mereka juga diminta membuat sketsa sederhana yang menonjolkan satu atau dua unsur tertentu. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep unsur-unsur seni rupa, serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin terjadi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang unsur-unsur seni rupa. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memotivasi untuk pertemuan selanjutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan prinsip-prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, keselarasan) dengan contoh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengulang sedikit tentang unsur seni rupa, lalu menampilkan dua gambar yang satu terlihat 'berantakan' dan satu lagi 'harmonis', memancing pertanyaan 'mengapa bisa begitu?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang prinsip seni rupa. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik disajikan beberapa contoh karya seni rupa (gambar atau foto) yang secara jelas menunjukkan atau tidak menunjukkan prinsip-prinsip tertentu. Mereka diminta berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan 'aturan' atau 'cara menata' unsur-unsur agar karya terlihat indah dan rapi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok menerima kartu berisi nama prinsip seni rupa (misalnya 'keseimbangan', 'irama'). Mereka mencari contoh karya seni rupa di buku atau internet yang sesuai dengan prinsip tersebut dan menjelaskan mengapa karya tersebut menerapkan prinsip itu. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok menjelaskan prinsip seni rupa yang mereka temukan beserta contohnya. Guru memberikan penjelasan tambahan, contoh lain, dan memastikan pemahaman peserta didik tentang setiap prinsip. Diskusi dibuka untuk pertanyaan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik bersama guru merangkum prinsip-prinsip seni rupa. Guru memberikan pujian atas kerja keras kelompok dan mengingatkan bahwa prinsip ini akan membantu mereka membuat karya yang lebih baik. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis unsur serta prinsip seni rupa pada berbagai contoh karya.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna, gambar-gambar karya seni rupa 2D (fotokopi atau cetakan)
Langkah kerja:
- Amati setiap gambar karya seni rupa yang disediakan dengan seksama.
- Identifikasi unsur-unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang) yang paling menonjol pada setiap gambar dan catat pada kolom 'Unsur'.
- Identifikasi prinsip-prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, keselarasan) yang diterapkan pada setiap gambar dan catat pada kolom 'Prinsip'.
- Berikan penjelasan singkat mengapa kamu memilih unsur atau prinsip tersebut pada kolom 'Keterangan'.
- Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Benda apa saja di sekitarmu yang memiliki warna menarik?
- Pernahkah kamu mencoba menggambar atau mewarnai? Apa yang kamu gambar?
- Apakah kamu tahu apa itu garis? Berikan contohnya!
- Menurutmu, mengapa ada gambar yang terlihat rapi dan ada yang tidak?
Formatif (proses): Pengamatan partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi unsur dan prinsip seni rupa pada LKPD, serta proses perancangan sketsa proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya kolase/mozaik peserta didik berdasarkan penerapan unsur dan prinsip seni rupa serta kreativitas.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi unsur-unsur seni rupa. | Unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang). | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan prinsip-prinsip seni rupa. | Prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, keselarasan). | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menganalisis penerapan unsur dan prinsip pada karya 2D. | Analisis karya seni rupa 2D. | 3 JP | Kreativitas, Penalaran Kritis |
| 4 | Merancang dan membuat karya seni rupa 2D sederhana. | Perencanaan dan pembuatan kolase/mozaik. | 6 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Seni rupa ada di mana-mana di sekitar kita, dari gambar di buku cerita sampai motif di baju yang kita pakai. Tahukah kamu, semua karya seni itu dibuat dengan 'bahan dasar' dan 'aturan main' tertentu? Bahan dasar itu disebut unsur seni rupa, dan aturan mainnya adalah prinsip seni rupa. Mari kita kenali lebih dalam agar kita bisa menciptakan karya yang indah!
1. 1. Titik, Garis, dan Bidang
Titik adalah elemen seni rupa yang paling dasar, seperti bekas ujung pensil atau kuas. Garis adalah deretan titik yang bersambung, bisa lurus, lengkung, zig-zag, atau tebal tipis. Garis bisa memberi kesan kuat, lembut, atau bergerak. Bidang adalah area datar yang dibatasi oleh garis, seperti persegi, lingkaran, atau bentuk tidak beraturan. Bidang bisa dua dimensi (datar) atau tiga dimensi (memiliki volume).
2. 2. Bentuk, Warna, dan Tekstur
Bentuk adalah wujud dari suatu benda, bisa bentuk geometris (kotak, bola) atau bentuk organik (bunga, awan). Bentuk memberikan identitas pada objek. Warna adalah salah satu unsur yang paling menarik, dapat membangkitkan emosi dan suasana. Ada warna primer (merah, kuning, biru), sekunder (campuran primer), dan tersier. Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda, bisa halus, kasar, licin, atau bergelombang. Kita bisa merasakan tekstur dengan sentuhan atau melihatnya.
3. 3. Gelap Terang
Gelap terang atau nilai adalah perbedaan intensitas cahaya pada suatu objek. Ini penting untuk memberikan kesan tiga dimensi atau kedalaman pada gambar dua dimensi. Area yang terkena cahaya akan terlihat terang, sedangkan area yang tidak terkena cahaya akan terlihat gelap. Perbedaan ini menciptakan kontras yang menarik dan membuat objek terlihat lebih nyata.
4. 4. Prinsip Kesatuan dan Keseimbangan
Kesatuan adalah prinsip yang membuat semua unsur dalam karya seni terlihat menyatu dan tidak terpisah-pisah, sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh dan harmonis. Keseimbangan adalah prinsip yang mengatur agar semua unsur dalam karya seni memiliki bobot visual yang sama, tidak berat sebelah. Ada keseimbangan simetris (sama persis kiri-kanan) dan asimetris (berbeda tapi tetap seimbang).
5. 5. Prinsip Irama dan Penekanan
Irama adalah pengulangan unsur-unsur seni rupa secara teratur atau bervariasi, menciptakan kesan gerakan atau aliran dalam karya seni. Contohnya pengulangan bentuk atau warna. Penekanan (atau fokus) adalah prinsip di mana ada satu bagian dari karya seni yang paling menarik perhatian atau menjadi pusat pandang. Ini bisa dicapai dengan perbedaan ukuran, warna yang kontras, atau posisi yang menonjol.
6. 6. Prinsip Proporsi dan Keselarasan
Proporsi adalah perbandingan ukuran antar bagian-bagian dalam karya seni atau antara satu objek dengan objek lainnya. Proporsi yang baik membuat objek terlihat realistis atau estetis. Keselarasan (atau harmoni) adalah prinsip yang membuat semua unsur dalam karya seni terlihat serasi dan tidak bertabrakan satu sama lain. Warna yang selaras, bentuk yang serasi, menciptakan kesan damai dan indah.
7. 7. Contoh Penerapan dalam Karya Seni
Mari kita lihat lukisan pemandangan. Garis digunakan untuk membentuk gunung dan sungai. Warna hijau dan biru memberikan kesan alam. Gelap terang menunjukkan bayangan pohon. Kesatuan terlihat dari semua elemen yang membentuk satu pemandangan. Keseimbangan mungkin asimetris, dengan gunung besar di satu sisi diimbangi oleh beberapa pohon di sisi lain. Irama terlihat dari pengulangan bentuk daun. Penekanan bisa jadi pada matahari terbit yang cerah.
8. 8. Membuat Karya Seni dengan Unsur dan Prinsip
Saat membuat kolase atau mozaik, kita bisa menerapkan unsur dan prinsip seni rupa. Misalnya, kita bisa menggunakan potongan kertas kecil (titik atau bidang kecil) dengan berbagai warna. Kita bisa menyusunnya agar membentuk pola berulang (irama) atau menempatkan satu objek yang lebih besar dan berwarna cerah sebagai pusat perhatian (penekanan). Dengan begitu, karya kita akan lebih terencana dan indah.
Rangkuman: Unsur seni rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang) adalah komponen dasar yang membangun sebuah karya seni. Prinsip seni rupa (kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, keselarasan) adalah cara menata unsur-unsur tersebut agar karya terlihat indah, harmonis, dan bermakna. Memahami keduanya membantu kita mengapresiasi dan menciptakan karya seni yang lebih baik.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Unsur Seni Rupa | Komponen dasar pembentuk karya seni. |
| Prinsip Seni Rupa | Kaidah penataan unsur-unsur seni rupa. |
| Kolase | Karya seni yang dibuat dengan menempelkan berbagai bahan (kertas, kain, dll.) pada permukaan. |
| Mozaik | Karya seni yang dibuat dengan menempelkan potongan-potongan kecil bahan (kaca, keramik, kertas) berwarna. |
| Keseimbangan | Distribusi bobot visual yang merata dalam sebuah karya. |
| Irama | Pengulangan unsur yang menciptakan kesan gerakan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA" mata pelajaran Matematika Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 5 siap unduh
Bilangan Cacah sampai 100.000Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopKPK dan FPBModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBilangan PecahanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKeliling Bangun DatarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLuas Daerah Bangun DatarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
SudutBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMembandingkan Ciri-Ciri Bangun DatarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDataBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBilangan Cacah sampai 1.000.000Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Bangun Ruang, GeometriMatematika Kelas V SDBilangan cacah 0 sampai 100.000Matematika Kelas V SDBilangan Cacah 1-10.000 ( Nilai Tempat, Penjumlahan, dan Pengurangan)Matematika Kelas V SDBilangan Cacah 1-10.000 ( Pekalian dan Pembagian )Matematika Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA pada Matematika SD, Fase C, elemen Seni Rupa.
Modul UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA untuk Matematika kelas V.
Apakah modul ajar Matematika materi UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA ini gratis?
Ya. Modul UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA untuk Matematika kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi UNSUR DAN PRINSIP SENI RUPA yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.