Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas I materi Membaca Basmalah dan Hamdalah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal beberapa kata atau kalimat sederhana dalam bahasa Arab yang sering diucapkan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Membaca Basmalah dan Hamdalah bukan hanya sekadar ucapan, tetapi merupakan bentuk penghambaan dan rasa syukur kita kepada Allah SWT dalam setiap aktivitas, baik saat memulai maupun mengakhirinya.
Pertanyaan pemantik: Kira-kira, kapan ya kita harus mengucapkan 'Bismillah' dan 'Alhamdulillah'?
Tujuan: Peserta didik dapat melafalkan Basmalah dengan fasih dan benar setelah mendengarkan contoh dari guru.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, kemudian menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar kalimat mulia yang selalu diucapkan Nabi Muhammad SAW. Guru menunjukkan gambar-gambar kegiatan sehari-hari dan bertanya, 'Kira-kira kalimat apa ya yang baik kita ucapkan sebelum memulai semua kebaikan ini?'
Memahami: Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang makna Basmalah (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ - Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) dan kapan waktu yang tepat mengucapkannya, yaitu saat memulai setiap perbuatan baik. Guru melafalkan Basmalah dengan fasih dan meminta peserta didik menirukan secara klasikal dan individual.
Mengaplikasi: Peserta didik berlatih melafalkan Basmalah secara berpasangan, saling mengoreksi lafal temannya. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi langsung. Mereka juga bermain 'Tebak Gambar', di mana guru menunjukkan gambar kegiatan dan peserta didik menyebutkan 'Bismillah' jika kegiatan tersebut memerlukan Basmalah.
Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta melafalkan Basmalah di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya Basmalah dalam setiap aktivitas. Peserta didik diajak menyimpulkan manfaat mengucapkan Basmalah.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu sederhana tentang Basmalah, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan mengingatkan untuk selalu mengucapkan Basmalah sebelum berbuat baik di rumah. Doa penutup dipimpin bersama.
Tujuan: Peserta didik dapat melafalkan Hamdalah dengan fasih dan benar setelah mendengarkan contoh dari guru.
Kegiatan awal: Guru mengulang salam dan doa, mengulas singkat materi Basmalah pertemuan sebelumnya, kemudian menampilkan video pendek tentang seseorang yang berhasil melakukan sesuatu dan mengucapkan 'Alhamdulillah'. Guru bertanya, 'Mengapa ya orang itu mengucapkan 'Alhamdulillah'?'
Memahami: Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang makna Hamdalah (الْحَمْدُ لِلَّهِ - Segala puji bagi Allah) dan kapan waktu yang tepat mengucapkannya, yaitu saat selesai melakukan perbuatan baik atau mendapatkan nikmat. Guru melafalkan Hamdalah dengan fasih dan meminta peserta didik menirukan secara klasikal dan individual.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok membuat daftar kegiatan yang diakhiri dengan Hamdalah. Mereka juga bermain peran singkat, menirukan situasi di mana mereka mengucapkan Hamdalah, misalnya 'Alhamdulillah, PR-ku selesai!' atau 'Alhamdulillah, aku dapat hadiah!'.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan daftar kegiatan dan memerankan situasi di depan kelas. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya bersyukur dengan mengucapkan Hamdalah, serta memperbaiki lafal yang kurang tepat. Peserta didik diajak merenungkan nikmat Allah yang patut disyukuri.
Penutup: Guru memberikan pujian atas semangat belajar peserta didik, mengingatkan untuk selalu mengucapkan Hamdalah setelah selesai melakukan kebaikan atau mendapatkan nikmat. Peserta didik diajak berdoa bersama, mensyukuri ilmu yang telah didapat.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi waktu yang tepat untuk mengucapkan Basmalah dan Hamdalah dalam kegiatan sehari-hari dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan berdoa, menanyakan kabar, lalu menunjukkan beberapa gambar acak kegiatan sehari-hari (makan, belajar, bermain, tidur, bangun tidur, sakit, sembuh). Guru bertanya, 'Dari gambar-gambar ini, mana yang harus pakai Basmalah? Mana yang pakai Hamdalah?'
Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan beberapa kartu gambar kegiatan. Mereka berdiskusi untuk mengelompokkan gambar-gambar tersebut ke dalam kategori 'Mulai dengan Basmalah' dan 'Akhiri dengan Hamdalah'. Guru membimbing diskusi dan mengklarifikasi jika ada kebingungan.
Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat 'Peta Pikiran Sederhana' atau 'Kolase Gambar' yang menunjukkan kapan Basmalah dan Hamdalah diucapkan. Mereka menempelkan gambar-gambar di papan tulis sesuai kategorinya dan menjelaskan alasannya.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik, mengoreksi jika ada kekeliruan, dan memperkuat pemahaman tentang waktu yang tepat mengucapkan Basmalah dan Hamdalah. Peserta didik diajak mengingat pengalaman pribadi mereka dalam mengucapkan Basmalah dan Hamdalah.
Penutup: Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan diskusi yang aktif. Peserta didik diajak menyanyikan lagu 'Ayo Ucap Basmalah Hamdalah'. Guru memberikan tugas rumah untuk mencatat 3 kegiatan di rumah yang diawali Basmalah dan 3 yang diakhiri Hamdalah. Doa penutup bersama.
Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan pengucapan Basmalah dan Hamdalah dalam situasi simulasi kegiatan sehari-hari dengan percaya diri dan membuat poster sederhana berisi contoh kegiatan yang diawali Basmalah dan diakhiri Hamdalah.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengulas tugas rumah. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat proyek seru untuk menunjukkan pemahaman tentang Basmalah dan Hamdalah, yaitu membuat poster dan melakukan simulasi.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok merancang sebuah poster sederhana yang berisi daftar atau gambar kegiatan sehari-hari yang diawali Basmalah dan diakhiri Hamdalah. Mereka juga merancang skenario simulasi singkat (drama mini) tentang dua kegiatan tersebut.
Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat poster mereka dengan kreatif menggunakan alat dan bahan yang tersedia (kertas, spidol, krayon, gunting, lem, gambar). Setelah itu, mereka berlatih simulasi singkat di mana mereka mengucapkan Basmalah dan Hamdalah sesuai konteks kegiatan dalam drama mini mereka.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan poster dan melakukan simulasi drama mini di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan masukan positif. Guru memberikan penguatan kembali tentang pentingnya pengucapan Basmalah dan Hamdalah dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ibadah dan syukur.
Penutup: Guru memberikan pujian atas semua karya dan penampilan peserta didik yang luar biasa. Guru mengajak peserta didik berjanji untuk selalu mengucapkan Basmalah dan Hamdalah setiap hari. Doa penutup, diiringi harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat dan menjadi berkah.
Proses (formatif): Observasi guru terhadap pelafalan Basmalah dan Hamdalah, keaktifan diskusi kelompok, serta partisipasi dalam simulasi dan pembuatan poster.
Akhir (sumatif): Penilaian poster proyek Basmalah-Hamdalah dan penilaian unjuk kerja simulasi pengucapan Basmalah-Hamdalah dalam konteks kegiatan sehari-hari.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Melafalkan Basmalah dengan fasih dan benar. | Pengenalan dan pelafalan Basmalah. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Komunikasi |
| Melafalkan Hamdalah dengan fasih dan benar. | Pengenalan dan pelafalan Hamdalah. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Komunikasi |
| Mengidentifikasi waktu yang tepat untuk mengucapkan Basmalah dan Hamdalah. | Penerapan Basmalah dan Hamdalah dalam kehidupan sehari-hari. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis |
| Mempraktikkan pengucapan Basmalah dan Hamdalah serta membuat poster. | Proyek poster dan simulasi Basmalah-Hamdalah. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Kreativitas, Komunikasi |
Adik-adik yang saleh dan salihah, setiap hari kita melakukan banyak kegiatan, dari bangun tidur sampai tidur lagi. Tahukah kamu ada dua kalimat istimewa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk kita ucapkan? Kalimat itu adalah Basmalah dan Hamdalah. Yuk, kita belajar apa itu Basmalah dan Hamdalah, kapan kita mengucapkannya, dan mengapa kalimat-kalimat ini sangat penting bagi kita!
Basmalah adalah ucapan بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (Bismillahirrahmanirrahim). Artinya 'Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang'. Basmalah adalah kalimat pembuka yang sangat mulia. Kita dianjurkan untuk mengucapkan Basmalah sebelum memulai setiap perbuatan baik. Mengucapkan Basmalah berarti kita meminta pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT agar kegiatan yang kita lakukan berjalan lancar dan mendatangkan kebaikan. Contohnya, sebelum makan, sebelum belajar, sebelum membaca Al-Qur'an, atau sebelum memakai baju.
Ada banyak waktu yang tepat untuk mengucapkan Basmalah. Ingat, setiap kali kamu akan memulai sesuatu yang baik, biasakanlah mengucapkan Basmalah. Misalnya, saat kamu akan makan, ucapkanlah بِسْمِ اللَّهِ. Saat kamu akan belajar, ucapkan بِسْمِ اللَّهِ. Saat kamu akan pergi ke sekolah, ucapkan بِسْمِ اللَّهِ. Dengan begitu, Allah akan memberkahi apa yang kamu lakukan. Bahkan, saat kamu mau masuk rumah pun, baiknya mengucapkan Basmalah.
Hamdalah adalah ucapan الْحَمْدُ لِلَّهِ (Alhamdulillah). Artinya 'Segala puji bagi Allah'. Hamdalah adalah kalimat yang kita ucapkan untuk bersyukur kepada Allah SWT. Kita mengucapkan Hamdalah setelah selesai melakukan perbuatan baik atau setelah mendapatkan nikmat dan kebaikan dari Allah. Mengucapkan Hamdalah berarti kita mengakui bahwa semua kebaikan dan nikmat yang kita dapatkan berasal dari Allah SWT. Ini adalah bentuk rasa terima kasih kita kepada-Nya.
Sama seperti Basmalah, Hamdalah juga punya waktu yang tepat untuk diucapkan. Kapan saja kamu merasa senang, berhasil melakukan sesuatu, atau mendapatkan nikmat, ucapkanlah الْحَمْدُ لِلَّهِ. Contohnya, setelah selesai makan, setelah selesai belajar, setelah berhasil mengerjakan tugas, atau saat kamu sehat dan bahagia. Bahkan, saat kamu bersin pun kita disunahkan untuk mengucapkan Hamdalah sebagai bentuk syukur atas nikmat sehat.
Membiasakan diri mengucapkan Basmalah dan Hamdalah punya banyak manfaat, lho! Pertama, kita akan selalu ingat Allah SWT dalam setiap keadaan. Kedua, perbuatan kita akan diberkahi oleh Allah. Ketiga, kita akan menjadi orang yang selalu bersyukur dan tidak mudah mengeluh. Keempat, kita akan terhindar dari godaan setan. Dengan begitu, hidup kita akan lebih tenang, berkah, dan penuh kebaikan.
Meskipun keduanya adalah kalimat mulia yang menyebut nama Allah, Basmalah dan Hamdalah memiliki fungsi yang berbeda. Basmalah (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ) diucapkan saat kita akan memulai suatu perbuatan baik. Sedangkan Hamdalah (الْحَمْدُ لِلَّهِ) diucapkan saat kita telah selesai melakukan perbuatan baik atau mendapatkan nikmat. Jadi, Basmalah adalah 'pembuka' dan Hamdalah adalah 'penutup' atau 'ucapan syukur'.
Rangkuman: Basmalah adalah ucapan 'Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang' yang diucapkan sebelum memulai perbuatan baik. Hamdalah adalah ucapan 'Segala puji bagi Allah' yang diucapkan setelah selesai perbuatan baik atau mendapatkan nikmat. Membiasakan Basmalah dan Hamdalah membuat kita selalu ingat Allah, diberkahi, bersyukur, dan terhindar dari godaan setan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menuliskan contoh kegiatan yang diawali Basmalah dan diakhiri Hamdalah.
Alat & bahan: Lembar LKPD, pensil warna, krayon
| Basmalah | Ucapan 'بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ' (Bismillahirrahmanirrahim). |
| Hamdalah | Ucapan 'الْحَمْدُ لِلَّهِ' (Alhamdulillah). |
| Nikmat | Pemberian atau karunia dari Allah SWT. |
| Syukur | Ungkapan terima kasih kepada Allah SWT. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.