Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas I materi Mengenal Rukun Iman lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal konsep Tuhan sebagai pencipta alam semesta dan beberapa nabi atau rasul.
Pemahaman bermakna: Memahami Rukun Iman akan membantu peserta didik memiliki dasar keyakinan Islam yang kuat dan menumbuhkan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: Mengapa kita harus percaya kepada Allah dan hal-hal gaib yang tidak bisa kita lihat?
Tujuan: Peserta didik dapat menyebutkan enam Rukun Iman secara berurutan dengan benar.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam dan mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, kemudian menampilkan gambar-gambar yang berhubungan dengan Rukun Iman (misal: Ka'bah, malaikat, Al-Qur'an, nabi) dan bertanya 'Apa yang kalian lihat?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal Rukun Iman dan mengajak peserta didik untuk menemukan apa saja Rukun Iman itu.
Memahami: Peserta didik diajak mengamati kartu bergambar Rukun Iman dan mendengarkan cerita singkat dari guru tentang setiap rukun. Mereka akan diajak menyanyikan lagu 'Rukun Iman' untuk membantu mengingat urutannya.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik menyusun puzzle bergambar Rukun Iman dan menempelkannya di papan tulis sesuai urutan. Mereka juga secara bergantian menyebutkan Rukun Iman.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil susunan puzzle dan menyebutkan Rukun Iman. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman dengan mengulang urutan Rukun Iman secara bersama-sama.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan kembali enam Rukun Iman, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan mengingatkan untuk terus menghafal. Doa penutup dan salam.
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan makna Rukun Iman yang pertama (Iman kepada Allah) dengan contoh sederhana dan Rukun Iman yang kedua (Iman kepada Malaikat) dengan contoh sederhana.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, dan mengulang kembali enam Rukun Iman. Guru bertanya 'Siapa yang menciptakan kita dan semua yang ada di alam ini?' untuk mengaitkan dengan materi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami makna Iman kepada Allah dan Iman kepada Malaikat.
Memahami: Peserta didik diajak berpikir (Think) tentang bukti-bukti keberadaan Allah di alam semesta dan peran malaikat dalam kehidupan. Guru memberikan cerita pendek tentang kebesaran Allah dan tugas malaikat.
Mengaplikasi: Peserta didik berpasangan (Pair) untuk mendiskusikan apa yang mereka pahami tentang Allah dan Malaikat, kemudian berbagi (Share) hasil diskusinya dengan pasangan lain atau seluruh kelas. Mereka juga membuat gambar sederhana tentang ciptaan Allah.
Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta maju untuk menceritakan kembali apa itu Iman kepada Allah dan Iman kepada Malaikat. Guru memberikan penguatan dan contoh-contoh nyata yang mudah dipahami anak.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum makna Iman kepada Allah dan Malaikat, memberikan pujian atas semangat belajar, dan mengingatkan untuk selalu berbuat baik karena Allah dan malaikat melihat. Doa penutup dan salam.
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan makna Rukun Iman yang ketiga (Iman kepada Kitab-Kitab Allah) dengan contoh sederhana dan Rukun Iman yang keempat (Iman kepada Rasul-Rasul Allah) dengan contoh sederhana.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, dan mengulas materi sebelumnya tentang Iman kepada Allah dan Malaikat. Guru menunjukkan gambar Al-Qur'an dan bertanya 'Buku apa ini? Apa isinya?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami makna Iman kepada Kitab-kitab Allah dan Iman kepada Rasul-rasul Allah.
Memahami: Guru menampilkan gambar-gambar Kitab Suci (Al-Qur'an, Injil, Taurat, Zabur) dan gambar beberapa Rasul (Nabi Muhammad, Nabi Musa, Nabi Isa). Peserta didik mengamati dan guru menjelaskan secara singkat tentang fungsi kitab suci sebagai pedoman hidup dan peran rasul sebagai utusan Allah.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan mencocokkan gambar Kitab dengan Rasul yang menerimanya (jika memungkinkan), atau membuat kartu nama Rasul dan Kitab yang relevan. Mereka juga diajak menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan iman kepada kitab dan rasul.
Merefleksi: Peserta didik diminta menceritakan kembali apa yang mereka pelajari tentang Kitab-kitab Allah dan Rasul-rasul Allah. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya meneladani akhlak Rasul dan mengamalkan ajaran Kitab Suci.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan makna Iman kepada Kitab dan Rasul, memberikan apresiasi atas partisipasi, dan berpesan untuk selalu membaca Al-Qur'an dan meneladani Nabi Muhammad ﷺ (Shallallahu 'alaihi wa sallam). Doa penutup dan salam.
Tujuan: Peserta didik dapat menunjukkan sikap percaya diri sebagai muslim yang beriman kepada Rukun Iman.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, dan mengajak peserta didik mengulang seluruh Rukun Iman yang telah dipelajari. Guru bertanya 'Apa yang akan kita lakukan jika kita percaya kepada semua Rukun Iman itu?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat 'Pohon Rukun Iman' sebagai proyek akhir.
Memahami: Guru menjelaskan proyek 'Pohon Rukun Iman' yang akan dibuat. Setiap peserta didik akan membuat daun-daun berisi poin-poin Rukun Iman dan menempelkannya di pohon yang sudah disiapkan. Guru memberikan contoh dan panduan langkah-langkah pengerjaan.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau kelompok kecil mulai membuat 'Pohon Rukun Iman' menggunakan bahan-bahan yang telah disediakan (kertas, spidol, gunting, lem). Mereka menuliskan setiap rukun iman di daun-daun, mewarnai, dan menempelkannya. Guru membimbing dan memberikan bantuan jika diperlukan.
Merefleksi: Setiap peserta didik atau kelompok mempresentasikan 'Pohon Rukun Iman' mereka dan menyebutkan kembali Rukun Iman yang telah dipelajari. Guru memberikan umpan balik positif, mengapresiasi kreativitas, dan menguatkan bahwa Rukun Iman adalah pondasi keyakinan kita.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan seluruh materi Rukun Iman, memberikan penghargaan atas kerja keras dan hasil karya mereka. Guru berpesan untuk selalu memegang teguh Rukun Iman. Doa penutup dan salam penutup yang ceria.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kegiatan praktik membuat 'Pohon Rukun Iman'.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil proyek 'Pohon Rukun Iman' dan kemampuan peserta didik menyebutkan serta menjelaskan makna Rukun Iman secara lisan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Peserta didik dapat menyebutkan enam Rukun Iman secara berurutan dengan benar. | Urutan Rukun Iman | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Peserta didik dapat menjelaskan makna Iman kepada Allah dan Malaikat dengan contoh sederhana. | Makna Iman kepada Allah dan Malaikat | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Peserta didik dapat menjelaskan makna Iman kepada Kitab-Kitab Allah dan Rasul-Rasul Allah dengan contoh sederhana. | Makna Iman kepada Kitab dan Rasul | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Peserta didik dapat menunjukkan sikap percaya diri sebagai muslim yang beriman kepada Rukun Iman. | Proyek 'Pohon Rukun Iman' | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Anak-anak yang saleh dan salehah, hari ini kita akan belajar tentang hal yang sangat penting dalam agama kita, yaitu Rukun Iman. Rukun Iman adalah tiang-tiang atau pilar-pilar keyakinan kita sebagai seorang muslim. Ada enam Rukun Iman yang harus kita ketahui, pahami, dan yakini dengan sepenuh hati. Mari kita mulai petualangan belajar kita!
Rukun Iman berasal dari dua kata, yaitu 'rukun' yang berarti tiang atau dasar, dan 'iman' yang berarti percaya atau yakin. Jadi, Rukun Iman adalah enam dasar keyakinan yang wajib diyakini oleh setiap muslim. Jika kita percaya kepada Rukun Iman, maka hati kita akan tenang dan hidup kita akan terarah menjadi lebih baik. Rukun Iman adalah fondasi yang sangat kuat bagi keislaman kita.
Rukun Iman ada enam, mari kita sebutkan bersama-sama. Pertama, Iman kepada Allah. Kedua, Iman kepada Malaikat-malaikat Allah. Ketiga, Iman kepada Kitab-kitab Allah. Keempat, Iman kepada Rasul-rasul Allah. Kelima, Iman kepada Hari Akhir (Hari Kiamat). Dan keenam, Iman kepada Qada dan Qadar (takdir baik dan takdir buruk). Kita harus hafal urutan ini ya!
Iman kepada Allah artinya kita percaya bahwa Allah itu ada. Allah adalah Tuhan yang Maha Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Allah yang menciptakan kita, orang tua kita, teman-teman kita, langit, bumi, bintang, bulan, matahari, dan semua yang ada di alam semesta ini. Kita harus selalu bersyukur kepada Allah dan hanya menyembah kepada-Nya. Allah Maha Melihat dan Maha Mendengar semua perbuatan kita.
Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya. Malaikat tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur. Mereka selalu taat kepada perintah Allah dan tidak pernah membangkang. Ada banyak malaikat dengan tugasnya masing-masing, seperti Malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu, Malaikat Mikail yang membagi rezeki, dan Malaikat Israfil yang meniup sangkakala. Kita percaya mereka ada dan menjalankan tugasnya.
Allah menurunkan kitab-kitab suci sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Ada empat kitab utama yang wajib kita imani: Taurat kepada Nabi Musa, Zabur kepada Nabi Daud, Injil kepada Nabi Isa, dan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad ﷺ (Shallallahu 'alaihi wa sallam). Al-Qur'an adalah kitab suci terakhir yang sempurna dan menjadi pedoman bagi seluruh umat Islam sampai akhir zaman. Kita harus membaca dan mengamalkan isinya.
Rasul adalah utusan Allah yang bertugas menyampaikan ajaran Allah kepada manusia. Ada banyak nabi dan rasul, tetapi yang wajib kita ketahui ada 25. Mereka adalah manusia pilihan Allah yang memiliki sifat-sifat mulia seperti jujur, amanah, menyampaikan, dan cerdas. Kita harus meneladani akhlak mulia para rasul, terutama Nabi Muhammad ﷺ (Shallallahu 'alaihi wa sallam) sebagai teladan terbaik.
Iman kepada Hari Akhir artinya kita percaya bahwa suatu saat nanti dunia ini akan berakhir. Setelah itu, kita semua akan dibangkitkan kembali dan dihisab (dihitung) semua perbuatan kita di dunia. Orang yang berbuat baik akan masuk surga, sedangkan yang berbuat buruk akan masuk neraka. Oleh karena itu, kita harus selalu berbuat baik agar mendapatkan balasan yang indah di akhirat kelak.
Qada dan Qadar adalah takdir atau ketentuan dari Allah. Qada adalah ketetapan Allah sejak zaman azali, sedangkan Qadar adalah perwujudan dari ketetapan itu. Kita percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, baik yang baik maupun yang buruk, semuanya atas kehendak Allah. Kita harus sabar jika ditimpa musibah dan bersyukur jika mendapatkan nikmat, karena semua itu adalah takdir Allah.
Rangkuman: Rukun Iman adalah enam pilar penting dalam agama Islam yang harus kita yakini. Keenam rukun itu adalah iman kepada Allah, Malaikat, Kitab, Rasul, Hari Akhir, dan Qada serta Qadar. Dengan memahami dan meyakini Rukun Iman, kita akan menjadi muslim yang kuat imannya, selalu berbuat baik, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengurutkan Rukun Iman.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, kartu bergambar Rukun Iman.
| Iman | Percaya atau yakin. |
| Rukun | Tiang atau dasar. |
| Malaikat | Makhluk Allah dari cahaya. |
| Rasul | Utusan Allah. |
| Al-Qur'an | Kitab suci umat Islam. |
| Qada | Ketetapan Allah. |
| Qadar | Perwujudan ketetapan Allah. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.