Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas II materi Asmaul Husna lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal Allah SWT sebagai Tuhan yang Maha Esa dan memiliki beberapa nama baik.
Pemahaman bermakna: Memahami Asmaul Husna akan membuat peserta didik mengenal Allah SWT lebih dekat, menumbuhkan rasa cinta kepada-Nya, dan mendorong mereka untuk meneladani sifat-sifat baik Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: Mengapa kita harus mengenal nama-nama baik Allah SWT?
Tujuan: Menjelaskan pengertian Asmaul Husna dengan benar dan menyebutkan tiga Asmaul Husna (Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik) beserta artinya dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menanyakan pengalaman peserta didik tentang nama-nama baik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenal Asmaul Husna dan tiga di antaranya, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang tahu nama-nama baik Allah?'
Memahami: Peserta didik diajak mengamati gambar-gambar yang menunjukkan kasih sayang (Ar-Rahman, Ar-Rahim) dan kekuasaan (Al-Malik) Allah SWT, lalu berdiskusi untuk menemukan makna Asmaul Husna dan artinya secara umum. Guru membimbing penemuan konsep Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mencocokkan kartu nama Asmaul Husna dengan artinya, kemudian menuliskan tiga Asmaul Husna yang dipelajari dan artinya di lembar kerja.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman tentang Asmaul Husna, serta memastikan peserta didik memahami arti Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk terus menghafal Asmaul Husna, dan menutup dengan doa serta salam.
Tujuan: Menunjukkan perilaku yang mencerminkan makna Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Guru memulai dengan salam, doa, presensi, dan mengulang kembali Asmaul Husna yang telah dipelajari. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan Asmaul Husna, dan bertanya: 'Bagaimana kita bisa meniru sifat Allah yang Maha Pengasih?'
Memahami: Peserta didik diajak menonton video pendek tentang anak-anak yang saling menolong, berbagi, dan menjaga lingkungan. Mereka berdiskusi bagaimana perilaku tersebut mencerminkan sifat Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik.
Mengaplikasi: Setiap kelompok merancang sebuah 'pohon kebaikan' atau 'papan teladan' di mana mereka akan menempelkan gambar atau menuliskan contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan Asmaul Husna (Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik) dan mendiskusikan mengapa perilaku itu penting.
Merefleksi: Masing-masing kelompok memamerkan 'pohon kebaikan' atau 'papan teladan' mereka dan menjelaskan contoh perilaku yang dipilih. Guru dan teman-teman memberikan tanggapan dan penguatan terkait relevansi perilaku dengan Asmaul Husna.
Penutup: Peserta didik bersama guru merangkum contoh-contoh perilaku baik yang telah didiskusikan. Guru memberikan pujian atas kreativitas dan kerja sama, mengingatkan untuk selalu berbuat baik, dan menutup dengan doa serta salam.
Tujuan: Membuat karya sederhana tentang Asmaul Husna yang telah dipelajari.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi, dan melakukan permainan tebak Asmaul Husna. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu membuat karya sederhana tentang Asmaul Husna, dan bertanya: 'Bagaimana cara kalian menunjukkan bahwa kalian sudah memahami Asmaul Husna?'
Memahami: Peserta didik diingatkan kembali tentang makna dan contoh perilaku dari Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik. Guru menunjukkan beberapa contoh karya sederhana (misalnya, kartu Asmaul Husna, poster mini) yang dapat dibuat.
Mengaplikasi: Setiap peserta didik secara mandiri membuat kartu Asmaul Husna atau poster mini yang berisi minimal tiga Asmaul Husna (Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik), artinya, dan satu contoh perilaku yang mencerminkannya, dengan bimbingan guru.
Merefleksi: Peserta didik secara bergantian menunjukkan hasil karyanya kepada teman-teman dan menjelaskan isi karyanya. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan mengapresiasi usaha setiap peserta didik.
Penutup: Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan seluruh materi Asmaul Husna. Guru memberikan penghargaan kepada semua peserta didik atas hasil karya dan semangat belajarnya, memberikan motivasi untuk terus belajar, dan mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan isi 'pohon kebaikan' atau 'papan teladan'.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya kartu Asmaul Husna atau poster mini yang dibuat oleh peserta didik.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menjelaskan pengertian Asmaul Husna dengan benar. | Pengertian Asmaul Husna | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| Menyebutkan tiga Asmaul Husna (Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik) beserta artinya dengan tepat. | Asmaul Husna: Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Malik | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Kolaborasi |
| Menunjukkan perilaku yang mencerminkan makna Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik dalam kehidupan sehari-hari. | Teladan Asmaul Husna dalam perilaku | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Kreativitas |
| Membuat karya sederhana tentang Asmaul Husna yang telah dipelajari. | Proyek kartu/poster Asmaul Husna | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Anak-anak yang baik, mari kita mengenal Allah SWT lebih dekat. Allah adalah Tuhan kita yang Maha Kuasa dan Maha Baik. Allah memiliki nama-nama yang sangat indah, yang disebut Asmaul Husna. Dengan mengenal nama-nama-Nya, kita akan semakin sayang kepada Allah dan ingin meniru sifat-sifat baik-Nya.
Asmaul Husna (الأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ) artinya nama-nama yang baik dan indah milik Allah SWT. Nama-nama ini menunjukkan kebesaran dan keagungan Allah. Jumlah Asmaul Husna ada 99. Dengan mengetahui dan memahami Asmaul Husna, kita bisa lebih mengenal siapa Allah, Tuhan yang menciptakan kita dan seluruh alam semesta. Kita juga bisa meneladani sifat-sifat baik Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Ar-Rahman (الرَّحْمَٰنُ) artinya Allah Maha Pengasih. Allah memberi kasih sayang kepada semua makhluk-Nya di dunia ini, baik yang beriman maupun yang tidak beriman. Contohnya, Allah memberi kita udara untuk bernapas, matahari untuk menerangi, makanan, dan minuman. Kita harus meneladani sifat Ar-Rahman dengan menyayangi semua orang dan semua makhluk hidup tanpa membeda-bedakan.
Ar-Rahim (الرَّحِيمُ) artinya Allah Maha Penyayang. Kasih sayang Allah ini khusus diberikan kepada orang-orang yang beriman di akhirat kelak. Allah akan memberikan surga kepada mereka yang taat dan beriman. Untuk meneladani Ar-Rahim, kita harus selalu berbuat baik, saling menolong, dan menunjukkan rasa sayang kepada keluarga dan teman-teman kita.
Kita bisa melihat bukti Ar-Rahman dan Ar-Rahim setiap hari. Misalnya, saat kita melihat teman yang sedih, kita menghiburnya. Saat ada kucing kelaparan, kita memberinya makan. Saat ada yang kesulitan, kita membantunya. Ini semua adalah wujud kasih sayang yang kita berikan kepada sesama, meneladani sifat Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Saling berbagi dan peduli adalah contoh nyata.
Al-Malik (الْمَلِكُ) artinya Allah Maha Merajai atau Maha Berkuasa. Allah adalah Raja dari segala raja, penguasa seluruh alam semesta. Tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan Allah. Allah mengatur segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi. Kita meneladani Al-Malik dengan bersikap disiplin, bertanggung jawab, dan patuh pada aturan yang baik, karena Allah adalah pengatur yang sempurna.
Meneladani Al-Malik berarti kita harus sadar bahwa Allah adalah penguasa. Oleh karena itu, kita harus selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan Allah. Kita juga harus menjaga lingkungan karena itu adalah ciptaan Allah. Menjaga kebersihan kelas, tidak merusak tanaman, dan patuh pada perintah guru adalah beberapa cara kita menunjukkan bahwa kita menghormati kekuasaan Allah sebagai Al-Malik.
Mengenal Asmaul Husna memiliki banyak manfaat. Pertama, kita jadi lebih mengenal Allah SWT. Kedua, kita akan semakin mencintai Allah. Ketiga, kita bisa meneladani sifat-sifat baik Allah dalam kehidupan kita, sehingga kita menjadi anak yang berakhlak mulia. Dengan begitu, kita akan disayang Allah dan juga disayang oleh sesama.
Rangkuman: Asmaul Husna adalah nama-nama indah Allah SWT yang berjumlah 99. Kita telah belajar tiga di antaranya: Ar-Rahman (Maha Pengasih), Ar-Rahim (Maha Penyayang), dan Al-Malik (Maha Merajai/Berkuasa). Dengan memahami dan meneladani Asmaul Husna, kita bisa menjadi anak yang lebih baik, penuh kasih sayang, dan bertanggung jawab.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan contoh perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil warna/spidol, gunting, lem, kartu Asmaul Husna
| Asmaul Husna | Nama-nama baik dan indah milik Allah SWT. |
| Ar-Rahman | Nama Allah yang berarti Maha Pengasih. |
| Ar-Rahim | Nama Allah yang berarti Maha Penyayang. |
| Al-Malik | Nama Allah yang berarti Maha Merajai atau Maha Berkuasa. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.