tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Islam › Asmaul HUsna Al Waliy dan AL Hamid
SD · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VI
Asmaul HUsna Al Waliy dan AL Hamid

Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas VI materi Asmaul HUsna Al Waliy dan AL Hamid lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Kurikulum, Perbukuan, dan Asesmen Pendidikan Nomor 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VI materi Asmaul HUsna Al Waliy dan AL Hamid
Ringkasan: Asmaul Husna Al-Waliy mengajarkan kita bahwa Allah adalah Maha Pelindung dan Penolong, sehingga kita harus meneladaninya dengan suka menolong dan melindungi. Al-Hamid mengajarkan bahwa Allah Maha Terpuji, sehingga kita wajib bersyukur dan berusaha menjadi pribadi yang terpuji. Memahami dan meneladani kedua sifat ini akan menjadikan kita muslim yang beriman dan berakhlak mulia.
Model: Discovery Learning dan Project-Based Learning + praktikDimensi: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPendidikan Agama Islam · Asmaul HUsna Al Waliy dan AL Hamid · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik memahami dan menerapkan makna Asmaul Husna (Al-Waliy dan Al-Hamid) dalam kehidupan sehari-hari, serta menghubungkannya dengan perilaku terpuji.

Acuan: Keputusan Kepala Badan Kurikulum, Perbukuan, dan Asesmen Pendidikan Nomor 020 Tahun 2026

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa Asmaul Husna lainnya dan memahami pentingnya meneladani sifat-sifat Allah SWT.

Pemahaman bermakna: Memahami makna Al-Waliy dan Al-Hamid akan menumbuhkan rasa syukur, percaya diri dalam perlindungan Allah, serta motivasi untuk selalu berbuat baik dan terpuji.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana kita bisa merasakan perlindungan Allah dalam hidup kita dan menunjukkan rasa syukur atas segala nikmat-Nya?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Waliy dengan benar dan menyebutkan contoh perilaku yang meneladani Asmaul Husna Al-Waliy dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya tentang Asmaul Husna yang sudah dikenal, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang Al-Waliy, dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang selalu melindungi kita dari segala bahaya?'

Memahami: Peserta didik mengamati gambar atau video tentang berbagai bentuk perlindungan dan pertolongan, kemudian berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi siapa pelindung sejati dan bagaimana Allah SWT melindungi hamba-Nya, mengaitkan dengan makna Al-Waliy.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat daftar contoh perilaku yang mencerminkan keyakinan terhadap Al-Waliy, seperti saling menolong, menjaga lingkungan, dan tidak mudah putus asa, lalu mempresentasikan hasilnya.

Merefleksi: Peserta didik dan guru merefleksikan kembali makna Al-Waliy dan pentingnya meneladaninya, memberikan umpan balik atas presentasi kelompok, serta menguatkan pemahaman dengan penjelasan tambahan dari guru.

Penutup: Guru membimbing peserta didik menyimpulkan makna Al-Waliy, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk selalu yakin akan perlindungan Allah, dan mengakhiri dengan doa.

Pertemuan 2 — Inquiry-Based Learning

Tujuan: Menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Hamid dengan tepat dan menyebutkan contoh perilaku yang meneladani Asmaul Husna Al-Hamid dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi Al-Waliy, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang Al-Hamid, dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita harus selalu bersyukur atas nikmat Allah?'

Memahami: Peserta didik membaca teks singkat tentang keindahan alam semesta dan nikmat yang diberikan Allah, kemudian secara individu atau berpasangan mencari makna Al-Hamid dari berbagai sumber (buku atau aplikasi digital sederhana), lalu mendiskusikannya.

Mengaplikasi: Peserta didik membuat cerita pendek atau sketsa tentang situasi di mana mereka bisa menunjukkan perilaku terpuji sebagai bentuk meneladani Al-Hamid, seperti bersyukur, memuji kebaikan orang lain, atau berterima kasih.

Merefleksi: Beberapa peserta didik membacakan cerita atau menampilkan sketsanya, peserta didik lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan tentang pentingnya bersyukur dan menjadi pribadi yang terpuji di mata Allah dan sesama.

Penutup: Guru menyimpulkan makna Al-Hamid dan contoh perilakunya, memberikan pujian atas kreativitas peserta didik, mendorong untuk selalu bersyukur dan berakhlak mulia, serta menutup dengan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Menyajikan poster sederhana tentang contoh perilaku meneladani Al-Waliy dan Al-Hamid.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali makna Al-Waliy dan Al-Hamid, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat poster, dan memotivasi peserta didik untuk berkarya.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok merencanakan desain poster yang akan dibuat, membagi tugas, dan mengumpulkan ide-ide contoh perilaku yang meneladani Al-Waliy dan Al-Hamid yang akan ditampilkan dalam poster.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat poster sederhana yang berisi contoh-contoh perilaku meneladani Asmaul Husna Al-Waliy dan Al-Hamid menggunakan alat dan bahan yang sudah disiapkan, dengan bimbingan guru.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil poster mereka di depan kelas, menjelaskan makna dan pesan yang ingin disampaikan. Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan konstruktif. Guru memberikan umpan balik dan penguatan.

Penutup: Guru mengapresiasi seluruh hasil karya peserta didik, menyimpulkan pembelajaran tentang Asmaul Husna Al-Waliy dan Al-Hamid serta pentingnya meneladaninya, memberikan motivasi untuk terus belajar dan berbuat baik, dan mengakhiri dengan doa penutup yang menggembirakan.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka mengidentifikasi contoh perilaku.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil poster dan presentasi kelompok mengenai Asmaul Husna Al-Waliy dan Al-Hamid.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Waliy.Makna Al-Waliy dan contoh perilakunya.2 JPkeimanan dan ketakwaan
Menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Hamid.Makna Al-Hamid dan contoh perilakunya.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
Menyajikan poster sederhana tentang contoh perilaku meneladani Al-Waliy dan Al-Hamid.Proyek poster Asmaul Husna.2 JPkolaborasi, kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Asmaul Husna adalah nama-nama indah Allah SWT yang menunjukkan sifat-sifat keagungan-Nya. Mengenal dan memahami Asmaul Husna akan menambah keimanan kita kepada Allah serta membimbing kita untuk meneladani sifat-sifat mulia tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kali ini, kita akan belajar tentang dua Asmaul Husna yang agung: Al-Waliy dan Al-Hamid.

Mengenal Asmaul Husna Al-Waliy

Al-Waliy (الْوَلِيُّ) berarti Allah Yang Maha Melindungi dan Maha Penolong. Allah adalah satu-satunya Pelindung sejati bagi seluruh makhluk-Nya. Dia selalu menjaga, menolong, dan mengurus segala urusan hamba-Nya yang beriman. Ketika kita menghadapi kesulitan, Allah-lah tempat kita memohon pertolongan dan perlindungan. Contohnya, Allah melindungi kita dari bahaya, memberikan kesehatan, dan memudahkan urusan kita. Keyakinan kepada Al-Waliy membuat hati tenang dan tidak mudah putus asa.

Meneladani Sifat Al-Waliy

Meneladani Al-Waliy berarti kita harus berusaha menjadi pribadi yang suka menolong orang lain, melindungi yang lemah, dan menjaga lingkungan sekitar. Misalnya, kita menolong teman yang kesulitan belajar, menjaga adik agar tidak terjatuh, atau ikut serta membersihkan lingkungan sekolah. Dengan meneladani Al-Waliy, kita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama dan lingkungan, serta selalu yakin bahwa Allah akan menolong hamba-Nya yang suka menolong.

Mengenal Asmaul Husna Al-Hamid

Al-Hamid (الْحَمِيدُ) berarti Allah Yang Maha Terpuji. Allah SWT adalah satu-satunya Zat yang layak menerima segala puji karena kesempurnaan dan keagungan-Nya. Segala nikmat, keindahan alam, dan kebaikan yang ada di dunia ini berasal dari Allah. Oleh karena itu, kita wajib memuji dan bersyukur kepada-Nya dalam setiap keadaan. Contohnya, kita memuji Allah dengan mengucapkan 'Alhamdulillah' atas makanan yang lezat atau kesehatan yang baik.

Meneladani Sifat Al-Hamid

Meneladani Al-Hamid berarti kita harus menjadi pribadi yang suka bersyukur, memuji kebaikan orang lain, dan selalu berbuat baik agar menjadi pribadi yang terpuji di mata Allah dan sesama. Misalnya, kita mengucapkan terima kasih kepada orang tua, memuji hasil karya teman, atau selalu berkata jujur dan sopan. Dengan meneladani Al-Hamid, kita akan menjadi pribadi yang menyenangkan dan selalu menebarkan kebaikan di mana pun kita berada.

Rangkuman: Asmaul Husna Al-Waliy mengajarkan kita bahwa Allah adalah Maha Pelindung dan Penolong, sehingga kita harus meneladaninya dengan suka menolong dan melindungi. Al-Hamid mengajarkan bahwa Allah Maha Terpuji, sehingga kita wajib bersyukur dan berusaha menjadi pribadi yang terpuji. Memahami dan meneladani kedua sifat ini akan menjadikan kita muslim yang beriman dan berakhlak mulia.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan Al-Waliy dan Al-Hamid.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, pulpen, pensil warna/spidol

  1. Bacalah kembali materi tentang Asmaul Husna Al-Waliy dan Al-Hamid.
  2. Diskusikan dengan kelompokmu contoh perilaku yang sesuai dengan makna Al-Waliy.
  3. Diskusikan juga contoh perilaku yang sesuai dengan makna Al-Hamid.
  4. Tuliskan hasil diskusimu pada tabel yang disediakan.
  5. Warnai dan hias tabelmu agar lebih menarik.

8 Glosarium

Asmaul HusnaNama-nama baik Allah SWT.
Al-WaliyYang Maha Melindungi dan Maha Penolong.
Al-HamidYang Maha Terpuji.
MeneladaniMengikuti contoh atau sifat baik.

9 Materi Pendidikan Agama Islam Terkait

Asmaul husna(al-waliy, al-hamid, al-'Adl, as-sabur)Pendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Asmaul husna(al-waliy, al-hamid, al-'Adl, as-sabur) →
Asmaul HUsna Al WaliyPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Asmaul HUsna Al Waliy →
Iman kepada Hari AkhirPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Iman kepada Hari Akhir →
Iman kepada qoda dan qodarPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Iman kepada qoda dan qodar →
Indahnya Saling Menghormati (Sikap Toleransi / Tasamuh)Pendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Indahnya Saling Menghormati (Sikap Toleransi / Tasamuh) →
Kisah Teladan Khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi ThalibPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Kisah Teladan Khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Asmaul HUsna Al Waliy dan AL Hamid ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala Badan Kurikulum, Perbukuan, dan Asesmen Pendidikan Nomor 020 Tahun 2026.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.