Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas V
Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal beberapa Asmaulhusna lainnya dan memahami makna sifat-sifat terpuji Allah Swt. secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akidah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami sifat-sifat Allah Swt. (Asmaulhusna) yang terkandung dalam Al-Qur'an sebagai landasan memperkuat iman dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas empat Asmaulhusna: Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud, yang merupakan nama-nama indah Allah Swt. dalam Al-Qur'an. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah memahami makna dan implikasi sifat-sifat Allah Swt. tersebut dalam kehidupan sehari-hari, serta meneladaninya dalam perilaku. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyajikan pemahaman tentang Asmaulhusna tersebut melalui berbagai aktivitas dan proyek. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman Asmaulhusna membantu mereka menjadi pribadi yang lebih sabar, bersyukur, bijaksana, dan penuh kasih sayang. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menunjukkan ketaatan kepada Allah Swt. dengan memahami dan meneladani sifat-sifat-Nya melalui Asmaulhusna, serta mencintai Rasulullah Saw. dengan mengikuti ajaran-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang nama-nama indah Allah Swt. serta hikmah di baliknya, memotivasi untuk terus belajar agama. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan rasa syukur atas nikmat alam dan lingkungan yang Allah berikan (Asy-Syakur) serta menyayangi seluruh makhluk ciptaan-Nya (Al-Wadud). |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun sikap sabar dan pemaaf terhadap sesama (Al-Halim), bijaksana dalam berinteraksi (Al-Hakim), dan menyebarkan kasih sayang (Al-Wadud) kepada orang lain. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan nilai-nilai Asmaulhusna untuk menjadi warga negara yang lebih baik, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan makna Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud dengan benar.
- Mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud dalam kehidupan sehari-hari.
- Menunjukkan sikap sabar, bersyukur, bijaksana, dan penuh kasih sayang sebagai cerminan meneladani Asmaulhusna.
- Membuat karya sederhana yang mengilustrasikan pemahaman tentang Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud.
Pemahaman bermakna: Memahami dan meneladani Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud akan menumbuhkan karakter mulia, seperti kesabaran, syukur, kebijaksanaan, dan kasih sayang, yang berlandaskan keimanan kepada Allah Swt.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa menjadi anak yang sabar, bersyukur, bijaksana, dan penyayang seperti sifat-sifat Allah Swt. yang kita pelajari?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun kalimat deskriptif dan naratif untuk menjelaskan makna Asmaulhusna dan contoh perilakunya. Seni Budaya dan Prakarya: Menerapkan kreativitas dalam membuat karya visual (poster, kolase) yang mengilustrasikan Asmaulhusna. Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai-nilai Asmaulhusna dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung peserta didik dalam mengidentifikasi perilaku sabar, syukur, bijaksana, dan penuh kasih sayang di lingkungan rumah dan masyarakat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta dilengkapi pojok baca Asmaulhusna dan area pajang karya siswa. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang Asmaulhusna, aplikasi desain sederhana untuk membuat poster digital, atau platform kuis interaktif untuk evaluasi pemahaman. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan makna Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik dengan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya 'Siapa yang tahu nama-nama indah Allah?', menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan melontarkan pertanyaan pemantik 'Mengapa penting bagi kita mengenal sifat-sifat Allah Swt.?' untuk membangkitkan rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati video pendek atau gambar-gambar ilustrasi yang menunjukkan fenomena alam atau perilaku manusia yang terkait dengan sifat sabar, syukur, kebijaksanaan, dan kasih sayang. Mereka kemudian berdiskusi kelompok untuk mengaitkan pengamatan tersebut dengan konsep Asmaulhusna yang akan dipelajari: Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menerima kartu berisi potongan ayat Al-Qur'an atau hadis yang menyebutkan salah satu Asmaulhusna. Mereka diminta menafsirkan maknanya dengan bimbingan guru dan mencocokkan dengan definisi yang tersedia, lalu mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik memberikan umpan balik kepada kelompok lain. Guru menguatkan pemahaman dengan penjelasan tambahan, memastikan semua peserta didik memahami makna keempat Asmaulhusna tersebut, dan mengklarifikasi miskonsepsi yang mungkin muncul. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan makna keempat Asmaulhusna. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, memberikan tugas mencari contoh lain, dan menutup pelajaran dengan doa serta pesan motivasi untuk selalu bersyukur dan berbuat baik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, memeriksa kembali kehadiran, meninjau materi sebelumnya dengan pertanyaan 'Siapa yang masih ingat makna Al-Halim?', menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi contoh perilaku, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa meneladani sifat-sifat Allah Swt. dalam perbuatan kita sehari-hari?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan kasus-kasus atau skenario kehidupan sehari-hari yang membutuhkan pemahaman tentang kesabaran, rasa syukur, kebijaksanaan, atau kasih sayang (misalnya, 'Adi diejek temannya', 'Siti mendapat hadiah', 'Keputusan sulit di kelas', 'Membantu teman yang kesusahan'). Mereka menganalisis kasus tersebut secara individu. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan setiap kasus, mengidentifikasi Asmaulhusna yang relevan, dan menyusun solusi atau respons yang mencerminkan peneladanan Asmaulhusna tersebut. Mereka diminta untuk bermain peran singkat atau membuat poster mini tentang solusi terbaik yang ditemukan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan simulasi peran mereka. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengaitkan perilaku yang ditunjukkan dengan makna Asmaulhusna, dan mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang dampak setiap pilihan perilaku. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik secara individu menuliskan satu contoh perilaku yang akan mereka lakukan untuk meneladani salah satu Asmaulhusna yang dipelajari. Guru memberikan pujian atas ide-ide kreatif, memberikan penguatan bahwa meneladani Asmaulhusna adalah ibadah, dan menutup dengan doa serta pesan positif. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan contoh perilaku berdasarkan Asmaulhusna yang relevan.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna, gunting, lem, gambar-gambar situasi
Langkah kerja:
- Bacalah dengan saksama setiap cerita singkat tentang perilaku di bawah ini.
- Diskusikan dengan kelompokmu, Asmaulhusna mana (Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, Al-Wadud) yang paling sesuai dengan cerita tersebut.
- Tuliskan makna Asmaulhusna yang kalian pilih di kolom yang tersedia.
- Gunting dan tempelkan gambar perilaku yang sesuai di bawah kolom Asmaulhusna yang tepat.
- Presentasikan hasil kerja kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan dua nama baik Allah Swt. yang kamu ketahui!
- Menurutmu, apa itu sabar?
- Pernahkah kamu bersyukur? Apa yang kamu syukuri?
- Bagaimana cara kita menunjukkan kasih sayang kepada teman?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian terhadap hasil LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap karya proyek peserta didik (poster/kolase/komik) dan tes tulis untuk mengukur pemahaman makna Asmaulhusna.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan makna Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud dengan benar. | Pengenalan dan pemahaman makna Asmaulhusna. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud dalam kehidupan sehari-hari. | Identifikasi dan analisis perilaku terpuji. | 2 JP | penalaran kritis, keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Membuat karya sederhana yang mengilustrasikan pemahaman tentang Asmaulhusna Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud. | Kreasi dan presentasi proyek. | 2 JP | kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
Asmaulhusna adalah nama-nama indah Allah Swt. yang menunjukkan sifat-sifat keagungan-Nya. Dengan memahami dan meneladani Asmaulhusna, kita dapat lebih mengenal Allah Swt. dan membentuk karakter yang baik. Mari kita pelajari empat Asmaulhusna pilihan ini: Al-Halim, Asy-Syakur, Al-Hakim, dan Al-Wadud.
1. Al-Halim (Yang Maha Penyantun)
Al-Halim (الْحَلِيمُ) berarti Allah Swt. Maha Penyantun, Maha Lembut, dan Maha Sabar. Allah tidak terburu-buru menghukum hamba-Nya yang berbuat dosa, bahkan memberikan kesempatan untuk bertaubat. Kesantunan Allah sangat luas, Dia tidak langsung membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan memberikan ampunan bagi yang mau kembali ke jalan-Nya. Meneladani Al-Halim berarti kita harus belajar bersabar dalam menghadapi kesulitan, tidak mudah marah, dan memaafkan kesalahan orang lain, seperti firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 263: "...Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun."
2. Asy-Syakur (Yang Maha Mensyukuri)
Asy-Syakur (الشَّكُورُ) berarti Allah Swt. Maha Mensyukuri. Maksudnya, Allah akan membalas kebaikan sekecil apa pun yang dilakukan hamba-Nya dengan pahala yang berlipat ganda. Allah menghargai setiap amal baik dan tidak pernah menyia-nyiakan usaha hamba-Nya. Meneladani Asy-Syakur berarti kita harus selalu bersyukur atas nikmat Allah, baik nikmat besar maupun kecil, serta menghargai dan berterima kasih atas kebaikan orang lain. Bersyukur juga berarti menggunakan nikmat Allah untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat.
3. Al-Hakim (Yang Maha Bijaksana)
Al-Hakim (الْحَكِيمُ) berarti Allah Swt. Maha Bijaksana. Setiap ciptaan dan ketetapan Allah pasti memiliki hikmah dan tujuan yang baik, meskipun terkadang kita tidak langsung memahaminya. Kebijaksanaan Allah meliputi segala sesuatu. Meneladani Al-Hakim berarti kita harus selalu berpikir sebelum bertindak, mengambil keputusan dengan pertimbangan yang matang, dan menerima takdir Allah dengan lapang dada karena yakin ada hikmah di baliknya. Kita juga harus selalu belajar agar menjadi pribadi yang berilmu dan bijaksana dalam setiap perkataan dan perbuatan.
4. Al-Wadud (Yang Maha Mencintai)
Al-Wadud (الْوَدُودُ) berarti Allah Swt. Maha Mencintai. Allah adalah sumber segala kasih sayang dan cinta. Dia mencintai hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Cinta Allah kepada makhluk-Nya sangat besar dan tak terbatas. Meneladani Al-Wadud berarti kita harus menyayangi sesama makhluk Allah, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan. Kita juga harus menunjukkan rasa cinta kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, serta mencintai Rasulullah Saw. dengan mengikuti sunahnya. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S. Hud ayat 90: "...Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih."
5. Meneladani Al-Halim dalam Kehidupan
Meneladani sifat Al-Halim berarti kita harus memiliki kesabaran yang tinggi. Contohnya, saat teman berbuat salah, kita tidak langsung marah, melainkan menasihati dengan lembut. Ketika menghadapi kesulitan dalam belajar, kita tidak menyerah, tetapi terus berusaha dan berdoa. Kesabaran ini akan membawa ketenangan hati dan membuat kita menjadi pribadi yang lebih dewasa. Ingatlah bahwa Allah menyukai orang-orang yang sabar dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan atau bertindak.
6. Meneladani Asy-Syakur dalam Kehidupan
Untuk meneladani Asy-Syakur, kita harus selalu bersyukur. Contohnya, mengucapkan 'Alhamdulillah' saat mendapatkan rezeki, kesehatan, atau ilmu. Kita juga bisa bersyukur dengan menjaga lingkungan, membantu orang lain, dan menggunakan waktu luang untuk hal-hal bermanfaat. Rasa syukur akan membuat kita merasa cukup dan bahagia, serta menjauhkan diri dari sifat serakah dan kufur nikmat. Allah menjanjikan tambahan nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur.
7. Meneladani Al-Hakim dalam Kehidupan
Meneladani Al-Hakim berarti kita harus menjadi pribadi yang bijaksana. Contohnya, ketika ada masalah, kita tidak langsung menyalahkan orang lain, tetapi mencari solusi yang terbaik. Dalam berbicara, kita memilih kata-kata yang baik dan tidak menyakiti perasaan orang lain. Kita juga harus rajin belajar agar memiliki ilmu yang luas, sehingga dapat membuat keputusan yang tepat dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Kebijaksanaan akan membawa kebaikan bagi semua.
8. Meneladani Al-Wadud dalam Kehidupan
Meneladani Al-Wadud berarti kita harus memiliki kasih sayang yang tulus. Contohnya, menyayangi orang tua, guru, dan teman-teman. Kita juga harus peduli terhadap lingkungan, tidak merusak tanaman, dan tidak menyakiti hewan. Dengan menyebarkan kasih sayang, kita akan menciptakan kedamaian dan kebahagiaan di sekitar kita. Allah mencintai hamba-Nya yang penyayang, dan kasih sayang adalah kunci untuk mendapatkan rahmat-Nya.
Rangkuman: Al-Halim adalah Allah Maha Penyantun yang mengajarkan kita sabar dan pemaaf. Asy-Syakur adalah Allah Maha Mensyukuri, mendorong kita untuk selalu bersyukur dan menghargai kebaikan. Al-Hakim adalah Allah Maha Bijaksana, membimbing kita untuk berpikir matang dan bertindak benar. Al-Wadud adalah Allah Maha Mencintai, mengajak kita menyayangi sesama dan seluruh makhluk. Mari kita teladani sifat-sifat mulia ini dalam setiap aspek kehidupan kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Asmaulhusna | Nama-nama baik dan indah bagi Allah Swt. |
| Al-Halim | Allah Maha Penyantun/Sabar |
| Asy-Syakur | Allah Maha Mensyukuri |
| Al-Hakim | Allah Maha Bijaksana |
| Al-Wadud | Allah Maha Mencintai |
| Taubat | Kembali dari perbuatan dosa kepada ketaatan kepada Allah |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 5 siap unduh
Menyayangi Anak YatimBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLebih Dekat dengan Nama-Nama AllahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAku Anak SalehModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHidup Lapang dengan BerbagiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMeneladani Perjuangan RasulullahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Hidup Damai dalam KebersamaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKetika Kehidupan Telah BerhentiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSenangnya BertemanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIbadah Haji dan KurbanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeteladanan KhulafaurasyidinBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Al-Ḥalīm, Asy-Syakūr, Al-Ḥakīm, dan Al-WadūdPendidikan Agama Islam Kelas V SDAsmaul Husna, Al Halim,asy Syakur,Al hakim,Al wadudPendidikan Agama Islam Kelas V SDsurah al-asr, hukum bacaan mim sukun,asmaul husna (al-halim,asy-syakur,al-hakim,al-wadud),Pendidikan Agama Islam Kelas III SDAkhlak terhadap Allah SWT dengan berdoa bertawakkal kepada-NyaPendidikan Agama Islam Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas V →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud masuk ujian semester Pendidikan Agama Islam Kelas V. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Pendidikan Agama Islam Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase C, elemen Akidah.
Modul Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud untuk Pendidikan Agama Islam kelas V.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud ini gratis?
Ya. Modul Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud untuk Pendidikan Agama Islam kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.