tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Islam › Kisah Nabi Isa
SD · Kelas V · Fase C

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas V
Kisah Nabi Isa

Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas V materi Kisah Nabi Isa lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas V materi Kisah Nabi Isa
Ringkasan: Kisah Nabi Isa a.s. adalah cerita luar biasa tentang kekuasaan Allah Swt. dan keteguhan seorang nabi Ulul Azmi. Beliau lahir tanpa ayah, berbicara saat bayi, menyembuhkan penyakit, menghidupkan orang mati, dan membuat burung dari tanah liat, semuanya atas izin Allah. Kisah ini mengajarkan kita tentang keimanan, kesabaran, keteguhan dalam berdakwah, dan kekuasaan Allah yang tak terbatas.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPendidikan Agama Islam · Kisah Nabi Isa · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa kisah nabi dan rasul utusan Allah Swt. lainnya.

Pemahaman bermakna: Memahami kisah Nabi Isa a.s. akan menumbuhkan keyakinan akan kekuasaan Allah Swt. dan meneladani keteguhan Nabi Isa a.s. dalam berdakwah serta kesabarannya menghadapi ujian.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian mendengar cerita tentang seorang nabi yang bisa menghidupkan orang mati dan menyembuhkan penyakit atas izin Allah Swt.? Siapakah beliau?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi peristiwa penting dalam kisah kelahiran Nabi Isa a.s. dengan benar.

Kegiatan awal: Peserta didik menyambut salam, berdoa, dan dicek kehadirannya. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Siapa tahu siapa ibu Nabi Isa?' lalu mengaitkan dengan materi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik, memastikan peserta didik memahami apa yang akan dipelajari hari ini dan mengapa itu penting.

Memahami: Peserta didik diajak membaca atau menyimak cerita bergambar tentang kelahiran Nabi Isa a.s. dan peran Siti Maryam. Mereka diminta mengidentifikasi tokoh dan peristiwa penting yang terjadi, seperti kelahiran tanpa ayah, dan bagaimana Allah Swt. melindungi Maryam. Guru memfasilitasi diskusi tentang keajaiban kelahiran Nabi Isa a.s. sebagai bukti kekuasaan Allah Swt. (QS. Maryam: 19-21: قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَامًا زَكِيًّا 'Ia (Jibril) berkata: Sesungguhnya aku hanyalah utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci').

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik membuat peta pikiran atau poster sederhana yang menggambarkan urutan peristiwa penting seputar kelahiran Nabi Isa a.s. Mereka menuliskan poin-poin kunci dan peran tokoh-tokoh utama, termasuk malaikat Jibril dan Siti Maryam.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil peta pikiran mereka. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan pemahaman tentang kelahiran Nabi Isa a.s. sebagai salah satu tanda kebesaran Allah Swt. Peserta didik diajak merenungkan bagaimana kisah ini mengajarkan tentang kesabaran dan keimanan Siti Maryam.

Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang kelahiran Nabi Isa a.s. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada materi selanjutnya. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam, menciptakan suasana positif.

Pertemuan 2 — Inquiry-Based Learning

Tujuan: Menjelaskan mukjizat-mukjizat yang diberikan Allah Swt. kepada Nabi Isa a.s. dengan tepat dan menganalisis hikmah dari kisah Nabi Isa a.s. dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Setelah salam, doa, dan presensi, guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya. Guru kemudian memantik diskusi dengan pertanyaan 'Selain kelahirannya, keajaiban apa lagi yang dimiliki Nabi Isa?' Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenal mukjizat Nabi Isa dan mengambil hikmahnya, agar peserta didik siap belajar dengan penuh kesadaran.

Memahami: Peserta didik dibagi kelompok untuk mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, video pendek, artikel sederhana) tentang mukjizat-mukjizat Nabi Isa a.s., seperti berbicara saat bayi, menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, membuat burung dari tanah. Mereka mencatat mukjizat-mukjizat tersebut dan bagaimana mukjizat itu menunjukkan kekuasaan Allah Swt. (QS. Ali Imran: 49: وَأُبْرِئُ الْأَكْمَهَ وَالْأَبْرَصَ وَأُحْيِي الْمَوْتَىٰ بِإِذْنِ اللَّهِ 'Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta, dan aku menghidupkan orang mati dengan izin Allah').

Mengaplikasi: Setiap kelompok memilih satu atau dua mukjizat Nabi Isa a.s. yang paling menarik bagi mereka. Mereka kemudian mendiskusikan hikmah atau pelajaran apa yang bisa diambil dari mukjizat tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pentingnya berserah diri kepada Allah atau tidak mudah putus asa. Mereka membuat poster mini berisi mukjizat dan hikmahnya.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang mukjizat dan hikmahnya. Guru memberikan penguatan dan meluruskan jika ada pemahaman yang kurang tepat. Peserta didik diajak untuk merenungkan bagaimana mukjizat Nabi Isa a.s. menegaskan keesaan dan kekuasaan Allah Swt., serta menumbuhkan rasa syukur.

Penutup: Guru membimbing peserta didik menyimpulkan mukjizat Nabi Isa a.s. dan hikmahnya. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan kerja sama kelompok. Guru memberikan motivasi untuk terus meneladani kebaikan para nabi dan mempersiapkan proyek akhir di pertemuan berikutnya. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam, dengan suasana yang menggembirakan.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL)

Tujuan: Menyajikan kembali kisah Nabi Isa a.s. dalam bentuk cerita bergambar atau drama pendek dan menunjukkan sikap meneladani sifat sabar dan gigih Nabi Isa a.s. dalam berdakwah.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membuat proyek kreatif tentang kisah Nabi Isa a.s. Guru menjelaskan kriteria penilaian proyek dan menunjukkan contoh-contoh proyek serupa untuk memotivasi peserta didik, memastikan mereka siap berkarya dengan penuh kesadaran.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok merencanakan proyek mereka: membuat cerita bergambar atau drama pendek tentang Nabi Isa a.s. Mereka berdiskusi menentukan bagian kisah yang akan diangkat, tokoh, dialog (jika drama), dan pembagian tugas. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan setiap anggota kelompok berkontribusi aktif.

Mengaplikasi: Kelompok mulai mengerjakan proyek mereka. Bagi yang memilih cerita bergambar, mereka menggambar adegan-adegan penting dan menulis narasi singkat. Bagi yang memilih drama pendek, mereka berlatih memerankan tokoh dan dialog. Guru memfasilitasi penggunaan alat dan bahan yang diperlukan serta memberikan arahan teknis. Peserta didik juga diajak untuk merefleksikan bagaimana mereka dapat meneladani kesabaran dan kegigihan Nabi Isa a.s. saat mengerjakan proyek.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan atau menampilkan proyek mereka di depan kelas. Setelah setiap presentasi, guru dan teman-teman memberikan umpan balik konstruktif. Guru menekankan kembali pesan moral dan nilai-nilai keteladanan dari kisah Nabi Isa a.s. yang terkandung dalam proyek-proyek tersebut. Guru juga mengapresiasi kreativitas dan kerja keras peserta didik.

Penutup: Guru membimbing peserta didik membuat kesimpulan akhir tentang seluruh kisah Nabi Isa a.s. dan pentingnya meneladani sifat-sifat mulianya. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas partisipasi, kreativitas, dan semangat belajar mereka. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam, serta harapan agar nilai-nilai keimanan terus tertanam dalam diri, menciptakan suasana yang menggembirakan dan memotivasi.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian produk LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian proyek cerita bergambar/drama pendek dan tes tulis esai singkat tentang pemahaman kisah Nabi Isa a.s.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi peristiwa penting dalam kisah kelahiran Nabi Isa a.s.Kelahiran Nabi Isa dan peran Siti Maryam4 JPKeimanan dan Ketakwaan
Menjelaskan mukjizat Nabi Isa a.s. dan menganalisis hikmahnyaMukjizat Nabi Isa dan pelajaran darinya4 JPPenalaran Kritis
Menyajikan kembali kisah Nabi Isa a.s. dan meneladani sifatnyaProyek cerita/drama dan keteladanan4 JPKreativitas, Keimanan dan Ketakwaan

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Kisah Nabi Isa a.s. adalah salah satu cerita yang menakjubkan dalam sejarah Islam, penuh dengan keajaiban dan pelajaran berharga. Beliau adalah salah satu nabi Ulul Azmi, yaitu nabi-nabi yang memiliki keteguhan hati luar biasa dalam menyampaikan risalah Allah Swt. Mari kita selami kisah beliau untuk menemukan hikmah dan keteladanan yang dapat kita terapkan dalam hidup.

Kelahiran Nabi Isa a.s. yang Istimewa

Nabi Isa a.s. lahir dari seorang wanita suci bernama Maryam binti Imran. Kelahiran beliau sangat istimewa karena tanpa seorang ayah, merupakan mukjizat dari Allah Swt. Maryam mengandung Isa atas kehendak Allah melalui tiupan ruh dari malaikat Jibril. Peristiwa ini dijelaskan dalam Al-Qur'an, menunjukkan kekuasaan Allah yang Mahabesar. Maryam menghadapi banyak ujian dan fitnah dari kaumnya, namun ia tetap sabar dan bertawakal kepada Allah. Kelahiran ini menjadi bukti nyata bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah Swt.

Nabi Isa a.s. Berbicara dalam Buaian

Salah satu mukjizat pertama Nabi Isa a.s. adalah kemampuannya berbicara saat masih bayi dalam buaian. Ketika Maryam membawa pulang Isa dan dituduh berbuat tidak senonoh oleh kaumnya, Isa yang masih bayi tiba-tiba berbicara membela ibunya. Beliau berkata, 'Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikanku seorang nabi.' (QS. Maryam: 30). Kejadian ini membungkam para penuduh dan menunjukkan bahwa Isa adalah utusan Allah sejak kecil.

Mukjizat Menyembuhkan Penyakit

Allah Swt. menganugerahkan kepada Nabi Isa a.s. mukjizat untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang tidak dapat disembuhkan oleh tabib mana pun. Beliau mampu menyembuhkan orang buta sejak lahir dan penderita penyakit kusta hanya dengan izin Allah. Dengan sentuhan atau doa beliau, orang-orang yang sakit parah dapat pulih. Ini adalah bukti nyata kekuasaan Allah yang bekerja melalui Nabi Isa a.s. untuk meyakinkan kaumnya akan kebenaran risalahnya.

Mukjizat Menghidupkan Orang Mati

Mukjizat yang paling menakjubkan dari Nabi Isa a.s. adalah kemampuannya menghidupkan orang mati. Atas izin Allah, beliau dapat membangkitkan kembali orang yang sudah meninggal dunia. Mukjizat ini tentu saja sangat luar biasa dan tidak mungkin dilakukan oleh manusia biasa. Hal ini semakin memperkuat kedudukan Nabi Isa a.s. sebagai utusan Allah yang membawa kebenaran dan bukti kekuasaan-Nya yang tak terbatas.

Membuat Burung dari Tanah Liat

Nabi Isa a.s. juga pernah menunjukkan mukjizat membuat burung dari tanah liat. Beliau membentuk tanah liat menyerupai burung, kemudian meniupnya, dan atas izin Allah, burung itu hidup dan terbang. Mukjizat ini menunjukkan betapa besar kekuasaan Allah yang dapat menciptakan kehidupan dari sesuatu yang mati, dan betapa Nabi Isa a.s. adalah perantara keajaiban tersebut.

Dakwah dan Pengkhianatan Kaumnya

Nabi Isa a.s. diutus untuk berdakwah kepada Bani Israil, menyeru mereka untuk menyembah Allah Swt. semata. Namun, sebagian besar kaumnya menolak dakwah beliau, bahkan ingin membunuhnya. Mereka merencanakan penangkapan dan penyaliban. Namun, Allah Swt. dengan kekuasaan-Nya mengangkat Nabi Isa a.s. ke langit dan menyelamatkannya dari rencana jahat kaumnya, lalu mengganti dengan orang lain yang diserupakan dengannya.

Hikmah dari Kisah Nabi Isa a.s.

Kisah Nabi Isa a.s. mengajarkan banyak hikmah. Pertama, menguatkan keimanan kita akan kekuasaan Allah Swt. yang Mahabesar. Kedua, meneladani kesabaran Siti Maryam dan keteguhan Nabi Isa a.s. dalam berdakwah meskipun menghadapi banyak rintangan. Ketiga, pentingnya berserah diri kepada Allah dalam setiap keadaan. Keempat, mukjizat-mukjizat para nabi adalah bukti kebenaran risalah mereka, bukan karena kekuatan pribadi nabi itu sendiri.

Nabi Isa a.s. akan Kembali

Dalam ajaran Islam, Nabi Isa a.s. tidak wafat, melainkan diangkat oleh Allah Swt. ke langit. Beliau akan kembali ke bumi menjelang hari kiamat untuk memerangi Dajjal dan menegakkan keadilan. Kembalinya Nabi Isa a.s. adalah salah satu tanda-tanda besar hari kiamat yang wajib diimani oleh umat Islam.

Rangkuman: Kisah Nabi Isa a.s. adalah cerita luar biasa tentang kekuasaan Allah Swt. dan keteguhan seorang nabi Ulul Azmi. Beliau lahir tanpa ayah, berbicara saat bayi, menyembuhkan penyakit, menghidupkan orang mati, dan membuat burung dari tanah liat, semuanya atas izin Allah. Kisah ini mengajarkan kita tentang keimanan, kesabaran, keteguhan dalam berdakwah, dan kekuasaan Allah yang tak terbatas.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, peristiwa, dan mukjizat penting dalam kisah Nabi Isa a.s. serta menuliskan hikmahnya.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, penggaris, gunting

  1. Bacalah kisah Nabi Isa a.s. yang telah disediakan atau dari buku paket.
  2. Identifikasi 3 peristiwa penting, 3 mukjizat utama, dan tokoh-tokoh yang terlibat.
  3. Tuliskan hikmah atau pelajaran yang dapat kamu ambil dari kisah tersebut.
  4. Buatlah ilustrasi sederhana untuk salah satu peristiwa atau mukjizat yang kamu pilih.
  5. Sajikan hasil kerjamu di depan kelas.

8 Glosarium

Ulul AzmiGelar bagi nabi-nabi yang memiliki ketabahan dan keteguhan luar biasa
MukjizatKejadian luar biasa yang diberikan Allah kepada para nabi sebagai bukti kenabian
Bani IsrailKaum keturunan Nabi Yaqub a.s. yang menjadi sasaran dakwah Nabi Isa a.s.
MaryamNama ibu Nabi Isa a.s. yang suci dan shalehah
DajjalSosok penipu besar yang akan muncul menjelang hari kiamat

9 Materi Pendidikan Agama Islam Terkait

Akhlak terhadap Allah SWT dengan berdoa bertawakkal kepada-NyaPendidikan Agama Islam Kelas V SD
Pelajari Akhlak terhadap Allah SWT dengan berdoa bertawakkal kepada-Nya →
Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al WadudPendidikan Agama Islam Kelas V SD
Pelajari Al-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al Wadud →
Al-Ḥalīm, Asy-Syakūr, Al-Ḥakīm, dan Al-WadūdPendidikan Agama Islam Kelas V SD
Pelajari Al-Ḥalīm, Asy-Syakūr, Al-Ḥakīm, dan Al-Wadūd →
Asmaul Husna, Al Halim,asy Syakur,Al hakim,Al wadudPendidikan Agama Islam Kelas V SD
Pelajari Asmaul Husna, Al Halim,asy Syakur,Al hakim,Al wadud →
Iman kepada hari akhirPendidikan Agama Islam Kelas V SD
Pelajari Iman kepada hari akhir →
Iman kepada RasulPendidikan Agama Islam Kelas V SD
Pelajari Iman kepada Rasul →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Kisah Nabi Isa ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.