Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas V materi Surah At-Tin dan Al-Ma'un lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mampu membaca dan menghafal beberapa surah pendek Juz 'Amma serta memahami makna dasarnya.
Pemahaman bermakna: Memahami Surah At-Tin dan Surah Al-Ma'un akan menumbuhkan keyakinan akan kesempurnaan ciptaan Allah SWT dan mendorong perilaku peduli sesama serta menjauhi sifat tercela.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat orang yang enggan berbagi padahal memiliki banyak kelebihan, dan menurut kalian bagaimana sikap yang benar?
Tujuan: Peserta didik dapat melafalkan Surah At-Tin dan Surah Al-Ma'un dengan tartil dan benar sesuai kaidah tajwid.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan surah pendek yang sudah dikenal, menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu melafalkan Surah At-Tin dan Al-Ma'un, serta mengajukan pertanyaan pemantik tentang keindahan ciptaan Allah dan pentingnya berbagi.
Memahami: Peserta didik mendengarkan murottal Surah At-Tin dan Al-Ma'un, kemudian guru membimbing pelafalan per ayat dengan mempraktikkan tajwid yang benar, dan peserta didik menirukan secara klasikal dan individual.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan saling menyimak dan mengoreksi bacaan Surah At-Tin dan Al-Ma'un teman, lalu guru berkeliling memberikan umpan balik dan penguatan pada kelompok-kelompok kecil.
Merefleksi: Beberapa peserta didik melafalkan surah di depan kelas, kemudian guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap bacaan yang baik, serta mengidentifikasi kesulitan yang dialami peserta didik dan memberikan solusi.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya membaca Al-Qur'an dengan tartil, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk terus berlatih di rumah, dan menutup dengan doa.
Tujuan: Peserta didik dapat menghafal Surah At-Tin dan Surah Al-Ma'un dengan lancar dan fasih serta mengidentifikasi arti per ayat dengan tepat.
Kegiatan awal: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, mengulas kembali pelafalan surah pada pertemuan sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menghafal dan memahami arti Surah At-Tin dan Al-Ma'un, serta memotivasi untuk semangat belajar.
Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok ahli untuk mendiskusikan hafalan dan arti per ayat Surah At-Tin atau Al-Ma'un menggunakan kartu ayat dan terjemahan, lalu setiap kelompok ahli mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
Mengaplikasi: Peserta didik kembali ke kelompok asal untuk saling mengajarkan hafalan dan arti surah yang telah didiskusikan di kelompok ahli, lalu secara bergantian menghafal dan mengartikan ayat kepada teman sekelompoknya.
Merefleksi: Setiap kelompok asal mengirimkan perwakilan untuk maju menghafal dan mengartikan beberapa ayat secara acak, kemudian guru memberikan umpan balik konstruktif dan memberikan penguatan makna penting surah.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum makna penting dari kedua surah, memberikan apresiasi atas kerja sama tim, menugaskan untuk mengulang hafalan di rumah, dan menutup dengan doa serta salam.
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan pokok-pokok isi kandungan Surah At-Tin dan Surah Al-Ma'un dengan bahasanya sendiri dan menunjukkan contoh perilaku terpuji sesuai kandungan surah.
Kegiatan awal: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, mereview hafalan dan arti surah, menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu memahami kandungan surah dan membuat proyek sederhana, serta memantik semangat dengan menanyakan bagaimana menerapkan nilai-nilai surah dalam hidup.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok menganalisis pokok-pokok isi kandungan Surah At-Tin dan Surah Al-Ma'un dengan bantuan bahan ajar dan diskusi, kemudian mengidentifikasi contoh-contoh perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan kandungan surah.
Mengaplikasi: Setiap kelompok merancang dan membuat proyek sederhana (misalnya poster, komik mini, atau drama pendek) yang menggambarkan pesan moral dari Surah At-Tin dan Al-Ma'un, lalu mempresentasikannya di depan kelas.
Merefleksi: Setelah presentasi, peserta didik saling memberikan masukan dan pertanyaan, guru memberikan penguatan terhadap proyek yang dihasilkan dan mengaitkannya dengan aplikasi nyata dalam kehidupan sehari-hari, serta menekankan nilai-nilai karakter yang terkandung.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja keras, mengajak untuk senantiasa mengamalkan ajaran Al-Qur'an, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang menggembirakan.
Proses (formatif): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kelancaran hafalan, dan kualitas presentasi proyek.
Akhir (sumatif): Asesmen sumatif berupa tes tertulis untuk mengukur pemahaman arti dan kandungan surah, serta unjuk kerja hafalan dan tilawah.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Melafalkan Surah At-Tin dan Al-Ma'un dengan tartil | Pelafalan ayat dengan tajwid dan makhraj yang benar | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Menghafal Surah At-Tin dan Al-Ma'un dengan lancar | Hafalan ayat dan arti per ayat | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Menjelaskan isi kandungan dan menunjukkan perilaku sesuai surah | Pemahaman makna surah dan implementasi dalam perilaku | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
Surah At-Tin dan Surah Al-Ma'un adalah dua surah pendek dalam Al-Qur'an yang memiliki pesan mendalam bagi kehidupan kita. Surah At-Tin mengajak kita mensyukuri kesempurnaan ciptaan Allah, sedangkan Surah Al-Ma'un mengingatkan kita tentang pentingnya kepedulian sosial dan bahaya sifat riya. Mari kita pelajari bersama agar menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia.
Surah At-Tin adalah surah ke-95 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 8 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyah. Nama At-Tin diambil dari ayat pertama yang berarti 'buah Tin'. Surah ini diawali dengan sumpah Allah SWT atas empat ciptaan-Nya yang mulia: buah tin, buah zaitun, Gunung Sinai, dan kota Mekkah. Ini menunjukkan pentingnya tempat dan objek tersebut. Surah ini menjelaskan bahwa Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (ahsanit taqwim), yaitu bentuk yang paling sempurna baik fisik maupun akalnya. Namun, manusia bisa jatuh ke derajat serendah-rendahnya jika tidak beriman dan beramal saleh. Oleh karena itu, bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka akan mendapatkan pahala yang tidak terputus dan kehidupan yang mulia di sisi Allah. (lihat Lampiran Teks Al-Qur'an)
Pokok-pokok isi kandungan Surah At-Tin meliputi: 1) Penegasan bahwa manusia diciptakan dengan bentuk terbaik dan sempurna. 2) Manusia dapat menjadi hina jika tidak beriman dan beramal saleh. 3) Orang yang beriman dan beramal saleh akan mendapatkan pahala yang tidak ada putusnya. 4) Allah adalah Hakim yang paling adil. Surah ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat penciptaan yang sempurna, menggunakan akal dan hati untuk beriman, serta melakukan perbuatan baik agar senantiasa mulia di sisi Allah SWT. Ini juga mengingatkan kita bahwa setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya.
Surah Al-Ma'un adalah surah ke-107 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 7 ayat, dan termasuk golongan surah Makkiyah. Nama Al-Ma'un diambil dari ayat terakhir yang berarti 'barang-barang yang berguna'. Surah ini berbicara tentang ciri-ciri pendusta agama. Mereka adalah orang-orang yang tidak peduli terhadap anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Lebih jauh, surah ini mengecam orang-orang yang salat namun lalai dari salatnya, yaitu mereka yang berbuat riya (ingin dilihat dan dipuji orang lain) dan enggan memberikan bantuan atau barang yang berguna kepada sesama. (lihat Lampiran Teks Al-Qur'an)
Pokok-pokok isi kandungan Surah Al-Ma'un meliputi: 1) Ciri-ciri pendusta agama adalah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. 2) Orang yang salat tetapi lalai dari salatnya, yaitu mereka yang berbuat riya. 3) Mereka yang enggan menolong dengan barang-barang yang berguna. Surah ini mengajarkan kita untuk selalu peduli terhadap sesama, terutama anak yatim dan fakir miskin. Kita juga harus menjauhi sifat riya dalam beribadah dan beramal, serta senantiasa ringan tangan dalam membantu orang lain dengan apa pun yang kita miliki. Ibadah yang benar harus dibarengi dengan akhlak mulia.
Kedua surah ini, At-Tin dan Al-Ma'un, memiliki pesan yang saling melengkapi tentang pentingnya berakhlak mulia. Surah At-Tin mengingatkan kita untuk mensyukuri penciptaan yang sempurna dengan beriman dan beramal saleh. Sementara Surah Al-Ma'un menegaskan bahwa iman dan ibadah harus diwujudkan dalam kepedulian sosial, menjauhi sifat riya, dan suka menolong sesama. Dengan memahami dan mengamalkan kedua surah ini, kita diharapkan menjadi pribadi Muslim yang tidak hanya baik dalam beribadah kepada Allah, tetapi juga baik dalam berinteraksi dengan sesama manusia dan lingkungan. Ini adalah wujud nyata dari keimanan yang sempurna.
Rangkuman: Surah At-Tin menjelaskan kesempurnaan penciptaan manusia oleh Allah dan pentingnya iman serta amal saleh agar tidak jatuh ke derajat yang rendah. Surah Al-Ma'un mengkritik pendusta agama yang tidak peduli anak yatim, tidak memberi makan orang miskin, berbuat riya, dan enggan menolong. Kedua surah ini mengajarkan kita untuk bersyukur, beriman, beramal saleh, peduli sosial, dan menjauhi sifat tercela seperti riya.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi pokok-pokok isi kandungan Surah At-Tin dan Surah Al-Ma'un serta contoh perilakunya.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, gunting, lem, kartu ayat dan arti.
| At-Tin | Buah Tin, nama surah ke-95 dalam Al-Qur'an. |
| Al-Ma'un | Barang-barang yang berguna, nama surah ke-107 dalam Al-Qur'an. |
| Tartil | Membaca Al-Qur'an dengan pelan, jelas, dan sesuai kaidah tajwid. |
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca huruf Al-Qur'an dengan benar. |
| Riya | Melakukan amal kebaikan dengan tujuan ingin dilihat atau dipuji orang lain. |
| Ahsanit taqwim | Bentuk yang sebaik-baiknya, merujuk pada penciptaan manusia yang sempurna. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.