Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas VI materi Iman kepada qoda dan qodar lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu memahami konsep dasar keimanan, termasuk rukun iman, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keyakinan kepada Allah Swt. dan kebesaran-Nya.
Acuan: Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang takdir baik dan buruk yang terjadi dalam kehidupan.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah kehendak Allah Swt. membantu kita untuk lebih bersabar, bersyukur, dan terus berusaha.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kamu merasa sangat sedih ketika cita-citamu tidak tercapai, atau sangat senang ketika mendapatkan hadiah yang tidak disangka-sangka? Bagaimana perasaanmu saat itu, dan apa yang kamu pikirkan tentang kejadian tersebut?
Tujuan: Menjelaskan pengertian qada dan qadar serta menyebutkan dalil naqli-nya.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali tentang rukun iman. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik.
Memahami: Peserta didik mengamati video atau gambar tentang berbagai peristiwa alam dan kehidupan manusia, lalu berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi perbedaan antara ketetapan yang sudah ada dan yang sudah terjadi.
Mengaplikasi: Guru membimbing peserta didik mencari dalil naqli (ayat Al-Qur'an atau hadis) tentang qada dan qadar melalui buku atau sumber online, lalu mencatatnya.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan temuan dalil mereka, dilanjutkan dengan tanya jawab dan penguatan dari guru mengenai konsep qada dan qadar.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian qada dan qadar serta pentingnya iman kepadanya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan mengingatkan untuk mempelajari contoh penerapannya di rumah.
Tujuan: Memberikan contoh nyata penerapan iman kepada qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Guru mengulas materi pertemuan sebelumnya dan menanyakan apa yang sudah dipelajari peserta didik di rumah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yang berfokus pada aplikasi.
Memahami: Guru menyajikan sebuah studi kasus sederhana tentang seorang siswa yang tidak naik kelas atau siswa yang berhasil meraih juara, lalu meminta peserta didik menganalisisnya dari sudut pandang qada dan qadar.
Mengaplikasi: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi contoh-contoh penerapan iman kepada qada dan qadar dalam berbagai situasi (misalnya saat sakit, saat ujian, saat bermain, saat membantu orang tua).
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan contoh penerapan yang mereka temukan, lalu berdiskusi tentang bagaimana sikap yang tepat dalam menghadapi setiap situasi tersebut (sabar, syukur, ikhtiar, tawakal).
Penutup: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menerapkan iman kepada qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk pribadi yang tangguh dan positif. Peserta didik diajak merenungkan satu contoh penerapan yang akan mereka lakukan.
Tujuan: Menunjukkan sikap sabar, tawakal, dan bersyukur sebagai wujud iman kepada qada dan qadar.
Kegiatan awal: Guru mengingatkan kembali tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari ini, yaitu menunjukkan sikap positif sebagai buah iman kepada qada dan qadar. Guru memotivasi peserta didik untuk berkreasi.
Memahami: Guru menjelaskan tugas proyek sederhana, yaitu membuat poster atau komik pendek yang menggambarkan cara bersikap sabar saat menghadapi kesulitan dan bersyukur saat menerima nikmat.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau kelompok mengerjakan proyek poster/komik sesuai arahan guru, menggabungkan gambar dan tulisan singkat yang relevan dengan materi.
Merefleksi: Peserta didik memamerkan hasil karya mereka, lalu saling memberikan apresiasi dan masukan konstruktif. Guru memberikan umpan balik terhadap pemahaman dan kreativitas peserta didik.
Penutup: Guru memberikan apresiasi tertinggi atas seluruh usaha dan karya peserta didik. Peserta didik diajak merayakan keberhasilan belajar mereka dengan gembira dan bersemangat untuk terus mengamalkan nilai-nilai keimanan.
Proses (formatif): Observasi keaktifan peserta didik dalam diskusi kelompok, tanya jawab, dan presentasi selama pembelajaran.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya poster/komik dan tes tertulis (pilihan ganda dan esai) untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menjelaskan pengertian qada dan qadar | Pengertian Qada dan Qadar, Dalil Naqli | 2 JP | Bernalar kritis, Mandiri |
| Memberikan contoh penerapan iman kepada qada dan qadar | Contoh Penerapan Qada dan Qadar dalam Kehidupan | 2 JP | Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia |
| Menunjukkan sikap sabar, tawakal, dan bersyukur | Sikap Sabar, Tawakal, dan Syukur | 2 JP | Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Mandiri |
Anak-anakku yang saleh, pernahkah kalian bertanya mengapa ada kejadian yang menyenangkan dan menyedihkan datang silih berganti? Ternyata, semua itu adalah bagian dari ketetapan Allah Swt. yang kita kenal sebagai qada dan qadar. Mari kita pelajari bersama agar kita semakin yakin dan sabar dalam menjalani hidup.
Qada adalah ketetapan atau keputusan Allah Swt. sejak zaman azali (sebelum dunia diciptakan) mengenai segala sesuatu. Sementara itu, qadar adalah terwujudnya ketetapan Allah Swt. tersebut dalam kenyataan. Contohnya, Allah Swt. telah menetapkan bahwa manusia akan meninggal dunia (qada), dan ketika ajal itu tiba, itulah yang disebut qadar. Iman kepada qada dan qadar adalah rukun iman keenam yang wajib kita yakini.
Keimanan kita kepada qada dan qadar diperkuat oleh firman Allah Swt. dalam Al-Qur'an Surah Al-Qamar ayat 49: "Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran." (QS. Al-Qamar [54]: 49). Selain itu, Rasulullah Saw. juga bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa di antara tanda-tanda keimanan adalah beriman kepada qada dan qadar, baik yang baik maupun yang buruk.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa melihat banyak contoh penerapan iman kepada qada dan qadar. Misalnya, ketika kita belajar dengan giat namun belum mendapatkan hasil yang memuaskan, itu adalah qada dan qadar. Sikap kita adalah tetap berusaha (ikhtiar) dan berdoa, serta menerima dengan sabar. Sebaliknya, ketika kita mendapatkan nilai bagus atau hadiah, itu juga qada dan qadar. Sikap kita adalah bersyukur dan tidak sombong.
Orang yang beriman kepada qada dan qadar akan senantiasa bersikap sabar ketika menghadapi musibah, bertawakal (menyerahkan sepenuhnya urusan kepada Allah Swt. setelah berusaha), dan bersyukur ketika mendapatkan nikmat. Sikap-sikap ini membuat hati menjadi tenang, tidak mudah putus asa, dan selalu optimis dalam menjalani kehidupan.
Rangkuman: Iman kepada qada dan qadar adalah meyakini segala ketetapan dan keputusan Allah Swt. yang telah terjadi maupun yang akan terjadi. Dengan memahami dan mengamalkan keimanan ini, kita diajak untuk selalu sabar, tawakal, dan bersyukur dalam setiap keadaan, sehingga hidup menjadi lebih bermakna dan bahagia.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan membedakan contoh peristiwa yang merupakan qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna, spidol, buku tulis, buku paket PAI
| Qada | Ketetapan atau keputusan Allah Swt. sejak zaman azali. |
| Qadar | Perwujudan ketetapan Allah Swt. dalam kenyataan. |
| Dalil Naqli | Bukti atau dasar hukum yang bersumber dari Al-Qur'an atau Hadis. |
| Ikhtiar | Usaha atau upaya yang dilakukan manusia. |
| Tawakal | Berserah diri sepenuhnya kepada Allah Swt. setelah berusaha maksimal. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.