Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas VI materi Belajar Al - Qur'an dan Hadis lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu menganalisis informasi terkaitnya dengan kritis.
Acuan: Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang pentingnya membaca dan memahami Al-Qur'an serta Hadis sebagai pedoman hidup.
Pemahaman bermakna: Al-Qur'an dan Hadis adalah pedoman hidup umat Islam yang mengajarkan kebaikan, kebenaran, dan cara berinteraksi dengan sesama serta lingkungan.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian mendengar ayat Al-Qur'an atau sabda Nabi Muhammad SAW yang membuat hati kalian merasa tenang dan ingin berbuat baik?
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 surah pendek beserta artinya.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan kembali tentang pentingnya belajar Al-Qur'an. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik.
Memahami: Peserta didik mengamati tayangan video bacaan surah-surah pendek dan mendengarkan penjelasan guru tentang makna serta keutamaan surah-surah tersebut.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi surah-surah pendek yang ditampilkan, mencari artinya, dan mencatatnya dalam buku catatan.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi surah pendek. Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Peserta didik merefleksikan pembelajaran hari ini dan guru memberikan apresiasi serta motivasi untuk pertemuan selanjutnya.
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan makna kandungan minimal 2 hadis pilihan terkait akhlak terpuji.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengaitkan materi pertemuan sebelumnya dengan materi hari ini. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menyajikan sebuah permasalahan sederhana terkait perilaku sehari-hari.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok mencari informasi tentang hadis-hadis yang berkaitan dengan permasalahan tersebut, memahami makna kandungannya, dan mendiskusikannya.
Mengaplikasi: Peserta didik menyusun rangkuman penjelasan makna hadis dan contoh penerapannya dalam bentuk poster sederhana atau infografis.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan poster/infografis mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, guru memfasilitasi diskusi.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting dari hadis yang dipelajari. Peserta didik merefleksikan bagaimana hadis tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan, dan guru memberikan apresiasi.
Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan bacaan surah Al-Fatihah dengan tartil sesuai tajwid dan mencontohkan perilaku akhlak terpuji berdasarkan hadis dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengingatkan kembali tujuan akhir pembelajaran. Guru menjelaskan proyek yang akan dikerjakan yaitu membuat video pendek atau mendemonstrasikan praktik kebaikan.
Memahami: Peserta didik secara individu atau kelompok kecil berlatih membaca surah Al-Fatihah dengan tartil, dibimbing oleh guru atau teman sebaya. Mereka juga mengingat kembali contoh perilaku terpuji dari hadis yang telah dipelajari.
Mengaplikasi: Peserta didik mempraktikkan bacaan Al-Fatihah di depan kelas atau merekamnya. Mereka juga mendemonstrasikan atau menceritakan pengalaman mencontohkan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
Merefleksi: Peserta didik saling memberikan apresiasi dan masukan konstruktif atas praktik yang ditampilkan. Guru memberikan penilaian dan penguatan.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian pembelajaran. Peserta didik merefleksikan pembelajaran yang paling berkesan dan guru memberikan apresiasi serta penugasan tindak lanjut berupa hafalan surah pendek atau praktik kebaikan.
Proses (formatif): Guru melakukan observasi keaktifan peserta didik dalam diskusi, tanya jawab, dan presentasi selama pembelajaran.
Akhir (sumatif): Peserta didik mengerjakan tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta unjuk kerja praktik membaca Al-Qur'an dan demonstrasi perilaku.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi 3 surah pendek beserta artinya | Surah-surah pendek pilihan (An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, Al-Lahab, dll.) | 2 JP | Bernalar Kritis |
| Menjelaskan makna 2 hadis pilihan terkait akhlak terpuji | Hadis tentang kebersihan, kejujuran, sabar | 2 JP | Berakhlak Mulia |
| Mempraktikkan bacaan Al-Fatihah dengan tartil | Tajwid dasar Al-Fatihah | 1 JP | Beriman dan Bertakwa |
| Mencontohkan perilaku akhlak terpuji berdasarkan hadis | Penerapan hadis dalam kehidupan sehari-hari | 1 JP | Berkebinekaan Global |
Al-Qur'an adalah kalam Allah SWT yang menjadi pedoman hidup umat Islam, sedangkan Hadis adalah perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW sebagai penjelas Al-Qur'an. Mempelajari keduanya adalah kewajiban dan mendatangkan banyak kebaikan.
Di kelas VI, kita akan mendalami beberapa surah pendek yang sering dibaca dalam shalat, seperti An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, dan Al-Lahab. Setiap surah memiliki makna penting yang mengajarkan tentang perlindungan diri dari keburukan, keesaan Allah, dan akibat perbuatan tercela. Memahami artinya membuat kita lebih khusyuk saat shalat dan mengaplikasikan pesannya dalam kehidupan.
Hadis memberikan tuntunan perilaku mulia. Contohnya, hadis tentang pentingnya menjaga kebersihan ('Kebersihan sebagian dari iman'), kejujuran ('Katakan yang benar meskipun pahit'), dan kesabaran. Mengamalkan hadis-hadis ini membentuk karakter kita menjadi pribadi yang baik, disukai Allah, dan disenangi sesama.
Membaca Al-Qur'an dengan tartil berarti membacanya sesuai dengan kaidah tajwid, yaitu pelafalan huruf yang benar, panjang pendek bacaan, dan tempat berhenti yang tepat. Khususnya surah Al-Fatihah, bacaan yang tartil sangat penting karena merupakan rukun dalam shalat. Latihan terus-menerus akan membuat bacaan kita semakin baik.
Belajar Al-Qur'an dan Hadis mendatangkan banyak hikmah. Kita mendapatkan petunjuk hidup, ketenangan hati, ilmu pengetahuan, dan pahala berlipat ganda. Selain itu, kita juga belajar untuk berinteraksi dengan baik kepada Allah, sesama manusia, dan lingkungan, sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin.
Rangkuman: Al-Qur'an dan Hadis adalah sumber ajaran Islam yang harus dipelajari dan diamalkan. Dengan membaca tartil, memahami makna, dan mencontohkan akhlak terpuji, kita menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama.
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi makna surah pendek dan hadis pilihan serta mencontohkan penerapannya.
Alat & bahan: Kertas HVS, alat tulis, spidol, buku referensi, laptop/tablet (jika tersedia).
| Tartil | Membaca Al-Qur'an dengan perlahan, jelas, dan sesuai tajwid. |
| Tajwid | Ilmu tentang cara melafalkan huruf-huruf Al-Qur'an dengan baik dan benar. |
| Akhlak Terpuji | Perilaku baik dan mulia yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. |
| Hadis Qudsi | Hadis yang maknanya berasal dari Allah SWT, namun lafaznya dari Nabi Muhammad SAW. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.