Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas VI materi Materi Q.S Al-Insyirah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa surah pendek dan mampu membaca Al-Qur'an dengan tajwid dasar.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menginternalisasi Q.S Al-Insyirah akan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan, serta memotivasi untuk selalu bersyukur dan berusaha.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian merasa sangat sedih atau kesulitan, lalu tiba-tiba ada hal baik yang membuat kalian merasa lega dan bahagia?
Tujuan: Membaca Q.S Al-Insyirah dengan tartil dan benar sesuai kaidah tajwid serta menghafalnya dengan lancar dan fasih.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan salam dan mengajak berdoa. Kemudian, mengecek kehadiran dan kesiapan belajar. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membaca dan menghafal Q.S Al-Insyirah, serta menjelaskan manfaatnya dalam kehidupan. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang pernah mendengar atau membaca Surah Al-Insyirah?'
Memahami: Peserta didik menyimak lantunan Q.S Al-Insyirah dari guru atau rekaman audio, lalu menirukan bacaan ayat per ayat secara berulang. Guru membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi hukum tajwid sederhana yang terdapat dalam surah tersebut.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan saling menyimak dan mengoreksi bacaan Q.S Al-Insyirah teman. Mereka berlatih menghafal ayat demi ayat dan menyetorkannya kepada guru atau teman.
Merefleksi: Beberapa peserta didik maju ke depan untuk membacakan atau menghafalkan Q.S Al-Insyirah. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan tentang pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar. Guru mengapresiasi usaha peserta didik.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya membaca dan menghafal Al-Qur'an. Guru memberikan tugas untuk melanjutkan hafalan di rumah. Pertemuan diakhiri dengan doa dan motivasi agar selalu semangat belajar Al-Qur'an.
Tujuan: Menerjemahkan makna mufradat (kata per kata) Q.S Al-Insyirah dengan tepat dan menjelaskan kandungan pokoknya dengan bahasa sendiri.
Kegiatan awal: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali hafalan Q.S Al-Insyirah dan menanyakan perasaan mereka setelah menghafal. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan memahami makna surah tersebut dan mengaitkannya dengan kehidupan. Guru mengajukan pertanyaan: 'Apa kira-kira makna dari surah yang sudah kalian hafal?'
Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok menerima kartu berisi potongan ayat Q.S Al-Insyirah dan kartu makna per kata. Mereka berdiskusi untuk mencocokkan potongan ayat dengan maknanya. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan klarifikasi.
Mengaplikasi: Setiap kelompok menyusun poster mini atau infografis yang berisi terjemahan per ayat dan poin-poin kandungan pokok Q.S Al-Insyirah menggunakan bahasa mereka sendiri. Mereka juga mencari contoh nyata dalam kehidupan tentang janji kemudahan setelah kesulitan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan poster mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan tentang makna mendalam dari Q.S Al-Insyirah dan relevansinya dengan tantangan hidup sehari-hari. Guru memuji kreativitas dan kerja sama kelompok.
Penutup: Peserta didik bersama guru merangkum kandungan Q.S Al-Insyirah. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan untuk selalu merenungkan makna Al-Qur'an. Pertemuan ditutup dengan doa dan senyuman, menumbuhkan semangat belajar.
Tujuan: Menyimpulkan pesan moral Q.S Al-Insyirah dalam kehidupan sehari-hari dan mempraktikkan sikap optimis serta tawakal dalam menghadapi kesulitan.
Kegiatan awal: Guru menyapa hangat peserta didik dan mengajak berdoa. Setelah presensi, guru mengajak peserta didik untuk mengingat kembali makna Q.S Al-Insyirah. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar mengaplikasikan pesan surah ini dalam kehidupan nyata. Guru memantik diskusi: 'Bagaimana kita bisa tetap semangat saat menghadapi kesulitan, seperti yang diajarkan dalam Q.S Al-Insyirah?'
Memahami: Peserta didik menyimak cerita pendek atau studi kasus tentang seseorang yang menghadapi kesulitan dan berhasil mengatasinya dengan sikap optimis dan tawakal. Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi bagaimana pesan Q.S Al-Insyirah tercermin dalam cerita tersebut.
Mengaplikasi: Setiap kelompok menyusun skenario singkat atau role-play tentang bagaimana mereka akan bersikap optimis dan tawakal saat menghadapi masalah di sekolah atau di rumah, sesuai dengan ajaran Q.S Al-Insyirah. Mereka mempraktikkan skenario tersebut di depan kelas.
Merefleksi: Setelah setiap penampilan, peserta didik lain memberikan umpan balik positif. Guru mengarahkan diskusi untuk menyimpulkan pesan moral Q.S Al-Insyirah dan pentingnya mengamalkannya. Guru mengapresiasi keberanian dan pemahaman peserta didik dalam mempraktikkan nilai-nilai tersebut.
Penutup: Peserta didik bersama guru membuat komitmen untuk selalu optimis dan tawakal. Guru memberikan apresiasi atas seluruh proses pembelajaran yang telah dilalui dengan penuh semangat. Guru memberikan penguatan bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang sabar dan berdoa. Pertemuan diakhiri dengan doa, motivasi, dan tepuk tangan meriah.
Proses (formatif): Observasi sikap optimis dan tawakal peserta didik saat berdiskusi dan presentasi, serta penilaian produk poster/infografis.
Akhir (sumatif): Tes tertulis untuk membaca, menghafal, menerjemahkan, dan menjelaskan kandungan Q.S Al-Insyirah, serta proyek praktik simulasi.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Membaca Q.S Al-Insyirah dengan tartil dan benar sesuai kaidah tajwid. | Membaca Q.S Al-Insyirah | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Menghafal Q.S Al-Insyirah dengan lancar dan fasih. | Hafalan Q.S Al-Insyirah | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kemandirian |
| Menerjemahkan makna mufradat dan menjelaskan kandungan pokok Q.S Al-Insyirah. | Terjemah dan Kandungan Q.S Al-Insyirah | 2 JP | penalaran kritis, keimanan dan ketakwaan |
| Menyimpulkan pesan moral dan mempraktikkan sikap optimis serta tawakal. | Pesan Moral dan Praktik Q.S Al-Insyirah | 2 JP | penalaran kritis, kemandirian |
Q.S Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 8 ayat. Surah ini diturunkan di Mekah dan termasuk golongan surah Makkiyah. Kandungan utamanya adalah penghiburan dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat menghadapi kesulitan, serta janji bahwa setiap kesulitan pasti akan diikuti dengan kemudahan. Surah ini mengajarkan kita untuk selalu optimis dan berserah diri kepada Allah dalam setiap keadaan.
Q.S Al-Insyirah (الْإِنْشِرَاحُ) secara bahasa berarti 'kelapangan'. Surah ini juga dikenal dengan nama 'Alam Nasyrah' (أَلَمْ نَشْرَحْ) yang diambil dari ayat pertama. Diturunkan pada masa-masa awal dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekah, ketika beliau menghadapi banyak tantangan dan kesulitan dari kaum Quraisy. Surah ini hadir sebagai penguat hati dan penenang jiwa bagi Nabi, dan juga bagi kita semua umat Islam, untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah.
Membaca Al-Qur'an dengan tartil berarti membaca dengan pelan, jelas, dan sesuai kaidah tajwid. Dalam Q.S Al-Insyirah, perhatikan makharijul huruf (tempat keluarnya huruf) dan sifat-sifat hurufnya. Contohnya, pada lafaz 'أَلَمْ نَشْرَحْ' (alam nasyrah), perhatikan bacaan mim sukun yang bertemu nun (idzhar syafawi) dan huruf syin yang memiliki sifat tafasysyi'. Latih membaca berulang kali dan mintalah koreksi dari guru atau teman yang lebih fasih agar bacaanmu semakin baik. (lihat Lampiran Teks Al-Qur'an)
Ayat 1: 'أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ' (Alam nasyrah laka shadrak?) - Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)? Ayat ini adalah pertanyaan retoris yang menegaskan bahwa Allah telah memberikan kelapangan hati kepada Nabi. Ayat 2-3: 'وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ' (Wa wadhana anka wizrak. Alladzi anqadha zhahrak) - Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu, yang memberatkan punggungmu. Ini merujuk pada beban dakwah dan kesulitan yang dihadapi Nabi. Ayat 4: 'وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ' (Wa rafana laka dzikrak) - Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Ini menunjukkan kemuliaan Nabi yang namanya selalu disebut bersama nama Allah.
Ayat 5: 'فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا' (Fainna maal usri yusra) - Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Ayat ini adalah inti dan janji utama surah. Ayat 6: 'إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا' (Inna maal usri yusra) - Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Ayat ini diulang untuk penekanan kuat. Ayat 7: 'فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ' (Fa idza faraghta fanshab) - Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). Setelah selesai satu tugas, segera kerjakan tugas lain. Ayat 8: 'وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ' (Wa ila rabbika farghab) - Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap. Ini mengajarkan pentingnya tawakal dan berharap hanya kepada Allah.
Dari Q.S Al-Insyirah, kita belajar bahwa hidup ini penuh tantangan, tetapi Allah SWT selalu menyertakan kemudahan di balik setiap kesulitan. Pesan moral utamanya adalah optimisme, kesabaran, dan tawakal. Saat menghadapi ujian, jangan cepat menyerah. Ingatlah janji Allah ini. Setelah berusaha maksimal, serahkan hasilnya kepada Allah. Contoh penerapannya: saat sulit memahami pelajaran, teruslah belajar dan berdoa; saat merasa sedih, ingatlah bahwa Allah akan memberikan jalan keluar. Selalu bersemangat dan jangan berputus asa.
Rangkuman: Q.S Al-Insyirah adalah surah Makkiyah yang memberikan penghiburan dan janji Allah SWT bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan. Surah ini mengajarkan pentingnya optimisme, kesabaran, kerja keras, dan tawakal (berserah diri) hanya kepada Allah SWT. Dengan memahami dan mengamalkan surah ini, kita akan lebih kuat menghadapi tantangan hidup dan selalu percaya pada pertolongan-Nya.
Tujuan: Mengidentifikasi makna mufradat dan kandungan pokok Q.S Al-Insyirah serta menyimpulkan pesan moralnya.
Alat & bahan: Kertas karton, spidol warna, gunting, lem, kartu potongan ayat dan terjemahan.
| Tartil | Membaca Al-Qur'an dengan pelan, jelas, dan sesuai kaidah tajwid. |
| Mufradat | Kata per kata. |
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca Al-Qur'an dengan benar. |
| Tawakal | Berserah diri sepenuhnya kepada Allah setelah berusaha maksimal. |
| Optimisme | Sikap selalu berharap baik dan positif dalam menghadapi segala sesuatu. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.