tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Islam › Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat
SD · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VI
Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat

Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas VI materi Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VI materi Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat
Ringkasan: Surah Al-Kafirun mengajarkan prinsip toleransi beragama dan ketegasan akidah Islam, bahwa 'bagiku agamaku, bagimu agamamu'. Surah Al-Hujurat, khususnya ayat 12, melarang prasangka buruk dan menekankan pentingnya menjaga persatuan serta persaudaraan. Mengamalkan kedua surah ini membentuk pribadi yang toleran, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang rukun dan damai.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: keimanan dan ketakwaan, kolaborasi, komunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPendidikan Agama Islam · Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengetahui beberapa surah pendek Al-Qur'an dan memiliki pemahaman dasar tentang toleransi serta persatuan.

Pemahaman bermakna: Memahami Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat akan membentuk pribadi yang toleran, menghargai perbedaan, serta menjunjung tinggi persatuan dan persaudaraan sesama muslim maupun non-muslim.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana Al-Qur'an mengajarkan kita untuk hidup rukun berdampingan dengan orang yang berbeda keyakinan, dan bagaimana pula Al-Qur'an membimbing kita agar tidak mudah berprasangka buruk kepada sesama?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik dapat melafalkan Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12 dengan fasih dan benar.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Siapa yang tahu surah tentang toleransi dalam Al-Qur'an?' dan 'Apa pentingnya menjaga persatuan?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melafalkan Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12 dengan benar, serta menjelaskan proses belajarnya.

Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan menyimak rekaman audio Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12, lalu mencoba menirukan lafalnya. Guru membimbing pelafalan مَخَارِجُ الْحُرُوفِ (makharijul huruf - tempat keluarnya huruf) dan تَجْوِيد (tajwid - kaidah membaca) yang benar, mengaitkannya dengan pentingnya membaca Al-Qur'an secara tartil.

Mengaplikasi: Peserta didik berlatih melafalkan Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12 secara berulang di depan teman atau guru, saling mengoreksi dan memberikan umpan balik positif. Guru memberikan penguatan dan koreksi jika diperlukan.

Merefleksi: Beberapa peserta didik menampilkan pelafalan Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12 di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan masukan. Guru menyimpulkan bahwa melafalkan Al-Qur'an dengan benar adalah bentuk penghormatan terhadap kalamullah.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang pelafalan surah. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar, menyampaikan tindak lanjut untuk terus berlatih di rumah, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang menggembirakan.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning (PBL)

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi makna pokok Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12.

Kegiatan awal: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali pelafalan surah di pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi makna pokok Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12, serta menjelaskan skenario pembelajaran yang akan dilakukan.

Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan potongan ayat Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12 beserta terjemahannya (tanpa tafsir). Mereka diminta untuk mendiskusikan apa pesan utama atau makna pokok dari setiap surah tersebut, mengaitkannya dengan contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang makna pokok Surah Al-Kafirun yang berkaitan dengan toleransi beragama dan makna pokok Surah Al-Hujurat ayat 12 yang berkaitan dengan menghindari prasangka buruk dan menjaga persaudaraan. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan penguatan konsep.

Merefleksi: Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi kelompok dan meluruskan pemahaman yang kurang tepat. Guru menekankan pentingnya memahami makna Al-Qur'an agar dapat mengamalkannya. Peserta didik diajak merefleksikan bagaimana pesan kedua surah ini relevan dengan kehidupan mereka.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan makna penting dari kedua surah. Guru memberikan apresiasi atas keaktifan diskusi, memberikan penguatan bahwa memahami Al-Qur'an adalah kunci keberkahan, dan menutup dengan doa serta harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL)

Tujuan: Peserta didik dapat menunjukkan perilaku toleransi dan menghindari prasangka buruk dalam kehidupan sehari-hari; Peserta didik dapat membuat poster ajakan toleransi dan persatuan berdasarkan pemahaman Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat ayat 12.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan proyek yang akan dikerjakan hari ini, yaitu membuat poster. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menunjukkan perilaku toleransi dan menghindari prasangka buruk, serta membuat poster ajakan toleransi dan persatuan, menjelaskan langkah-langkah proyek secara jelas.

Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan merencanakan desain poster ajakan toleransi (berdasarkan Surah Al-Kafirun) dan persatuan (berdasarkan Surah Al-Hujurat ayat 12). Mereka mencari ide-ide visual dan kata-kata kunci yang menarik dan mudah dipahami.

Mengaplikasi: Peserta didik secara kreatif membuat poster digital atau manual dengan pesan-pesan yang relevan dari kedua surah. Mereka bekerja sama, saling membantu, dan memastikan pesan yang disampaikan jelas dan menarik. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dukungan.

Merefleksi: Setiap peserta didik memamerkan poster yang telah dibuat di depan kelas atau di dinding kelas. Peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif. Guru menekankan bahwa poster ini adalah wujud nyata pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Penutup: Guru dan peserta didik bersama-sama melakukan refleksi akhir tentang proses pembelajaran dan pentingnya mengamalkan nilai-nilai toleransi dan persatuan. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik, serta menutup pertemuan dengan doa dan motivasi untuk selalu berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, pelafalan ayat, dan proses pembuatan poster.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil akhir poster berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dan tes tulis singkat pemahaman makna surah.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Melafalkan Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12 dengan fasih dan benar.Melafalkan ayat Al-Qur'an dengan tajwid dan makhraj yang benar.2 JPkeimanan dan ketakwaan
Mengidentifikasi makna pokok Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12.Memahami pesan toleransi, persatuan, dan menghindari prasangka buruk.2 JPpenalaran kritis, komunikasi
Menunjukkan perilaku toleransi dan menghindari prasangka buruk dalam kehidupan sehari-hari; Membuat poster ajakan toleransi dan persatuan.Menginternalisasi nilai-nilai Islam dan mengaplikasikannya dalam karya.2 JPkolaborasi, kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Al-Qur'an adalah pedoman hidup umat Islam yang penuh dengan ajaran kebaikan. Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat adalah dua surah penting yang mengajarkan kita tentang bagaimana berinteraksi dengan orang lain, baik yang berbeda agama maupun sesama muslim. Memahami kedua surah ini akan membimbing kita menjadi pribadi yang toleran, menghargai perbedaan, serta menjaga persatuan dan persaudaraan.

Mengenal Surah Al-Kafirun

Surah Al-Kafirun adalah surah ke-109 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 6 ayat. Surah ini diturunkan di Mekkah dan termasuk golongan surah Makkiyah. Nama Al-Kafirun berarti 'orang-orang kafir'. Surah ini secara tegas menyatakan perbedaan keyakinan dan ibadah antara umat Islam dengan kaum kafir pada masa itu, mengajarkan prinsip toleransi dalam beragama, yaitu 'Bagiku agamaku, bagimu agamamu.' (لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ). Ini bukan berarti mencampuradukkan keyakinan, melainkan menghormati pilihan agama orang lain tanpa mengganggu hak mereka untuk beribadah sesuai keyakinannya. Lihat Lampiran Teks Al-Qur'an.

Pesan Toleransi dalam Surah Al-Kafirun

Makna utama Surah Al-Kafirun adalah penegasan akidah Islam dan toleransi beragama. Islam mengajarkan untuk tidak memaksakan agama kepada orang lain dan menghargai kebebasan berkeyakinan. Toleransi yang diajarkan adalah toleransi dalam muamalah (hubungan sosial), bukan toleransi dalam akidah (keyakinan). Kita tidak boleh mencampuradukkan akidah dan ibadah kita dengan agama lain. Contoh penerapannya adalah berteman baik dengan semua orang tanpa memandang agama, tidak mengganggu ibadah mereka, dan tidak mencela keyakinan mereka, namun tetap teguh pada keyakinan kita sendiri.

Mengenal Surah Al-Hujurat

Surah Al-Hujurat adalah surah ke-49 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 18 ayat. Surah ini diturunkan di Madinah dan termasuk golongan surah Madaniyah. Nama Al-Hujurat berarti 'kamar-kamar', merujuk pada kamar-kamar istri Nabi Muhammad SAW. Surah ini banyak membahas tentang etika dan akhlak mulia dalam bermasyarakat, pentingnya menjaga persatuan, menghindari prasangka buruk, dan berdamai. Lihat Lampiran Teks Al-Qur'an.

Pentingnya Menghindari Prasangka Buruk (Surah Al-Hujurat ayat 12)

Salah satu pesan penting dalam Surah Al-Hujurat adalah larangan berprasangka buruk (سُوءُ الظَّنِّ - su'uz zhan) kepada sesama. Allah SWT berfirman dalam ayat 12: 'Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.' Prasangka buruk dapat merusak hubungan persaudaraan dan menimbulkan permusuhan. Sebelum menghukumi seseorang, kita harus mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Berprasangka baik (حُسْنُ الظَّنِّ - husnuz zhan) adalah sikap yang dianjurkan dalam Islam untuk menjaga keharmonisan.

Menjaga Persatuan dan Persaudaraan (Surah Al-Hujurat)

Selain larangan prasangka buruk, Surah Al-Hujurat juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan di antara umat Islam. Ayat-ayat dalam surah ini melarang mengolok-olok, mencela, memberi gelar buruk, mencari-cari kesalahan orang lain, dan menggunjing. Semua perilaku ini dapat merusak tali silaturahmi. Islam mengajarkan kita untuk saling menghormati, memaafkan, dan berdamai jika terjadi perselisihan. Dengan begitu, kita bisa hidup rukun dan damai sebagai satu umat.

Penerapan Nilai-nilai Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat

Mengamalkan Surah Al-Kafirun berarti kita menghormati hak orang lain untuk beragama dan beribadah sesuai keyakinannya, tanpa mencampuri urusan akidah mereka. Sedangkan mengamalkan Surah Al-Hujurat, khususnya ayat 12, berarti kita selalu berusaha berprasangka baik kepada sesama, tidak mudah menuduh, dan menjaga lisan dari perkataan yang menyakitkan. Ini semua akan membentuk karakter muslim yang berakhlak mulia dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Manfaat Mengamalkan Kedua Surah

Dengan memahami dan mengamalkan Surah Al-Kafirun, kita akan menjadi pribadi yang toleran dan menghargai perbedaan dalam masyarakat majemuk. Sedangkan dengan mengamalkan Surah Al-Hujurat, terutama ayat 12, kita akan terhindar dari perilaku tercela seperti prasangka buruk, ghibah, dan permusuhan, sehingga tercipta suasana persaudaraan yang kuat dan harmonis. Kedua surah ini adalah kunci menuju masyarakat yang damai dan berakhlak mulia.

Rangkuman: Surah Al-Kafirun mengajarkan prinsip toleransi beragama dan ketegasan akidah Islam, bahwa 'bagiku agamaku, bagimu agamamu'. Surah Al-Hujurat, khususnya ayat 12, melarang prasangka buruk dan menekankan pentingnya menjaga persatuan serta persaudaraan. Mengamalkan kedua surah ini membentuk pribadi yang toleran, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang rukun dan damai.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi makna Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat ayat 12 serta merancang pesan toleransi dan persatuan.

Alat & bahan: Alat tulis, kertas gambar/HVS, pensil warna/spidol, gunting, lem, terjemah Al-Qur'an.

  1. Bacalah Surah Al-Kafirun dan Surah Al-Hujurat ayat 12 beserta terjemahannya.
  2. Diskusikan dengan kelompokmu makna pokok dari kedua surah tersebut.
  3. Identifikasi perilaku toleransi dan menghindari prasangka buruk yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Rencanakan sebuah poster yang berisi ajakan toleransi dan persatuan berdasarkan kedua surah tersebut.

8 Glosarium

ToleransiSikap menghargai dan menghormati perbedaan, terutama dalam hal keyakinan.
AkidahKeyakinan atau kepercayaan dasar dalam agama Islam.
MuamalahHubungan atau interaksi antarmanusia dalam kehidupan sosial.
Prasangka BurukDugaan atau pikiran negatif terhadap orang lain tanpa dasar yang kuat.
GhibahMembicarakan keburukan orang lain di belakangnya.

9 Materi Pendidikan Agama Islam Terkait

surah Al-Insyirah, bacaan gunnahPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari surah Al-Insyirah, bacaan gunnah →
Asmaul HUsna Al WaliyPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Asmaul HUsna Al Waliy →
Asmaul HUsna Al Waliy dan AL HamidPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Asmaul HUsna Al Waliy dan AL Hamid →
Asmaul husna(al-waliy, al-hamid, al-'Adl, as-sabur)Pendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Asmaul husna(al-waliy, al-hamid, al-'Adl, as-sabur) →
Iman kepada Hari AkhirPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Iman kepada Hari Akhir →
Iman kepada qoda dan qodarPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Iman kepada qoda dan qodar →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Surah Al-Kafirun dan Al-Hujurat ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.