tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Islam › Zakat dan Infak
SD · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VI
Zakat dan Infak

Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas VI materi Zakat dan Infak lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VI materi Zakat dan Infak
Ringkasan: Zakat adalah ibadah wajib mengeluarkan sebagian harta tertentu kepada golongan yang berhak, terbagi menjadi zakat fitrah dan zakat mal. Infak adalah pengeluaran harta di jalan Allah yang bersifat sukarela. Keduanya memiliki syarat, rukun, dan tujuan mulia untuk membersihkan harta, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mendapatkan keberkahan dari Allah Swt. Ada delapan golongan mustahik yang berhak menerima zakat.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPendidikan Agama Islam · Zakat dan Infak · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik memahami konsep berbagi dan membantu sesama dalam kehidupan sehari-hari.

Pemahaman bermakna: Zakat dan infak bukan hanya sekadar mengeluarkan harta, tetapi juga merupakan wujud syukur kepada Allah, membersihkan harta, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan kepekaan terhadap sesama yang membutuhkan.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat orang berzakat atau berinfak, dan mengapa mereka melakukannya?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian zakat dan infak serta mengidentifikasi jenis-jenis zakat (fitrah dan mal) dan infak dengan benar.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam dan memimpin doa, memeriksa kehadiran, kemudian melakukan apersepsi dengan bertanya tentang pengalaman berbagi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami zakat dan infak, serta menunjukkan poster bergambar kegiatan berbagi di masyarakat untuk memantik rasa ingin tahu.

Memahami: Peserta didik mengamati video pendek tentang praktik zakat fitrah dan infak di lingkungan sekitar. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menemukan perbedaan dan persamaan antara zakat dan infak, serta mengidentifikasi jenis-jenis zakat yang mereka lihat.

Mengaplikasi: Setiap kelompok menyusun mind map sederhana tentang pengertian dan jenis-jenis zakat serta infak berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi mereka, kemudian mempresentasikan di depan kelas.

Merefleksi: Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, lalu peserta didik secara individu menuliskan satu hikmah yang mereka dapatkan dari memahami zakat dan infak pada secarik kertas.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi selanjutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang ceria.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Peserta didik mampu menyebutkan syarat dan rukun zakat fitrah dan zakat mal, serta mengidentifikasi golongan penerima zakat (mustahik) sesuai syariat Islam.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan memimpin doa, mengecek kehadiran, lalu mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru menyajikan sebuah studi kasus singkat tentang seseorang yang ingin berzakat namun bingung tentang syarat dan siapa yang berhak menerima zakat, untuk memicu pemikiran kritis.

Memahami: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan, kemudian mencari informasi dari berbagai sumber (buku paket, infografis, atau video edukasi) tentang syarat, rukun zakat fitrah dan zakat mal, serta delapan golongan penerima zakat (mustahik).

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat poster infografis digital atau manual yang menjelaskan syarat, rukun zakat (fitrah dan mal), dan delapan golongan mustahik, lalu mempersiapkan presentasi singkat.

Merefleksi: Kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka, kelompok lain memberikan pertanyaan atau tanggapan. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan konsep, serta memotivasi peserta didik untuk menjadi agen kebaikan dalam menyebarkan informasi tentang zakat.

Penutup: Guru dan peserta didik merangkum poin penting hari ini, memberikan penghargaan atas kerja keras, dan menugaskan untuk membawa alat tulis dan bahan praktik sederhana untuk pertemuan berikutnya, ditutup dengan doa dan salam yang penuh semangat.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (Praktik)

Tujuan: Peserta didik mampu menghitung zakat fitrah dan zakat mal sederhana, serta menunjukkan perilaku peduli sosial dan berbagi melalui infak dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Guru menyambut peserta didik dengan ceria, memimpin doa, dan memeriksa kesiapan. Guru mengingatkan kembali tujuan pembelajaran yaitu praktik menghitung zakat dan berinfak, serta menunjukkan contoh simulasi perhitungan zakat dan kotak infak.

Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan mengerjakan simulasi perhitungan zakat fitrah (menggunakan harga beras per kilogram) dan zakat mal sederhana (misalnya dari tabungan fiktif). Guru membimbing dan mengoreksi perhitungan mereka.

Mengaplikasi: Peserta didik berpartisipasi dalam 'Proyek Kotak Infak Kelas'. Mereka secara sukarela menyumbangkan sebagian uang jajan atau barang layak pakai sebagai bentuk infak. Kemudian, mereka berdiskusi tentang cara menyalurkan infak tersebut kepada yang membutuhkan di lingkungan sekolah atau sekitar.

Merefleksi: Setiap peserta didik menyampaikan hikmah yang dirasakan setelah berpartisipasi dalam proyek infak dan perhitungan zakat. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan kepedulian mereka, serta mengaitkan kegiatan ini dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.

Penutup: Guru bersama peserta didik membuat komitmen untuk terus peduli dan berbagi. Guru memberikan pujian dan semangat, menutup pelajaran dengan doa dan salam, serta mengingatkan bahwa kebaikan sekecil apapun akan mendapatkan pahala dari Allah Swt.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan proyek kotak infak kelas, serta penilaian produk mind map/poster.

Akhir (sumatif): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai tentang pengertian, jenis, syarat, rukun, mustahik, dan perhitungan zakat.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menjelaskan pengertian zakat dan infak, serta mengidentifikasi jenis-jenis zakat (fitrah dan mal) dan infak.Pengertian, jenis zakat dan infak.2 JPkeimanan dan ketakwaan
Menyebutkan syarat dan rukun zakat fitrah dan zakat mal, serta mengidentifikasi golongan penerima zakat (mustahik).Syarat, rukun, dan mustahik zakat.2 JPpenalaran kritis
Menghitung zakat fitrah dan zakat mal sederhana, serta menunjukkan perilaku peduli sosial dan berbagi melalui infak.Perhitungan zakat dan praktik infak.2 JPkewargaan, kolaborasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Zakat dan infak adalah dua bentuk ibadah yang sangat ditekankan dalam Islam. Keduanya mengajarkan kita untuk berbagi sebagian harta yang kita miliki kepada sesama yang membutuhkan. Dengan berzakat dan berinfak, kita tidak hanya membersihkan harta kita, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur, kepedulian sosial, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Pengertian Zakat

Zakat secara bahasa berarti tumbuh, suci, berkah, dan baik. Menurut istilah syara', zakat adalah nama bagi suatu pengambilan tertentu dari harta tertentu, menurut sifat-sifat tertentu, untuk diberikan kepada golongan tertentu. Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi setiap Muslim yang mampu. Zakat berfungsi membersihkan harta dan jiwa dari sifat kikir.

Pengertian Infak

Infak berasal dari kata 'nafaqa' yang berarti membelanjakan atau mengeluarkan harta. Infak adalah mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki di jalan Allah Swt. Infak hukumnya sunah, namun sangat dianjurkan. Berbeda dengan zakat yang memiliki ketentuan khusus, infak dapat diberikan kapan saja, berapa saja, dan kepada siapa saja (selama untuk kebaikan) tanpa batasan nisab dan haul.

Jenis-Jenis Zakat

Zakat terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah adalah zakat jiwa yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Idulfitri, berupa makanan pokok. Sedangkan zakat mal adalah zakat harta yang wajib dikeluarkan dari berbagai jenis harta tertentu seperti emas, perak, uang, hasil pertanian, perniagaan, dan lain-lain, apabila telah mencapai nisab dan haulnya.

Syarat dan Rukun Zakat Fitrah

Syarat wajib zakat fitrah antara lain beragama Islam, hidup pada saat terbenam matahari akhir Ramadan, dan memiliki kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan keluarga pada malam dan hari raya Idulfitri. Rukunnya adalah niat dan menyerahkan makanan pokok (beras) sejumlah 1 sha' (sekitar 2,5 kg atau 3,5 liter) per jiwa kepada mustahik.

Syarat dan Rukun Zakat Mal

Syarat wajib zakat mal meliputi beragama Islam, milik penuh, mencapai nisab (batas minimal harta wajib zakat), mencapai haul (masa kepemilikan satu tahun), dan harta tersebut berkembang. Rukunnya adalah niat dan menyerahkan sebagian harta yang telah mencapai syarat kepada mustahik.

Golongan Penerima Zakat (Mustahik)

Allah Swt. telah menetapkan delapan golongan yang berhak menerima zakat, sebagaimana firman-Nya dalam Surah At-Taubah ayat 60. Mereka adalah: fakir, miskin, amil (pengurus zakat), mualaf (orang yang baru masuk Islam), riqab (budak), gharim (orang yang berutang), fisabilillah (pejuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal).

Hikmah Zakat dan Infak

Zakat dan infak memiliki banyak hikmah. Di antaranya adalah membersihkan harta dari hak orang lain, menumbuhkan rasa syukur kepada Allah, mengurangi kesenjangan sosial, melatih kepedulian dan empati terhadap sesama, serta mendatangkan keberkahan dan pahala dari Allah Swt. Keduanya juga memperkuat tali persaudaraan antarumat Islam.

Rangkuman: Zakat adalah ibadah wajib mengeluarkan sebagian harta tertentu kepada golongan yang berhak, terbagi menjadi zakat fitrah dan zakat mal. Infak adalah pengeluaran harta di jalan Allah yang bersifat sukarela. Keduanya memiliki syarat, rukun, dan tujuan mulia untuk membersihkan harta, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mendapatkan keberkahan dari Allah Swt. Ada delapan golongan mustahik yang berhak menerima zakat.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis zakat dan penerimanya serta menghitung zakat fitrah.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, kalkulator sederhana (opsional), informasi harga beras per kilogram.

  1. Bacalah kasus singkat tentang Pak Budi yang ingin berzakat.
  2. Identifikasi jenis zakat yang harus dikeluarkan Pak Budi dan siapa saja yang berhak menerimanya.
  3. Hitunglah zakat fitrah yang harus dikeluarkan Pak Budi jika ia memiliki 4 anggota keluarga dan harga beras Rp12.000/kg.
  4. Tuliskan kesimpulanmu tentang pentingnya berzakat.

8 Glosarium

ZakatHarta tertentu yang wajib dikeluarkan menurut syariat Islam.
InfakMengeluarkan harta di jalan Allah secara sukarela.
NisabBatas minimal harta yang wajib dizakati.
HaulJangka waktu kepemilikan harta selama satu tahun hijriah.
MustahikOrang yang berhak menerima zakat.
FakirOrang yang tidak memiliki harta dan pekerjaan.
MiskinOrang yang memiliki harta atau pekerjaan namun tidak mencukupi kebutuhannya.
AmilPanitia pengumpul dan penyalur zakat.

9 Materi Pendidikan Agama Islam Terkait

Asmaul HUsna Al WaliyPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Asmaul HUsna Al Waliy →
Asmaul HUsna Al Waliy dan AL HamidPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Asmaul HUsna Al Waliy dan AL Hamid →
Asmaul husna(al-waliy, al-hamid, al-'Adl, as-sabur)Pendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Asmaul husna(al-waliy, al-hamid, al-'Adl, as-sabur) →
Iman kepada Hari AkhirPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Iman kepada Hari Akhir →
Iman kepada qoda dan qodarPendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Iman kepada qoda dan qodar →
Indahnya Saling Menghormati (Sikap Toleransi / Tasamuh)Pendidikan Agama Islam Kelas VI SD
Pelajari Indahnya Saling Menghormati (Sikap Toleransi / Tasamuh) →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Zakat dan Infak ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.