Modul ajar Pendidikan Agama Kristen SD kelas I materi Kasih kepada Teman lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Kasih kepada Teman |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal dan berinteraksi dengan teman di sekolah atau lingkungan rumah.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kolaborasi, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Kasih Allah dan Sesama |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mengenal Allah sebagai Pencipta dan Pemelihara, serta mampu menunjukkan sikap kasih kepada sesama dan lingkungan sebagai bentuk respons atas kasih Allah. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kasih kepada teman dapat ditunjukkan dengan berbagai perbuatan baik seperti berbagi mainan atau menolong teman yang kesulitan. |
| Konseptual | Kasih kepada teman adalah tindakan nyata yang mencerminkan ajaran Yesus Kristus untuk saling mengasihi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah konkret menunjukkan kasih kepada teman, seperti menyapa, membantu, dan menghibur. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya mengasihi teman dan bagaimana tindakan kasih mereka dapat membuat lingkungan sekolah lebih menyenangkan. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Mengasihi teman bukan hanya membuat teman senang, tetapi juga membuat hati kita sendiri bahagia dan menciptakan suasana yang damai di sekolah.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana perasaanmu jika ada teman yang bersikap baik kepadamu?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan berkomunikasi (menyapa, bercerita, menulis pesan singkat) tentang kasih kepada teman. Seni Budaya: Membuat kartu persahabatan dan menggambar ekspresi kasih. Pendidikan Pancasila: Mempraktikkan nilai-nilai kebersamaan dan tolong-menolong. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung anak mempraktikkan kasih kepada teman di luar sekolah dan menceritakan pengalaman tersebut kepada guru. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata dengan meja bundar untuk memudahkan diskusi kelompok, sudut baca dengan buku cerita persahabatan, dan area pajangan 'Pohon Kasih Persahabatan'. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Video pendek tentang cerita persahabatan atau lagu anak-anak tentang teman yang relevan dapat diputar di awal pembelajaran untuk memantik diskusi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat menjelaskan arti kasih kepada teman berdasarkan ajaran Yesus. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Salam, doa, presensi. Guru menunjukkan gambar anak-anak bermain bersama dengan gembira, lalu bertanya 'Apa yang membuat mereka senang?' Guru menyampaikan tujuan belajar dan pertanyaan pemantik: 'Apa itu kasih kepada teman?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati gambar dan video pendek tentang anak-anak yang saling menolong dan berbagi. Guru membimbing diskusi untuk menemukan makna 'kasih' dari perbuatan-perbuatan tersebut, dikaitkan dengan ajaran Yesus untuk saling mengasihi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan contoh kasih yang mereka lihat dan alami, kemudian menuliskannya atau menggambarkannya di lembar kerja sederhana. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang arti kasih kepada teman menurut ajaran Yesus. Peserta didik diajak menyimpulkan bersama. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik. Mereka diajak menyanyikan lagu tentang persahabatan. Guru menyampaikan kegiatan selanjutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Diskusi Kelompok dan Role Play |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh-contoh perbuatan kasih kepada teman dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Salam, doa, presensi. Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya. Guru menunjukkan beberapa kartu bergambar situasi (misal: anak jatuh, anak berbagi makanan) dan bertanya 'Apa yang harus kita lakukan?' Guru menyampaikan tujuan pertemuan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan mengidentifikasi perbuatan kasih dari kartu-kartu situasi yang diberikan guru, lalu mendiskusikan mengapa perbuatan itu penting dilakukan. Guru berkeliling memberikan bimbingan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Setiap pasangan memerankan (role play) satu situasi dari kartu yang mereka pilih, menunjukkan bagaimana cara mengasihi teman dalam situasi tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setelah setiap pasangan tampil, teman lain memberikan tanggapan positif. Guru memberikan penguatan tentang beragam cara menunjukkan kasih dan pentingnya melakukannya. Guru mengajak peserta didik menyimpulkan bersama. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif peserta didik. Mereka diajak berjanji untuk selalu mengasihi teman. Doa penutup dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Praktik Langsung dan Observasi |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat mempraktikkan cara menyapa teman dengan ramah dan tulus. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Salam, doa, presensi. Guru bertanya 'Bagaimana perasaanmu jika disapa dengan senyum?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu belajar menyapa teman dengan ramah. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Guru mendemonstrasikan berbagai cara menyapa teman (dengan senyum, menyebut nama, menyapa dengan suara ramah). Peserta didik mengamati dan menirukan. Guru menjelaskan pentingnya senyum dan ketulusan saat menyapa. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik berpasangan dan saling menyapa satu sama lain dengan ramah. Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan personal. Mereka juga diajak menyapa guru dan teman-teman lain di kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik berbagi pengalaman saat menyapa dan disapa. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan bahwa sapaan ramah dapat membuat teman merasa dihargai. Guru mengajak peserta didik menyimpulkan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Mari Berdoa dan Bersalaman'. Guru memberikan apresiasi dan motivasi untuk terus menyapa teman dengan ramah. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan contoh perbuatan kasih kepada teman.
Alat & bahan: Kertas, pensil warna, gambar situasi persahabatan
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi, role play, dan kolaborasi kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Pohon Kasih Persahabatan' dan hasil karya kartu persahabatan, serta jawaban esai singkat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan arti kasih kepada teman berdasarkan ajaran Yesus. | Pengertian kasih dalam Kekristenan. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi dan mempraktikkan perbuatan kasih (menyapa, berbagi, menolong). | Contoh-contoh kasih dalam kehidupan sehari-hari. | 8 JP | kolaborasi, komunikasi |
| 3 | Membuat karya sederhana yang mengekspresikan kasih kepada teman. | Ekspresi kasih melalui karya seni. | 4 JP | kreativitas |
| 4 | Merefleksikan pengalaman mengasihi teman dan mengapresiasi kebaikan teman. | Refleksi personal dan apresiasi. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
Hai anak-anak yang terkasih! Hari ini kita akan belajar tentang sesuatu yang sangat indah dan penting dalam hidup kita, yaitu kasih kepada teman. Kita akan belajar bagaimana Yesus mengajarkan kita untuk saling mengasihi, dan bagaimana kita bisa menunjukkan kasih itu kepada teman-teman kita di sekolah maupun di rumah. Dengan mengasihi teman, kita semua akan merasa bahagia dan memiliki banyak sahabat.
1. Apa Itu Kasih Kepada Teman?
Kasih kepada teman adalah perasaan sayang dan peduli yang kita tunjukkan kepada mereka. Ini berarti kita ingin teman kita bahagia, aman, dan merasa dihargai. Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri. Mengasihi teman adalah salah satu cara kita menunjukkan kasih kepada sesama, seperti yang diajarkan dalam Alkitab. Kasih membuat hati kita dan hati teman kita senang.
2. Contoh Perbuatan Kasih yang Sederhana
Ada banyak cara sederhana untuk menunjukkan kasih kepada teman. Misalnya, menyapa teman dengan senyum dan ramah, mau berbagi mainan atau bekal, menolong teman yang kesulitan seperti saat bukunya jatuh, atau menghibur teman yang sedang sedih. Perbuatan-perbuatan kecil ini sangat berarti dan dapat membuat teman merasa disayangi. Ingatlah, perbuatan baik akan menghasilkan kebaikan juga.
3. Pentingnya Berbagi dengan Teman
Berbagi adalah salah satu bentuk kasih yang paling nyata. Saat kita berbagi, kita menunjukkan bahwa kita peduli dan tidak egois. Kita bisa berbagi makanan, pensil warna, atau bahkan cerita lucu. Berbagi tidak akan membuat kita kekurangan, justru akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan kebahagiaan. Tuhan Yesus juga mengajarkan kita untuk bermurah hati dan memberi kepada sesama.
4. Menolong Teman yang Kesulitan
Ketika kita melihat teman kesulitan, hati kita harus tergerak untuk menolong. Menolong teman bisa berarti membantu dia mencari pensil yang hilang, menemaninya saat ia merasa sendirian, atau memberinya semangat jika ia sedih. Jangan takut untuk menawarkan bantuan, karena setiap bantuan kecil sangat berharga bagi teman kita. Ingatlah kisah 'Orang Samaria yang Baik Hati' yang menolong sesamanya.
5. Manfaat Mengasihi Teman
Mengasihi teman memiliki banyak manfaat. Kita akan punya banyak sahabat yang baik, kita akan merasa bahagia, dan lingkungan sekolah akan menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar dan bermain. Ketika kita mengasihi, kita juga belajar untuk menghargai perbedaan dan bekerja sama. Dengan mengasihi, kita menciptakan damai sejahtera di sekitar kita, sesuai dengan ajaran Kristus.
Rangkuman: Kasih kepada teman adalah perasaan sayang dan peduli yang kita tunjukkan melalui perbuatan baik. Kita bisa menyapa dengan ramah, berbagi mainan atau bekal, dan menolong teman yang kesulitan. Mengasihi teman membuat kita punya banyak sahabat, hati kita bahagia, dan lingkungan sekolah menjadi tempat yang menyenangkan. Ini adalah wujud nyata dari ajaran Yesus untuk saling mengasihi sesama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kasih | Perasaan sayang dan peduli kepada orang lain. |
| Berbagi | Memberikan sebagian milik kita kepada orang lain. |
| Menolong | Membantu orang lain yang kesulitan. |
| Sahabat | Teman dekat yang selalu ada dan saling menyayangi. |
| Ramah | Sikap baik dan menyenangkan saat berbicara atau bertemu orang lain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kasih kepada Teman" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BKPDM No. 020 Tahun 2026.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.