tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Kristen › Hidup Berpengharapan
SD · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas VI
Hidup Berpengharapan

Modul ajar Pendidikan Agama Kristen SD kelas VI materi Hidup Berpengharapan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas VI materi Hidup Berpengharapan — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Hidup berpengharapan adalah keyakinan teguh pada janji dan kasih setia Tuhan, yang menjadi jangkar jiwa kita dalam menghadapi segala tantangan. Tokoh-tokoh Alkitab seperti Nuh, Abraham, dan Yusuf menunjukkan bagaimana pengharapan memampukan mereka melewati kesulitan. Pengharapan memberi kita kekuatan, motivasi, dan optimisme. Kita dapat menumbuhkan pengharapan melalui Firman Tuhan, doa, mengingat kebaikan Tuhan, dan melayani sesama.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Hidup Berpengharapan
Pendidikan Agama Kristen · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Hidup Berpengharapan
Pendidikan Agama Kristen · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen
Fase / KelasC / VI
Materi PokokHidup Berpengharapan
Alokasi Waktu3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 35 menit = 140 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) dengan praktik reflektif

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami dasar-dasar iman Kristen dan pentingnya berserah kepada Tuhan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainTuhan dan Ciptaan-Nya; Nilai-nilai Kristiani
Rumusan CP FasePeserta didik memahami dan menghayati bahwa Allah adalah Pencipta dan Pemelihara hidup, serta mampu menunjukkan sikap hidup berpengharapan yang sesuai dengan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak orang percaya menghadapi tantangan hidup dengan keyakinan akan pertolongan Tuhan dan masa depan yang lebih baik.
KonseptualPengharapan dalam iman Kristen adalah keyakinan akan janji-janji Allah yang pasti akan digenapi, bukan sekadar keinginan.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengidentifikasi sumber pengharapan, mengungkapkan rasa syukur, dan berbagi pengharapan dengan sesama.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana keyakinan terhadap Tuhan memengaruhi cara mereka menghadapi masalah dan membangun masa depan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi contoh-contoh hidup berpengharapan dalam Alkitab dan kehidupan sehari-hari.
  2. Menjelaskan makna pengharapan Kristen sebagai keyakinan pada janji Allah.
  3. Menganalisis pentingnya memiliki pengharapan di tengah kesulitan hidup.
  4. Merancang dan membuat karya sederhana yang menggambarkan tema pengharapan.
  5. Mempraktikkan sikap hidup berpengharapan melalui doa dan tindakan nyata peduli sesama.
Halaman 2 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Hidup berpengharapan berarti memiliki keyakinan teguh pada kasih dan janji Tuhan, yang memampukan kita menghadapi tantangan dan menjadi berkat bagi sesama.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian merasa sedih atau khawatir tentang masa depan, dan bagaimana kalian bisa kembali merasa semangat?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) dengan praktik reflektif
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis puisi, cerita pendek, atau teks presentasi yang koheren dan persuasif tentang pengharapan.
Seni Budaya: Membuat karya visual (poster, gambar) atau pertunjukan (drama, lagu) yang mengekspresikan tema pengharapan secara kreatif.
Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai pengharapan dengan semangat gotong royong dan persatuan dalam menghadapi tantangan bersama.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung anak dalam menemukan dan berbagi cerita inspiratif tentang pengharapan di lingkungan keluarga atau masyarakat.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia area untuk menampilkan karya-karya tentang pengharapan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek inspiratif tentang pengharapan dari YouTube edukasi atau aplikasi presentasi untuk menampilkan hasil karya kelompok.
Halaman 3 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi contoh-contoh hidup berpengharapan dalam Alkitab dan kehidupan sehari-hari serta menjelaskan maknanya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru menyambut peserta didik dengan salam dan doa pembuka. Setelah presensi, guru menunjukkan gambar-gambar orang yang sedang berjuang namun tetap tersenyum atau beraktivitas positif. Guru bertanya, 'Apa yang kalian lihat dari gambar ini? Apa yang membuat mereka tetap semangat?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami makna dan contoh pengharapan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok membaca kisah-kisah tokoh Alkitab (misalnya Nuh, Abraham, Yusuf, Daud) yang menunjukkan pengharapan di tengah kesulitan. Mereka berdiskusi tentang apa arti pengharapan bagi tokoh-tokoh tersebut dan bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup mereka. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan penguatan tentang konsep pengharapan sebagai keyakinan pada janji Allah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok membuat peta pikiran sederhana yang berisi contoh-contoh pengharapan dari Alkitab dan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari yang mereka ketahui. Mereka juga menuliskan satu kalimat definisi pengharapan menurut pemahaman kelompoknya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan pemahaman tentang pengharapan Kristen. Diskusi kelas dipimpin untuk merangkum makna pengharapan sebagai keyakinan pada janji Tuhan yang menghadirkan kekuatan dan sukacita.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitGuru mengajak peserta didik menyanyikan lagu rohani bertema pengharapan. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan mereka untuk selalu berpengharapan. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis pentingnya memiliki pengharapan di tengah kesulitan hidup dan merancang karya sederhana tentang pengharapan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru memulai dengan salam dan doa, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya tentang makna pengharapan. Guru menyampaikan skenario singkat tentang seseorang yang menghadapi kesulitan (misalnya sakit, kehilangan, atau kegagalan) dan bertanya, 'Apa yang akan kalian lakukan jika kalian ada di posisi tersebut? Mengapa penting untuk tidak menyerah?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis pentingnya pengharapan dan mulai merancang karya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik dibagi dalam kelompok. Setiap kelompok diberikan studi kasus singkat tentang kesulitan hidup yang mungkin dihadapi anak seusia mereka. Mereka berdiskusi tentang bagaimana pengharapan dapat membantu mengatasi kesulitan tersebut, apa saja sumber pengharapan, dan mengapa pengharapan itu penting. Guru membimbing diskusi agar peserta didik dapat mengaitkan pengharapan dengan iman dan tindakan nyata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitBerdasarkan diskusi, setiap kelompok merancang sebuah karya sederhana (misalnya poster, puisi, lagu pendek, atau sketsa drama) yang menggambarkan pentingnya pengharapan di tengah kesulitan. Mereka harus memikirkan pesan yang ingin disampaikan dan bagaimana karya tersebut dapat menginspirasi orang lain untuk berpengharapan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mempresentasikan rancangan karyanya di depan kelas. Guru dan peserta didik lain memberikan masukan konstruktif. Guru menguatkan bahwa pengharapan bukan berarti tidak ada masalah, tetapi keyakinan bahwa Tuhan selalu menyertai dan memberikan jalan keluar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitGuru memberikan motivasi agar peserta didik terus mengembangkan ide karyanya di rumah. Guru mengapresiasi semangat dan kreativitas mereka. Doa penutup dipimpin bersama, memohon agar Tuhan senantiasa menumbuhkan pengharapan dalam hati.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Membuat dan mempresentasikan karya tentang pengharapan, serta mempraktikkan sikap hidup berpengharapan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitGuru menyambut peserta didik dengan salam dan doa. Guru mengajak peserta didik untuk berbagi pengalaman singkat tentang bagaimana mereka menerapkan pengharapan dalam kehidupan mereka seminggu terakhir. Guru mengingatkan kembali tujuan proyek karya tentang pengharapan dan menyampaikan bahwa hari ini adalah puncak dari proyek tersebut, di mana mereka akan menyelesaikan dan mempresentasikan karya mereka.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik dalam kelompok melanjutkan penyelesaian karya mereka (poster, puisi, lagu, atau sketsa drama) yang telah dirancang pada pertemuan sebelumnya. Guru berkeliling memberikan bimbingan, memastikan pesan pengharapan tersampaikan dengan jelas dan kreatif. Guru juga mendorong mereka untuk saling membantu dan berkolaborasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas. Setelah presentasi, mereka juga diminta untuk berbagi bagaimana proses pembuatan karya ini menumbuhkan pengharapan dalam diri mereka dan bagaimana mereka bisa mempraktikkan hidup berpengharapan dalam tindakan nyata sehari-hari, misalnya melalui doa dan kepedulian terhadap teman yang kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menitSetelah semua presentasi, guru memimpin diskusi reflektif tentang pelajaran yang didapat dari proyek ini. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya pengharapan sebagai kekuatan hidup dan bagaimana pengharapan yang bersumber dari Tuhan dapat membawa dampak positif bagi diri sendiri dan orang lain. Guru juga memberikan umpan balik positif atas kreativitas dan kerja sama peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitGuru mengajak peserta didik untuk merayakan keberhasilan proyek ini dengan tepuk tangan dan apresiasi. Guru menekankan bahwa pengharapan adalah hadiah dari Tuhan yang harus terus dipelihara. Guru memimpin doa syukur dan menyampaikan pesan agar peserta didik terus menjadi pembawa pengharapan di mana pun mereka berada.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi sumber dan wujud pengharapan dalam kehidupan sehari-hari.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, gunting, lem, gambar-gambar inspiratif

Langkah kerja:

  1. Bacalah kembali kisah tokoh Alkitab yang telah didiskusikan.
  2. Identifikasi minimal 3 janji Tuhan yang menjadi dasar pengharapan tokoh tersebut.
  3. Tuliskan 2-3 contoh situasi sulit dalam hidup yang bisa diatasi dengan pengharapan.
  4. Gambarkan satu simbol yang mewakili pengharapan bagimu dan jelaskan artinya.
  5. Diskusikan dengan kelompok, bagaimana kalian bisa menjadi pembawa pengharapan bagi teman atau keluarga.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang kata 'pengharapan'?
  2. Pernahkah kamu merasa putus asa? Apa yang kamu lakukan saat itu?
  3. Menurutmu, apakah penting memiliki harapan dalam hidup? Mengapa?
  4. Siapa yang memberimu harapan saat kamu merasa sedih atau takut?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kontribusi mereka dalam pembuatan karya proyek.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya proyek tentang pengharapan dan presentasi kelompok, serta jawaban esai pada tes tertulis.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi contoh-contoh hidup berpengharapan dalam Alkitab dan kehidupan sehari-hari.Makna dan contoh pengharapan dalam Alkitab dan kehidupan.4 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menjelaskan makna pengharapan Kristen sebagai keyakinan pada janji Allah dan menganalisis pentingnya memiliki pengharapan di tengah kesulitan hidup.Konsep pengharapan Kristen dan fungsinya dalam menghadapi kesulitan.4 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Merancang dan membuat karya sederhana yang menggambarkan tema pengharapan serta mempraktikkan sikap hidup berpengharapan melalui doa dan tindakan nyata peduli sesama.Implementasi pengharapan melalui karya dan tindakan nyata.4 JPkreativitas, kolaborasi, keimanan dan ketakwaan
Halaman 9 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Hidup ini penuh dengan berbagai peristiwa, ada yang menyenangkan, ada pula yang membuat kita sedih atau khawatir. Namun, sebagai anak-anak Tuhan, kita diajak untuk selalu memiliki pengharapan. Pengharapan bukan sekadar keinginan, melainkan keyakinan teguh bahwa Tuhan selalu menyertai dan memiliki rencana indah bagi kita, bahkan di saat-saat tersulit sekalipun.

1. Apa Itu Pengharapan Kristen?
Pengharapan Kristen adalah keyakinan yang kuat pada janji-janji Allah. Ini berbeda dengan harapan biasa yang mungkin hanya sekadar ingin sesuatu terjadi. Pengharapan Kristen didasarkan pada karakter Allah yang setia dan kuasa-Nya yang tak terbatas. Kita percaya bahwa Allah akan menepati setiap firman-Nya, dan ini memberi kita kekuatan untuk menghadapi masa depan tanpa takut. Pengharapan ini tidak membuat kita pasif, melainkan mendorong kita untuk bertindak dengan iman, mengetahui bahwa Tuhan bekerja bersama kita. Ini adalah jangkar jiwa kita, yang teguh dan pasti, seperti yang tertulis dalam Ibrani 6:19.

2. Tokoh-tokoh Alkitab yang Berpengharapan
Sepanjang Alkitab, kita menemukan banyak tokoh yang hidupnya menjadi teladan pengharapan. Nuh tetap membangun bahtera meskipun belum ada tanda-tanda hujan, percaya pada perintah Tuhan. Abraham meninggalkan negerinya menuju tanah yang tidak ia ketahui, berpegang pada janji Tuhan akan keturunannya. Yusuf mengalami banyak penderitaan, namun ia tidak kehilangan pengharapan bahwa Tuhan memiliki tujuan baik di balik semua itu. Demikian pula Daud, yang sering menghadapi musuh dan kesulitan, tetapi selalu menaruh pengharapannya pada Tuhan yang adalah gunung batunya. Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa pengharapan sejati tumbuh di tengah tantangan.

3. Pentingnya Pengharapan dalam Hidup Kita
Memiliki pengharapan sangat penting karena ia memberi kita kekuatan untuk terus maju saat kita merasa lelah atau putus asa. Pengharapan membuat kita melihat melampaui masalah hari ini menuju solusi yang akan diberikan Tuhan. Ia membantu kita tetap positif, gigih, dan tidak mudah menyerah. Tanpa pengharapan, hidup terasa hampa dan tanpa arah. Dengan pengharapan, kita tahu bahwa setiap kesulitan adalah kesempatan bagi Tuhan untuk menunjukkan kebesaran-Nya, dan bahwa di akhir perjalanan, kebaikan Tuhan akan selalu menyertai kita.

4. Bagaimana Menumbuhkan Pengharapan?
Pengharapan dapat ditumbuhkan melalui beberapa cara. Pertama, dengan membaca dan merenungkan Firman Tuhan, karena Firman-Nya adalah sumber janji dan kekuatan. Kedua, melalui doa yang sungguh-sungguh, menyampaikan segala kekhawatiran dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Ketiga, dengan mengingat pengalaman masa lalu di mana Tuhan telah menolong kita. Keempat, dengan melihat teladan orang-orang percaya di sekitar kita yang hidupnya memancarkan pengharapan. Kelima, dengan melayani dan berbagi kasih dengan sesama, karena saat kita memberi, kita juga menerima sukacita dan pengharapan dari Tuhan.

Rangkuman: Hidup berpengharapan adalah keyakinan teguh pada janji dan kasih setia Tuhan, yang menjadi jangkar jiwa kita dalam menghadapi segala tantangan. Tokoh-tokoh Alkitab seperti Nuh, Abraham, dan Yusuf menunjukkan bagaimana pengharapan memampukan mereka melewati kesulitan. Pengharapan memberi kita kekuatan, motivasi, dan optimisme. Kita dapat menumbuhkan pengharapan melalui Firman Tuhan, doa, mengingat kebaikan Tuhan, dan melayani sesama.

Halaman 10 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PengharapanKeyakinan teguh pada janji-janji Tuhan yang akan digenapi.
ImanDasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Janji AllahPerkataan atau komitmen dari Tuhan yang pasti akan dipenuhi.
KesulitanSituasi atau masalah yang menantang dan membutuhkan usaha untuk mengatasinya.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Hidup Berpengharapan" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Hidup Berpengharapan — pratinjau tuntas.org

1 Materi Pendidikan Agama Kristen Terkait

Gereja dan PelayanannyaPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDIbadah yang SejatiPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDMelayani MasyarakatPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDMenjadi Terang dan Garam DuniaPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDPersiapan Remaja KristenPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDTokoh Iman Perjanjian BaruPendidikan Agama Kristen Kelas VI SD

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen Hidup Berpengharapan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi Pendidikan Agama Kristen Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.