Modul ajar Pendidikan Pancasila SD kelas III materi Makna Sila-sila Pancasila lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Makna Sila-sila Pancasila |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 35 menit = 105 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik membuat poster |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal simbol burung Garuda Pancasila dan nama lima sila Pancasila.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, penalaran kritis, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menerapkan makna simbol dan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pancasila memiliki lima sila yang masing-masing dilambangkan dengan simbol seperti bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas. |
| Konseptual | Setiap sila Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan makna setiap sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan mengamalkan Pancasila sebagai pedoman hidup untuk menciptakan kerukunan dan keadilan. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami makna setiap sila Pancasila membantu kita menjadi warga negara Indonesia yang baik, mampu hidup rukun, dan saling menghargai perbedaan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa Pancasila penting bagi negara kita dan bagaimana kita bisa menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik membuat poster |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis deskripsi makna sila dan contoh perilakunya untuk poster. Seni Budaya: Membuat poster dengan desain yang menarik dan kreatif untuk menyampaikan pesan makna Pancasila. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan anak di rumah tentang contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan keluarga sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan pameran poster, dengan akses ke bahan-bahan seni seperti kertas, pensil warna, dan spidol. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat mencari gambar-gambar simbol Pancasila atau contoh penerapan sila Pancasila di internet (dengan pendampingan guru) untuk inspirasi poster. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat menjelaskan makna sila pertama dan kedua Pancasila dengan contoh nyata serta mengidentifikasi makna sila kedua Pancasila melalui diskusi kelompok. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa. Mengecek kehadiran. Mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Garuda Pancasila'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami makna sila pertama dan kedua Pancasila dan bertanya: 'Siapa yang tahu apa arti bintang pada Pancasila?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mengamati gambar simbol sila pertama dan kedua Pancasila. Guru memfasilitasi diskusi tentang apa yang mereka ketahui tentang simbol-simbol tersebut dan nilai apa yang terkandung di dalamnya, mengaitkan dengan pengalaman mereka beribadah atau saling membantu. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik secara berpasangan mencari contoh perilaku yang mencerminkan sila pertama dan kedua Pancasila di lingkungan sekolah dan rumah, lalu menuliskannya di lembar kerja yang disediakan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Beberapa pasangan mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang makna Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik bersama guru membuat kesimpulan singkat tentang makna sila 1 dan 2. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh lain. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa serta salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Cooperative Learning (Jigsaw) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat menganalisis makna sila ketiga dan keempat Pancasila dalam konteks persatuan serta menerapkan makna sila keempat Pancasila dalam pengambilan keputusan sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa. Mengecek kehadiran. Mengulas kembali makna sila 1 dan 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami makna sila ketiga dan keempat Pancasila dan bertanya: 'Bagaimana cara agar kita selalu bersatu di sekolah?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok ahli untuk mendalami makna sila ketiga atau keempat Pancasila dari bahan bacaan yang berbeda. Setiap kelompok ahli mendiskusikan pemahaman mereka tentang sila tersebut, termasuk contoh penerapannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setelah diskusi kelompok ahli, peserta didik kembali ke kelompok asal. Setiap anggota kelompok ahli menjelaskan makna sila yang telah dipelajari kepada anggota kelompok asal lainnya. Mereka kemudian berdiskusi tentang bagaimana menerapkan sila ketiga dan keempat dalam kegiatan sekolah atau keluarga, seperti musyawarah untuk menentukan piket kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang penerapan sila ketiga dan keempat. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi jika ada miskonsepsi, dan memberikan penguatan tentang pentingnya persatuan dan musyawarah. Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang aktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya persatuan dan musyawarah. Guru menginformasikan bahwa pertemuan selanjutnya akan membahas sila kelima dan membuat proyek. Guru menutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat menyimpulkan makna sila kelima Pancasila melalui pembuatan poster dan mengaplikasikan pemahaman makna seluruh sila Pancasila. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa. Mengecek kehadiran. Mengulas singkat makna sila 1-4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami makna sila kelima dan membuat proyek poster, serta bertanya: 'Menurutmu, apa itu keadilan?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru menjelaskan makna sila kelima Pancasila dengan contoh-contoh konkret di kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan keadilan sosial, seperti berbagi tugas, antre, atau hak dan kewajiban yang sama. Peserta didik dapat bertanya dan berdiskusi singkat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik secara berkelompok merancang dan membuat poster sederhana tentang 'Makna Sila-sila Pancasila'. Setiap kelompok memilih satu atau dua sila yang paling menarik bagi mereka, menuliskan makna sila tersebut, dan memberikan contoh perilaku yang sesuai, dilengkapi dengan gambar atau sketsa. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok memamerkan dan mempresentasikan poster mereka di depan kelas. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami dan mengamalkan seluruh sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan keseluruhan makna sila Pancasila dan pentingnya mengamalkannya. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik dalam membuat poster. Guru memberikan tindak lanjut berupa penempelan poster di mading kelas. Guru menutup dengan doa dan salam yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Kertas A4, pensil, pensil warna/spidol
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil kerja kelompok pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian poster 'Makna Sila-sila Pancasila' berdasarkan kesesuaian isi, kreativitas, dan kerapian.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan makna sila pertama Pancasila dengan contoh nyata. | Makna Sila Pertama | 3 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi makna sila kedua Pancasila melalui diskusi kelompok. | Makna Sila Kedua | 3 JP | Kolaborasi, Kewargaan |
| 3 | Menganalisis makna sila ketiga, keempat, dan kelima Pancasila dalam konteks persatuan dan keadilan. | Makna Sila Ketiga, Keempat, Kelima | 3 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi, Kewargaan |
Pancasila adalah dasar negara kita, Indonesia. Ada lima sila dalam Pancasila. Setiap sila punya makna yang sangat penting untuk kita semua. Dengan memahami makna Pancasila, kita bisa menjadi anak Indonesia yang baik, saling menyayangi, dan menjaga kerukunan di mana pun kita berada. Ayo kita pelajari makna setiap sila Pancasila!
1. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila pertama Pancasila dilambangkan dengan bintang berwarna emas. Makna sila ini adalah kita percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita bebas memilih agama dan beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Contoh perilakunya adalah rajin berdoa, menghargai teman yang berbeda agama, dan tidak mengganggu orang lain yang sedang beribadah. Dengan begitu, kita bisa hidup rukun meskipun berbeda keyakinan.
2. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Sila kedua dilambangkan dengan rantai emas yang saling sambung-menyambung. Rantai ini melambangkan bahwa kita semua adalah manusia yang setara dan harus saling membantu. Makna sila ini adalah kita harus bersikap adil, saling menyayangi, dan menghormati hak orang lain. Contohnya adalah menolong teman yang kesulitan, tidak mengejek, dan memperlakukan semua orang dengan baik tanpa memandang perbedaan.
3. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Pohon beringin adalah lambang sila ketiga. Pohon beringin yang besar dan berakar kuat melambangkan persatuan seluruh rakyat Indonesia. Meskipun kita berbeda suku, bahasa, dan budaya, kita harus tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia. Contoh perilaku yang mencerminkan sila ini adalah tidak bertengkar, menjaga nama baik bangsa, dan bangga menggunakan produk dalam negeri. Bersatu membuat kita kuat.
4. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila keempat Pancasila dilambangkan dengan kepala banteng. Banteng suka berkumpul, seperti rakyat Indonesia yang suka bermusyawarah untuk mencapai mufakat. Makna sila ini adalah setiap keputusan penting harus diambil dengan musyawarah atau diskusi bersama. Contohnya adalah memilih ketua kelas, berdiskusi kelompok, dan menerima hasil keputusan bersama dengan lapang dada. Semua harus didiskusikan dengan bijak.
5. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Sila kelima dilambangkan dengan padi dan kapas. Padi dan kapas melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Makna sila ini adalah semua rakyat Indonesia berhak mendapatkan keadilan dan hidup sejahtera. Contoh perilakunya adalah bersikap adil kepada semua teman, berbagi dengan yang membutuhkan, dan tidak boros agar bisa membantu sesama. Keadilan untuk semua tanpa terkecuali.
Rangkuman: Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang memiliki lima sila. Setiap sila memiliki makna penting untuk kehidupan kita. Sila pertama tentang kepercayaan kepada Tuhan, sila kedua tentang kemanusiaan yang adil, sila ketiga tentang persatuan, sila keempat tentang musyawarah, dan sila kelima tentang keadilan sosial. Dengan memahami dan mengamalkan Pancasila, kita akan menjadi warga negara yang baik dan menciptakan Indonesia yang rukun serta sejahtera.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pancasila | Dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila. |
| Sila | Dasar atau asas. |
| Musyawarah | Pembahasan bersama untuk mencapai keputusan mufakat. |
| Keadilan | Sikap tidak memihak, sama rata, tidak berat sebelah. |
| Persatuan | Gabungan (ikatan, kumpulan, dsb) beberapa bagian yang sudah bersatu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Makna Sila-sila Pancasila" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.