Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas IV
Keragaman Budaya Indonesia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Keragaman Budaya Indonesia |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal beberapa contoh kebudayaan yang ada di lingkungan sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menyajikan keberagaman budaya Indonesia sebagai identitas bangsa, serta menunjukkan sikap toleransi dan menghargai perbedaan sebagai wujud pengalaman nilai-nilai Pancasila. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Indonesia memiliki ribuan suku bangsa dengan berbagai macam rumah adat, pakaian adat, tarian, lagu daerah, dan bahasa daerah yang berbeda-beda. |
| Konseptual | Keragaman budaya adalah kekayaan yang menjadi identitas bangsa Indonesia dan harus dijaga serta dilestarikan sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menyajikan informasi tentang keragaman budaya Indonesia melalui proyek kolaborasi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya menghargai setiap perbedaan budaya sebagai modal persatuan bangsa dan bagaimana mereka bisa berkontribusi dalam melestarikannya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai bentuk keragaman budaya Indonesia (rumah adat, pakaian adat, tarian daerah, lagu daerah) secara tepat.
- Menjelaskan makna Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks keragaman budaya Indonesia dengan benar.
- Menganalisis pentingnya sikap toleransi dan menghargai keragaman budaya untuk menjaga persatuan bangsa.
- Membuat peta pikiran (mind map) atau poster tentang keragaman budaya Indonesia dengan kreatif dan informatif.
- Mempresentasikan hasil proyek tentang keragaman budaya Indonesia di depan kelas dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Keragaman budaya di Indonesia adalah anugerah Tuhan yang harus kita syukuri dan lestarikan. Dengan memahami dan menghargai keragaman, kita turut menjaga persatuan bangsa.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa meskipun kita semua orang Indonesia, tetapi kita punya baju adat, rumah adat, dan tarian yang berbeda-beda?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Mengenal dan mengapresiasi bentuk-bentuk seni daerah seperti tarian, lagu, dan pakaian adat. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyajikan informasi secara lisan dan tulisan melalui presentasi dan pembuatan poster/peta pikiran. Ilmu Pengetahuan Sosial: Mempelajari letak geografis daerah-daerah di Indonesia dan hubungannya dengan keragaman budaya yang muncul. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan asal-usul budaya keluarga mereka atau membantu mencari informasi tentang budaya daerah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan poster atau gambar-gambar keragaman budaya Indonesia, serta memanfaatkan perpustakaan sekolah untuk mencari buku-buku referensi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan tablet/laptop untuk mengakses video tari daerah, lagu daerah, atau situs web yang menampilkan informasi rumah adat dan pakaian adat Indonesia. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk keragaman budaya Indonesia (rumah adat, pakaian adat, tarian daerah, lagu daerah) secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian menampilkan gambar atau video singkat tentang festival budaya di Indonesia. Guru mengajak peserta didik berdiskusi tentang apa yang mereka lihat dan bertanya, 'Apa saja yang berbeda dari gambar ini?' Selanjutnya, guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal keragaman budaya Indonesia dan bagaimana proses belajarnya nanti. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati berbagai gambar dan video keragaman budaya Indonesia (rumah adat, pakaian adat, tarian, lagu daerah) dari berbagai provinsi. Mereka diajak untuk menggali informasi dari buku atau sumber digital tentang ciri khas dari setiap budaya yang diamati, misalnya 'Apa nama rumah adat ini? Dari mana asalnya?'. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja (LKPD) yang berisi tabel untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis-jenis keragaman budaya berdasarkan asal daerahnya. Mereka berdiskusi dan mencatat temuan-temuan mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang berbagai bentuk keragaman budaya Indonesia. Peserta didik diajak untuk menyimpulkan bersama apa saja yang telah mereka pelajari tentang keragaman budaya hari ini. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Bersama-sama menyanyikan lagu daerah singkat, lalu guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan makna Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks keragaman budaya Indonesia dengan benar dan menganalisis pentingnya sikap toleransi dan menghargai keragaman budaya untuk menjaga persatuan bangsa. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas sedikit materi pertemuan sebelumnya tentang jenis-jenis keragaman budaya. Guru kemudian menunjukkan sebuah ilustrasi atau cerita pendek tentang anak-anak dari daerah berbeda yang awalnya sulit berteman karena perbedaan, lalu menemukan cara untuk saling menghargai. Guru bertanya, 'Menurut kalian, apa yang harus mereka lakukan agar bisa berteman baik?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini adalah memahami arti penting Bhinneka Tunggal Ika dan sikap toleransi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak berdiskusi tentang makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu). Guru memberikan contoh-contoh nyata bagaimana perbedaan budaya bisa menjadi kekuatan jika disikapi dengan toleransi. Peserta didik menonton video pendek tentang dampak positif dan negatif dari sikap menerima atau menolak perbedaan budaya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik diberi studi kasus atau skenario tentang konflik kecil akibat perbedaan budaya. Mereka bertugas menganalisis studi kasus tersebut dan merumuskan solusi yang menunjukkan sikap toleransi dan saling menghargai. Mereka juga mulai merancang konsep peta pikiran atau poster untuk proyek akhir. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis studi kasus dan solusi mereka, serta menunjukkan rancangan awal proyek mereka. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman tentang Bhinneka Tunggal Ika dan pentingnya toleransi, serta memberikan panduan untuk penyelesaian proyek. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan pujian atas ide-ide kreatif peserta didik. Guru mengingatkan untuk melanjutkan proyek peta pikiran/poster di rumah dan mempersiapkan presentasi. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis-jenis keragaman budaya Indonesia berdasarkan asal daerahnya.
Alat & bahan: Gambar-gambar keragaman budaya (rumah adat, pakaian, tarian, lagu), alat tulis, buku sumber/internet
Langkah kerja:
- Lengkapi asal daerah setiap rumah adat pada tabel berikut.
Gambar 1. Tabel - Amati gambar-gambar keragaman budaya yang disediakan guru.
- Diskusikan dengan kelompokmu, identifikasi nama dan asal daerah setiap budaya.
- Catat hasil diskusimu ke dalam tabel yang tersedia.
- Tuliskan satu fakta menarik yang kalian temukan tentang salah satu budaya.
- Siap-siap untuk mempresentasikan hasil kerjamu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 2 contoh budaya yang kamu ketahui!
- Dari mana asal budaya tersebut?
- Apakah di kelas kita ada teman yang berasal dari daerah berbeda?
- Menurutmu, apakah perbedaan itu baik atau tidak?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi informasi, dan kerja sama dalam menyelesaikan LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek peta pikiran/poster dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk keragaman budaya Indonesia (rumah adat, pakaian adat, tarian daerah, lagu daerah) secara tepat. | Jenis-jenis keragaman budaya Indonesia. | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
| 2 | Menjelaskan makna Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks keragaman budaya Indonesia dengan benar. | Makna Bhinneka Tunggal Ika. | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis pentingnya sikap toleransi dan menghargai keragaman budaya untuk menjaga persatuan bangsa. | Pentingnya toleransi dan persatuan. | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
| 4 | Membuat peta pikiran (mind map) atau poster dan mempresentasikannya. | Proyek keragaman budaya dan presentasi. | 2 JP | kreativitas, komunikasi |
Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Kekayaan kita tidak hanya berupa sumber daya alam, tetapi juga keberagaman budayanya. Ada banyak suku bangsa, bahasa, rumah adat, pakaian adat, tarian, dan lagu daerah yang berbeda-beda. Semua perbedaan ini adalah anugerah Tuhan yang membuat Indonesia menjadi unik dan istimewa. Mari kita belajar lebih jauh tentang kekayaan budaya kita dan bagaimana cara menjaganya!
1. Mengenal Berbagai Suku Bangsa di Indonesia
Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa! Setiap suku memiliki ciri khasnya sendiri. Misalnya, ada suku Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Bugis, Asmat, dan masih banyak lagi. Mereka tersebar dari Sabang sampai Merauke. Perbedaan suku ini membuat Indonesia sangat berwarna. Meskipun berbeda, kita semua adalah warga negara Indonesia. Kita harus bangga dan saling menghargai satu sama lain.
2. Rumah Adat dan Pakaian Adat yang Unik
Setiap daerah di Indonesia punya rumah adat yang bentuknya unik dan indah. Contohnya, Rumah Gadang dari Sumatera Barat, Honai dari Papua, atau Joglo dari Jawa Tengah. Begitu juga dengan pakaian adatnya. Ada Baju Bodo dari Sulawesi Selatan, Ulos dari Sumatera Utara, atau Kebaya dari Jawa. Pakaian adat ini biasanya dipakai saat upacara adat atau acara penting lainnya. Setiap rumah dan pakaian adat memiliki makna dan filosofi tersendiri.
3. Tarian dan Lagu Daerah yang Meriah
Indonesia juga kaya akan tarian daerah dan lagu daerah. Tarian daerah biasanya menceritakan kisah atau menggambarkan kehidupan masyarakat setempat. Contohnya Tari Saman dari Aceh, Tari Pendet dari Bali, atau Tari Jaipong dari Jawa Barat. Lagu daerah juga tak kalah menarik, seperti 'Apuse' dari Papua atau 'Cublak-Cublak Suweng' dari Jawa Tengah. Semua ini adalah warisan budaya yang harus kita lestarikan.
4. Bahasa Daerah dan Makanan Khas
Selain itu, ada ratusan bahasa daerah yang digunakan di Indonesia, seperti Bahasa Jawa, Bahasa Sunda, Bahasa Batak, dan Bahasa Bali. Meskipun bahasa nasional kita adalah Bahasa Indonesia, bahasa daerah tetap penting untuk menjaga identitas suku. Makanan khas daerah juga menjadi bagian dari keragaman budaya, seperti Rendang dari Sumatera Barat, Gudeg dari Yogyakarta, atau Papeda dari Papua. Semuanya lezat dan patut dicicipi!
5. Bhinneka Tunggal Ika: Berbeda tapi Tetap Satu
Semua keragaman ini disatukan oleh semboyan bangsa kita, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, yang artinya 'Berbeda-beda tetapi tetap satu'. Semboyan ini mengingatkan kita bahwa meskipun kita memiliki banyak perbedaan budaya, kita tetap satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kita harus saling menghargai, menghormati, dan tidak membeda-bedakan teman yang berbeda suku atau budaya. Sikap toleransi sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
Rangkuman: Indonesia adalah negara dengan keragaman budaya yang luar biasa, meliputi suku bangsa, rumah adat, pakaian adat, tarian, lagu, bahasa, dan makanan khas. Semua keragaman ini adalah kekayaan yang harus kita syukuri dan lestarikan. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita belajar untuk saling menghargai dan bertoleransi terhadap perbedaan, demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Keragaman Budaya | Perbedaan adat istiadat, bahasa, seni, dan cara hidup masyarakat. |
| Bhinneka Tunggal Ika | Semboyan bangsa Indonesia yang berarti 'Berbeda-beda tetapi tetap satu'. |
| Toleransi | Sikap menghargai dan menerima perbedaan pendapat, keyakinan, atau kebiasaan orang lain. |
| Suku Bangsa | Golongan manusia yang memiliki latar belakang sejarah, bahasa, dan adat istiadat yang sama. |
| Rumah Adat | Bangunan tradisional yang memiliki ciri khas daerah tertentu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Keragaman Budaya Indonesia" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Keragaman Budaya Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Mengenal Lingkungan SekitarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAku Anak yang DisiplinBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Kerja Sama di LingkungankuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPancasila dalam DirikuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Keberagaman Budaya IndonesiaPendidikan Pancasila Kelas IV SDBAB 1 Aku Anak yang DisiplinPendidikan Pancasila Kelas IV SDmengenal karakter para perumus Pancasila;Pendidikan Pancasila Kelas IV SDMENGENAL LINGKUNGAN SEKITARKUPendidikan Pancasila Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keragaman Budaya Indonesia pada Pendidikan Pancasila SD, Fase B, elemen Pancasila.
Modul Keragaman Budaya Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas IV SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Keragaman Budaya Indonesia ini gratis?
Ya. Modul Keragaman Budaya Indonesia untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Keragaman Budaya Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Keragaman Budaya Indonesia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keragaman Budaya Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Keragaman Budaya Indonesia ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keragaman Budaya Indonesia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keragaman Budaya Indonesia untuk Pendidikan Pancasila kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Keragaman Budaya Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keragaman Budaya Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Keragaman Budaya Indonesia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.