Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas V
Penerapan Nilai Pancasila
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Penerapan Nilai Pancasila |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami simbol dan makna sila-sila Pancasila. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata penerapan nilai Pancasila dapat dilihat dalam kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar atau musyawarah di kelas. |
| Konseptual | Penerapan nilai Pancasila adalah tindakan nyata yang mencerminkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan masyarakat yang harmonis. |
| Prosedural | Langkah-langkah untuk menerapkan nilai Pancasila meliputi mengidentifikasi nilai, merencanakan tindakan, dan melaksanakan perilaku yang sesuai. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman nilai Pancasila membantu mereka mengambil keputusan yang baik dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dan rumah.
- Menganalisis dampak positif penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap kehidupan bermasyarakat.
- Merancang proyek sederhana yang menunjukkan penerapan salah satu nilai Pancasila di lingkungan sekitar.
- Mempresentasikan hasil proyek penerapan nilai Pancasila dengan percaya diri dan bertanggung jawab.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa nilai-nilai Pancasila bukan hanya teori, tetapi pedoman praktis yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan mereka untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan presentasi, penulisan laporan proyek, dan diskusi kelompok secara efektif. Seni Budaya dan Prakarya: Mendesain poster, membuat sketsa proyek, atau menciptakan drama pendek yang berkaitan dengan penerapan nilai Pancasila. Matematika: Menghitung anggaran sederhana jika proyek melibatkan pengumpulan dana atau barang. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan pengalaman penerapan nilai Pancasila di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta mendukung pelaksanaan proyek sederhana di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata nyaman untuk diskusi kelompok, tersedia area untuk memajang poster proyek, dan akses ke perpustakaan sekolah untuk mencari referensi tambahan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan tablet atau komputer untuk mencari contoh video/gambar penerapan nilai Pancasila, membuat presentasi digital sederhana, atau menggunakan aplikasi pengolah kata untuk menulis laporan proyek. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dan rumah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik dengan salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran. Kemudian, guru mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik melalui pertanyaan 'Apa yang kalian rasakan saat melihat teman berbagi makanan?' dilanjutkan penyampaian tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar atau video pendek tentang aktivitas sehari-hari di sekolah dan rumah, lalu mengidentifikasi perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila serta mendiskusikannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi tabel identifikasi perilaku Pancasila dengan contoh konkret dari hasil pengamatan mereka, kemudian menuliskan mengapa perilaku tersebut sesuai dengan nilai Pancasila. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi, serta mengajak peserta didik menyimpulkan pentingnya mengenali nilai Pancasila. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting pelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, mengingatkan untuk terus mengamati lingkungan sekitar, dan menutup dengan doa serta salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis dampak positif penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap kehidupan bermasyarakat dan merancang proyek sederhana yang menunjukkan penerapan salah satu nilai Pancasila. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa, mengecek kehadiran, serta mengulas singkat materi sebelumnya tentang identifikasi nilai Pancasila. Guru kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memotivasi peserta didik dengan cerita singkat tentang manfaat gotong royong. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus atau skenario masalah sosial yang terjadi di masyarakat, kemudian mengidentifikasi bagaimana penerapan nilai Pancasila dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut dan mendiskusikan dampaknya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok merancang sebuah proyek sederhana (misalnya, membuat poster ajakan, membuat skenario drama pendek, atau merencanakan kegiatan sosial kecil) yang menunjukkan penerapan salah satu nilai Pancasila di lingkungan sekolah atau rumah, lengkap dengan tujuan dan langkah-langkahnya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan rancangan proyek mereka. Kelompok lain memberikan masukan dan saran konstruktif. Guru memberikan umpan balik, mengarahkan, dan memastikan setiap rancangan proyek relevan dengan nilai Pancasila serta memiliki dampak positif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan tentang pentingnya merencanakan tindakan yang sesuai nilai Pancasila. Guru memberikan motivasi untuk melaksanakan proyek dengan semangat, mengingatkan tugas tindak lanjut, dan menutup pelajaran dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai konteks kehidupan.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, spidol, gambar/foto kegiatan sehari-hari
Langkah kerja:
- Amati gambar atau baca deskripsi singkat tentang kegiatan sehari-hari yang diberikan.
- Diskusikan dengan kelompok, nilai Pancasila apa yang tercermin dalam setiap kegiatan tersebut.
- Tuliskan contoh perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila dari kegiatan yang diamati.
- Jelaskan dampak positif atau negatif dari perilaku tersebut bagi lingkungan sekitar.
- Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Pancasila?
- Sebutkan salah satu contoh sikap gotong royong di lingkungan sekolah!
- Mengapa penting untuk saling menghargai perbedaan pendapat?
- Apa saja nilai-nilai baik yang diajarkan oleh Pancasila?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan menganalisis studi kasus, dan kolaborasi dalam merancang proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek (poster/skenario/laporan) dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila | Penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari | 2 JP | kewargaan |
| 2 | Menganalisis dampak positif penerapan nilai-nilai Pancasila | Dampak penerapan nilai Pancasila | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merancang dan mempresentasikan proyek penerapan nilai Pancasila | Proyek penerapan nilai Pancasila | 2 JP | kolaborasi, kreativitas |
Pancasila adalah dasar negara kita yang memiliki lima sila. Setiap sila mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, kita turut serta menciptakan kehidupan yang rukun, damai, dan sejahtera. Modul ini akan membimbingmu memahami dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
1. Pentingnya Penerapan Nilai Pancasila
Penerapan nilai Pancasila sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan menerapkan Pancasila, kita akan memiliki karakter yang baik, seperti jujur, bertanggung jawab, adil, dan peduli. Nilai-nilai ini akan membantu kita dalam berinteraksi dengan orang lain, menyelesaikan masalah, dan membangun masyarakat yang lebih baik. Contohnya, saat musyawarah, kita belajar menghargai pendapat orang lain.
2. Penerapan Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila 1)
Sila pertama mengajarkan kita untuk percaya dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing. Contoh penerapan nilai ini adalah rajin beribadah, menghormati teman yang berbeda agama, dan tidak memaksakan agama kepada orang lain. Kita juga harus menjaga kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekitar.
3. Penerapan Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (Sila 2)
Sila kedua mengajarkan kita untuk memperlakukan semua orang dengan adil dan manusiawi. Contoh penerapannya adalah menolong teman yang kesulitan, tidak membeda-bedakan teman berdasarkan suku atau agama, menjenguk teman yang sakit, dan bersikap sopan santun kepada siapa pun. Kita juga harus berani membela kebenaran dan keadilan.
4. Penerapan Nilai Persatuan Indonesia (Sila 3)
Sila ketiga mengajarkan kita untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Contoh penerapannya adalah tidak bertengkar dengan teman, bermain bersama tanpa memandang perbedaan, bangga menggunakan produk dalam negeri, dan ikut serta dalam kegiatan kebersihan lingkungan bersama-sama. Persatuan membuat kita kuat.
5. Penerapan Nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan (Sila 4)
Sila keempat mengajarkan kita untuk selalu menyelesaikan masalah melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Contoh penerapannya adalah bermusyawarah saat memilih ketua kelas, menghargai keputusan bersama, dan tidak memaksakan kehendak pribadi. Setiap keputusan yang diambil harus untuk kepentingan bersama.
6. Penerapan Nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia (Sila 5)
Sila kelima mengajarkan kita untuk bersikap adil kepada semua orang dan menjaga keseimbangan hak serta kewajiban. Contoh penerapannya adalah berbagi tugas piket secara adil, tidak mengambil hak orang lain, menghormati hak milik orang lain, dan ikut serta dalam kegiatan sosial yang membantu sesama. Keadilan harus dirasakan oleh semua.
7. Dampak Positif Penerapan Nilai Pancasila
Penerapan nilai Pancasila membawa banyak dampak positif. Di sekolah, kelas menjadi lebih rukun dan nyaman untuk belajar. Di rumah, keluarga menjadi lebih harmonis. Di masyarakat, tercipta lingkungan yang aman, damai, dan saling membantu. Dengan demikian, penerapan Pancasila membantu kita menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab, serta membangun Indonesia yang lebih maju.
Rangkuman: Penerapan nilai Pancasila adalah tindakan nyata mewujudkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari beriman kepada Tuhan, bersikap adil, menjaga persatuan, bermusyawarah, hingga berlaku adil. Dengan mempraktikkan nilai-nilai ini, kita berkontribusi menciptakan kehidupan yang harmonis, damai, dan sejahtera di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pancasila | Dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila. |
| Musyawarah | Pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan bersama. |
| Gotong Royong | Bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. |
| Mufakat | Kesepakatan bersama yang dicapai melalui musyawarah. |
| Toleransi | Sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Penerapan Nilai Pancasila" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Penerapan Nilai Pancasila yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 materi · siap dibuatkan
Pancasila dalam KehidupankuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisNorma dalam KehidupankuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Keragaman Budaya IndonesiakuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAku dan Lingkungan SekitarkuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Kronologi Sejarah Kelahiran PancasilaPendidikan Pancasila Kelas V SDNorma dalam MasyarakatPendidikan Pancasila Kelas V SDBelajar Pancasila Dan MenyenangkanPendidikan Pancasila Kelas VI SDMengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan BersamaPendidikan Pancasila Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penerapan Nilai Pancasila pada Pendidikan Pancasila SD, Fase C.
Modul Penerapan Nilai Pancasila ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas V SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Penerapan Nilai Pancasila ini gratis?
Ya. Modul Penerapan Nilai Pancasila untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Penerapan Nilai Pancasila ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Penerapan Nilai Pancasila ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penerapan Nilai Pancasila dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Penerapan Nilai Pancasila ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penerapan Nilai Pancasila tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penerapan Nilai Pancasila untuk Pendidikan Pancasila kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Penerapan Nilai Pancasila ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penerapan Nilai Pancasila beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Penerapan Nilai Pancasila yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.