tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMABahasa Inggris › narrative The story of friendly future
SMA · Kelas XII · Fase F

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas XII
narrative The story of friendly future

Modul ajar Bahasa Inggris SMA kelas XII materi narrative The story of friendly future lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Inggris kelas XII materi narrative The story of friendly future
Ringkasan: Teks naratif adalah media ampuh untuk menceritakan kisah, menghibur, dan menginspirasi. Dengan memahami struktur (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dan fitur kebahasaan (past tense, action verbs), kita dapat menciptakan cerita yang koheren. Terlebih lagi, naratif bertema 'friendly future' memberikan kesempatan untuk memvisualisasikan dan mempromosikan masa depan yang lebih baik melalui pesan moral dan nilai-nilai positif.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: komunikasi, kreativitas, penalaran kritisWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Inggris · narrative The story of friendly future · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang struktur dan unsur kebahasaan teks naratif dalam bahasa Inggris.

Pemahaman bermakna: Memahami struktur dan unsur kebahasaan teks naratif memungkinkan peserta didik untuk tidak hanya menganalisis cerita, tetapi juga menciptakan narasi yang efektif dan menarik dengan pesan yang kuat, terutama terkait visi masa depan yang positif.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana sebuah cerita dapat mengubah cara pandang kita tentang masa depan dan mendorong kita untuk menciptakan masa depan yang lebih baik?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi struktur generik dan fitur kebahasaan teks naratif tentang masa depan yang ramah (friendly future).

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan menjelaskan pentingnya memahami struktur naratif. Guru memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Apa yang membuat sebuah cerita menarik dan mudah dipahami?'

Memahami: Peserta didik secara berkelompok membaca beberapa contoh teks naratif pendek bertema 'friendly future' yang disediakan guru. Mereka diminta untuk mengidentifikasi bagian-bagian cerita (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dan menandai ciri-ciri kebahasaan yang menonjol (past tense, action verbs, conjunctions of time).

Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi lembar kerja untuk memetakan struktur dan fitur kebahasaan dari teks naratif yang mereka baca. Mereka juga diminta untuk menemukan minimal tiga pesan moral atau nilai-nilai positif yang relevan dengan konsep 'friendly future' dalam cerita tersebut.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang konsep struktur dan unsur kebahasaan teks naratif, serta mengaitkannya dengan pentingnya narasi yang positif tentang masa depan. Diskusi singkat tentang 'friendly future' juga diadakan.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting tentang struktur dan kebahasaan naratif. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tantangan untuk mulai memikirkan ide cerita 'friendly future' untuk pertemuan berikutnya, mengakhiri dengan doa.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menyusun kerangka teks naratif dengan tema 'friendly future' secara sistematis dan menganalisis pesan moral yang terkandung.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan tugas hari ini: merancang cerita. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa mengubah ide abstrak tentang masa depan yang ramah menjadi sebuah cerita yang konkret dan inspiratif?'

Memahami: Peserta didik menganalisis sebuah studi kasus atau skenario tentang tantangan masa depan yang disajikan guru, lalu berdiskusi bagaimana narasi dapat menawarkan solusi atau visi positif. Mereka memahami bahwa setiap cerita memiliki 'masalah' dan 'penyelesaian' yang membentuk alur.

Mengaplikasi: Secara individu atau berpasangan, peserta didik mulai menyusun kerangka cerita naratif (outline) dengan tema 'friendly future'. Mereka diminta untuk mengembangkan ide, menentukan karakter, latar, konflik, dan resolusi yang mencerminkan nilai-nilai positif. Guru memberikan bimbingan dan contoh kerangka.

Merefleksi: Peserta didik saling bertukar kerangka cerita dengan teman sebaya untuk mendapatkan masukan dan saran perbaikan. Mereka merefleksikan apakah kerangka mereka sudah memiliki alur yang jelas, karakter yang kuat, dan pesan 'friendly future' yang tersampaikan. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan memberikan penguatan.

Penutup: Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan ide-ide yang muncul. Guru mengingatkan untuk menyempurnakan kerangka cerita sebagai persiapan untuk menulis draf di pertemuan berikutnya, mengakhiri dengan doa dan motivasi.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Menulis teks naratif pendek bertema 'friendly future' yang koheren dan kohesif serta mempresentasikannya dengan percaya diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru menyampaikan tujuan pertemuan terakhir: menulis dan mempresentasikan cerita. Guru memotivasi peserta didik dengan kalimat: 'Hari ini adalah kesempatan kalian untuk menghidupkan ide-ide cemerlang tentang masa depan yang ramah melalui karya tulisan.'

Memahami: Peserta didik meninjau kembali kerangka cerita yang telah mereka buat dan memahami bahwa ini adalah 'cetak biru' untuk tulisan mereka. Guru memberikan contoh bagaimana mengubah poin-poin kerangka menjadi kalimat-kalimat naratif yang mengalir dengan penggunaan gaya bahasa yang tepat.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai menulis draf teks naratif berdasarkan kerangka yang telah disusun. Mereka fokus pada pengembangan karakter, deskripsi latar, penggunaan past tense yang konsisten, dan pemilihan kosakata yang tepat. Setelah menulis, mereka melakukan peer-editing dan self-editing untuk memperbaiki tata bahasa, ejaan, dan koherensi.

Merefleksi: Beberapa peserta didik secara sukarela mempresentasikan teks naratif mereka di depan kelas. Peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif. Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas, serta memberikan penguatan tentang pentingnya revisi dalam proses menulis. Guru juga mengulas kembali pesan 'friendly future' dalam setiap karya.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian pembelajaran tentang naratif. Guru memberikan apresiasi tinggi atas semua karya dan partisipasi aktif. Guru mendorong peserta didik untuk terus mengembangkan keterampilan menulis dan berimajinasi tentang masa depan yang lebih baik, mengakhiri dengan doa penutup yang ceria.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, penyusunan kerangka cerita, dan kegiatan peer-editing.

Akhir (sumatif): Penilaian teks naratif yang ditulis peserta didik (produk) berdasarkan rubrik penulisan, serta presentasi lisan.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi struktur generik dan fitur kebahasaan teks naratif tentang masa depan yang ramah (friendly future).Struktur dan fitur kebahasaan teks naratif.3 JPPenalaran kritis
Menganalisis pesan moral dan nilai-nilai yang terkandung dalam teks naratif bertema 'friendly future'.Pesan moral dan nilai dalam naratif 'friendly future'.3 JPKomunikasi
Menyusun kerangka dan menulis teks naratif pendek bertema 'friendly future' yang koheren dan kohesif.Penyusunan kerangka dan penulisan draf naratif.3 JPKreativitas
Mempresentasikan teks naratif yang telah dibuat dengan percaya diri dan komunikatif.Presentasi teks naratif.3 JPKomunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Teks naratif adalah salah satu bentuk tulisan yang paling kuat untuk menyampaikan ide dan emosi. Melalui cerita, kita tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan membentuk pandangan tentang dunia, termasuk tentang masa depan. Modul ini akan membimbing Anda untuk menjelajahi keindahan naratif dan menciptakan cerita tentang 'friendly future' yang penuh harapan.

Pengertian dan Fungsi Teks Naratif

Teks naratif adalah jenis teks yang menceritakan serangkaian peristiwa secara kronologis, baik fiksi maupun non-fiksi, dengan tujuan menghibur pembaca atau menyampaikan pesan moral. Fungsi utamanya adalah untuk menghibur, mendidik, dan menginspirasi melalui pengalaman karakter dalam cerita. Dalam konteks 'friendly future', naratif berfungsi untuk memvisualisasikan kemungkinan-kemungkinan positif di masa depan, mendorong inovasi, dan menanamkan nilai-nilai kebersamaan.

Struktur Generik Teks Naratif

Teks naratif umumnya memiliki struktur generik yang terdiri dari empat bagian: 1) Orientasi: pengenalan karakter, latar, dan waktu cerita. 2) Komplikasi: munculnya masalah atau konflik yang dihadapi karakter. 3) Resolusi: penyelesaian masalah atau konflik. 4) Koda (opsional): pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita. Pemahaman struktur ini penting agar cerita mengalir logis dan mudah diikuti.

Fitur Kebahasaan Teks Naratif

Ciri kebahasaan teks naratif meliputi penggunaan past tense (simple past, past continuous, past perfect) untuk menceritakan peristiwa yang telah terjadi, penggunaan action verbs untuk menggambarkan tindakan, penggunaan adverbial phrases of time dan conjunctions of time (e.g., 'then', 'after that', 'finally') untuk menunjukkan urutan waktu, serta penggunaan direct and indirect speech untuk dialog antar karakter. Penggunaan adjective dan adverb juga memperkaya deskripsi dalam cerita.

Membangun Karakter dan Latar dalam Naratif 'Friendly Future'

Karakter yang kuat dan latar yang imajinatif adalah kunci cerita yang menarik. Dalam 'friendly future', karakter bisa berupa inovator, pemimpin komunitas, atau individu yang menghadapi tantangan dan berkontribusi pada masa depan yang lebih baik. Latar dapat berupa kota futuristik yang hijau, komunitas yang harmonis, atau bahkan planet lain. Penting untuk mendeskripsikan karakter dan latar secara detail agar pembaca dapat membayangkan dan merasakan suasana cerita.

Mengembangkan Konflik dan Resolusi yang Relevan

Setiap cerita membutuhkan konflik untuk menciptakan ketegangan dan membuat pembaca penasaran. Dalam naratif 'friendly future', konflik bisa berupa tantangan lingkungan, masalah sosial, atau dilema etika yang dihadapi karakter. Resolusi harus menunjukkan bagaimana karakter mengatasi masalah tersebut dengan cara yang positif dan konstruktif, sejalan dengan visi masa depan yang ramah. Resolusi yang baik seringkali memberikan inspirasi dan harapan.

Pesan Moral dan Nilai-nilai 'Friendly Future'

Pesan moral adalah pelajaran atau nilai yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Dalam konteks 'friendly future', pesan moral bisa tentang pentingnya kolaborasi, keberlanjutan, empati, inovasi yang bertanggung jawab, atau penerimaan terhadap perbedaan. Pesan ini seringkali tidak disampaikan secara eksplisit, melainkan tersirat melalui tindakan dan pengalaman karakter. Penulis harus memastikan pesan ini terintegrasi secara alami dalam alur cerita.

Langkah-langkah Menulis Teks Naratif

Proses menulis naratif melibatkan beberapa tahapan: 1) Pra-menulis: brainstorming ide, menentukan tema 'friendly future', mengembangkan karakter dan latar, serta menyusun kerangka cerita. 2) Menulis draf: mengembangkan kerangka menjadi kalimat dan paragraf yang utuh. 3) Revisi: memeriksa kembali struktur, kohesi, koherensi, dan kejelasan pesan. 4) Editing: memperbaiki tata bahasa, ejaan, dan tanda baca. 5) Publikasi/Presentasi: berbagi cerita dengan audiens.

Rangkuman: Teks naratif adalah media ampuh untuk menceritakan kisah, menghibur, dan menginspirasi. Dengan memahami struktur (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dan fitur kebahasaan (past tense, action verbs), kita dapat menciptakan cerita yang koheren. Terlebih lagi, naratif bertema 'friendly future' memberikan kesempatan untuk memvisualisasikan dan mempromosikan masa depan yang lebih baik melalui pesan moral dan nilai-nilai positif.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Menganalisis struktur dan unsur kebahasaan teks naratif serta mengidentifikasi pesan moralnya.

Alat & bahan: Teks naratif pendek, alat tulis, kertas A4

  1. Baca teks naratif yang diberikan dengan saksama.
  2. Identifikasi bagian orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda dari cerita.
  3. Temukan setidaknya 5 kata kerja lampau (past tense verbs) dan 3 konjungsi waktu (conjunctions of time).
  4. Tuliskan pesan moral atau nilai-nilai 'friendly future' yang terkandung dalam cerita.
  5. Sajikan hasil analisis Anda dalam tabel yang telah disediakan.

8 Glosarium

NaratifTeks yang menceritakan serangkaian peristiwa secara kronologis.
OrientasiBagian awal naratif yang memperkenalkan karakter, latar, dan waktu.
KomplikasiBagian naratif di mana masalah atau konflik muncul.
ResolusiBagian naratif yang menjelaskan penyelesaian masalah atau konflik.
KodaPesan moral atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita (opsional).
Past TenseBentuk kata kerja untuk menyatakan peristiwa yang terjadi di masa lalu.
Friendly FutureKonsep masa depan yang positif, berkelanjutan, dan harmonis.

9 Materi Bahasa Inggris Terkait

Narrative Text, the story of Friendly FutureBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Narrative Text, the story of Friendly Future →
The Story of Friendly FutureBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari The Story of Friendly Future →
Application LetterBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Application Letter →
Argumentative TextBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Argumentative Text →
Procedure TextBahasa Inggris Kelas XII SMA
Pelajari Procedure Text →
Narrative textBahasa Inggris Kelas XI SMA
Pelajari Narrative text →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Inggris narrative The story of friendly future ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.