Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X
Dasar Pemrograman Teks
Modul ajar (RPP) Koding dan Kecerdasan Artifisial SMK kelas X materi Dasar Pemrograman Teks lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Dasar Pemrograman Teks yang Anda cari? Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Dasar Pemrograman Teks |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik Mandiri |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik diharapkan memiliki pemahaman dasar tentang penggunaan komputer dan logika sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III |
| Elemen / Domain | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar pemrograman teks, termasuk struktur data sederhana, algoritma dasar, dan sintaks bahasa pemrograman, serta mengaplikasikannya untuk memecahkan masalah komputasi sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bahasa pemrograman Python adalah salah satu bahasa pemrograman teks yang populer digunakan untuk pengembangan aplikasi dan kecerdasan artifisial. |
| Konseptual | Pemrograman teks melibatkan penulisan instruksi langkah demi langkah (algoritma) menggunakan sintaks tertentu yang dipahami oleh komputer. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara menulis, menjalankan, dan melakukan debugging kode program sederhana menggunakan editor teks dan interpreter Python. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam penulisan kode dan kemampuan memecahkan masalah secara sistematis dalam pemrograman. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi konsep dasar algoritma dan alur pemrograman teks dengan tepat.
- Menjelaskan fungsi variabel, tipe data, dan operator dalam pemrograman teks dengan benar.
- Menerapkan sintaks dasar Python untuk menulis program sederhana yang melibatkan input dan output.
- Membuat program Python untuk menyelesaikan masalah sederhana menggunakan struktur kontrol dasar (kondisi dan perulangan).
- Menganalisis dan memperbaiki kesalahan (debugging) dalam kode program sederhana.
Pemahaman bermakna: Pemahaman tentang dasar pemrograman teks memungkinkan peserta didik untuk berpikir logis, memecahkan masalah secara terstruktur, dan menciptakan solusi digital sederhana yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memberikan perintah kepada komputer agar melakukan tugas tertentu secara otomatis?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik Mandiri |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Konsep logika, operator aritmatika, dan aljabar digunakan dalam perumusan algoritma dan operasi data. Bahasa Indonesia: Kemampuan memahami instruksi, menulis pseudocode yang jelas, dan menjelaskan logika program secara verbal dan tertulis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat mendukung dengan mendorong peserta didik mencari contoh penggunaan pemrograman dalam kehidupan sehari-hari atau profesi di lingkungan mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi komputer atau akses ke lab komputer, serta koneksi internet stabil untuk akses editor kode daring dan sumber belajar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform editor kode online seperti Replit atau Google Colab untuk praktik coding, serta sumber belajar interaktif seperti tutorial video atau dokumentasi Python resmi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi konsep dasar algoritma dan alur pemrograman teks dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan contoh instruksi berurutan dalam kehidupan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi langkah-langkah dalam resep masakan atau petunjuk perakitan mainan, kemudian membandingkannya dengan konsep algoritma sederhana. Guru menjelaskan konsep algoritma dan pseudocode. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mencoba membuat pseudocode untuk aktivitas sederhana seperti 'membuat kopi' atau 'menghidupkan komputer', lalu mempresentasikan hasilnya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dan guru berdiskusi tentang pentingnya urutan dan logika dalam instruksi. Guru menguatkan pemahaman tentang algoritma sebagai dasar pemrograman, serta memberikan contoh alur pemrograman teks. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (Mini-Project) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan fungsi variabel, tipe data, dan operator dalam pemrograman teks dengan benar. Menerapkan sintaks dasar Python untuk menulis program sederhana yang melibatkan input dan output. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan kembali tentang pentingnya algoritma. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkan dengan materi sebelumnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara mandiri mengeksplorasi modul ajar tentang variabel, tipe data (integer, float, string), dan operator (aritmatika, perbandingan, logika) dalam Python. Guru memfasilitasi diskusi dan menjawab pertanyaan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan mengerjakan LKPD untuk membuat program Python sederhana di editor online (seperti Replit atau Google Colab) yang menerima input nama dan usia, lalu mencetak pesan sapaan. Mereka juga mencoba berbagai operasi aritmatika. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Beberapa peserta didik mendemonstrasikan hasil programnya. Guru dan teman sejawat memberikan umpan balik konstruktif. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya penamaan variabel yang baik dan penggunaan tipe data yang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing refleksi singkat tentang tantangan dan keberhasilan dalam menulis program pertama. Guru memberikan motivasi dan menginformasikan tentang praktik struktur kontrol di pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning + Praktik Mandiri |
| Tujuan Pertemuan 3 | Membuat program Python untuk menyelesaikan masalah sederhana menggunakan struktur kontrol dasar (kondisi dan perulangan). Menganalisis dan memperbaiki kesalahan (debugging) dalam kode program sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas materi variabel dan operator. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan studi kasus sederhana yang membutuhkan struktur kontrol. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik menganalisis studi kasus (misalnya, program penentu kelulusan berdasarkan nilai atau program penghitung rata-rata sejumlah angka). Guru menjelaskan konsep struktur kontrol 'if-else' dan 'for/while loop' dengan contoh-contoh relevan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara mandiri atau berpasangan mengembangkan program Python untuk menyelesaikan studi kasus tersebut, menerapkan 'if-else' untuk kondisi dan 'for/while loop' untuk perulangan. Mereka juga berlatih mencari dan memperbaiki kesalahan (debugging) dalam kode yang diberikan guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mempresentasikan solusi program mereka, menjelaskan logika yang digunakan, dan bagaimana mereka mengatasi kesalahan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya debugging dan berpikir sistematis dalam memecahkan masalah pemrograman. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi secara keseluruhan, memberikan apresiasi atas kerja keras dan progres mereka. Guru memberikan tantangan tambahan dan informasi mengenai asesmen akhir. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Melatih peserta didik dalam mengidentifikasi variabel, tipe data, operator, dan membuat program input/output sederhana.
Alat & bahan: Komputer/laptop, koneksi internet, editor kode online (Replit/Google Colab)
Langkah kerja:
- Buka editor kode online yang telah ditentukan.
- Buat file baru dengan nama 'latihan_dasar.py'.
- Tulis program yang meminta pengguna memasukkan nama lengkap dan tahun lahir.
- Hitung usia pengguna berdasarkan tahun saat ini (misal 2024).
- Cetak pesan sapaan yang berisi nama lengkap dan usia pengguna.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang 'perintah' yang diberikan kepada komputer?
- Bisakah Anda memberikan contoh instruksi berurutan dalam aktivitas sehari-hari?
- Pernahkah Anda menggunakan aplikasi yang meminta input dari Anda?
- Menurut Anda, apa itu 'program'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, aktivitas praktik coding, dan umpan balik saat presentasi.
Sumatif (akhir): Tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta unjuk kerja membuat program sederhana berdasarkan studi kasus.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi konsep dasar algoritma dan alur pemrograman teks | Algoritma, pseudocode, alur pemrograman | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan fungsi variabel, tipe data, dan operator; Menerapkan sintaks dasar Python untuk input/output | Variabel, tipe data, operator, fungsi print(), fungsi input() | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Membuat program Python dengan struktur kontrol dasar; Menganalisis dan memperbaiki kesalahan (debugging) | Kondisi (if-else), perulangan (for/while), debugging | 2 JP | Kolaborasi, Penalaran Kritis |
Modul ini akan membawa Anda memahami dasar-dasar pemrograman teks, gerbang utama untuk berinteraksi dengan komputer dan menciptakan solusi digital. Anda akan belajar bagaimana 'berbicara' dengan komputer melalui bahasa pemrograman Python, mulai dari memberikan instruksi sederhana hingga membangun logika yang lebih kompleks. Siapkan diri Anda untuk petualangan seru di dunia koding!
1. Mengenal Algoritma dan Pseudocode
Algoritma adalah serangkaian instruksi atau langkah-langkah logis yang terstruktur untuk menyelesaikan suatu masalah. Ibarat resep masakan, algoritma adalah daftar langkah demi langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan hidangan. Dalam pemrograman, algoritma sangat penting sebagai fondasi sebelum menulis kode. Pseudocode adalah cara menulis algoritma menggunakan bahasa manusia yang mirip dengan bahasa pemrograman, tanpa terikat pada sintaks bahasa tertentu. Ini membantu perancang program fokus pada logika sebelum detail koding. Misalnya, 'MULAI -> Baca nama -> Cetak 'Halo, ' + nama -> SELESAI'.
2. Variabel dan Tipe Data
Dalam pemrograman, variabel adalah 'wadah' untuk menyimpan nilai atau data yang dapat berubah selama program berjalan. Setiap variabel memiliki nama unik dan tipe data tertentu. Tipe data menentukan jenis nilai yang bisa disimpan, seperti angka bulat (integer, contoh: 10), angka desimal (float, contoh: 3.14), atau teks (string, contoh: 'Halo dunia!'). Pemilihan tipe data yang tepat penting agar program dapat memproses informasi dengan benar. Contoh penggunaan variabel di Python: 'nama = "Budi"', 'umur = 20', 'tinggi = 175.5'.
3. Operator dalam Python
Operator adalah simbol atau kata kunci yang digunakan untuk melakukan operasi pada nilai dan variabel. Ada beberapa jenis operator utama: Operator Aritmatika (+, -, *, /, %, //, **), digunakan untuk perhitungan matematis. Operator Perbandingan (==, !=, <, >, <=, >=), digunakan untuk membandingkan dua nilai dan menghasilkan nilai boolean (True/False). Operator Logika (and, or, not), digunakan untuk mengkombinasikan ekspresi boolean. Memahami operator ini krusial untuk membangun logika dan perhitungan dalam program Anda.
4. Input dan Output Sederhana
Program yang baik tidak hanya memproses data, tetapi juga dapat berinteraksi dengan pengguna. Input adalah data yang diterima program dari pengguna (misalnya, melalui keyboard), sedangkan output adalah informasi yang ditampilkan program kepada pengguna (misalnya, di layar konsol). Dalam Python, fungsi `input()` digunakan untuk menerima masukan dari pengguna, dan fungsi `print()` digunakan untuk menampilkan keluaran. Contoh: `nama = input("Masukkan nama Anda: ")` akan meminta input, lalu `print("Selamat datang,", nama)` akan menampilkannya.
5. Struktur Kontrol: Kondisi dan Perulangan
Struktur kontrol memungkinkan program membuat keputusan dan mengulang tindakan. Kondisi (menggunakan `if`, `elif`, `else`) memungkinkan program menjalankan blok kode tertentu berdasarkan apakah suatu kondisi True atau False. Misalnya, 'jika nilai > 70, maka lulus'. Perulangan (menggunakan `for` atau `while`) memungkinkan program mengulang blok kode beberapa kali. `for` biasanya untuk perulangan dengan jumlah iterasi yang diketahui, sedangkan `while` untuk perulangan selama kondisi tertentu True. Ini adalah fondasi untuk menciptakan program yang dinamis dan interaktif.
Rangkuman: Dasar pemrograman teks melibatkan pemahaman algoritma dan pseudocode sebagai fondasi logika. Variabel dan tipe data digunakan untuk menyimpan serta mengelola informasi, sedangkan operator membantu melakukan perhitungan dan perbandingan. Interaksi program dengan pengguna diwujudkan melalui input dan output. Struktur kontrol seperti kondisi dan perulangan memungkinkan program membuat keputusan dan mengulang tugas, membentuk inti dari setiap program yang berfungsi. Penguasaan konsep ini adalah langkah awal penting dalam perjalanan pemrograman Anda.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Algoritma | Urutan langkah logis untuk menyelesaikan masalah. |
| Pseudocode | Deskripsi algoritma yang mirip bahasa pemrograman, namun menggunakan bahasa manusia. |
| Variabel | Wadah untuk menyimpan nilai atau data dalam program. |
| Tipe Data | Klasifikasi jenis nilai yang dapat disimpan oleh variabel (misal: integer, string). |
| Operator | Simbol atau kata kunci untuk melakukan operasi pada nilai atau variabel. |
| Debugging | Proses menemukan dan memperbaiki kesalahan (bug) dalam kode program. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Dasar Pemrograman Teks" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan MasalahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAlgoritma dan Notasi PemrogramanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Konsep Dasar Kecerdasan ArtifisialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEtika Kecerdasan Artifisial: Privasi, Bias, dan Hak CiptaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEtika AI dan Privasi DataBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProyek Python MiniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Dasar Pemrograman Teks ini gratis?
Ya. Modul Dasar Pemrograman Teks untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Dasar Pemrograman Teks ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III, pada Fase E untuk kelas X SMK.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dasar Pemrograman Teks untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Dasar Pemrograman Teks ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dasar Pemrograman Teks dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.