Modul ajar (RPP) Bahasa Inggris SMP kelas VIII materi Expression of Ability and Willingness lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Expression of Ability and Willingness yang Anda cari? Materi Bahasa Inggris Kelas VIII lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Expression of Ability and Willingness |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP sesuai Permendikdasmen 1/2026 |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kosakata kerja (verb) dan struktur kalimat sederhana dalam bahasa Inggris.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Berbicara dan Mempresentasikan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk berinteraksi dan menyampaikan informasi dalam konteks yang beragam, termasuk mendeskripsikan kemampuan dan kemauan diri serta orang lain, dengan pelafalan dan intonasi yang jelas. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kalimat 'I can swim' atau 'I will help you' adalah contoh nyata penggunaan ekspresi kemampuan dan kemauan dalam percakapan sehari-hari. |
| Konseptual | Konsep inti materi ini adalah penggunaan modal verb 'can', 'will', 'could', 'would' beserta bentuk negatifnya untuk menyatakan kemampuan dan kemauan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menyusun kalimat dengan struktur yang benar menggunakan modal verb tersebut dalam berbagai konteks. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami dan menggunakan ekspresi kemampuan dan kemauan untuk berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu menggunakan ekspresi kemampuan dan kemauan membantu kita menyampaikan gagasan secara jelas, berinteraksi lebih lancar, dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain dalam berkomunikasi berbahasa Inggris.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kamu mengungkapkan apa yang bisa kamu lakukan dan apa yang ingin kamu lakukan dalam bahasa Inggris?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur kalimat ekspresi kemampuan dan kemauan dalam bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Seni Budaya: Membuat dialog atau skenario pendek yang akan dipentaskan, melatih ekspresi dan intonasi. Pendidikan Karakter: Membangun rasa percaya diri melalui presentasi dan kolaborasi dalam kelompok. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat diajak berpartisipasi dengan mendorong peserta didik berlatih percakapan sederhana di rumah menggunakan ekspresi kemampuan dan kemauan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta dilengkapi proyektor untuk menampilkan materi dan contoh video. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (PowerPoint) untuk materi, video pendek dari YouTube sebagai contoh, dan aplikasi kamus online untuk membantu peserta didik mencari kosakata. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi penggunaan 'can' dan 'will' untuk menyatakan kemampuan dan kemauan dalam teks lisan dan tulis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik berdoa, memeriksa kehadiran, lalu menampilkan gambar-gambar aktivitas (misal: berenang, menyanyi, membantu). Guru bertanya, 'What can you do? What will you do to help others?' Peserta didik diajak menyadari bahwa mereka akan belajar mengungkapkan kemampuan dan kemauan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati contoh kalimat yang menggunakan 'can' dan 'will' dari video pendek atau teks yang ditampilkan guru. Mereka secara berkelompok mengidentifikasi pola kalimat dan perbedaan makna antara 'can' (kemampuan) dan 'will' (kemauan/janji). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi latihan melengkapi kalimat rumpang dengan 'can' atau 'will' dan mengubah kalimat positif menjadi negatif. Mereka juga membuat 3 kalimat tentang kemampuan dan 3 kalimat tentang kemauan mereka sendiri. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang penggunaan 'can' dan 'will' serta bentuk negatifnya. Peserta didik diajak merefleksikan pentingnya ekspresi ini dalam percakapan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas mencari contoh kalimat 'can'/'will' dari lagu atau film. Pertemuan diakhiri dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Membedakan penggunaan 'could' dan 'would' untuk menyatakan kemampuan dan kemauan di masa lalu atau dalam konteks yang lebih sopan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru memulai dengan menanyakan kembali tugas mencari contoh 'can'/'will'. Guru menampilkan sebuah skenario percakapan di mana seseorang meminta bantuan secara sopan atau menceritakan kemampuan di masa lalu. Peserta didik diajak berpikir bagaimana cara mengungkapkannya dalam bahasa Inggris. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menganalisis contoh-contoh kalimat yang mengandung 'could' dan 'would' dari teks atau rekaman audio. Guru memfasilitasi diskusi tentang perbedaan penggunaan 'could' (kemampuan masa lalu/kesopanan) dan 'would' (kemauan sopan/pengandaian) dibandingkan 'can' dan 'will'. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik secara berpasangan membuat dialog pendek (minimal 4 baris) tentang situasi di mana mereka harus meminta bantuan secara sopan atau menceritakan kemampuan di masa kecil, menggunakan 'could' dan 'would'. Mereka juga berlatih mengubah kalimat menjadi bentuk negatif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Beberapa pasangan mempraktikkan dialog mereka di depan kelas. Guru dan peserta didik lain memberikan masukan konstruktif. Guru memperjelas kembali kapan menggunakan 'could' dan 'would' serta pentingnya konteks kesopanan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan perbedaan dan kesamaan penggunaan modal verbs yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi dan motivasi untuk terus berlatih. Informasi mengenai proyek akhir disampaikan sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Doa dan salam penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (Tahap Perencanaan & Pelaksanaan) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyusun kalimat positif dan negatif menggunakan 'can', 'will', 'could', dan 'would' dengan struktur yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru mengingatkan kembali tujuan proyek membuat dialog dan meminta peserta didik untuk mulai memikirkan ide-ide kreatif. Peserta didik diajak menyadari bahwa mereka akan mempraktikkan semua yang telah dipelajari. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik membentuk kelompok (3-4 orang). Guru membagikan lembar panduan proyek yang berisi skenario atau tema (misal: merencanakan acara sekolah, menawarkan bantuan kepada teman, menceritakan pengalaman masa kecil). Kelompok mendiskusikan ide dialog, karakter, dan alur cerita. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok mulai menyusun naskah dialog mereka, memastikan penggunaan 'can', 'will', 'could', dan 'would' (termasuk bentuk negatifnya) secara tepat dan bervariasi. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi struktur kalimat serta pemilihan kata. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setelah naskah selesai, setiap kelompok berlatih memerankan dialog mereka. Mereka saling memberikan umpan balik dalam kelompok untuk memperbaiki pelafalan, intonasi, dan ekspresi. Guru mengamati dan memberikan arahan jika diperlukan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru memberikan penguatan terhadap semangat kerja sama dan kreativitas peserta didik. Guru mengingatkan untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk presentasi di pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan motivasi dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengaplikasikan penggunaan 'can', 'will', 'could', dan 'would' dalam berbagai konteks kalimat.
Alat & bahan: Lembar kerja, pulpen, kamus (opsional), powerpoint
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan saat menyusun dialog serta umpan balik lisan.
Sumatif (akhir): Penilaian performa presentasi dialog kelompok menggunakan rubrik yang berfokus pada penggunaan modal verb yang tepat, pelafalan, dan kelancaran.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi penggunaan 'can' dan 'will' untuk menyatakan kemampuan dan kemauan dalam teks lisan dan tulis. | Penggunaan 'can' dan 'will' (positif dan negatif). | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Membedakan penggunaan 'could' dan 'would' untuk menyatakan kemampuan dan kemauan di masa lalu atau dalam konteks yang lebih sopan. | Penggunaan 'could' dan 'would' (positif dan negatif). | 3 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| 3 | Menyusun kalimat positif dan negatif menggunakan 'can', 'will', 'could', dan 'would' dengan struktur yang benar. | Penyusunan kalimat dengan modal verbs. | 3 JP | Kreativitas, Komunikasi |
| 4 | Mempresentasikan dialog sederhana yang mengandung ekspresi kemampuan dan kemauan secara percaya diri. | Praktek dialog dan presentasi. | 3 JP | Komunikasi, Kreativitas |
Kemampuan dan kemauan adalah dua hal penting yang sering kita ungkapkan dalam percakapan sehari-hari. Dalam bahasa Inggris, kita menggunakan kata-kata khusus atau 'modal verbs' seperti 'can', 'will', 'could', dan 'would' untuk menyampaikan gagasan ini. Mempelajari ekspresi ini akan membantumu berkomunikasi lebih efektif dan percaya diri.
1. Pengertian Modal Verbs
Modal verbs adalah kata kerja bantu yang digunakan bersama kata kerja utama untuk menyatakan kemampuan (ability), kemauan (willingness), kemungkinan (possibility), atau keharusan (necessity). Mereka tidak berubah bentuk berdasarkan subjek dan selalu diikuti oleh kata kerja dasar (base form verb) tanpa 'to'.
2. Expressing Ability with 'Can' and 'Could'
'Can' digunakan untuk menyatakan kemampuan di masa sekarang atau masa depan. Contoh: 'I can speak English.' (Saya bisa berbicara bahasa Inggris). Bentuk negatifnya adalah 'cannot' atau 'can't'. Contoh: 'She cannot swim.' (Dia tidak bisa berenang). 'Could' adalah bentuk lampau dari 'can' untuk menyatakan kemampuan di masa lalu. Contoh: 'When I was five, I could ride a bike.' (Ketika saya berumur lima tahun, saya bisa naik sepeda). 'Could' juga bisa digunakan untuk permintaan yang lebih sopan. Contoh: 'Could you please help me?' (Bisakah Anda menolong saya?).
3. Expressing Willingness with 'Will' and 'Would'
'Will' digunakan untuk menyatakan kemauan, janji, atau keputusan yang dibuat saat berbicara. Contoh: 'I will help you with your homework.' (Saya akan membantumu mengerjakan PR). Bentuk negatifnya adalah 'will not' atau 'won't'. Contoh: 'They won't come to the party.' (Mereka tidak akan datang ke pesta). 'Would' adalah bentuk lampau dari 'will' dan sering digunakan untuk penawaran atau permintaan yang lebih sopan, atau dalam kalimat pengandaian. Contoh: 'Would you like some tea?' (Apakah Anda mau teh?). 'I would love to travel the world.' (Saya ingin sekali berkeliling dunia).
4. Struktur Kalimat dengan Modal Verbs
Struktur dasar kalimat positif adalah Subjek + Modal Verb + Kata Kerja Dasar + Objek/Keterangan. Contoh: 'He can play guitar.' Untuk kalimat negatif, tambahkan 'not' setelah modal verb: Subjek + Modal Verb + not + Kata Kerja Dasar + Objek/Keterangan. Contoh: 'She will not sing.' Untuk pertanyaan, modal verb diletakkan di awal kalimat: Modal Verb + Subjek + Kata Kerja Dasar + Objek/Keterangan? Contoh: 'Can you open the door?'
5. Perbedaan Konteks Penggunaan
Penting untuk memahami konteks saat memilih modal verb. 'Can' dan 'will' cenderung lebih langsung dan informal, sedangkan 'could' dan 'would' sering digunakan untuk menunjukkan kesopanan atau ketika berbicara tentang kemungkinan yang tidak pasti atau masa lalu. Misalnya, 'Can I borrow your pen?' (lebih langsung) vs. 'Could I borrow your pen?' (lebih sopan).
Rangkuman: Ekspresi kemampuan dan kemauan sangat penting dalam komunikasi bahasa Inggris. Kita menggunakan 'can' dan 'could' untuk menyatakan kemampuan di masa sekarang/lalu atau untuk permintaan sopan. Sementara itu, 'will' dan 'would' digunakan untuk menyatakan kemauan, janji, atau permintaan/penawaran yang lebih sopan. Memahami penggunaan dan struktur kalimatnya akan membuat komunikasimu lebih efektif dan jelas.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ability | Kemampuan atau kesanggupan untuk melakukan sesuatu. |
| Willingness | Kemauan atau kesediaan untuk melakukan sesuatu. |
| Modal Verb | Kata kerja bantu yang memberikan makna tambahan pada kata kerja utama, seperti kemampuan, kemauan, atau kemungkinan. |
| Base Form Verb | Bentuk dasar kata kerja, tanpa imbuhan atau perubahan (contoh: 'go', 'eat', 'sing'). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Expression of Ability and Willingness" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Ya. Modul Expression of Ability and Willingness untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul Expression of Ability and Willingness ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VIII SMP.
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Expression of Ability and Willingness untuk Bahasa Inggris kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Expression of Ability and Willingness dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.