Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas IX
Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mampu membaca Al-Qur'an dengan tajwid dasar dan memahami pentingnya menuntut ilmu secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas ayat Al-Qur'an (QS. At-Taubah/9: 122 dan QS. Al-Mujadalah/58: 11) serta hadis terkait keutamaan menuntut ilmu dan tanda-tanda waqaf dalam mushaf. |
| Konseptual | Konsep inti yang dipelajari adalah urgensi ilmu dalam Islam sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan cara mengaplikasikan tanda waqaf yang benar dalam membaca Al-Qur'an. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara membaca dan menafsirkan ayat serta hadis tentang ilmu, mengidentifikasi berbagai jenis tanda waqaf, dan mempraktikkan waqaf yang tepat saat membaca Al-Qur'an. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya belajar secara berkelanjutan dan kritis dalam memahami ajaran agama serta bagaimana kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik mendukung pemahaman tersebut. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa menuntut ilmu adalah perintah Allah SWT dan Rasul-Nya, serta setiap bacaan Al-Qur'an yang benar adalah bentuk ibadah dan kecintaan kepada-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat tinggi dalam belajar ayat dan hadis, aktif mencari tahu makna dan hikmahnya, serta gigih berlatih membaca Al-Qur'an dengan tajwid dan waqaf yang benar. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menggunakan sumber daya belajar (buku, internet, aplikasi) dengan bijak dan menjaga fasilitas kelas agar tetap bersih dan nyaman untuk kegiatan belajar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok, saling membantu dalam memahami materi, serta menghargai pendapat teman dalam proses belajar dan presentasi. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan semangat keilmuan untuk berkontribusi positif bagi kemajuan masyarakat dan bangsa, serta menjaga nilai-nilai luhur agama sebagai identitas keindonesiaan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu membaca Al-Qur'an surah At-Taubah/9: 122 dan Al-Mujadalah/58: 11 serta hadis terkait dengan fasih dan benar.
- Peserta didik mampu mengidentifikasi arti perkata dan makna kandungan Al-Qur'an surah At-Taubah/9: 122 dan Al-Mujadalah/58: 11 serta hadis tentang semangat keilmuan.
- Peserta didik mampu menjelaskan macam-macam tanda waqaf (waqaf lazim, jaiz, hasan, qabih) dan fungsinya dalam membaca Al-Qur'an.
- Peserta didik mampu mendemonstrasikan praktik membaca Al-Qur'an dengan menerapkan tanda waqaf yang tepat.
- Peserta didik mampu menyajikan contoh perilaku semangat keilmuan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Menuntut ilmu adalah perintah agama yang akan mengangkat derajat seseorang di sisi Allah dan masyarakat, serta membaca Al-Qur'an dengan memahami tanda waqaf akan menyempurnakan makna bacaan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa dalam Islam menuntut ilmu itu wajib, dan bagaimana cara kita mengaplikasikan ilmu yang kita dapatkan dalam kehidupan sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis makna dan pesan dalam teks Al-Qur'an dan Hadis, serta menyusun presentasi yang efektif. Seni Budaya: Mendesain infografis atau poster yang menarik secara visual untuk proyek literasi keilmuan. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Menggunakan aplikasi digital untuk mencari informasi, membuat infografis/video, dan presentasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung peserta didik dalam memanfaatkan waktu luang di rumah untuk membaca Al-Qur'an dan mencari informasi tentang keutamaan ilmu dari berbagai sumber. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan mini atau pojok baca yang berisi buku-buku keislaman dan Al-Qur'an. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi Al-Qur'an digital (misalnya Qur'an Kemenag), mesin pencari terpercaya untuk hadis, serta aplikasi desain grafis (Canva/PosterMyWall) atau editing video sederhana untuk proyek infografis/video. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu membaca Al-Qur'an surah At-Taubah/9: 122 dan Al-Mujadalah/58: 11 serta hadis terkait dengan fasih dan benar, serta mengidentifikasi arti perkata dan makna kandungannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman belajar Al-Qur'an, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membaca dan memahami ayat serta hadis tentang ilmu, dan memantik dengan pertanyaan: 'Apa pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi teks Al-Qur'an QS. At-Taubah/9: 122 dan QS. Al-Mujadalah/58: 11 beserta terjemahannya, serta potongan hadis tentang keutamaan ilmu, melalui berbagai sumber (buku, aplikasi Al-Qur'an digital) untuk menemukan arti perkata dan makna umum. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempraktikkan membaca ayat dan hadis tersebut secara bergantian di depan kelas dengan bimbingan guru, kemudian mendiskusikan makna kandungan ayat dan hadis serta mengaitkannya dengan pentingnya menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-hari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang makna ayat dan hadis, kelompok lain memberikan tanggapan, guru memberikan penguatan tentang pentingnya ilmu dan adab menuntut ilmu, serta mengoreksi bacaan yang kurang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini, peserta didik mengisi lembar refleksi singkat tentang pemahaman mereka, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu menjelaskan macam-macam tanda waqaf (waqaf lazim, jaiz, hasan, qabih) dan fungsinya dalam membaca Al-Qur'an, serta mampu mendemonstrasikan praktik membaca Al-Qur'an dengan menerapkan tanda waqaf yang tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali materi sebelumnya tentang pentingnya ilmu, mengaitkan dengan pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar termasuk tanda waqaf, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan mempraktikkan tanda waqaf, serta memantik dengan pertanyaan: 'Apa yang terjadi jika kita berhenti membaca Al-Qur'an di sembarang tempat?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan kasus atau contoh bacaan Al-Qur'an yang salah waqafnya dan diminta untuk mengidentifikasi permasalahannya. Kemudian, mereka mencari informasi tentang macam-macam tanda waqaf (م, ج, صلي, قف, لا) dan fungsinya dari berbagai sumber. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik menganalisis contoh-contoh ayat Al-Qur'an yang mengandung tanda waqaf, mengidentifikasi jenis tanda waqaf yang ada, dan mendiskusikan cara berhenti yang benar. Mereka kemudian berlatih membaca potongan ayat Al-Qur'an dengan menerapkan tanda waqaf yang telah dipelajari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok secara bergantian mendemonstrasikan bacaan Al-Qur'an yang fokus pada penerapan tanda waqaf. Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif. Guru memperjelas konsep waqaf dan mengoreksi kesalahan yang masih terjadi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru merangkum jenis-jenis waqaf dan fungsinya, melakukan refleksi singkat tentang tantangan dan kemajuan dalam memahami waqaf, guru memberikan motivasi untuk terus berlatih, menginformasikan persiapan untuk proyek di pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis makna kandungan ayat Al-Qur'an dan hadis tentang semangat keilmuan serta mengidentifikasi tanda-tanda waqaf.
Alat & bahan: Al-Qur'an, buku tafsir/terjemah, alat tulis, gawai/laptop (opsional), lembar kerja.
Langkah kerja:
- Bentuk kelompok beranggotakan 4-5 orang.
- Bacalah QS. At-Taubah/9: 122 dan QS. Al-Mujadalah/58: 11 serta hadis terkait yang diberikan guru dengan teliti.
- Diskusikan dalam kelompok arti perkata dan makna kandungan ayat serta hadis tersebut.
- Identifikasi minimal 5 tanda waqaf yang berbeda dalam ayat-ayat tersebut dan jelaskan fungsinya.
- Tuliskan hasil diskusi dan identifikasi Anda pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Coba bacakan surah Al-Fatihah, apakah ada jeda yang tepat?
- Apa yang kamu ketahui tentang pentingnya menuntut ilmu dalam Islam?
- Pernahkah kamu mendengar istilah 'waqaf' dalam membaca Al-Qur'an?
- Sebutkan satu tokoh ilmuwan Muslim yang kamu ketahui!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik membaca Al-Qur'an serta proyek literasi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil Proyek Literasi Keilmuan Islami (infografis/poster/video) dan tes tertulis tentang pemahaman materi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Membaca Al-Qur'an surah At-Taubah/9: 122 dan Al-Mujadalah/58: 11 serta hadis dengan fasih. | Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi arti perkata dan makna kandungan ayat serta hadis. | Makna Kandungan Ayat dan Hadis. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menjelaskan macam-macam tanda waqaf dan mendemonstrasikan penerapannya. | Tanda-tanda Waqaf. | 2 JP | Kolaborasi |
| 4 | Menyajikan contoh perilaku semangat keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. | Penerapan Semangat Keilmuan. | 2 JP | Kreativitas |
Islam sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad SAW berulang kali menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Memahami ajaran ini tidak hanya meningkatkan wawasan, tetapi juga membentuk karakter muslim yang cerdas dan berakhlak mulia. Selain itu, membaca Al-Qur'an dengan benar, termasuk memahami tanda waqaf, adalah kunci untuk menangkap makna pesan ilahi secara utuh.
1. Urgensi Menuntut Ilmu dalam Islam
Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, dari buaian hingga liang lahat. Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan kehidupan, membedakan yang haq dan batil, serta mengangkat derajat manusia. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Mujadalah/58: 11, 'Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.' Ayat ini menegaskan bahwa orang yang berilmu memiliki kedudukan mulia di sisi Allah dan di tengah masyarakat. Ilmu tidak hanya terbatas pada ilmu agama, tetapi juga ilmu umum yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.
2. QS. At-Taubah/9: 122 dan Maknanya
Firman Allah SWT dalam QS. At-Taubah/9: 122 berbunyi: وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ. Artinya: 'Tidak sepatutnya bagi orang-orang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga diri (dari kemaksiatan).' Ayat ini menunjukkan pentingnya spesialisasi ilmu agama, di mana sebagian umat harus fokus mendalami agama (tafaqquh fiddin) untuk kemudian mengajarkan dan membimbing kaumnya.
3. QS. Al-Mujadalah/58: 11 dan Maknanya
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Mujadalah/58: 11: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ. Artinya: 'Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: 'Berlapang-lapanglah dalam majelis', maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: 'Berdirilah kamu', maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.' Ayat ini tidak hanya mengajarkan adab di majelis, tetapi juga secara eksplisit menyebutkan bahwa Allah akan mengangkat derajat orang beriman dan berilmu.
4. Hadis tentang Keutamaan Ilmu
Banyak hadis Nabi Muhammad SAW yang mendorong umatnya untuk menuntut ilmu. Salah satunya adalah: طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ (Thalabul 'ilmi faridhatun 'ala kulli muslimin). Artinya: 'Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.' (HR. Ibnu Majah). Hadis lain yang masyhur adalah: مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ (Man salaka thariqan yaltamisu fihi 'ilman sahhalallahu lahu thariqan ilal jannah). Artinya: 'Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.' (HR. Muslim). Hadis-hadis ini menjadi motivasi besar bagi umat Islam untuk terus belajar.
5. Pengertian dan Urgensi Waqaf
Waqaf (الوقف) secara bahasa berarti berhenti atau menahan. Dalam ilmu tajwid, waqaf adalah menghentikan bacaan sejenak dengan mengambil napas, dengan niat untuk melanjutkan bacaan. Urgensi waqaf sangat besar karena kesalahan dalam berhenti dapat mengubah makna ayat. Contohnya, jika berhenti pada tempat yang tidak tepat, bisa jadi merusak makna yang disampaikan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, memahami tanda-tanda waqaf sangat penting untuk menjaga kebenaran makna Al-Qur'an.
6. Macam-macam Tanda Waqaf
Ada beberapa tanda waqaf yang umum ditemukan dalam mushaf Al-Qur'an: 1. Waqaf Lazim (م): Wajib berhenti. Jika tidak berhenti, makna akan berubah. 2. Waqaf Jaiz (ج): Boleh berhenti atau melanjutkan. Berhenti lebih dianjurkan. 3. Waqaf Hasan (صلي): Lebih baik melanjutkan. Jika berhenti, tidak merusak makna. 4. Waqaf Qabih (لا): Tidak boleh berhenti, karena akan merusak makna. Harus disambung. 5. Waqaf Mu'anaqah (∴...∴): Berhenti pada salah satu dari dua tanda titik tiga, tidak boleh berhenti pada keduanya. Memahami tanda-tanda ini membantu pembaca Al-Qur'an untuk berhenti pada tempat yang tepat.
7. Penerapan Semangat Keilmuan
Semangat keilmuan yang diajarkan Al-Qur'an dan Hadis harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ini berarti memiliki motivasi tinggi untuk belajar di sekolah maupun di luar sekolah, selalu ingin tahu, kritis dalam menerima informasi, tidak mudah putus asa dalam menghadapi kesulitan belajar, serta mengamalkan ilmu yang telah didapat. Selain itu, semangat keilmuan juga mendorong kita untuk berbagi ilmu dengan orang lain dan terus mencari inovasi untuk kemajuan umat dan bangsa.
Rangkuman: Islam mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu, sebagaimana ditegaskan dalam QS. At-Taubah/9: 122, QS. Al-Mujadalah/58: 11, dan berbagai hadis. Ilmu mengangkat derajat manusia dan menjadi cahaya kehidupan. Dalam membaca Al-Qur'an, penting untuk memahami dan menerapkan tanda waqaf (seperti waqaf lazim, jaiz, hasan, qabih) agar tidak merusak makna ayat. Semangat keilmuan harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, yaitu dengan terus belajar, kritis, dan mengamalkan ilmu.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Waqaf | Berhenti sejenak saat membaca Al-Qur'an untuk mengambil napas. |
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca Al-Qur'an dengan benar sesuai kaidah. |
| Tafaqquh fiddin | Memperdalam pengetahuan agama. |
| Makhraj | Tempat keluarnya huruf hijaiyah. |
| Hadis | Perkataan, perbuatan, atau ketetapan Nabi Muhammad SAW. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Al-Qur’an Menginspirasi: Meraih Kesuksesan dengan Semangat Mencari IlmuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeyakini Hari Akhir dengan Mawas DiriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIndahnya Etika Pergaulan dan Komunikasi IslamiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBersyukur dengan Akikah, Peduli Sesama dengan BerkurbanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengapresiasi Peradaban Daulah UsmaniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Al-Qur’an Menginspirasi: Menjadi Khalifatullah fil ‘Ard Penebar Kasih SayangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeraih Ketenangan Jiwa dengan Meyakini Qada dan QadarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDengan Seni Islami, Kehidupan Semakin HarmoniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengenal Imam Mazhab, Ibadah Semakin MantapBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengapresiasi Peradaban pada Masa Syafawi dan India MughalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Iman kepada Hari AkhirPendidikan Agama Islam Kelas IX SMPAyat Al-Qur’an dan Hadis tentang keimanan QS. al-Baqarah/1:Pendidikan Agama Islam Kelas VII SMPAyat Al-Qur’an dan Hadis tentang keimanan QS. al-Baqarah/1: 285Pendidikan Agama Islam Kelas VII SMPAl-Qur’an dan Sunah sebagai Pedoman HidupPendidikan Agama Islam Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf pada Pendidikan Agama Islam SMP, Fase D.
Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf untuk Pendidikan Agama Islam kelas IX.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf ini gratis?
Ya. Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf untuk Pendidikan Agama Islam kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Ayat Al-Qur'an dan Hadis tentang Semangat Keilmuan serta tanda-tanda waqaf yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.