Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII
Allah Pemelihara Hidupku
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Kristen SMP kelas VIII materi Allah Pemelihara Hidupku lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Allah Pemelihara Hidupku yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Allah Pemelihara Hidupku |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 40 menit = 120 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar tentang Allah sebagai pencipta dan mengenal beberapa contoh pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Allah dan Karya-Nya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami karya Allah sebagai pencipta, pemelihara, penyelamat, dan pembaharu, serta menunjukkan respons iman melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Manusia dan seluruh ciptaan di alam semesta ini bergantung sepenuhnya pada pemeliharaan Allah untuk dapat terus ada dan hidup. |
| Konseptual | Pemeliharaan Allah adalah tindakan berkelanjutan Allah untuk menjaga, menopang, dan membimbing seluruh ciptaan-Nya sesuai dengan rencana dan kehendak-Nya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi bentuk-bentuk pemeliharaan Allah, menganalisis dampaknya, dan meresponsnya melalui tindakan syukur serta tanggung jawab. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana keyakinan akan pemeliharaan Allah membentuk cara pandang mereka terhadap tantangan hidup dan memotivasi mereka untuk bertindak bertanggung jawab. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai bentuk pemeliharaan Allah dalam kehidupan pribadi dan alam semesta.
- Menganalisis makna pemeliharaan Allah bagi kehidupan manusia dan ciptaan lainnya.
- Menjelaskan respons yang tepat terhadap pemeliharaan Allah melalui sikap syukur dan tanggung jawab.
- Menyusun dan mempresentasikan karya sederhana yang menggambarkan pemeliharaan Allah dalam konteks lokal (pesisir/pegunungan).
- Menerapkan nilai-nilai syukur dan tanggung jawab dalam menjaga diri, sesama, dan lingkungan sekitar.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa Allah adalah pemelihara yang setia atas seluruh ciptaan-Nya, termasuk manusia, akan menumbuhkan rasa syukur, percaya, dan tanggung jawab untuk menjaga hidup serta alam.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa yakin bahwa kita tidak sendirian dalam menghadapi berbagai tantangan hidup di dunia ini?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Mempelajari siklus alam, ekosistem pesisir/pegunungan, dan dampaknya bagi kehidupan. Bahasa Indonesia: Menyusun teks deskripsi, puisi, atau narasi tentang keindahan alam sebagai wujud pemeliharaan Allah. Seni Budaya: Membuat karya visual (poster, maket) atau pertunjukan (drama, lagu) yang mengekspresikan pemeliharaan Allah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung peserta didik dalam mengamati bentuk-bentuk pemeliharaan Allah di lingkungan rumah dan sekitar, serta membimbing mereka dalam praktik syukur dan tanggung jawab. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan area pajang untuk hasil karya, serta memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah (misalnya taman, kebun) sebagai sumber observasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan gawai/komputer untuk mencari informasi, menonton video edukasi tentang ekosistem lokal, membuat poster digital, atau infografis sebagai bagian dari proyek akhir. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk pemeliharaan Allah dalam kehidupan pribadi dan alam semesta. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Peserta didik disambut dengan salam dan doa, dilanjutkan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang Allah sebagai pencipta, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi pemeliharaan Allah, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati gambar atau video tentang keindahan alam pesisir pantai atau pegunungan dan keberlangsungan hidup di sana (misalnya siklus air, ekosistem laut/hutan). Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi bagaimana Allah memelihara kehidupan di tempat tersebut dan apa saja yang mereka rasakan sebagai bentuk pemeliharaan Allah dalam hidup mereka sendiri. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok membuat daftar bentuk-bentuk pemeliharaan Allah yang mereka temukan, baik yang bersifat umum di alam maupun yang bersifat personal. Mereka juga mencatat contoh spesifik dari lingkungan sekitar mereka (misalnya hasil laut yang melimpah, air bersih dari pegunungan). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi, kemudian mengajak peserta didik menyimpulkan bahwa pemeliharaan Allah nyata dalam setiap aspek kehidupan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, mengajak mereka merenungkan kembali betapa besar kasih Allah, memberikan tugas untuk mengamati satu bentuk pemeliharaan Allah di rumah, dan menutup dengan doa syukur. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis makna pemeliharaan Allah bagi kehidupan manusia dan ciptaan lainnya serta menjelaskan respons yang tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, kemudian mengulas kembali hasil identifikasi pemeliharaan Allah pada pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis makna pemeliharaan Allah dan respons yang tepat, serta menjelaskan skenario masalah yang akan dipecahkan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok. Setiap kelompok diberikan studi kasus yang berkaitan dengan tantangan hidup di daerah pesisir (misalnya abrasi pantai, pencemaran laut) atau pegunungan (misalnya tanah longsor, deforestasi). Mereka diminta menganalisis bagaimana pemeliharaan Allah tetap ada di tengah tantangan tersebut dan mengapa manusia perlu turut bertanggung jawab. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Kelompok berdiskusi untuk mencari solusi atau respons yang sesuai dengan nilai-nilai Kristiani terhadap studi kasus yang diberikan, dengan fokus pada sikap syukur dan tanggung jawab menjaga ciptaan Allah. Mereka merancang ide proyek sederhana atau kampanye kesadaran. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis dan rencana respons mereka. Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok, memberikan umpan balik konstruktif, dan menekankan pentingnya kolaborasi dalam merespons pemeliharaan Allah. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru menyimpulkan bahwa pemeliharaan Allah membutuhkan respons aktif dari manusia. Guru memberikan tugas individu untuk menuliskan satu komitmen pribadi dalam menjaga alam dan sesama, dan menutup dengan lagu pujian syukur. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyusun dan mempresentasikan karya sederhana yang menggambarkan pemeliharaan Allah dalam konteks lokal serta menerapkan nilai-nilai syukur dan tanggung jawab. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi tentang pemeliharaan Allah dan respons yang telah dibahas. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan mempresentasikan proyek sederhana yang telah disiapkan dan menjelaskan rubrik penilaian yang akan digunakan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dalam kelompoknya masing-masing mempersiapkan presentasi proyek mereka. Proyek bisa berupa poster, infografis digital, maket sederhana, puisi, lagu, atau sketsa drama pendek yang menggambarkan pemeliharaan Allah dalam konteks lokal (pesisir/pegunungan) dan respons manusia. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok mempresentasikan proyeknya di depan kelas. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan memberikan penguatan terkait nilai-nilai syukur dan tanggung jawab yang terkandung dalam proyek. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setelah semua kelompok presentasi, guru mengajak peserta didik melakukan refleksi bersama tentang seluruh proses pembelajaran. Guru memberikan umpan balik umum dan spesifik terhadap proyek-proyek yang telah dihasilkan, mengapresiasi kreativitas dan kerja keras mereka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru menutup pembelajaran dengan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi dan karya mereka. Guru mengingatkan pentingnya terus menghidupi nilai syukur dan tanggung jawab, memberikan tugas refleksi akhir, dan menutup dengan doa berkat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis bentuk dan makna pemeliharaan Allah serta merumuskan respons yang sesuai.
Alat & bahan: Kertas A3, spidol warna, pensil warna, gunting, lem, gambar/foto lingkungan pesisir/pegunungan
Langkah kerja:
- Amatilah gambar/foto lingkungan pesisir atau pegunungan yang disediakan oleh guru.
- Diskusikan dalam kelompok, bentuk-bentuk pemeliharaan Allah apa saja yang dapat kalian identifikasi dari gambar tersebut.
- Tuliskan makna pemeliharaan Allah bagi kehidupan manusia dan alam berdasarkan hasil diskusi.
- Rumuskan 3-5 respons nyata yang dapat kalian lakukan sebagai wujud syukur dan tanggung jawab terhadap pemeliharaan Allah, khususnya di lingkungan sekitar kalian.
- Sajikan hasil diskusi kalian dalam bentuk peta pikiran atau poster mini di kertas A3.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang pemeliharaan Allah?
- Bisakah kamu memberikan contoh pemeliharaan Allah dalam hidupmu?
- Mengapa penting bagi kita untuk bersyukur atas hidup yang kita miliki?
- Apa peran manusia dalam menjaga alam ciptaan Allah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, analisis studi kasus, dan kolaborasi dalam menyusun proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek akhir (presentasi dan karya) berdasarkan rubrik yang telah ditentukan, serta tes tertulis singkat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk pemeliharaan Allah dalam kehidupan pribadi dan alam semesta. | Bentuk-bentuk pemeliharaan Allah. | 3 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menganalisis makna pemeliharaan Allah dan respons yang tepat. | Makna pemeliharaan Allah dan tanggung jawab manusia. | 3 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Menyusun dan mempresentasikan karya sederhana serta menerapkan nilai-nilai syukur dan tanggung jawab. | Proyek 'Allah Pemelihara Hidupku' dan praktik syukur-tanggung jawab. | 3 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
Hidup kita dan seluruh alam semesta adalah anugerah yang luar biasa. Pernahkah kamu berhenti sejenak untuk memikirkan bagaimana semua ini bisa terus ada dan berfungsi dengan baik? Dalam materi ini, kita akan belajar tentang Allah sebagai Pemelihara Hidup kita, yang terus menjaga, menopang, dan membimbing seluruh ciptaan-Nya dengan kasih setia yang tak berkesudahan.
1. Siapakah Allah Sang Pemelihara?
Allah bukan hanya Pencipta yang mengawali segala sesuatu, tetapi juga Pemelihara yang terus-menerus menopang keberadaan ciptaan-Nya. Ini berarti Allah tidak menciptakan lalu meninggalkan, melainkan aktif terlibat dalam menjaga kelangsungan hidup alam semesta dan setiap makhluk di dalamnya. Pemeliharaan Allah bersifat menyeluruh, mencakup aspek fisik, spiritual, dan sosial. Dia adalah sumber dari segala kehidupan dan penopang keberlangsungan kita setiap hari.
2. Bentuk-bentuk Pemeliharaan Allah di Alam Semesta
Pemeliharaan Allah tampak jelas dalam keteraturan alam. Contohnya, siklus air yang terus berputar, memastikan ketersediaan air bersih bagi makhluk hidup. Di daerah pesisir, Allah memelihara ekosistem laut dengan berbagai jenis ikan dan terumbu karang yang menjadi sumber kehidupan. Di pegunungan, Dia menyediakan tanah subur, hutan sebagai paru-paru dunia, dan sumber mata air. Semua ini menunjukkan hikmat dan kuasa Allah yang tak terbatas dalam menjaga keseimbangan ciptaan-Nya.
3. Pemeliharaan Allah dalam Kehidupan Manusia
Bagi manusia, pemeliharaan Allah hadir dalam berbagai bentuk: kesehatan yang kita nikmati, makanan dan minuman yang kita konsumsi, keluarga dan teman yang mengasihi, bahkan dalam setiap napas yang kita hirup. Allah juga memelihara kita melalui perlindungan dari bahaya, bimbingan saat kita bingung, dan kekuatan saat kita lemah. Ini adalah bukti kasih setia Allah yang tidak pernah berhenti, bahkan di tengah kesulitan sekalipun. Kita dipelihara secara personal dan komunal.
4. Makna Pemeliharaan Allah
Memahami pemeliharaan Allah berarti menyadari bahwa hidup kita memiliki tujuan dan nilai di mata Sang Pencipta. Ini menumbuhkan rasa aman, karena kita tahu ada kekuatan yang lebih besar yang menjaga kita. Pemahaman ini juga mengajarkan kita tentang kemahakuasaan dan kemahabaikan Allah. Kita tidak hidup secara kebetulan, melainkan dalam rancangan kasih Allah yang sempurna. Makna ini mendorong kita untuk percaya penuh kepada-Nya dalam segala situasi.
5. Respons Manusia terhadap Pemeliharaan Allah: Syukur
Salah satu respons utama terhadap pemeliharaan Allah adalah syukur. Syukur bukan hanya ucapan terima kasih, tetapi juga sikap hati yang mengakui segala kebaikan yang kita terima berasal dari Allah. Syukur diwujudkan melalui doa, pujian, dan ungkapan sukacita. Di daerah pesisir, misalnya, nelayan bersyukur atas hasil tangkapan. Di pegunungan, petani bersyukur atas panen melimpah. Syukur membuat kita lebih menghargai setiap anugerah, sekecil apa pun itu.
6. Respons Manusia terhadap Pemeliharaan Allah: Tanggung Jawab
Selain syukur, kita juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengelola ciptaan Allah. Ini berarti kita tidak boleh merusak lingkungan, menyia-nyiakan sumber daya, atau menyakiti sesama. Di daerah pesisir, tanggung jawab berarti menjaga kebersihan laut dan tidak merusak terumbu karang. Di pegunungan, berarti tidak melakukan penebangan liar dan menjaga kelestarian hutan. Tanggung jawab adalah wujud nyata kasih kita kepada Allah dan sesama, serta upaya melestarikan hidup yang telah dipelihara-Nya.
7. Tantangan dan Kepercayaan
Meskipun Allah memelihara, bukan berarti hidup akan selalu mulus tanpa masalah. Bencana alam, penyakit, atau kesulitan hidup bisa saja terjadi. Namun, dalam situasi sulit sekalipun, kita diajak untuk tetap percaya bahwa Allah tetap memegang kendali dan memiliki rencana. Kepercayaan ini memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan dan mencari hikmat-Nya dalam setiap keputusan. Ini adalah iman yang diuji dan diperkuat melalui pengalaman hidup.
Rangkuman: Allah adalah Pemelihara Hidup kita dan seluruh ciptaan-Nya, yang terus menjaga dan menopang dengan kasih setia. Pemeliharaan-Nya tampak dalam keteraturan alam dan setiap aspek kehidupan manusia. Sebagai respons, kita diajak untuk bersyukur atas segala anugerah dan bertanggung jawab menjaga serta melestarikan ciptaan-Nya. Dengan demikian, kita menjadi mitra Allah dalam merawat bumi ini.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pemeliharaan Allah | Tindakan Allah yang berkelanjutan untuk menjaga, menopang, dan membimbing seluruh ciptaan-Nya. |
| Ekosistem | Kesatuan komunitas makhluk hidup dan lingkungan fisiknya yang saling berinteraksi. |
| Syukur | Sikap hati dan tindakan yang mengakui serta berterima kasih atas kebaikan Allah. |
| Tanggung Jawab | Kewajiban untuk melaksanakan tugas dan merawat sesuatu dengan baik. |
| Konservasi | Upaya pelestarian atau perlindungan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Allah Pemelihara Hidupku" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap
Hidup Beriman dan BerpengharapanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopYesus Kristus Teladan HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeran Roh KudusBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGereja yang MelayaniBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap0 dari 3 siap
Etika Pergaulan Remaja KristenBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKeadilan dan KejujuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIman dan Ilmu PengetahuanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Kristen di kelas lain
Allah Berkarya Melalui IPTEKPendidikan Agama Kristen Kelas VIII SMPAllah PenciptaPendidikan Agama Kristen Kelas VIII SMPPerkembangan Teknologi di Era DigitalPendidikan Agama Kristen Kelas VIII SMPTalentakuPendidikan Agama Kristen Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen Allah Pemelihara Hidupku ini gratis?
Ya. Modul Allah Pemelihara Hidupku untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Allah Pemelihara Hidupku ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VIII SMP.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Allah Pemelihara Hidupku untuk Pendidikan Agama Kristen kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Allah Pemelihara Hidupku ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Allah Pemelihara Hidupku dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.