Modul Ajar SMA

Modul Ajar Bahasa Jepang Kelas X SMA

1 modul ajar Bahasa Jepang kelas X SMA (Fase E) siap unduh — Hiragana. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen; Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 6 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Hiragana, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Hiragana selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Jepang Kelas X SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Hiragana
Bahasa Jepang · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Hiragana
Bahasa Jepang · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Jepang
Fase / KelasE / X
Materi PokokHiragana
Alokasi Waktu3 Pertemuan (3 JP: 1 JP × 45 menit = 45 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal konsep sistem penulisan asing dan memiliki motivasi untuk belajar bahasa Jepang.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: komunikasi, kreativitas, kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMenyimak, Membaca, Berbicara, Menulis (Bahasa Jepang)
Rumusan CP FasePada akhir fase E, peserta didik mampu menggunakan bahasa Jepang untuk berinteraksi dan berkomunikasi dalam konteks personal dan sosial dengan memahami teks lisan dan tulis sederhana, serta menyusun kalimat dasar dengan struktur yang relevan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualHiragana adalah salah satu dari tiga sistem penulisan utama dalam bahasa Jepang, yang digunakan untuk menulis kata-kata asli Jepang dan partikel tata bahasa.
KonseptualHiragana adalah sistem silabari, di mana setiap karakter mewakili satu suku kata, dan penting untuk membentuk dasar membaca serta menulis dalam bahasa Jepang.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi, membaca, dan menulis karakter Hiragana secara bertahap dengan urutan goresan yang benar.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya penguasaan Hiragana sebagai fondasi untuk memahami dan menguasai bahasa Jepang secara lebih lanjut.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kartu karakter Hiragana, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 20 karakter Hiragana dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat menulis minimal 15 karakter Hiragana sesuai urutan goresan yang benar.
  3. Setelah berlatih, peserta didik dapat membaca kata-kata sederhana yang ditulis dalam Hiragana dengan lafal yang benar.
  4. Melalui aktivitas kelompok, peserta didik dapat menyusun kata-kata sederhana dalam Hiragana dari kartu karakter dengan akurat.
  5. Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menulis nama mereka sendiri dan nama benda di sekitar dalam Hiragana dengan mandiri.
Halaman 2 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Penguasaan Hiragana memungkinkan peserta didik membaca dan menulis kata-kata dasar dalam bahasa Jepang, membuka pintu untuk komunikasi efektif dan pemahaman budaya Jepang.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari cara menulis yang berbeda untuk sebuah bahasa baru?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mempelajari estetika dan filosofi di balik kaligrafi Jepang atau cara menggambar karakter Hiragana yang indah.
Bahasa Indonesia: Membandingkan sistem penulisan Hiragana dengan abjad Latin dalam hal struktur dan pengucapan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah dan mendorong anak untuk berlatih menulis Hiragana.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang nyaman dengan dinding berhias poster Hiragana dan sudut baca buku berbahasa Jepang sederhana akan mendukung pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi belajar Hiragana interaktif atau video tutorial penulisan di YouTube dapat menjadi sumber belajar tambahan bagi peserta didik.
Halaman 3 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 45 menit · awal 10 · inti 25 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kartu karakter Hiragana, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 20 karakter Hiragana dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menampilkan beberapa gambar objek Jepang (misal: sushi, kimono, sakura) dan bertanya 'Apa yang kalian ketahui tentang Jepang?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal Hiragana dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa membaca tulisan Jepang yang seperti gambar ini?' agar peserta didik memahami tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang Hiragana dan menunjukkan kartu-kartu flashcard Hiragana (あ-お, か-こ) sambil melafalkannya dengan jelas.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengamati kartu karakter Hiragana dan mencoba menirukan lafal guru, kemudian guru bertanya 'Apa perbedaan karakter Hiragana ini dengan huruf Latin?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berpasangan mencoba mencocokkan karakter Hiragana yang ditampilkan dengan suara yang didengar, menggunakan panduan dari guru.
  4. Pengolahan data: Peserta didik berlatih melafalkan karakter Hiragana secara individu dan berpasangan, dengan fokus pada perbedaan bunyi dan bentuk.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru membagikan LKPD yang berisi gambar kartu Hiragana (あ-お, か-こ) dan meminta peserta didik untuk melingkari karakter yang berhasil mereka identifikasi setelah mendengar lafalnya dari guru.
  2. Peserta didik secara individu mencoba menulis beberapa karakter Hiragana sederhana (misalnya あ, い, う) di buku catatan mereka mengikuti contoh urutan goresan yang ditunjukkan guru.
  3. Peserta didik saling memeriksa hasil identifikasi dan tulisan teman sebangku, memberikan umpan balik sederhana.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Peserta didik secara acak diminta untuk menunjukkan kartu Hiragana dan melafalkannya di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan korektif terhadap pelafalan dan identifikasi karakter Hiragana.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya mengenal Hiragana sebagai langkah awal belajar bahasa Jepang.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama karakter Hiragana yang telah dipelajari hari ini.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan menumbuhkan semangat untuk pertemuan selanjutnya.
  3. Guru memberikan tugas untuk menghafal karakter Hiragana yang telah dipelajari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 45 menit · awal 10 · inti 25 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat menulis minimal 15 karakter Hiragana sesuai urutan goresan yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik mengulang kembali karakter Hiragana yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya melalui kuis singkat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menulis Hiragana dengan benar dan mengingatkan kembali pentingnya kerapian dalam menulis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menampilkan video tutorial penulisan Hiragana (さ-そ, た-と) dengan urutan goresan yang jelas dan lambat.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengamati video dan mencoba mengidentifikasi urutan goresan yang benar untuk setiap karakter, kemudian guru bertanya 'Bagaimana cara menulis karakter ini agar terlihat rapi dan benar?'
  3. Pengumpulan data: Guru membagikan lembar kerja latihan menulis Hiragana dengan panduan titik-titik dan panah arah goresan.
  4. Pengolahan data: Peserta didik berlatih menulis karakter Hiragana (さ-そ, た-と) secara mandiri di lembar kerja, mengikuti urutan goresan yang telah diamati.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Peserta didik melanjutkan latihan menulis karakter Hiragana (な-の, は-ほ) di lembar kerja, fokus pada ketepatan urutan goresan dan bentuk karakter.
  2. Guru berkeliling membimbing peserta didik secara individu, memberikan koreksi dan saran untuk perbaikan tulisan.
  3. Peserta didik secara berpasangan saling menilai tulisan Hiragana teman berdasarkan kerapian dan ketepatan urutan goresan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Beberapa peserta didik diminta untuk menuliskan salah satu karakter Hiragana di papan tulis dan menjelaskan urutan goresannya.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil tulisan peserta didik secara keseluruhan, menyoroti kemajuan dan area yang perlu ditingkatkan.
  3. Guru menekankan bahwa latihan menulis yang konsisten adalah kunci untuk menguasai Hiragana.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik merefleksikan kesulitan dan kemudahan dalam menulis Hiragana.
  2. Guru memotivasi peserta didik untuk terus berlatih dan mengapresiasi usaha mereka dalam belajar menulis Hiragana.
  3. Guru memberikan tugas untuk melanjutkan latihan menulis Hiragana di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 45 menit · awal 10 · inti 25 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Setelah berlatih, peserta didik dapat membaca kata-kata sederhana yang ditulis dalam Hiragana dengan lafal yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menampilkan beberapa kata sederhana dalam Hiragana (misal: さかな (sakana), ねこ (neko), いぬ (inu)) dan meminta peserta didik mencoba membacanya sebagai apersepsi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membaca kata-kata dalam Hiragana dan menyusun kata sederhana, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa tahu apa arti kata-kata Hiragana ini?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar benda sehari-hari (misal: buku, pensil, tas) dan menuliskan nama benda tersebut dalam Hiragana di papan tulis, lalu bertanya 'Bisakah kalian membaca dan menebak arti kata-kata ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan setiap kelompok menerima set kartu karakter Hiragana lengkap serta lembar kerja yang berisi daftar kata-kata sederhana dalam Hiragana.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencoba membaca kata-kata di lembar kerja dengan bantuan kartu Hiragana dan mencocokkan dengan gambar yang ditampilkan guru atau gambar lain yang relevan.
  4. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan arahan dan koreksi pelafalan serta membantu dalam proses identifikasi kata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk menyusun minimal lima kata sederhana dalam Hiragana menggunakan kartu karakter yang tersedia, lalu menuliskannya di papan tulis beserta artinya.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Salah satu anggota kelompok mempresentasikan kata-kata yang telah disusun dan dibaca di depan kelas, serta menjelaskan artinya.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Guru membagikan LKPD 'Hiragana no Kotoba' dan meminta peserta didik untuk mengisi tabel dengan membaca kata-kata Hiragana yang tertera dan menuliskan artinya dalam bahasa Indonesia.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok saling memberikan umpan balik terhadap hasil presentasi dan tulisan di papan tulis.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi kelas untuk mengevaluasi pemahaman peserta didik tentang membaca dan menyusun kata-kata Hiragana, serta memberikan penguatan konsep.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan bahwa dengan menguasai Hiragana, peserta didik kini memiliki kunci untuk membaca banyak teks dasar dalam bahasa Jepang.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pentingnya Hiragana dalam membaca dan menyusun kata-kata sederhana.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi peserta didik, menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas mencari 5 kata benda di sekitar rumah dan menuliskannya dalam Hiragana, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Kenali dan Tulis Hiragana!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Melalui lembar kerja ini, peserta didik dapat mengidentifikasi, menulis, dan membaca karakter Hiragana serta menyusun kata-kata sederhana.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, kartu karakter Hiragana, lembar kerja.

Langkah kerja:

  1. Tuliskan huruf hiragana untuk setiap romaji pada tabel berikut, lalu bacakan dengan lafal yang benar.
    Huruf hiraganaRomajiHiragananuutasu
    Gambar 1. Tabel
  2. カードを よく みて、せんせいの こえを きいて ください。(Kādo o yoku mite, sensei no koe o kiite kudasai. — Perhatikan kartu dengan baik, dengarkan suara guru.)
  3. ひらがなを なぞって、かいて ください。(Hiragana o nazotte, kaite kudasai. — Tebalkan dan tulislah Hiragana.)
  4. ことばを よんで、いみを かいて ください。(Kotoba o yonde, imi o kaite kudasai. — Bacalah kata-kata, tulis artinya.)
  5. カードで ことばを つくって、かいて ください。(Kādo de kotoba o tsukutte, kaite kudasai. — Buatlah kata-kata dengan kartu, lalu tulislah.)
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaanmenjodohkan · 6 pasangesai LKPD · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah Anda pernah melihat tulisan Jepang sebelumnya?
  2. Menurut Anda, apa fungsi tulisan yang berbeda dari huruf Latin?
  3. Apakah Anda tertarik untuk belajar menulis dalam bahasa Jepang?
  4. Apakah Anda tahu ada berapa jenis huruf dalam bahasa Jepang?

Formatif (proses): Observasi saat peserta didik mengidentifikasi, menulis, dan melafalkan Hiragana serta partisipasi dalam diskusi kelompok.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk membaca dan menulis kata-kata sederhana dalam Hiragana serta menyusun kalimat pendek.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi minimal 20 karakter Hiragana dengan tepat.Pengenalan dan identifikasi karakter Hiragana (あ-こ).3 JPKomunikasi, Kemandirian
2Menulis minimal 15 karakter Hiragana sesuai urutan goresan yang benar.Latihan menulis karakter Hiragana (さ-ほ).3 JPKemandirian, Kreativitas
3Membaca kata-kata sederhana dalam Hiragana dengan lafal yang benar dan menyusun kata-kata.Membaca dan menyusun kata-kata sederhana dalam Hiragana.3 JPKomunikasi, Kreativitas, Kolaborasi
Halaman 9 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di dunia bahasa Jepang! Langkah pertama yang sangat penting untuk menguasai bahasa ini adalah mengenal Hiragana. Hiragana adalah salah satu sistem penulisan dasar yang akan membuka pintu Anda untuk membaca, menulis, dan memahami banyak hal dalam bahasa Jepang. Mari kita mulai petualangan belajar Hiragana yang menyenangkan ini!

1. Apa itu Hiragana?
Hiragana (ひらがな) adalah sistem penulisan fonetik di Jepang yang mewakili suku kata. Ini adalah salah satu dari tiga sistem penulisan utama, bersama dengan Katakana dan Kanji. Hiragana digunakan untuk menulis kata-kata asli Jepang, partikel tata bahasa, dan akhiran kata kerja/kata sifat. Ada 46 karakter dasar Hiragana, masing-masing mewakili satu suku kata. Mempelajari Hiragana adalah fondasi mutlak untuk setiap pembelajar bahasa Jepang. Tanpa Hiragana, akan sulit membaca kalimat sederhana atau memahami tata bahasa dasar.

2. Karakter Dasar Hiragana
Hiragana terdiri dari 5 vokal dasar (あ, い, う, え, お) dan 41 konsonan-vokal kombinasi. Karakter-karakter ini disusun dalam tabel Gojūon (五十音) yang berarti 'lima puluh suara', meskipun jumlahnya tidak tepat lima puluh. Contoh baris pertama adalah あ (a), い (i), う (u), え (e), お (o). Baris kedua adalah か (ka), き (ki), く (ku), け (ke), こ (ko). Setiap karakter memiliki bentuk yang unik dan urutan goresan yang spesifik. Menguasai bentuk dan urutan goresan sangat penting agar tulisan Hiragana Anda rapi dan mudah dibaca.

3. Cara Menulis Hiragana yang Benar
Menulis Hiragana memerlukan latihan dan ketelitian. Setiap karakter memiliki urutan goresan (筆順 - hitsujun) yang standar. Mengikuti urutan goresan yang benar tidak hanya membuat tulisan lebih rapi, tetapi juga membantu Anda mengingat karakter lebih mudah. Misalnya, karakter あ (a) dimulai dengan goresan horizontal di atas, diikuti goresan vertikal, dan diakhiri dengan goresan melingkar. Latihlah menulis di atas kertas bergaris atau menggunakan lembar kerja berpanduan untuk memastikan setiap goresan dilakukan dengan arah dan urutan yang tepat. Konsistensi dalam latihan akan meningkatkan kecepatan dan akurasi Anda.

4. Membaca Kata-kata Sederhana
Setelah mengenal dan mampu menulis karakter Hiragana, Anda bisa mulai membaca kata-kata sederhana. Gabungkan karakter-karakter yang telah Anda pelajari untuk membentuk kata. Contoh: さ (sa) + か (ka) + な (na) = さかな (sakana) yang berarti 'ikan'. Atau, ね (ne) + こ (ko) = ねこ (neko) yang berarti 'kucing'. Kunci untuk membaca dengan lancar adalah mengenali setiap karakter dengan cepat dan melafalkannya dengan benar. Berlatihlah membaca daftar kata, nama benda di sekitar, atau bahkan nama Anda sendiri dalam Hiragana. Ini akan membangun kepercayaan diri Anda dalam membaca bahasa Jepang.

Rangkuman: Hiragana adalah sistem penulisan suku kata dasar dalam bahasa Jepang yang esensial untuk membaca dan menulis. Dengan 46 karakter utama, Hiragana digunakan untuk kata-kata asli Jepang dan tata bahasa. Menguasai bentuk, urutan goresan, dan pelafalan setiap karakter adalah kunci. Latihan rutin akan memungkinkan peserta didik untuk mengidentifikasi, menulis, dan membaca kata-kata sederhana dalam Hiragana, membuka gerbang menuju pemahaman bahasa Jepang yang lebih mendalam.

Halaman 10 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Hiragana (ひらがな)Salah satu sistem penulisan fonetik di Jepang yang mewakili suku kata.
Gojūon (五十音)Tabel standar karakter Hiragana dan Katakana, secara harfiah berarti 'lima puluh suara'.
Hitsujun (筆順)Urutan goresan yang benar untuk menulis karakter Jepang.
Katakana (カタカナ)Sistem penulisan fonetik Jepang lainnya, digunakan untuk kata serapan asing.
Kanji (漢字)Karakter Tiongkok yang digunakan dalam bahasa Jepang.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jepang · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Hiragana" mata pelajaran Bahasa Jepang Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Hiragana — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan

3 materi Bahasa Jepang SMA, urut mengajar dari Salam dan Perkenalan (Aisatsu, Jikoshoukai) hingga Identitas Diri dan Keluarga (Kazoku).

Salam dan Perkenalan (Aisatsu, Jikoshoukai)Hiragana dan KatakanaIdentitas Diri dan Keluarga (Kazoku)

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Bahasa Jepang SMA, urut mengajar dari Kehidupan Sekolah (Gakkou no Seikatsu) hingga Benda di Sekitar Kita.

Kehidupan Sekolah (Gakkou no Seikatsu)Angka, Waktu, dan TanggalBenda di Sekitar Kita

Bahasa Jepang Kelas X SMA — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMA berada di Fase E, dan 6 materi Bahasa Jepang setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Jepang kelas X (kelas 10) SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Jepang kelas X (kelas 10) SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Jepang kelas X (kelas 10) SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Jepang bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XPeta Konsep
HiraganaApa itu Hiragana?Karakter Dasar HiraganaCara Menulis Hiragana yang BenarMembaca Kata-kata Sederhana
Dari sub-bab HiraganaLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jepang · Kelas XProfil Lulusan
KomunikasiKreativitasKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Salam dan Perkenalan (Aisatsu, Jikoshoukai)1Hiragana dan Katakana1Identitas Diri dan Keluarga (Kazoku)2Kehidupan Sekolah (Gakkou no Seikatsu)2Angka, Waktu, dan Tanggal…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDSalam dan Perkenalan (Aisatsu, Jikoshoukai)Hiragana dan KatakanaIdentitas Diri dan Keluarga (Kazoku)
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Jepang Kelas X SMA

Apakah modul ajar Bahasa Jepang ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas X (kelas 10) SMA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Bahasa Jepang kelas X SMA?

6 materi, urut mengajar dari Salam dan Perkenalan (Aisatsu, Jikoshoukai) hingga Benda di Sekitar Kita. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Jepang?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.