Modul Ajar SMK

Modul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK

1 modul ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK untuk kelas XI — mulai Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D.

1 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet
Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet
Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi)
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami dasar-dasar fisiologi tanaman dan jenis-jenis tanaman perkebunan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemeliharaan Tanaman Perkebunan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis kebutuhan nutrisi tanaman perkebunan, merencanakan, serta melaksanakan pemupukan secara efektif dan efisien sesuai standar operasional prosedur untuk mencapai produktivitas optimal.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualTanaman kelapa sawit, kopi, kakao, dan karet membutuhkan unsur hara spesifik untuk pertumbuhan dan produksi yang optimal.
KonseptualPemupukan adalah upaya penambahan unsur hara ke dalam tanah atau tanaman untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
ProseduralLangkah-langkah pemupukan meliputi analisis tanah, perhitungan dosis, pemilihan jenis pupuk, dan teknik aplikasi yang tepat.
MetakognitifMampu menyadari pentingnya pemahaman mendalam tentang kebutuhan nutrisi spesifik setiap jenis tanaman perkebunan untuk keberhasilan budidaya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk dan fungsinya untuk tanaman perkebunan (kelapa sawit, kopi, kakao, karet) dengan tepat.
  2. Menganalisis kebutuhan unsur hara spesifik pada tanaman kelapa sawit, kopi, kakao, dan karet berdasarkan fase pertumbuhan.
  3. Merancang jadwal dan dosis pemupukan yang efektif dan efisien untuk berbagai jenis tanaman perkebunan.
  4. Melaksanakan teknik pemupukan yang benar dan aman sesuai standar operasional prosedur untuk tanaman kopi.
  5. Mengevaluasi efektivitas program pemupukan pada tanaman perkebunan dan mengidentifikasi potensi perbaikan.
  6. Mempresentasikan hasil analisis dan rancangan pemupukan dengan argumen yang logis dan solutif.
Halaman 2 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pemupukan yang tepat bukan hanya tentang menambah pupuk, melainkan memahami kebutuhan unik setiap tanaman perkebunan dan dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa dua petani dengan jenis tanaman dan luas lahan yang sama bisa menghasilkan panen yang sangat berbeda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuKimia: Memahami komposisi kimia pupuk, reaksi unsur hara di tanah, dan dampaknya terhadap pH tanah.
Matematika: Perhitungan dosis pupuk, luas lahan, dan efisiensi biaya pemupukan.
Kewirausahaan: Analisis biaya-manfaat pemupukan dan dampaknya terhadap keuntungan usaha perkebunan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau praktisi perkebunan dapat berbagi pengalaman tentang praktik pemupukan di kebun mereka, atau sekolah dapat mengundang ahli dari perusahaan pupuk untuk memberikan kuliah tamu.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilaksanakan di ruang kelas untuk teori dan diskusi, serta di kebun praktik sekolah atau area simulasi untuk kegiatan praktik pemupukan yang aman dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi kalkulator dosis pupuk, video tutorial teknik pemupukan, dan sumber belajar daring untuk riset jenis pupuk serta kebutuhan unsur hara.
Halaman 3 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk dan fungsinya untuk tanaman perkebunan (kelapa sawit, kopi, kakao, karet) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan menanyakan kondisi peserta didik. Guru mengaitkan materi pemupukan dengan pengalaman peserta didik melihat tanaman subur/kurus di sekitar mereka, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa dua petani dengan jenis tanaman dan luas lahan yang sama bisa menghasilkan panen yang sangat berbeda?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik diajak mengamati berbagai contoh pupuk (gambar/sampel) dan mendiskusikan fungsinya dalam kelompok kecil, kemudian mencari informasi dari berbagai sumber tentang jenis pupuk dan unsur hara yang terkandung di dalamnya serta perannya bagi pertumbuhan tanaman kelapa sawit, kopi, kakao, dan karet.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat peta konsep atau infografis sederhana yang mengaitkan jenis pupuk, kandungan unsur hara, dan fungsinya pada masing-masing tanaman perkebunan yang berbeda (misal: Kelompok A fokus kelapa sawit, Kelompok B kopi, dst.).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep, dan mengklarifikasi miskonsepsi tentang jenis dan fungsi pupuk. Peserta didik mencatat poin-poin penting.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis pupuk dan fungsinya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan gambaran materi selanjutnya, lalu menutup dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis kebutuhan unsur hara spesifik pada tanaman kelapa sawit, kopi, kakao, dan karet berdasarkan fase pertumbuhan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali materi sebelumnya. Guru menyajikan kasus hipotetis tentang gejala kekurangan unsur hara pada tanaman perkebunan dan menanyakan dugaan penyebabnya, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan (misalnya: 'Tanaman kopi di kebun Pak Budi mengalami daun menguning dan pertumbuhan kerdil, padahal sudah dipupuk NPK'). Mereka mengidentifikasi gejala dan mencari tahu kebutuhan unsur hara spesifik untuk setiap fase pertumbuhan tanaman perkebunan (kelapa sawit, kopi, kakao, karet) dari berbagai sumber.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat laporan singkat yang berisi analisis kasus, identifikasi kebutuhan unsur hara pada fase pertumbuhan tertentu, dan rekomendasi awal jenis pupuk yang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka juga membandingkan kebutuhan antar jenis tanaman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitKelompok mempresentasikan hasil analisis dan rekomendasi mereka. Guru dan kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru meluruskan pemahaman dan memberikan penekanan pada pentingnya analisis kebutuhan unsur hara yang tepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya analisis kebutuhan unsur hara. Guru memberikan apresiasi, motivasi, dan memberikan informasi tentang tugas untuk pertemuan selanjutnya (mempersiapkan data untuk rancangan pemupukan), lalu menutup dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik mampu menganalisis kebutuhan pupuk dan merancang jadwal pemupukan untuk tanaman perkebunan.

Alat & bahan: Laptop/komputer, akses internet, kalkulator, alat tulis, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Bentuk kelompok kerja yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Pilih satu jenis tanaman perkebunan (kelapa sawit/kopi/kakao/karet) dan fase pertumbuhannya.
  3. Cari informasi tentang kebutuhan unsur hara makro dan mikro tanaman tersebut pada fase yang dipilih.
  4. Hitung dosis pupuk yang dibutuhkan per pohon/hektar berdasarkan data hipotetis atau hasil analisis tanah (jika tersedia).
  5. Susun jadwal aplikasi pupuk selama satu musim tanam, termasuk jenis pupuk, dosis, dan metode aplikasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang fungsi pupuk bagi tanaman?
  2. Sebutkan 3 jenis pupuk yang Anda tahu!
  3. Menurut Anda, apakah semua tanaman membutuhkan jenis pupuk yang sama?
  4. Apa yang bisa terjadi jika tanaman kekurangan pupuk?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kualitas analisis studi kasus, dan progres penyusunan rancangan program pemupukan.

Sumatif (akhir): Penilaian praktik pemupukan dan presentasi proyek rancangan program pemupukan, serta tes tertulis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk dan fungsinyaJenis dan fungsi pupuk N, P, K, dan mikro2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis kebutuhan unsur hara spesifikKebutuhan unsur hara kelapa sawit, kopi, kakao, karet berdasarkan fase pertumbuhan2 JPPenalaran Kritis
3Merancang jadwal dan dosis pemupukanPerhitungan dosis, jenis pupuk, dan jadwal aplikasi2 JPKolaborasi, Kemandirian
4Melaksanakan teknik pemupukan dan mengevaluasiSOP pemupukan, praktik, dan evaluasi program2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
Halaman 8 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pemupukan merupakan salah satu kunci keberhasilan budidaya tanaman perkebunan. Tanpa pemupukan yang tepat, tanaman tidak dapat tumbuh optimal dan menghasilkan produksi yang maksimal. Modul ini akan membimbing Anda memahami secara mendalam kebutuhan nutrisi spesifik setiap tanaman perkebunan penting, mulai dari kelapa sawit, kopi, kakao, hingga karet, dan bagaimana merencanakan serta melaksanakan program pemupukan yang efektif dan efisien.

1. 1. Pentingnya Pemupukan bagi Tanaman Perkebunan
Pemupukan adalah upaya penambahan unsur hara ke dalam tanah atau langsung ke tanaman untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman yang tidak dapat dipenuhi secara alami oleh tanah. Bagi tanaman perkebunan seperti kelapa sawit, kopi, kakao, dan karet, pemupukan sangat krusial karena tanaman ini umumnya berumur panjang dan terus-menerus mengambil unsur hara dari tanah. Kekurangan unsur hara dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat, produksi menurun, dan tanaman rentan terhadap hama penyakit. Pemupukan yang tepat juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hasil panen dan efisiensi penggunaan lahan. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang pemupukan adalah fundamental dalam agribisnis perkebunan modern.

2. 2. Jenis-jenis Pupuk dan Klasifikasinya
Pupuk dapat diklasifikasikan berdasarkan sumbernya (organik dan anorganik), bentuknya (padat dan cair), serta kandungan unsur haranya (tunggal dan majemuk). Pupuk organik berasal dari bahan alami seperti kompos, pupuk kandang, dan pupuk hijau, yang berfungsi memperbaiki struktur tanah dan menyediakan hara secara perlahan. Pupuk anorganik atau kimia diproduksi secara industri dan memiliki kandungan unsur hara yang spesifik dan tinggi, seperti Urea (mengandung Nitrogen), SP-36 (mengandung Fosfor), dan KCl (mengandung Kalium). Pemilihan jenis pupuk harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi tanah. Pupuk majemuk seperti NPK mengandung lebih dari satu unsur hara esensial dalam satu butiran, memudahkan aplikasi.

3. 3. Kebutuhan Unsur Hara Spesifik Tanaman Perkebunan
Setiap jenis tanaman perkebunan memiliki kebutuhan unsur hara yang berbeda-beda, bahkan antar fase pertumbuhan. Kelapa sawit sangat membutuhkan Kalium (K) untuk pembentukan buah dan Nitrogen (N) untuk pertumbuhan vegetatif. Kopi memerlukan NPK seimbang, dengan penekanan pada K saat pembentukan buah. Kakao membutuhkan Boron (B) dan Magnesium (Mg) selain NPK untuk pembentukan bunga dan buah. Karet membutuhkan N tinggi pada fase muda untuk pertumbuhan vegetatif dan P serta K untuk produksi lateks. Memahami kebutuhan spesifik ini adalah dasar untuk program pemupukan yang efektif, menghindari pemborosan dan dampak negatif lingkungan akibat kelebihan pupuk.

4. 4. Analisis Tanah dan Daun sebagai Dasar Pemupukan
Sebelum melakukan pemupukan, analisis tanah dan daun sangat dianjurkan. Analisis tanah memberikan informasi tentang ketersediaan unsur hara di dalam tanah, pH tanah, serta tekstur tanah. Hasil analisis ini menjadi panduan untuk menentukan jenis dan dosis pupuk yang tepat. Analisis daun (foliar analysis) melengkapi data tanah dengan menunjukkan status hara yang benar-benar diserap oleh tanaman. Dengan kombinasi kedua analisis ini, program pemupukan dapat disusun secara presisi, sehingga pupuk yang diberikan benar-benar sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman, meminimalkan pemborosan dan dampak lingkungan.

5. 5. Perhitungan Dosis dan Jadwal Pemupukan
Perhitungan dosis pupuk didasarkan pada rekomendasi hasil analisis tanah/daun, jenis tanaman, fase pertumbuhan, dan target produksi. Dosis biasanya dinyatakan dalam gram per pohon atau kilogram per hektar. Jadwal pemupukan penting untuk memastikan ketersediaan hara pada fase kritis pertumbuhan tanaman. Misalnya, pemupukan N seringkali dilakukan pada awal musim hujan, sementara P dan K diberikan menjelang atau saat pembentukan buah. Konsistensi dan ketepatan waktu aplikasi sangat memengaruhi efektivitas pemupukan.

6. 6. Teknik Aplikasi Pupuk yang Efektif
Terdapat beberapa teknik aplikasi pupuk, antara lain: penaburan (broadcasting), penempatan lokal (localized placement) seperti di sekitar perakaran, injeksi, dan penyemprotan daun (foliar application). Pemilihan teknik aplikasi tergantung jenis pupuk, karakteristik tanaman, dan kondisi lahan. Untuk pupuk padat, metode penaburan di sekitar piringan atau alur di bawah tajuk sering digunakan. Pupuk cair dapat diaplikasikan melalui irigasi tetes atau penyemprotan daun. Teknik yang tepat memastikan pupuk dapat diserap tanaman secara maksimal dan mengurangi kehilangan pupuk akibat pencucian atau penguapan.

7. 7. Pemupukan Berimbang dan Berkelanjutan
Konsep pemupukan berimbang menekankan pada pemberian unsur hara dalam jumlah dan perbandingan yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan ketersediaan hara di tanah. Hal ini mencegah kekurangan atau kelebihan unsur hara tertentu. Pemupukan berkelanjutan juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan ekonomi, yaitu penggunaan pupuk yang efisien untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan (misalnya, pencemaran air tanah) dan meningkatkan efisiensi biaya produksi. Integrasi pupuk organik dan anorganik seringkali menjadi strategi dalam pemupukan berkelanjutan.

8. 8. Evaluasi Program Pemupukan
Setelah program pemupukan dilaksanakan, evaluasi sangat penting untuk menilai efektivitasnya. Evaluasi dapat dilakukan dengan memantau pertumbuhan tanaman, gejala kekurangan/kelebihan hara, hasil produksi, dan bahkan analisis daun pasca-pemupukan. Data ini digunakan untuk mengidentifikasi keberhasilan program dan area yang memerlukan perbaikan. Evaluasi berkelanjutan memungkinkan petani untuk terus mengoptimalkan strategi pemupukan mereka dari waktu ke waktu, menyesuaikan dengan perubahan kondisi lingkungan dan kebutuhan tanaman.

Rangkuman: Pemupukan adalah upaya krusial dalam budidaya tanaman perkebunan untuk memastikan ketersediaan nutrisi optimal. Pemahaman tentang jenis pupuk, kebutuhan hara spesifik tiap tanaman (kelapa sawit, kopi, kakao, karet) berdasarkan fase pertumbuhan, serta analisis tanah dan daun menjadi dasar perencanaan. Perhitungan dosis, jadwal, dan teknik aplikasi yang tepat sangat penting untuk efektivitas. Konsep pemupukan berimbang dan berkelanjutan, diikuti evaluasi rutin, menjamin produktivitas tinggi dan kelestarian lingkungan.

Halaman 9 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Unsur HaraZat kimia yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
Pupuk OrganikPupuk yang berasal dari bahan alami seperti sisa tanaman atau kotoran hewan.
Pupuk AnorganikPupuk buatan pabrik dengan kandungan unsur hara spesifik.
Dosis PupukJumlah pupuk yang diberikan per unit area atau per tanaman.
Fase PertumbuhanTahapan perkembangan tanaman, seperti vegetatif, generatif, atau produksi.
Analisis TanahPengujian sampel tanah untuk mengetahui kandungan unsur hara dan sifat fisik-kimianya.
Foliar ApplicationPemberian pupuk melalui penyemprotan pada daun tanaman.
NPKPupuk majemuk yang mengandung Nitrogen, Fosfor, dan Kalium.
PiringanArea di sekitar pangkal batang tanaman yang dibersihkan dari gulma.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet" mata pelajaran Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) di SMK

Peta di halaman ini memuat Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) di SMK, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk SMK di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mata pelajaran umum di SMK memakai capaian yang sama dengan SMA, tetapi kegiatannya dikaitkan dengan konteks kejuruan dan dunia kerja yang ditempuh peserta didik.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Kelas XIPeta Konsep
Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. Karet1. Pentingnya Pemupukan bagi Tanaman Perkebunan2. Jenis-jenis Pupuk dan Klasifikasinya3. Kebutuhan Unsur Hara Spesifik Tanaman Perkebunan4. Analisis Tanah dan Daun sebagai Dasar Pemupukan5. Perhitungan Dosis dan Jadwal Pemupukan
Dari sub-bab Pemupukkan Tanaman : A. Kelapa Sawit, B. Kopi, C. Kakao, D. KaretLembar tambahan
Nama sekolah AndaPemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK

Apakah modul ajar Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi) SMK?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pemeliharaan Tanaman Perkebunan (Pemangkasan Tanaman Kopi)?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.