Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bahasa Arab (Shorof) Kelas VII SMP

3 modul ajar Bahasa Arab (Shorof) kelas VII SMP (Fase D) siap unduh — Istilah Dasar Ilmu Shorof, Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif), dan…

3 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif), salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Arab (Shorof) Kelas VII SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif)
Bahasa Arab (Shorof) · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif)
Bahasa Arab (Shorof) · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Arab (Shorof)
Fase / KelasD / VII
Materi PokokIstilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif)
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang huruf hijaiyah dan mampu membaca kata-kata sederhana dalam Bahasa Arab.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan membandingkan istilah dasar ilmu shorof (wazan, mauzun, tashrif) dengan cermat.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik dapat merumuskan contoh-contoh kata baru berdasarkan pola wazan yang telah dipelajari secara mandiri.
  3. komunikasi — elemen: berkomunikasi secara efektif
    Peserta didik mampu mempresentasikan pemahaman mereka tentang istilah shorof dengan jelas dan menggunakan bahasa Arab yang tepat.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Berbicara, Membaca, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menggunakan kosakata serta struktur kalimat dasar Bahasa Arab untuk menyampaikan gagasan sederhana dalam konteks sehari-hari, termasuk memahami kaidah shorof dasar untuk membentuk kata.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualIlmu shorof adalah salah satu cabang ilmu Bahasa Arab yang mempelajari perubahan bentuk kata.
KonseptualWazan adalah pola atau rumus perubahan kata, mauzun adalah kata yang mengikuti pola wazan, dan tashrif adalah proses perubahan kata dari satu bentuk ke bentuk lain.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi wazan, menentukan mauzun, dan melakukan tashrif fi'il tsulatsi mujarrod dasar.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami kaidah shorof untuk menguasai Bahasa Arab dan membentuk kata dengan benar.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh kata, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian wazan, mauzun, dan tashrif dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan wazan, mauzun, dan tashrif dari contoh-contoh kata kerja (fi'il) secara akurat.
  3. Setelah menganalisis pola-pola yang diberikan, peserta didik dapat mengaplikasikan wazan 'fa'ala' (فَعَلَ) pada kata kerja baru dengan benar.
  4. Melalui latihan mandiri, peserta didik dapat melakukan tashrif fi'il madhi tsulatsi mujarrod dasar secara lisan dan tulisan dengan lancar.
Halaman 2 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami istilah dasar ilmu shorof (wazan, mauzun, tashrif) adalah kunci untuk menguasai tata bahasa Arab dan membentuk kata dengan benar, sehingga dapat membaca dan berkomunikasi dalam Bahasa Arab secara efektif.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa satu kata dalam Bahasa Arab bisa memiliki banyak bentuk dan makna yang berbeda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Membandingkan pola pembentukan kata kerja aktif-pasif atau imbuhan dalam Bahasa Indonesia dengan sistem tashrif dalam Bahasa Arab.
Pendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi wazan dan tashrif kata kerja yang sering muncul dalam ayat-ayat Al-Qur'an atau hadis untuk memahami maknanya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik mengulang kosakata Bahasa Arab yang telah dipelajari di rumah dan mendorong mereka untuk mencari contoh kata kerja dalam Al-Qur'an atau hadis.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja dan kursi yang mudah digeser untuk memfasilitasi diskusi kelompok, serta dilengkapi papan tulis interaktif atau proyektor untuk presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi kamus Bahasa Arab online untuk mencari arti kata dan melihat bentuk tashrifnya, serta platform pembelajaran daring untuk kuis interaktif tentang shorof.
Halaman 3 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh kata, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian wazan, mauzun, dan tashrif dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Arab: Guru menyebutkan satu huruf hijaiyah, peserta didik bergantian menyebutkan kata Arab yang diawali huruf tersebut dengan cepat.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan memimpin doa, dilanjutkan dengan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya kepada peserta didik tentang perubahan bentuk kata dalam bahasa Indonesia, misalnya 'makan', 'memakan', 'dimakan', untuk mengaitkan dengan konsep perubahan kata dalam Bahasa Arab.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi istilah dasar ilmu shorof (wazan, mauzun, tashrif) dan pertanyaan pemantik 'Mengapa satu kata dalam Bahasa Arab bisa memiliki banyak bentuk dan makna yang berbeda?' agar peserta didik sadar akan tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa pasang kata dalam Bahasa Arab, misalnya 'كَتَبَ' (kataba) - 'كُتِبَ' (kutiba) dan 'نَصَرَ' (nashara) - 'يَنْصُرُ' (yansuru) menggunakan proyektor, lalu meminta peserta didik mengamati perubahan yang terjadi.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mencoba mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dari setiap pasangan kata yang ditampilkan, dan merumuskan pertanyaan terkait pola perubahan kata tersebut.
  3. Pengumpulan data: Guru membagikan lembar kerja berisi definisi singkat wazan, mauzun, dan tashrif serta contoh-contoh kata yang relevan; peserta didik membaca dan mencatat informasi penting.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil (3-4 orang), peserta didik berdiskusi untuk mencocokkan contoh-contoh kata dengan definisi wazan, mauzun, dan tashrif yang telah mereka kumpulkan dari lembar kerja.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas, menjelaskan mengapa suatu kata termasuk wazan, mauzun, atau tashrif tertentu dengan memberikan argumen berdasarkan definisi dan contoh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk merumuskan kesimpulan bersama tentang pengertian dan perbedaan antara wazan, mauzun, dan tashrif dengan bantuan contoh konkret.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan kesimpulan kelompok, mengoreksi jika ada kekeliruan konsep.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik dengan memberikan contoh tambahan dan memastikan semua peserta didik memahami konsep dasar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama materi yang telah dipelajari hari ini.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merefleksikan pentingnya materi ini dalam belajar Bahasa Arab dengan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari 5 contoh kata kerja lain dan mengidentifikasi wazan, mauzun, serta bentuk tashrifnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranPembelajaran Kooperatif
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat membedakan wazan, mauzun, dan tashrif dari contoh-contoh kata kerja (fi'il) secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Shorof: Guru memulai dengan satu kata Arab, peserta didik berikutnya menyebutkan kata yang memiliki wazan atau tashrif yang serupa secara berurutan.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi sebelumnya tentang wazan, mauzun, dan tashrif dengan meminta beberapa peserta didik menyebutkan definisinya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membedakan wazan, mauzun, dan tashrif dari contoh kata kerja dan memotivasi peserta didik agar fokus pada proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan banyak praktik mengidentifikasi dan membedakan istilah shorof melalui kerja kelompok, serta memotivasi mereka untuk aktif berpartisipasi.
  2. Menyajikan informasi: Guru menayangkan tabel berisi daftar fi'il madhi tsulatsi mujarrod dengan berbagai wazan (misalnya فَعَلَ, فَعِلَ, فَعُلَ) dan contoh tashrifnya, lalu menjelaskan karakteristik masing-masing wazan secara singkat.
  3. Mengorganisasi kelompok belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok belajar heterogen (4-5 orang) dan membagikan LKPD 'Bedakan Shorofmu!'.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing kelompok bekerja: Setiap kelompok menerima kartu-kartu kata kerja Bahasa Arab dan bertugas mengidentifikasi wazan, menentukan mauzun, dan menuliskan bentuk tashrif madhi dasar dari kata-kata tersebut pada LKPD.
  2. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan arahan, dan menjawab pertanyaan yang muncul selama diskusi dan pengerjaan LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Evaluasi: Setiap kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil diskusi dan pengerjaan LKPD mereka di depan kelas, menjelaskan alasan di balik identifikasi wazan, mauzun, dan tashrif.
  2. Guru memberikan penghargaan: Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang aktif dan memberikan jawaban tepat, serta memberikan umpan balik untuk mengoreksi kesalahan konsep yang mungkin terjadi.
  3. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang cara membedakan wazan, mauzun, dan tashrif dari berbagai contoh kata kerja.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru memimpin simpulan bersama mengenai pentingnya membedakan istilah shorof untuk penguasaan bahasa.
  2. Guru memberikan refleksi singkat dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik dari seluruh peserta didik dalam suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan informasi tentang materi pertemuan berikutnya yaitu aplikasi wazan, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Setelah menganalisis pola-pola yang diberikan, peserta didik dapat mengaplikasikan wazan 'fa'ala' (فَعَلَ) pada kata kerja baru dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tashrif Kilat: Guru menyebutkan satu fi'il madhi, peserta didik secara individu atau berpasangan dengan cepat menyebutkan bentuk fi'il mudhari' dan mashdarnya.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan presensi.
  2. Guru mengaitkan materi hari ini dengan pengetahuan sebelumnya tentang wazan, mauzun, dan tashrif dengan menanyakan 'Apa itu wazan?' dan 'Mengapa kita perlu tahu wazan?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengaplikasikan wazan 'fa'ala' (فَعَلَ) pada kata kerja baru dan menyajikan pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita membentuk kata kerja baru yang benar dalam Bahasa Arab jika kita hanya tahu maknanya?' untuk membangun kesadaran akan proses belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah kalimat Bahasa Arab yang salah secara shorof (misalnya: 'أَنَا ذَهَبَ إِلَى السُّوقِ' - ana dzahaba ila as-suqi, seharusnya 'أَنَا ذَهَبْتُ' - ana dzahabtu) dan meminta peserta didik mengidentifikasi kesalahannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan kartu-kartu huruf hijaiyah serta lembar kerja yang berisi daftar makna kata kerja tanpa bentuk fi'ilnya (misalnya: 'membaca', 'menulis', 'duduk').
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok bertugas untuk membentuk kata kerja fi'il madhi tsulatsi mujarrod dengan wazan 'فَعَلَ' (fa'ala) dari huruf-huruf yang diberikan, lalu mengaplikasikannya ke dalam kalimat sederhana berdasarkan makna yang tersedia.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil tashrif dan kalimat mereka di papan tulis atau kertas besar, lalu mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas, menjelaskan proses pembentukan kata dan alasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setelah presentasi, guru memimpin diskusi kelas untuk menganalisis dan mengevaluasi solusi yang diberikan oleh setiap kelompok, membahas kebenaran tashrif dan penggunaan wazan.
  2. Guru memberikan umpan balik secara menyeluruh, mengoreksi kesalahan yang umum terjadi, dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya wazan dalam membentuk kata yang benar.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang bagaimana wazan 'fa'ala' menjadi dasar pembentukan banyak kata kerja dalam Bahasa Arab.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama merumuskan simpulan tentang cara mengaplikasikan wazan 'fa'ala' untuk membentuk kata kerja baru.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan partisipasi aktif mereka, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk membuat 5 kalimat Bahasa Arab menggunakan fi'il madhi tsulatsi mujarrod dengan wazan 'فَعَلَ' yang berbeda, dan menutup pelajaran dengan doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi wazan, mauzun, dan melakukan tashrif fi'il madhi tsulatsi mujarrod.

Alat & bahan: Kertas LKPD, alat tulis, kamus Bahasa Arab (opsional), kartu kata kerja.

Langkah kerja:

  1. Amati kartu kata kerja Bahasa Arab yang diberikan guru, seperti 'كَتَبَ' (kataba).
  2. Identifikasi huruf-huruf asli (فعل) dari kata kerja tersebut.
  3. Tentukan wazan yang diikuti oleh kata kerja tersebut (misalnya فَعَلَ).
  4. Tuliskan mauzun (kata aslinya) dan bentuk tashrif madhi dasar dari kata tersebut pada tabel yang tersedia.
  5. Buatlah satu kalimat sederhana menggunakan salah satu bentuk tashrif yang telah dibuat.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang perubahan bentuk kata dalam bahasa apapun?
  2. Apakah kamu pernah mendengar istilah 'shorof' dalam Bahasa Arab?
  3. Berikan contoh satu kata kerja dalam Bahasa Arab yang kamu tahu!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan keakuratan pengerjaan LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengidentifikasi wazan, mauzun, dan melakukan tashrif fi'il madhi tsulatsi mujarrod.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian wazan, mauzun, dan tashrif.Pengertian Wazan, Mauzun, Tashrif2 JPpenalaran kritis
2Membedakan wazan, mauzun, dan tashrif dari contoh kata kerja.Perbedaan Wazan, Mauzun, Tashrif2 JPpenalaran kritis, komunikasi
3Mengaplikasikan wazan 'fa'ala' (فَعَلَ) pada kata kerja baru.Aplikasi Wazan 'fa'ala'2 JPkreativitas, penalaran kritis
Halaman 9 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Ilmu shorof adalah salah satu cabang ilmu Bahasa Arab yang sangat penting. Dengan menguasai shorof, kita bisa memahami bagaimana satu kata bisa berubah bentuk dan makna. Modul ini akan membawa kita mengenal istilah-istilah dasar dalam ilmu shorof, yaitu wazan, mauzun, dan tashrif, yang akan menjadi pondasi kuat untuk belajar Bahasa Arab lebih lanjut.

1. Pengertian Ilmu Shorof
Ilmu Shorof (صَرْفٌ) adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk kata dari satu bentuk ke bentuk lainnya untuk menghasilkan makna yang berbeda atau untuk tujuan tata bahasa. Misalnya, dari kata kerja 'menulis' (كَتَبَ - kataba) bisa berubah menjadi 'telah ditulis' (كُتِبَ - kutiba), 'dia sedang menulis' (يَكْتُبُ - yaktubu), atau 'penulis' (كَاتِبٌ - katibun). Memahami shorof sangat krusial agar kita bisa menyusun kalimat Bahasa Arab dengan benar dan memahami teks-teks Arab, termasuk Al-Qur'an dan Hadis.

2. Wazan (وَزْنٌ)
Wazan (وَزْنٌ) secara harfiah berarti 'timbangan' atau 'pola'. Dalam ilmu shorof, wazan adalah pola atau rumus baku yang digunakan untuk membentuk kata. Ia berfungsi sebagai cetakan yang menentukan bagaimana huruf-huruf asli suatu kata akan disusun dan diberi harakat. Contoh wazan yang paling dasar untuk kata kerja (fi'il) adalah 'فَعَلَ' (fa'ala) yang terdiri dari huruf fa, 'ain, dan lam sebagai representasi huruf-huruf asli kata. Ada banyak wazan lain yang akan dipelajari di jenjang selanjutnya.

3. Mauzun (مَوْزُوْنٌ)
Mauzun (مَوْزُوْنٌ) adalah kata yang ditimbang atau kata yang mengikuti pola wazan. Jadi, mauzun adalah kata asli yang dimasukkan ke dalam cetakan wazan. Misalnya, jika wazannya adalah 'فَعَلَ' (fa'ala), maka kata 'كَتَبَ' (kataba - menulis), 'نَصَرَ' (nashara - menolong), dan 'ضَرَبَ' (dharaba - memukul) adalah contoh mauzun yang mengikuti pola wazan tersebut. Mauzun adalah kata konkret yang kita gunakan, sedangkan wazan adalah kerangka abstraknya.

4. Tashrif (تَصْرِيْفٌ)
Tashrif (تَصْرِيْفٌ) adalah proses perubahan bentuk kata dari satu bentuk ke bentuk lainnya sesuai dengan wazan tertentu. Ini adalah inti dari ilmu shorof. Tashrif bisa mengubah kata kerja dari masa lampau (madhi) ke masa sekarang/akan datang (mudhari'), atau menjadi kata benda pelaku (isim fa'il), kata benda objek (isim maf'ul), dan lain sebagainya. Contoh tashrif dari kata 'كَتَبَ' (kataba) adalah 'يَكْتُبُ' (yaktubu), 'اُكْتُبْ' (uktub), 'كَاتِبٌ' (katibun), dan seterusnya.

5. Hubungan Wazan, Mauzun, dan Tashrif
Ketiga istilah ini saling terkait erat. Wazan adalah pola atau rumus. Mauzun adalah kata konkret yang kita masukkan ke dalam pola tersebut. Tashrif adalah proses perubahan bentuk kata yang terjadi ketika mauzun mengikuti wazan. Ibarat membuat kue, wazan adalah cetakannya, adonan kue adalah mauzun, dan proses mencetak adonan menjadi berbagai bentuk kue adalah tashrif. Memahami hubungan ini sangat penting untuk menguasai pembentukan kata dalam Bahasa Arab.

6. Contoh Wazan Fi'il Tsulatsi Mujarrod
Fi'il tsulatsi mujarrod adalah kata kerja yang terdiri dari tiga huruf asli tanpa tambahan. Wazan yang paling umum adalah 'فَعَلَ' (fa'ala). Contoh mauzunnya adalah 'ذَهَبَ' (dzahaba - pergi), 'أَكَلَ' (akala - makan), 'شَرِبَ' (syariba - minum). Wazan ini bisa memiliki harakat 'ain yang berbeda di fi'il mudhari'nya, misalnya 'يَذْهَبُ' (yadzhabu), 'يَأْكُلُ' (ya'kulu), 'يَشْرَبُ' (yasyrobu). Latihan mengidentifikasi dan men-tashrif kata-kata ini akan memperkuat pemahaman.

Rangkuman: Ilmu shorof adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk kata. Wazan adalah pola atau rumus perubahan kata, seperti 'فَعَلَ'. Mauzun adalah kata yang mengikuti pola wazan tersebut, contohnya 'كَتَبَ'. Tashrif adalah proses perubahan bentuk kata dari satu wazan ke wazan lain atau dari satu bentuk ke bentuk lain, seperti 'كَتَبَ' menjadi 'يَكْتُبُ'. Ketiganya merupakan fondasi penting dalam tata bahasa Arab untuk membentuk dan memahami kata dengan benar.

Halaman 10 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ShorofIlmu yang mempelajari perubahan bentuk kata dalam Bahasa Arab.
WazanPola atau rumus baku untuk membentuk kata.
MauzunKata yang mengikuti pola wazan.
TashrifProses perubahan bentuk kata dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Fi'ilKata kerja.
Tsulatsi MujarrodKata kerja tiga huruf asli tanpa tambahan.
Fi'il MadhiKata kerja bentuk lampau.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Arab (Shorof) · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif)" mata pelajaran Bahasa Arab (Shorof) Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif) — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bahasa Arab (Shorof) Kelas VII SMP — Fase D

Kelas VII — ditulis juga kelas 7 — di SMP berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Arab (Shorof) kelas VII (kelas 7) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Arab (Shorof) kelas VII (kelas 7) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Arab (Shorof) kelas VII (kelas 7) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Arab (Shorof) bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Arab (Shorof) · Kelas VIIPeta Konsep
Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif)Pengertian Ilmu ShorofWazan (وَزْنٌ)Mauzun (مَوْزُوْنٌ)Tashrif (تَصْرِيْفٌ)Hubungan Wazan, Mauzun, dan Tashrif
Dari sub-bab Istilah Dasar Ilmu Shorof (Wazan, Mauzun, Tashrif)Lembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Arab (Shorof) · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Arab (Shorof) · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Arab (Shorof) · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Arab (Shorof) · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Arab (Shorof) · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Arab (Shorof) Kelas VII SMP

Apakah modul ajar Bahasa Arab (Shorof) ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas VII (kelas 7) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Arab (Shorof)?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.